Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita

Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita
Bab 268 Ada lagi rahasia.


__ADS_3

Semuanya pasti tidak mudah bagi Olive. Tetapi mau bagiamana lagi. Olive harus menerima semua kenyataan itu. Dan pasti ada penolakan di hatinya.


" Papa menyuruhku belajar. Lalu apa papa pernah belajar dari masalah papa. Papa tega menghiyanati mama. Bukan sekali, tetapi berkali-kali. Dan sekarang menyuruhku untuk menerima semuanya. Untuk memahami semuanya. Begitu mudahnya bagi papa. Papa tidak tau perasaan ku seperti apa dan pasti begini tanggapan papa mengenai hati mama. Makanya mudah bagi papa untuk kembali menyakiti perasaan mama. Papa itu sangat kejam dan begitu jahat. Papa tega. Papa punya banyak kesalahan dan juga rahasia dalam pernikahan papa," ucap Olive menekan suaranya yang mencurahkan rasa kecewanya kepada papanya.


" Olive kamu jangan terus menyalahkan papa," sahut Ari Purnama.


" Ada pa pah. Apa papa ingin mencari pembelaan lagi. Apa papa tidak tau malu mencari pembelaan. Apa papa masih punya muka!" teriak Olive.


" Cukup Olive!" bentak Ari Purnama dengan keras.


" Papa sekarang membentakku. Setelah berhasil menghancurkan hati ku dan papa tidak terima dengan apa yang aku katakan. Sadar pah. Papa itu sangat kejam!" teriak Olive yang menantang papanya.


" Kau!" Ari Purnama tampak geram dan melangkah ingin memukul Olive yang kurang ajar bicara kepadanya sejak tadi.


Athar kaget melihatnya. " Pah cukup!" cegah Athar menahan tangan papanya. Semua juga di kejutkan dengan Ari Purnama yang hampir saja memukul Olive dan Olive sendiri terkejut.


" Apa yang papa lakukan?" tanya Athar yang tidak habis pikir dengan tindakan papa. Sementara Olive terlihat diam dan mendadak takut dengan papanya yang hampir saja memukulnya.


" Apa yang kau lakukan mas. Kau berani memukulnya," sahut Maharani yang tidak percaya dengan perbuatan suaminya.


" Dia tidak bisa mengerti semuanya. Aku sudah capek menjelaskannya. Aku tau aku salah dan aku sudah memperbaikinya," tegas Ari Purnama.


" Tapi kamu tidak perlu melampiaskan kemarahanmu kepadanya. Aku yang korban. Aku menjaga pernikahan kita dan tanpa ada penghiyanatan dan juga rahasia apa-apa tidak seperti kamu dan ketika anak kamu berontak dengan semua dosa-dosa kamu. Kamu malah ingin memukulnya. Keterlaluan kamu!" sahut Maharani yang kembali mengamuk.

__ADS_1


" Aku tidak akan begitu. Jika tidak ada kesalahan yang terjadi sebelumnya," sahut Ari Purnama menatap Maharani dalam-dalam.


" Apa maksud kamu?" tanya Maharani dengan heran.


" Kamu bilang tidak ada rahasia apa-apa di antara pernikahan kita. Kamu bilang aku sangat pintar menyembunyikan rahasia dan jika tidak ada Gibran. Maka tidak akan terbongkar. Lalu bagaimana dengan kamu sampai kapan kamu menutupinya. Sampai detik ini Maharani aku masih menunggu penjelasan kamu mengenai hubungan kamu di masa lalu bersama dengan Chandra," sahut Ari Purnama yang tiba-tiba mengejutkan orang-orang lagi.


Maharani terkejut dengan matanya yang melotot saat mendengar pernyataan suaminya itu. Jantung Maharani seolah ingin berhenti. Ketika pernyataan suaminya itu.


Pasti bukan hanya Maharani saja. Derry, Olive dan juga Anna sendiri juga kaget mendengar kata-kata Ari Purnama yang kali ini mengaitkan dengan Chandara.


" Chandra, Chandra siapa maksud Om," sahut Anna yang masih berusaha tenang.


" Anna!" lirih Maharani yang mendadak panik.


" Apa itu Chandara papa?" tanya Anna mendadak gelisah.


Anna langsung melihat ke arah Athar yang melepas tangan Athar dan menatap Athar serius yang seakan ingin bertanya apa yang terjadi.


" Ada apa Athar. Apa ada sesuatu yang tidak aku ketahui? kenapa Om Ari Purnama bicara seperti itu? ada apa sebenarnya?" tanya Anna yang merasa ada di sembunyikan Athar darinya.


" Tidak ada apa-apa Anna. Kita sebaiknya pulang saja," sahut Athar yang tidak ingin Anna mendengar semuanya. Athar bahkan kembali memegang tangan Anna dan ingin cepat-cepat membawanya pergi dan alangkah baiknya dia yang mengatakan pada Anna. Agar Anna tidak terluka.


" Katakan saja yang sebenarnya Athar. Apa lagi yang ingin di sembunyikan. Bukankan tema hari ini adalah saling mengungkap Rahasia," sahut Gibran yang tiba-tiba mengambil alih untuk bicara yang seolah tau sesuatu.

__ADS_1


" Apa yang Gibran ketahui. Kenapa dia bicara seperti itu," batin Jennie yang penasaran dengan kata-kata Gibran selanjutnya.


" Ada apa lagi ini," batin Derry.


" Kau mengetahui sesuatu?" tanya Anna yang mulai gelisah.


" Iya aku mengetahui. Jika mama wanita yang di banggakan Olive ini. Ibu kami yang menyayangi kami yang wanita berhati malaikat yang kita panggil selama ini dengan sebutan mama. Ternyata pernah menjalin hubungan dengan Chandra diam-diam. Di belakang Maya dan sebelum Chandra berselingkuh dengan Amelia," sahut Gibran dengan santainya yang mengejutkan semua orang. Ternyata memang benar Gibran kelihatannya mengetahui sesuatu.


" Apa yang kau katakan Gibran?" tanya Anna yang dadanya begitu sesak mendengarnya dan tatapan matanya berpindah pada Maharani menatap ingin penjelasan dan tangannya bahkan sudah kembali lepas dari Athar.


" Tante apa yang terjadi. Apa Tante mengenal mama Anna dan apa yang di katakan Gibran? apa itu?" tanya Anna yang tampak cemas dan Maharani sudah pasrah dengan tubuhnya yang bergetar hebat.


" Benar Anna. Mama mengenal Maya ibu kamu. Mama, Maya dan ibu tirimu Amelia bersahabat sejak sejak kecil," sahut Gibran yang mengambil alih untuk bicara yang sangat tau semuanya.


Sekarang Maharani pasrah akan terbongkarnya lagi-lagi rahasia itu. Dan iya hari ini temanya adalah pembongkaran rahasia.


" Sahabat apa maksudnya tanya Anna yang sudah bergetar hebat dengan tubuhnya yang dingin.


" Ibu mu yang menikah dengan Chandra ayahmu dan adanya kamu dan Aurelia. Bukan hanya Amelia yang menghiyanati ibumu. Tetapi juga mama yang awalnya menyukainya dan bahkan sempat menjalin hubungan yang sama-sama ke-2 memiliki keluarga dan akhirnya mereka menghentikan hubungan itu dan di ganti dengan Amelia dan semua di ketahui mama dan mama tersayang ku ini menutupinya dari Maya ibumu," jelas Gibran yang apa adanya tanpa merem kata-katanya.


Terkejutnya Anna mendengar hal itu. Tidak percaya wanita yang di percayanya sama saja dengan Amelia dan Athar juga terkejut yang tidak tau jika ada kebenaran lagi dari apa yang di ketahuinya sebelumnya. Dia pikir mamanya hanya mengetahui dan menyembunyikan. Tetapi awalnya pernah juga menghiyanati sahabatnya dan bahkan suaminya sendiri.


" Ini tidak mungkin," sahut Anna yang terlihat tidak percaya dengan kata-kata Gibran.

__ADS_1


" Apa yang tidak mungkin. Itu adalah kenyataan dan itu yang ingin papa sampaikan kan sebelumnya," sahut Gibran dengan santainya yang ikut-ikutan membongkar habis rahasia lagi.


Bersambung


__ADS_2