
Athar pun langsung menemui mamanya yang biasanya sering berada di perpustakaan rumahnya yang mana Maharani biasanya membaca buku di sana. Dan memang Maharani duduk di sofa membaca buku di temani secangkir kopi.
" Mah," tegur Athar berdiri di samping Maharani.
" Hey, Athar, ada apa?" sahut Maharani heran yang berhenti membaca buku.
" Ada yang ingin aku tanyakan," ucap Athar.
" Hmmm, begitu rupanya apa itu?" tanya Maharani heran.
Athar langsung mengeluarkan foto yang kemarin di simpannya dan langsung meletakkan di atas meja mamanya dan Maharani langsung melihat ke arah meja dan betapa terkejutnya Maharani saat melihat foto itu yang tak lain adalah dia, Maya dan juga Amelia.
" Kenapa foto-foto itu sama Athar," batin Maharani yang terlihat begitu panik sampai ingin berhenti bernapas melihat apa ada di meja itu.
" Wanita yang di tengah adalah ibunya Anna. Dan di kiri adalah Tante Amelia ibu tiri Anna dan juga Aurelia dan mama ada di kanan dari foto itu kalian terlihat dekat. Ada hubungan apa mama dan 2 wanita itu?" tanya Athar yang langsung to the point yang begitu serius bertanya pada Maharani yang sekarang wajah Maharani yang terlihat begitu pucat dan terlihat dek-dekan.
" Mah, kenapa diam jawablah," ucap Athar yang menunggu jawaban sang mama.
" Dari mana kamu mendapatkan foto ini?" tanya Maharani yang melihat kearah Athar.
" Dari rumah Anna langsung," jawab Athar dengan apa adanya.
" Di desa lembayang, Anna dulu tinggal di sana dengan keluarga lengkapnya di rumah sederhana di pesisir pantai dan aku menemukan itu di sana," jawab Athar dengan apa adanya.
__ADS_1
" Kamu kesana? untuk apa Athar?" tanya Maharani yang penuh keheranan.
" Mama juga tau mereka tinggal di sana?" tanya Athar yang kembali bertanya. Maharani memejamkan matanya dengan mengatur napasnya. Dia berusaha untuk menenangkan dirinya.
" Apa Anna melihat foto ini?" tanya Maharani.
" Jika dia melihat itu artinya dia juga akan bertanya pada mama," sahut Athar.
" Kalau begitu jangan sampai Anna melihat foto itu," sahut Maharani mengingatkan Athar.
" Kenapa?" tanya Athar.
" Mama tidak ingin dia mengetahuinya dan kamu jangan memberitahunya," tegas Maharani.
" Kalau begitu jawab pertanyaan ku yang tadi apa hubungan mama dengan mamanya," ucap Athar memang ingin tau.
" Selagi aku masih bisa bertanya aku tanyakan pada mama dan jika aku tidak mendapat jawabannya. Aku juga bisa mencari tau sendiri," sahut Athar. Maharani kembali menarik napasnya panjang dan membuangnya perlahan kedepan.
" Duduklah!" titah Maharani dan Athar pun langsung duduk di hadapan sang mama.
" Baiklah jika kamu benar-benar ingin tau. Tapi tolong jangan beritahu Anna tentang semuanya. Mama tidak ingin dia salah paham atau justru membenci mama," ucap Maharani yang seperti menyimpan rahasia besar.
" Kalau begitu katakan langsung apa yang terjadi," sahut Athar yang tidak mau bertele-tele dan butuh penjelasan dari mamanya.
__ADS_1
" Athar mama Tante Amelia dan Maya adalah sahabat," ucap Maharani yang berterus terang.
" Kami bersahabat sejak dulu saat belum ada yang menikah dan persahabatan kami berjalan dengan lancar sampai akhirnya Maya menikah dengan Chandra dan dan beberapa tahun setelah itu kami tetap bersahabat sampai mama juga menikah dengan papamu. Namun kehidupan berbeda-beda. Mama menikahi Pria kaya dan hidup enak. Sementara Maya hidup sederhana dan Amelia yang menjadi wanita karir yang tak kunjung menikah. Mama dan Amelia sama-sama tinggal di Jakarta,"
" Sampai pada akhirnya ada pertemuan kami kembali setelah bertahun-tahun lamanya di mana. Mama dan Amelia mengunjungi Maya dan keluarga kecilnya di desa itu saat itu Anna masih berusia 5tahun dan masih sangat kecil yang mungkin tidak mengingat apa-apa. Tetapi siapa yang tau jika dari pertemuan itu Amelia ternyata memiliki rasa dengan Chandra suami Maya. Mereka hanya dekat awalnya dan sampai akhirnya mama mengetahui jika mereka mempunyai hubungan terlarang di belakang Maya dan itu sudah berjalan 2 tahun.
" Mama yang mengetahui itu mencoba untuk memberi saran Amelia untuk menghentikan hubungannya. Namun dia beralasan tidak bisa karena mencintai dan menyuruh mama untuk menutupi hubungan itu jangan sampai Maya mengetahuinya dan sampai akhirnya saat Anna berusia 10 tahun hubungan itu terbongkar dan keluarga Chandra pecah saat itu. Aurelia dan Anna yang masih kecil mengetahui perselingkuhan papanya dan saat itu Anna juga tau wanita yang menjadi selingkuhan papanya,"
" Maya marah yang di khianati suaminya dan juga sahabatnya dan dia juga marah pada mama yang sudah merahasiakan hubungan itu dan bahkan beberapa kali membantu Amelia saat hampir ketahuan dengan Maya. Maya marah besar dan akhirnya pergi. Anna yang 10 tahun jelas mengingat wanita yang menjadi selingkuhan papanya dan sekarang menjadi istri papanya itu. Makanya Anna sangat membenci Chandra dan juga Amelia," jelas Maharani yang tanpa menutup apa-apa.
" Lalu kemana ibunya?" tanya Athar dengan suara seraknya. Bukan orang tuanya saja mendengarnya seperti sesak. Apalagi Anna yang sampai detik ini mengalami trauma berat.
" Mama tidak tau di mana Maya sampai detik ini," sahut Maharani.
" Athar tolong jangan bilang sama Anna tentang ini semua. Mama tidak ingin dia sedih dan membenci mama," sahut Maharani yang menjadi alasannya selama ini begitu memperhatikan Anna karena di penuhi rasa bersalah.
" Jika tau dia akan membenci mama. Lalu kenapa tega ikut-ikutan dalam merusak rumah tangga orang lain. Mama bahkan mendukung dan membantu teman mama yang salah dalam menghancurkan rumah tangga orang lain," ucap Athar dengan suara dinginnya.
" Athar sungguh mama menyesal melakukannya, seharusnya ketika mama tau. Mama seharusnya memberitahu Maya semuanya. Bukan malah membantu Amelia. Mama menyesal," ucap Maharani dengan meneteskan air mata penyesalan.
" Apa artinya penyesalan itu setelah membuat rumah tangga orang hancur. Apa artinya penyesalan itu setalah mental seorang anak sampai detik ini. Apa mama tau kesalahan mama sudah merusak kehidupannya. Kenapa tidak memposisikan diri mama pada Tante Maya. Bagaimana jika itu terjadi pada mama. Mama juga punya anak perempuan yang sebaya dengan Anna. Apa mama tidak berpikir jika itu terjadi pada Olive. Bagaimana jika itu terjadi dengan Olive," ucap Athar yang terlihat marah dengan mamanya.
" Mama menyesal Athar, setiap melihat wajah Anna mama selalu mengingat hal itu," sahut Maharani.
__ADS_1
" Penyesalan tidak mengubah apa yang terjadi. Aku tidak percaya jika wanita yang aku hargai selama ini yang menurutku begitu hebat bisa memberi kasih sayang banyak kepada anak yang bukan anak kandungnya menjadi ibu yang bijak bertanggung jawab. Aku mengangumi semua itu dan aku tidak percaya jika mama adalah wanita yang membantu orang lain untuk merusak rumah tangga orang lain. Aku begitu kecewa pada mama," ucap Athar yang langsung berdiri dan ingin pergi. Namun Maharani menahan tangannya.
Bersambung