
Anna sebelumnya di bawa kesalon dan lihatlah hasilnya Anna begitu cantik dengan dress biru nevi di mana di bagian depan panjangnya sepahanya dan di belakangnya lebih panjang.
Dress dengan lengan pendek dengan bagian pundak yang terbuka itu membuat Anna begitu cantik. Kemewahan dress itu juga di tambah dengan serbuk-serbuk Payet yang begitu indah. Di tambah dengan penampilan rambut Anna yang di kucir lurus dan di beri 2 anak rambut di kiri dan kanannya yang di gelombang membuat penampilan Anna begitu elegan.
Teman-temannya memang lebih antusias di bandingkan Anna. Jadi mereka ingin melakukan banyak hal untuk temannya yang sedang berjuang itu.
Aurelia juga hadir di sana yang pasti dia tidak kalah hebohnya penampilan mewahnya yang mungkin pakaian di pakainya juga merupakan salah satu rancangannya. Dia sana juga pasti ada Chandra dan Amelia yang mengikuti acara itu dan sekalian nanti malam acara penting untuk pertungana Athar dan Aurelia.
Jadi Chandra dan Amelia harus stan bay di sana dan pasti ada beberapa wartawan yang memawancarai mereka tadi terlebih dahulu.
Anna, Sana, Lisa dan Olive sedang berdiri sambil bercerita-cerita dan tiba-tiba Maharani yang sudah hadir di tempat itu melihat Anna dan akhirnya menghampiri Anna.
" Anna!" Sapa Maharani.
" Tante," sahut Anna.
" Kamu cantik sekali hari ini," puji Maharani memegang pipi Anna. Maharani begitu takjub melihat kecantikan Anna.
" Makasih Tante. Anna jadi malu dengan pujian Tante," sahut Anna tersenyum.
" Tidak perlu malu Anna, kamu harus pede karena kamu begitu cantik dan sangat menarik," ucap Maharani
__ADS_1
" Siapa dulu kita yang bukan Anna seperti ini," sahut Olive.
" Kalau itu mama tidak heran," ucap Maharani.
" Memang kalau masalah dandan Olive ini. Isssss juaranya top deh pokoknya," sahut Sana dengan ajukan 2 jempolnya.
" Ya juga namanya cewek," sahut Lisa sambil mereka tertawa-tawa.
Di saat becandaan itu juga tiba-tiba wartawan menyoroti seseorang yang tampaknya penting. Yang akhirnya mencuri perhatian Anna dan teman-temannya.
Yang masuklah bodyguard beberapa di depan dan terlihat Jennie yang selalu berpenampilan demage ala wanita yang di takuti. Tetapi kelas bukan itu yang membuat para wartawan heboh yang membuat wartawan heboh ternyata Athar yang akhirnya memasuki ruangan itu dengan Athar berjalan cooll sambil mengkancing jasnya bagian tengah dengan langkah kakinya yang lebar dan terlihat begitu wibawanya Athar.
Anna juga melihat Pria yang sudah hampir 1 Minggu tidak di temuinya itu. Sekarang hadir dan lihatlah yang kemarin kepalanya penuh darah di atas pahanya sepertinya sudah sembuh dan tidak ada bekas sama sekali. Jantung Anna pasti masih sama begitu berdetak kencang melihat Pria itu masih begitu dingin.
Tidak ada yang melakukan itu sepertinya 2 orang itu berada di alam yang berbeda makanya tidak bisa saling menggapai. Saling memandang itu harus di amati Maharani beberapa kali bergantian melihat ke arah Anna dan Athar. Dia bukan pengamat cinta tetapi dari mata itu dia tau 2 orang itu saling mencintai.
Athar terus melangkah sampai ketempat duduknya yang mana rekan-rekannya sudah menunggunya. Anna masih terus melihat Athar yang sekarang menyapa para rekannya dengan berjabat tangan. Saat Athar ingin duduk dia kembali melihat ke arah Anna. Seperti banyak yang ingin di bicarakan.
Athar di tegur salah satu rekannya membuat lamunan Athar terhenti dan Athar langsung duduk mengalihkan penglihatannya dari Anna.
" Kapan sih kak Athar dan Anna baikan, kasihan Anna. Aku yakin kak Athar pasti begitu mencintai Anna, buktinya kak Athar sampai menyelamatkan Anna. Dia rela tertabrak waktu itu hanya demi Anna. Dan sekarang aku bisa melihat dari mata mereka. Mereka yang begitu saling mencintai," batin Olive yang melihat kesenduhan di wajah temannya itu.
__ADS_1
" Aku tidak tau apa yang terjadi di antara ke-2nya. Athar jelas mempunyai perasaan pada Anna. Tetapi dia juga memilih Aurelia untuk menjadi tungannyya. Apa Athar menyukai ke-2nya," batin Maharani yang melihat Athar dan Anna. Mengamati eksperesi ke-2nya.
" Mungkin ini terakhir kalinya aku melihatmu," batin Anna yang memang tidak akan mengubah keputusannya.
" Ehemmm!" Maharani berdehem membuat Anna membuyarkan lamunannya, " ya sudah sukses ya Anna untuk lamu. Tante kesana sebentar!" ucap Maharani dengan tersenyum datar.
" Iya Tante," sahut Anna,
" Mari semuanya!" ucap Maharani yang akhirnya meninggalkan tempat itu. Anna membuang napas beratnya perlahan kedepan melihat kembali kearah Athar.
" Selamat pagi semuanya!" terdengar suara yang begitu semangat membuat Anna juga akhirnya melihat ke arah panggung di mana Jennie sudah ada di sana yang pasti akan memberikan arahan.
" Terima kasih untuk kehadiran semuanya yang ada di sini. Saya mengucapkan selamat datang untuk semuanya yang ikut mendukung acara di pagi hari ini. Acara yang pasti kita tunggu-tunggu,"
" Selamat pagi untuk tuan Ari Purnama beserta keluarga, untuk para rekan-rekan yang bekerja di perusahan kami, untuk para wartawan yang meluangkan waktunya hari ini, untuk yang para juri-juri yang profesional yang pasti sebagai penentu kemenangan untuk malam ini, rasa terima kasih juga pasti untuk teman-teman kita yang berjuang dan pasti seluruh orang-orang yang ada di sini. Terima kasih untuk kehadirannya di pagi yang indah ini," ucap Jennie basa-basi dalam menyapa orang-orang.
" Baiklah untuk mempersingkat waktu, untuk semua peserta di harapkan siap-siap. Untuk juri-juri yang profesional silahkan kembali menduduki bangkunya dan yang belum bergabung silahkan menduduki tempat duduknya dan semua para penonton di harapkan tenang untuk memperlancar acara kita sampai selesai," ucap Jennie.
" Baiklah seperti yang saya katakan kemarin dan yang kalian semua juga pasti tau. 5 orang hebat ini akan kembali menunjukkan kemampuannya dan akan kita sisihkan menjadi 2 orang," ucap Jennie.
" Kita akan coba ulangan para wanita-wanita hebat ini yang akan memberikan karya terbarunya. Aurelia, Putri, Delima, Jihan dan Anna, yang mana mereka semua akan mendapat reward-reward yang banyak dan bisa lihat sendiri di paoaoan," ucap Jennie yang di sambut dengan tepuk tangan yang meriah.
__ADS_1
" Untuk Aurelia akan menampilkan ilustrasi mengenai gaun. Untuk putri akan menampilkan ilustrasi sepatu, untuk Jihan sama dengan Aurelia akan menampilkan ilustrasi gaun. Untuk Delima menampilkan makeup dan untuk Anna menampilkan jenis ikat rambut. Sudah tidak sabar untuk kita semua melihat ilustrasi mereka.
Bersambung