
Saat jam makan siang, Alexa mendapat pesan dari saudara kembarnya.
"Assalamualaikum." (Axel)
"Waalaikumsalam." ( Alexa)
"Lagi apa?" (Axel)
"Lagi makan siang? Kak Axel sudah makan belum?" (Alexa)
"Belum. Oh ya kakak mau minta tolong." (Axel)
"Minta tolong apa kak?" (Alexa)
"Kakak nanti mau ngajak kamu ke pasar." (Axel)
"Hah! Serius? Ngapain ke pasar kak. Biasanya juga kan ke Mall." (Alexa)
"Gak tau kenapa, kakak pengen beli baju di pasar." (Axel)
"Kakak nih lucu, kakak kan punya Mall, ngapain pergi ke pasar, beli baju di sana pula." (Alexa)
"Ya gak papa, anggap aja berbagi rezeki sama mereka, pedagang menengah ke bawah." (Axel)
"Iya kakak benar. Iya sudah jam berapa kita ke pasar kak?" (Alexa)
"Gimana kalau jam 3 sore. Kamu bisa kan?" (Axel)
"Baiklah, aku bisa. Oh ya nanti jam setengah dua siapa yang akan jemput Ayunda pulang?" (Alexa)
__ADS_1
"Lho kog pulang jam setengah 2, bukannya biasanya pulang jam satu siang." (Axel)
"Iya tapi kalau hari Senin, pulangnya jam setengah 2." (Alexa)
"Oh gitu, iya sudah biar nanti aku aja yang jemput." (Axel)
"Terus nanti setelah Ayunda pulang ke rumah, lalu siapa yang akan menemaninya, setelah Kak Axel kembali ke kantor." (Alexa)
"Ayunda kan sudah besar, bisa jaga diri baik-baik. Lagian di rumah itu kan ada bibi yang akan jaga Ayunda." (Axel)
"Iya juga sih, iya udah mas. Aku masih makan nih. Dah dulu ya ." (Alexa)
"Iya. Nanti kita ketemuan di kantorku aja ya." (Axel)
"Iya, nanti aku kabari ya kalau sudah mau berangkat." (Alexa).
"Iya." (Axel)
"Dari siapa sih, lama banget chatannya?" Tanya Dokter Vita.
"Kak Axel. Nanti dia ngajak aku ke pasar beli baju." Jawab Alexa.
"What!! Aku gak salah dengar? Seorang Axel yang punya Mall terbesar di Jakarta dan juga punya beberapa hotel mewah baik dalam maupun luar negeri serta beberapa perusahaan lainnya. Mau pergi ke pasar hanya mau beli baju? Saudara kembarmu itu gak salah minum obatkan?" tanya Dokter Vita.
"Gak lah. Katanya sih dia cuma ingin berbagi dengan kalangan menengah ke bawah. Aku sih bahagia dengernya. Lagian kan kita gak perlu beli ke Mall terus atau ke toko yang sudah punya merk. Jangan mangkayakan orang yang sudah kaya. Kita juga harus beli baju di pasar karena orang orang pasar, mereka jualan bukan untuk menjadi orang kaya tapi untuk menyambung hidup." ucap Alexa menjelaskan panjang lebar.
"Iya juga sih, aku jadi salut sama kakak kamu itu. Jam berapa kamu bertemu kakak kamu?" tanya Dokter Vita.
"Jam 3 sore sih ketemuannya. Tapi sebelum jam 3 sore, aku harus sudah berangkat." jawab Alexa.
__ADS_1
"Tapi kan kamu ada operasi, jam 3." ucap Dokter Vita.
"Nanti jadwalku akan di ganti oleh Dokter Andi." ujar Alexa.
"Kadang aku kasihan sama Dokter Andi." ucap Dokter Vita.
"Kenapa kasihan sama dia?" tanya Alexa.
"Dokter Andi selalu mengiyakan apa yang kamu ucapkan. Dokter Andi selalu menaruh perhatian sama kamu walaupun kamu sering kali cuek padanya, saat kamu butuh bantuannya, dia selalu bilang iya tanpa fikir dua kali. Dokter Andi tetap mencintai kamu walaupun dia tau, cintanya bertepuk sebelah tangan. Jujur, aku kasihan pada dia. Andai dia mencintaiku, betapa bahagianya aku mendapatkan laki-laki baik hati seperti dia." ucap Dokter Vita.
"Kamu suka sama Dokter Andi?" tanya Alexa.
"Suka sih gak, aku hanya sekedar mengaguminya aja. Mengagumi perjuangan dia untuk mendapatkan hati kamu." jawab Dokter Vita.
"Kamu ada ada aja. Ayo kalau sudah selesai makan, kita kembali lagi. Sudah jam satu nih." ujar Alexa.
Tadi setelah istirahat, Alexa dan Vita memutuskan untuk sholat dhuhur terlebih dahulu. Selesai sholat barulah mereka pergi ke kantin rumah sakit untuk makan siang.
"Ayo." Vita dan Axel pun segera pergi dari kantin setelah selesai membayar makanannya.
Dan setelah itu mereka pun masuk ke ruangan masing-masing terlebih dahulu
Namun betapa kagetnya Alexa, saat melihat ada bunga di atas mejanya. Bunga, boneka dan juga coklat.
Tanpa Alexa cari tau, Alexa sudah tau orangnya. Siapa lagi kalau bukan dari Dokter Andi.
Alexa pun membiarkan bunga, boneka dan coklatnya itu di atas meja. Biarlah nanti di ambil oleh Vita.
__ADS_1
Dia memang suka sekali barang gratisan wkwkwk.