
Setelah habis sholat isya dan makan malam. Axel pamit keluar karena ingin bertemu teman-temannya di kafe.
"Al, aku mau keluar ya." ujar Axel.
"Mau kemana kak?" tanya Alexa.
"Kafe, ngumpul sama temen-temen. Sudah lama gak keluar malam karena aby gak ngizinin, mumpung sekarang aby gak ada. Jadi pengen keluar." jawab Axel.
"Nanti pulangnya jam berapa?" tanya Alexa.
"Jam 10 sudah nyampek sini." jawab Axel.
"Tapi nanti kan ada Edwin kesini." ujar Alexa.
"Ya gak papalah, lagian kan dia datang buat ngajar Ayunda les, bukan buat ketemu kamu." ucap Axel yang membuat hati Alexa kesal.
"Bukan gitu maksudku kak, masalahnya kalau kakak pergi. Terus siapa yang jaga Ayunda, masak aku lagi sih?" tanya Alexa.
"Kan yang di suruh aby nemenin Ayunda lez itu kamu, bukan aku. Sudahlah nanti kamu temani Ayunda aja, lumayan kan bisa ngobrol ngobrol dengannya. Tapi inget! hati-hati. Di rumah banyak CCTV, aby dan umy bisa lihat kita dari hpnya. Jangan lupa kasih mereka minuman dan makanan ringan." ujar Axel.
"Tapi kak ... " belum selesai Alexa ngomong, Axel langsung memotongnya.
"Sudahlah, aku ini sudah di tunggu teman-teman ku di kafe, kamu kan sudah dewasa. Masak kamu gak bisa jaga adik kamu sendiri. Lagian aku kan bisa pantau kalian dari hp. Lagian aku yakin 100%, Edwin, gurunya Ayunda adalah orang baik. Aku sudah menyelidi latar belakang kehidupannya. Dia gak mungkin berani macam-macam, lagian di sini kan ada beberapa asisten rumah tangga, kamu bisa teriak jika kamu di apa-apain. Tapi aku yakin itu tak kan mungkin terjadi. Jika pun iya, aku pasti akan meluncur dengan segera untuk menolongmu dan juga Ayunda. Sudah ya, aku berangkat dulu. Assalamualaikum." ucap Axel yang langsung pergi.
"Waalaikumsalam." jawab Alexa dengan suara pelan karena dengan suara biasa aja atau teriak sekalipun, Axel gak mungkin dengar karena ia langsung pergi menuju mobilnya dan langsung meluncur menuju Kafe.
__ADS_1
Namun tak lama kemudian ada mobil yang datang.
"Gak mungkin itu Edwin kan? Edwin gak punya mobil setauku tapi bentar, kenapa mobilnya mirip banget dengan mobil Andi ya. Jangan jangan ... ," belum selesai Alexa ngomong dengan dirinya sendiri. Tiba-tiba keluar dua orang dari mobil. Dan dia adalah Edwin dan Andi.
"Mas Edwin, Dokter Andi. Kenapa mereka berdua?" tanya Alexa tak mengerti.
Edwin, Dokter Andi berjalan ke arah Alexa, membuat Alexa gugup dan bingung seketika.
"Assalamualaikum." ucap mereka berdua bersamaan.
"Wa ... Waalaikumsalam." jawab Alexa gugup.
"Kamu di luar ngapain?" tanya Andi
"Eh, bukan. Tadi aku mau ngelarang Kak Axel keluar tapi ternyata gak bisa karena Kak Axel sudah ada janji sama temen-temennya di kafe. Bu ... bukan nunggu kalian." jawab Alexa yang masih gugup.
"Oh gitu. Tapi kan ada umy dan aby mu di dalam." ujar Edwin.
"Mereka gak ada juga." ucap Alexa.
"Kemana?" tanya Andi.
"Keluar negeri, tadi pagi berangkat." jawab Alexa.
"Berala lama mereka di sanA?" tanya Andi.
__ADS_1
"3 hari." jawab Alexa.
"Omma kamu?" tanya Edwin.
"Dia ikut juga." jawab Alexa.
"Berarti kamu cuma berdua sama adik kamu?" tanya Andi.
"Enggak juga, masih ada bibi di dalam, mereka asisten rumah tanggaku." jawab Alexa.
"Astagfirullah, andai aku gak ikut. Pasti Alexa dan Edwin bisa berduaan sampai puas." batin Andi yang merasa sedikit cemburu. "Untunglah tadi aku ikut, jadi mereka gak bisa hanya duduk berdua saja." batin Andi tersenyum. Karena jujur, ia cemburu jika melihat wanita yang ia cintai berduaan dengan pria lain walaupun itu adalah sahabatnya sendiri.
"Ayo masuk. Ayunda sudah nunggu di dalam" ujar Alexa.
Mereka pun mengangguk dan langsung masuk ke dalam rumahnya Alexa.
"Silahkan duduk." ucap Alexa.
Andi dan Edwin pun duduk di sofa.
"Al, maafin aku ya. Jika aku ikut Edwin ke sini." ujar Andi.
"Gak papa, santai aja." jawab Alexa tersenyum
"Aku panggilkan Ayunda dulu ya, dia ada di kamar. Tapi dia sudah nunggu Mas Edwin dari tadi." ujar Alexa yang langsung pergi menuju kamar Ayunda. Jujur, Alexa sedikit gugup dan takut. Alexa gak membayangkan mereka berdua bisa ada di rumahnya di saat kedua orangtuanya, omanya, dan juga saudara kembarnya lagi gak ada di rumah.
__ADS_1