Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam
Foto Mesra Aksa dan Inez


__ADS_3


 


 


Setelah satu bulan adem ayem, Balqis pun sering mendapatkan foto mesra antara suaminya dengan wanita lain dan wanita itu adalah Inez. Kadang foto itu ia dapatkan di depan rumah saat pagi hari pas baru bangun tidur. Foto itu di masukkan dalam amplop berwarna putih. Bahkan kadang Balqis mendapatkan foto foto itu dari nomer orang yang tak di kenal. Balqis belum berani cerita kepada suaminya karena takut suaminya marah dan akan membuat masalah ini menjadi besar.


Satu satunya cara, Balqis pun meminta tolong kepada Axel dan Alexa karena hanya mereka yang bisa menolongnya saat ini.


Balqis menelvon Axel seterlah terhubung, Balqis pun membicarakan masalahnya yang akhir akhir ini seriing di teror oleh foto suaminya dan juga Inez.


"Assalamu'alaikum nak." Ujaar Balqis saat telfonnya sudah terhubung.


"Waalaikumsalam tante. Ada apa?" tanya Axel, sekarang ia ada di rumah karena baru pulang sekolah.


"Bisakah kamu ke sini bersama Alexa. Ada yang ingin tante omongin mengenai Tante Inez." Ujar Balqis.


"Baiklah tante, aku dan Alexa akan segera ke sana sekarang. Tante jangan kemana mana dan tetep diam di rumah. Oke."


"Oke sayang. kalau gitu tante tutup dulu ya telfonnya."


"Iya tante, assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


Setelah mematikan hp nya, Balqis pun segera menaruh hpnya dan dia duduk diam  memikirkan nasib keluarganya. Ia takut jika suaminya itu akan kembali lagi kepada mantan pacarnya. Balqis gak mau menjadi single parent. Bagaiman nasib anaknya kelak jika mengetahui ayahnya telah pergi bersama wanita lain. Balqis sangat takut jika memikirkan itu semua.


\===============


 

__ADS_1


Di rumah Adzriel


 


Axel segera menghampiri Alexa yang baru saja tidur  nyenyak.


"Al, bangun." Ucap Axel membangunkan saudara kembarnya itu.


"Ada apa sih kak? Aku ngangtuk banget sekarang." Ujar Alexa dengan mata yang masih terlelap.


"Kita di suruh ke rumah Tante Balqis sekarang, dia butuh bantuan kita. Katanya inin mengenai tante Inez." Ucap Aksa dengan nada rendah takut jika ada yang akan mendengar ucapannya itu.


"Hah! Yang benar kak? Emang wanita itu masih berani mengganggu tante Balqis setelah ancaman kita bulan lalu?" tanya Alexa yang langsung bangun. Rasa ngantuk pun langsung hilang seketika.


"Entahlah, lebih baik kita langsung ke sana agar tau apa yang terjadi. Kamu segera cuci muka gih. Aku tunggu di sini." Ujar Axel.


"Oke kak."


"Ayo kak, aku sudah selesai." ujar Alexa.


"Kita pamit dulu ya sama umy." Ucap Axel.


"Iya kak."


Mereka berduapun segera keluar dari kamar Alexa dan pergi menghampiri Zahra yang duduk santai sambil mengaji di ruang tengah.


"Umy?" Panggil Axel.


"Iya sayang, ada apa?" tanya Zahra lembut.


"Umy, bolehkah  aku dan Alexa pergi ke rumah tante Balqis?" tanya Axel.

__ADS_1


"Emang mau ngapain ke sana sayang?" tanya Zahra.


"Tante Balqis kesepian umy dan dia menyuruh kami ke sana sekarang." Jawab Alexa tersenyum.


"Baiklah hati hati di jalan ya. Nanti kalau sudah sampai di rumah tante, langsung kabari umy biar umy gak hawatir."


"Iya umy."


Setelah mengucap salam dan mencium tangan Zahra, mereka pun segera keluar, tak lupa Axel membawa laptop kesayangannya begitupun dengan Alexa.


"Pak, antarkan saya ke rumah tante BAlqis ya." Ujar Axel kepada sang sopir.


"Iya den."


Axel dan Alexa pun segera masuk ke dalam mobil. Pak Sopir pun segera mengemudikan mobilnya menuju rumah Balqis.


 


 


 


 


 



 


 

__ADS_1



__ADS_2