
Keesokan harinya saat Aksa mau berangkat kerja, ada mobil yang berhenti di depan rumahnya. Aksa pun acuh tak acuh, toh bukan urusannya juga. Saat Aksa mau masuk ke dalam mobil, istrinya memanggil.
"Mas, tunggu." Ujar Balqis.
"Ada apa sayang?" tanya Aksa.
"Ini berkasnya kog gak di bawa." Ucap Balqis sambil menyerahkan beberapa berkas yang ia pegang.
"Hehe maaf sayang, lupa. Terima kasih ya.." Ujar Aksa sambil mengambil berkas itu dari tangan istrinya.
"Mas berangkat dulu." Lanjut Aksa.
"Iya sayang, hati hati ya di jalan. Jangan lupa baca doa dulu sebelum berankat. Nanti di jalan gak usah ngebut ngebut dan gak usah nyalip kendaraan kendaraan besar. Aku takut mas kenapa napa. Nanti kalau udah sampai kantor, langsung chat aku ya biar aku gak hawatir." Ujar Balqis panjang lebar.
"Iya sayang. Ya sudah aku berangkat. Kamu baik baik di rumah, kalau ada apa apa jangan lupa telvon aku." Ujar Aksa.
"Iya sayang."
"Assalamualaikum."
"Waalaikkumsalam."
Setelah kepergian aksa, Balqis pun langsung masuk rumah tanpa memperdulikan gerombolan orang yang ada di depan rumahnya. Balqis masuk ke dalam rumah dan tak lupa mengunci pintu. Ia pergi ke kamar untuk ganti baju dan setelah itu ia pergi ke taman belakang untuk olah raga pagi agar tubuhnya sehat dan awet muda. Di taman belakang itu, tak ada yang berani masuk kecuali orang kepercayaannya. Itu pun ia masuk jika ada perintah dari Balqis, taman itu kini di gunakan Balqis untuk olah raga pagi.
Setelah cukup lelah dan keringat sudah membasahi seluruh tubuhnya, ia pun menyudahi olah raganya dan pergi masuk ke dalam rumah.
"Bi, minta tolong buatkan jeruk lemon hangat ya. Gulanya gak usah banyak banyak, aku gak terlalu suka manis dan kasih garam dikit aja." Ujar Balqis. Dia emang suka meminum air jeruk hangat di pagi hari. Karena minum air jeruk hangat di pagi mempunyai banyak manfaat. Kadang ia minum air jeruk lemon hangat, kadang juga minum air jeruk nipis hangat di pagi hari. Tak nentu, Balqis hanya minum sesuai keinginannya. Lemon atau jeruk nipis.
Setelah meminum air jeruk lemon hangat, Balqis pun duduk santai sambil nonton tivi. Setelah puas duduk duduk, ia pergi mandi dan luluran. Jika ia luluran, kadang butuh waktu sampai 90 menit baru ia selesai. Setelah mandi, ia pun segera memakai baju dan setelah ia memakai make up tipis agar wajahnya gak pucat. Dan setelah itu, ia pun mengambil mukenah dan sholat dhuha karena jam masih menunjukkan pukul setengah 10.
Selesai sholat dhuha, Balqis mengambil Al Qur'an dan membaca surat Al Waqiah, Surat Al Mulk dan Surat An Naba'. Setelah selesai membaca Alquran (Mengaji), ia menaruh Al qurannya kembali ke tempatnya dan setelah itu, ia membuka mukenahnya dan melempitnya dengan sangat rapi. Lalu, ia mengambil hijab yang begitu panjang dan memakainya. Setelah merasa puas dengan penampilannya, ia pun keluar kamar dan melihat lihat pekerjaan pembantunya alias ART (Asisten Rumah Tangga) dan ternyata pekerjaan mereka belum juga selesai. Padahal tadinya, Balqis mau mengajak mereka untuk ngobrol.
Karena gak mau ganggu mereka, Balqis pun pergi ke ruang tengah untuk nonton tivi. Namun saat ia sudah menghidupkan tivinya, ia ingat dengan hp yang belum ia pegang sejak tadi malam. Ia pun segera mengambilnya di kamar dan membawanya ke ruang tengah. Saat ia menghidupkan hp nya, ada beberapa pesan masuk di Aplikasih WA.
Ia pun membukanya satu persatu.
Dari Mas Aksa (Suamiku)
Assalamu'alaikum. Sayang, aku sudah sampai. Aku mau kerja dulu ya.
Dari Zahra
Assalamua'alaikum. Lagi apa? Kalau jenuh sendirian di rumah. Bisa main ke sini atau nanti Alexa akan aku suruh ke sana untuk menemani kamu selama suamiku kerja.
Dari Papa Tercinta
__ADS_1
Assalamualaikum sayang, bagaimana keadaaanya. Lama gak memberi kabar? Sudah berisi belum?
Dari Mama Mertua
Assalamu'alaikum menantu mama. Lagi apa nih? Oh ya sayang mama dengar dengar Inez pergi ke Indonesia. Kamu hati hati ya dan jaga suamimu dengan baik. Mama gak akan rela wanita licik itu menghancurkan rumah tanggamu. Jika ada ap apa, silahkan hubungi mama ya. Mama akan segera terbang untuk membantumu di sana.
Balqis hanya tersenyum setelah selesai membaca semua pesan yang masuk ke dalam Wa nya. Ia pun membalas pesan mereka satu persatu.
From: Balqis, To: Mas Aksa (Suamiku)
Waalaikumsalam. Alhamdulillah kalau sudah sampai. Maaf ya mas, baru bales, tadi masih olah raga terus mandi n sholat. Nanti kalau sudah jam istirahat tiba, jangan lupa untuk makan siang. I love you My husband.
From: Balqis. To: Zahra
Waalaikumsalam. Aku lagi santai nih di ruang tengah sambil nonton tivi dan bales pesan kamu. Kalau kamu gak keberatan, izinkan Alexa untuk main ke rumahku ya karena di sini aku gak ada temen ngobrol. Biar nanti sopirku yang akan menjempunya.
Saat pesan terkirim, tak lama kemudian Zahra pun membalas.
"Oke."
Setelah mendapatkan balasan dari Zahra, Balqis pun segera memanggil sopirnya dan memintanya untuk menjemput Alexa di rumah Zahra. Balqis pun memberikan alamat lengkapnya, takut jika sopirnya itu nanti nyasar ke mana mana. Setelah sopirnya pergi untuk jemput Alexa, Balqis pun kembali ke ruang tengah untuk membalas pesan papa dan mama mertuanya.
From: Balqis, To: Papa Tercinta
Waalaikumsalam pa, maaf baru bales. Soalnya putrimu terlalu senang di sini hingga lupa ngasih kabar. Hehe. Papa sendiri bagaimana kabarnya?
Dari: Papa Tercinta
Syukurlah jika keadaanmu di sana baik baik saja. Papa juga di sini Alhamdullah kabarnya baik. Ya sudah, papa lanjut kerja lagi ya. Kamu di sana jaga diri baik baik, kalau ada apa apa, jangan sungkan untuk menghubungi papa.
From: Balqis, To: Papa Tercinta
Iya pa.
Dan setelah itu tak ada lagi percakapan antara Balqis dengan papanya. Pesan terakhir dari mama mertua. Balqis pun segera membalasnya.
From: Balqis, To: Mama Mertua
Waalaikumsalam. Aku lagi santai nih Ma.. Kemaren aku dan Mas Aksa sempat bertemu dengan Inez ma, dan Inez minta Mas Aksa untuk kembali tapi Mas Aksa gak mau karena dia sudah tau semua kelakukan Inez di belakangnya.
Setelah pesan terkirim, lima menit kemudian, Mama mertuanya pun membalas.
Dari: Mama Mertua
Syukurlah jika Aksa sudah tak mau lagi dengannya. Mama harap Inez tak ganggu kehidupan mu dan kehidupan Aksa lagi. Banyak banyak doa sayang, agar Aksa selalu berada di jalan yang benar dan tak lagi salah melangkah. Dan kamu juga hati hati sama Inez nak, dia akan melakukan segala cara agar keinginannya bisa terpenuhi.
From: Balqis, To: Mama Mertua.
__ADS_1
InsyaAllah ma, Balqis akan terus berdoa semoga Allah melindungi keluarga Balqis dan Mas Aksa tak lagi tergoda dengan segala bujuk rayu Inez. Lagian Balqis percaya kog, insyaAllah Mas Aksa tak akan menyakiti hati ku lagi ma. Aku liat Mas Aksa sudah berubah tak lagi seperti dulu. Mama juga bantu doa ya, biar Balqis dan Mas Aksa bisa di jauhi dari semua orang yang berniat jahat sama kami.
Dari: Mama Mertua
Mama selalu mendoakanmu nak. Iya sudah, mama udahin dulu ya. Mama harus menemani papa (mertua) kamu untuk chek up kesehatan.
From: Balqis, To: Mama Mertua
Papa (mertua) sakit tah ma?
Dari: Mama Mertua
Enggak sayang, tapi emang tiap bulan dia harus chek up.
From: Balqis, To: Mama Mertua
Oh gitu, iya sudah hati hati ya ma.
Dari: Mama Mertua
Iya sayang. Assalamualaikum
From: Balqis, To: Mama Mertua
Waalaikumsalam.
Setelah selesai membalas semua pesan, Balqis pun menaruh Hp nya di meja dan ia fokus lagi liat berita di tivi yang membahas tentang pembunuhan. Di mana ibu kandung membunuh sang anak yang berusia 3 tahun hanya karena ia merasa kesal kepada suaminya yang ketahuan selingkuh. Balqis hanya bisa banyak banyak istigfar setiap kali liat berita yang tak mengenakkan hati. Ia berharap seluruh keluarga besarnya di lindungi dan tak melakukan hal hal yang merugikan diri sendiri dan juga orang lain.
__ADS_1