Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
sesuatu yang tidak mengenakkan mungkin itu adalah solusi dari sang pencipta


__ADS_3

Kembali ke kamar di Mension , lifah masih tersendu di dalam pelukan qayla dan Melda yang tengah menenangkan nya . Qayla dan Melda ikut sedih dengan apa yang lifah rasakan


" A-aku mau balik , kalian istirahat lah Udah malam " lirih lifah


" kamu istirahat dulu ya lif , " ujar qayla


" aku mau pulang saja qay .. "


" oke kita pulang , kita pulangnya bareng-bareng yah " seru qayla mengusap air mata lifah


" Aku bisa balik sendiri ko .. " sahut lifah


" Gak usah ngeyel oke ! " Ucap Melda


Qayla pun sejenak meninggalkan lifah dengan Melda kemudian ia keluar menemui raii dan meminta untuk balik ke Jakarta malam ini ,


Raii menyetujui permintaan istrinya itu ..


Lalu qayla mengucapkan terimakasih dengan Ian yang sedang berada dengan raii dan ahyar dan kembali ke dalam ,


Setelah kepergian qayla , ian pamit pergi . Kemudian mereka pun pergi meninggalkan pantai kembali ke Jakarta ..


Dengan di iringi anak buah raii yang mengawal di belakang mengikuti perjalanan mereka menuju Jakarta , bukan tanpa alasan karena Ahmad masih dengan nekat nya ingin berusaha menemui lifah bahkan ia juga ikut mengikuti .


Di dalam perjalanan , qayla dan Melda menggenggam tangan lifah .


" Perjalanan masih cukup lama , sebaiknya kalian istirahat saja " seru Ahyar sambil mengemudi dengan raii yang menatap wajah qayla ia menemukan kesedihan di wajah istrinya itu


" Iyah sebaiknya kita istirahat " ujar qayla memaksakan senyum ikut serta dengan lifah


Lifah sepintas menoleh kearah jendela belakang , ia berharap Ahmad tak lagi mengikuti mereka karena lifah benar-benar tak sama sekali ingin bertemu maupun melihat Ahmad


" Tidak apa-apa . " Ucap Melda


Lifah mengangguk , dan menyenderkan kepalanya di bahu qayla lalu tertidur kemudian tak berapa lama Melda terjaga ia juga sejenak memejamkan matanya .


" Sayang , kau juga harus istirahat " seru raii


" Mata aku enggan mengantuk , apa dia masih mengikuti kita ? " tanya qayla


" Kelihatan nya begitu tapi kamu tenang saja karena dia sudah diurus dengan anak buah ku " jawab raii melihat qayla


Melda pun kembali membuka matanya ia juga sama seperti qayla tak bisa tidur karena saat ini pikirannya terlalu random memenuhi isi kepalanya , Melda menoleh ke jendela ..


***


Lama perjalanan kiranya saat ini pukul 4 pagi lewat tepatnya , mereka sampai di depan gerbang kediaman lifah ..


" terimakasih banyak ya sudah mengantar ku " seru lifah


" Kita akan menemani mu " ucap qayla yang di anggukkan Melda


" Tidak perlu , ini sudah pagi baiknya kalian pulang dan istirahat juga "


" Tidak , aku dan qayla akan menemanimu ! " Ucap Melda


" Aku ingin istirahat sendiri , Aku gapapa ko .aku mohon kalian mengerti yah " minta lifah


" Tapi .. "


" Ku mohon .. " lirih lifah


Jika sudah seperti ini baik qayla maupun Melda pun tak dapat lagi menolak nya meskipun mereka khawatir dengan keadaan nya ,


Lifah memeluk qayla lalu Melda kemudian masuk kedalam ..


" Biarkan dia sendiri dulu ya , ia membutuhkan waktu itu , kita pulang " seru raii menggenggam tangan qayla

__ADS_1


" Eung .. " angguk qayla melihat kembali kediaman lifah itu


" Yar , lu antarkan Melda juga " ucap raii


Baru Melda ingin menolaknya tapi ahyar sudah membukakan pintu mobil untuk nya , tak ingin memperburuk situasi karena semua juga sudah lelah akhirnya ia pun masuk .


Lalu di susul raii dan qayla mereka pun melajukan mobilnya ,


Raii menggenggam tangan qayla kembali ,


" semua akan baik-baik saja , kau tahu lifah orang yang seperti apa kan . "


" Ini gak akan mudah untuk nya , mereka bahkan sudah memiliki rencana untuk ke jenjang pernikahan setelah 10 bersama . aku dan Melda tahu betul bagaimana rencana yang lifah rencana bersama Ahmad .. " cerita qayla


" Dengan kejadian ini , kita tahu orang seperti apa sosok pria itu . Setidaknya sang pencipta menunjukkan kebenaran sebelum terlambat , terkadang sesuatu yang tidak mengenakkan mungkin itu adalah solusi dari sang pencipta . Solusi yang terbaik , lifah hanya perlu waktu untuk terbiasa " hibur raii


Hal itu berhasil membuat qayla merasa lebih membaik membagi cerita dengan raii dan merasakan semakin nyaman tanpa rasa ragu menceritakan apa yang ia takutkan ..


Sementara di sebrang sana , mobil yang di kendaraan ahyar dan Melda sangat canggung dan hening tak akan pembicaraan apapun bahkan untuk sekedar suara radio pun hingga tiba di depan kediaman Melda , ia hanya mengucapkan terimakasih tanpa menoleh kearah ahyar ..


Sedangkan raii dan qayla baru saja sampai di di depan kediaman nya , dan saat itu juga azan Subuh berkumandang .


Setelah mereka bersih-bersih . Dan menunaikan shalat subuh , mereka merebahkan tubuh sejenak di kasur untuk mengistirahatkan badan mereka dengan raii yang mendekap tubuh qayla dan sesekali mencium kening qayla .


Merasakan kehangatan dan kenyamanan di dekapan raii membuat qayla pun akhirnya terlelap tidur . hingga matahari masuk menyinari sela-sela gordeng kamar yang terkadang menyinari wajah polos qayla .


Raii yang sudah rapih dengan pakaian kasual nya , tersenyum mengecup lembut kening qayla sebelum ia turun kebawah .


Qayla perlahan mengucek-ucek matanya terbangun dengan muka bantal nya kemudian tak melihat keberadaan raii lalu berjalan menuju toilet mencari nya tapi tak ada juga begitu juga di walk in closet yang kosong dan bergegas keluar kamar berlarian mencari sosok yang ingin ia lihat ,


Saat dia sudah di depan tangga , " raiii .. " panggilnya menghentikan langkah kaki raii di depan pintu hendak pergi . Lalu qayla berlari menghampiri nya menuruni anak tangga Bahkan ia masih menggunakan pakaian dress selutut nya dengan rambut yang masih tergerai tanpa balutan hijab seperti biasanya ,


" Uhf uhf .. "


" Jangan lari buru-buru seperti tadi . bahaya , "


Raii tersenyum " sepertinya istri ku ini ingin berduaan dengan ku dan tidak ingin di tinggal yah , ledek raii . aku harus ke kantor ada beberapa pekerjaan yang harus di selesaikan "


" dalam perjalanan Semalam kau kan tidak tidur , apa kau akan baik-baik saja kalau ke kantor ? " Sambil menunduk


" Oh jadi istri ku ini ternyata mengkhawatirkan ku yah . " gumam raii tersenyum mengapit dagu qayla ..


" Hal seperti ini sudah biasa terjadi sayang jadi kau tidak perlu khawatir , " sambung nya


" Sarapan lah dulu , " pinta qayla


" Sudah ko , kalau begitu aku berangkat ya " ujar raii mengecup kening qayla


Intan si asisten rumah tangga mereka , yang diam-diam menyaksikan keromantisan tuan dan nona nya pun ikut senyum-senyum sendiri apa lagi melihat sikap nona muda nya yang seperti anak kecil , intan menjadi saksi bisu cctv cinta mereka .


" Eung , hati-hati di jalan ya "


Kemudian raii pun pergi ..


Qayla melihat meja makan ,


" Sarapan nona muda ? " Seru intan


" Maaf ya intan aku kesiangan . Oh dia tidak sarapan " gumam qayla yang melihat isi meja makan utuh kecuali bekas segelas susu yang sudah habis di minum


" Iya ndapapah dong nona muda " jawab intan


" Yaudah kalo gitu aku ke dapur dulu yah ,"


" Eh , maaf nona kalau butuh apa-apa bilang ajah sama intan . Nanti intan yang buatin ajah "


" Aku mau buat makanan untuk raii , sepertinya dia sangat sibuk , " seru qayla

__ADS_1


" Yoewiis nona muda , "


Qayla pun mulai membuat makanan yang tidak terlalu ribet dan masih bisa masuk untuk bekal kotak siang juga ,


" Intan .. "


" Iyah nona muda , "


" Eum gini emm .. "


Intan melihat istri tuan nya ,


" Gini , emm menurut kamu aku itu terlalu ke GR an gak si nanggepin ini semua . Rasanya ko aku sangat menikmati kasih sayang yang raii berikan untuk ku , dan perhatian-perhatian yang raii berikan " hati qayla semakin luluh di rasakan nya tapi ..


Selalu ada kata tapi yang ikut serta di dalamnya ,


" Nona muda , nona itu adalah segalanya buat tuan . intan melihat itu sendiri Tuan sangat mencintai nona , "


Qayla tersenyum malu , " eh iya intan aku lupa maaf juga yaa aku gak sempet belikan oleh-oleh untuk kamu "


" Nda apah toh nona , "


Makanan yang di buat pun sudah selesai , lalu ia sarapan . Meskipun tergolong udah agak siang setelah itu rapih-rapih dan pamit pergi dengan intan ,


Qayla pergi ke perusahaan raii di antarkan sopir yang di tugaskan 24 jam siap melayani nya pergi kemana saja ,


Sesampainya qayla di kingdom IT , seperti biasa para karyawan menyapa nya hormat .


Qayla mendatangi meja resepsionis ,


" Oh nona qayla " seru sang resepsionis baik


" raii nya ada ? , Aku mau ketemu dengan nya "


" Yelah di Pepet terus yah sampai-sampai gak malu ya ganggu-ganggu Presdir raii kerja , begini istri yang baik , yang orang-orang bilang . kayanya orang-orang salah nilai deh ! , Ko aku heran ya gimana bisa Presdir menikahi mu muka ya gak cantik body juga datar gitu ajah ! , Pake dukun mana ?! " Ujar Sasa sang resepsionis yang sangat tak menyukai qayla


" Aku hanya ingin mengantarkan ini saja " gumam qayla


" Sasa ! " Injak sang resepsionis baik yang masih tersenyum dengan qayla


" Awww sakiittt ! " Seru Sasa


" Presdir sedang meeting nona , biar saya antarkan nona ke ruangan Presdir " ucap Sasa pergi


" Ah iya terimakasih " gumam qayla mengikutinya


Sesampainya di depan ruangan raii ,


" silahkan masuk nona , dan maaf ya nona Sasa memang begitu orang nya "


" Iyah gapapa ko , Aku tunggu nya di sini saja , "


" Jangan nona , sebaiknya nona tunggu di dalam ruangan nya Presdir saja nanti saya akan kabari Presdir jika nona datang"


" tidak usah aku nunggu saja , oh ya terimakasih ya aku sudah di antar "


" Sama-sama , kalau begitu saya permisi ya nona " seru resepsionis itu pergi


***


-


-


-


... jangan lupa like vote dan komenya ☺️🌻...

__ADS_1


__ADS_2