Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita

Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita
Bab 374


__ADS_3

Acara terus berlanjut sampai larut malam dan sampai acara selesai yang menyisahkan semua keluarga yang juga ingin pulang. Karena para tamu yang di undang sudah berpulangan.


"Anna!" tegur Aurelia yang menghampirinya Anna bersama dengan Derry.


"Iya kak?" tanya Anna.


"Kamu belum pulang?" tanya Aurelia.


"Hmmmm," sahut Anna dengan kepala yang berkeliling mencari-cari seseorang yang seperti ada yang di tunggunya.


"Lagi cari kak Athar ya?" tebak Derry yang menduga-duga.


"Hmmm, bukan begitu, tapi memang iya. Karena masih ada keperluan dengan Athar sebentar," jawab Anna yang terlihat gugup sembari menggaruk-garuk lehernya yang tidak gatal sama sekali.


"Hmmm, begitu rupanya. Ya sudah kalau begitu kakak sama Derry kembali ke Apartemen duluan," sahut Aurelia.


"Iya kak Aurelia, nanti aku sama anak-anak yang lain menyusul," ucap Anna.


"Iya-iya," sahut Aurelia, "ayo Derry!" ajak Aurelia Derry mengangguk dan baru melangkah tiba-tiba lampu mati yang begitu mengejutkan mereka.


"Kok mati lampu?" tanya Aurelia panik, Anna juga demikian. Bukan hanya mereka keluarga yang masih ada di ruangan itu juga di kejutkan dengan matinya lampu yang tiba-tiba.


Hanya dalam hitungan detik lampu langsung menyala yang membuat Aurelia dan Anna menghela napas.


Namun ruangan itu langsung berubah penuh dengan layar yang menempel di dingding dengan menunjukkan foto-foto Anna. Bahkan dengan secepat kilat ruangan itu penuh dengan gemerlap lampu warna-warni yang mengagetkan orang-orang yang ada di sekitar dengan kepala mereka yang berkeliling yang melihat takjub ruangan yang tadinya penuh dengan lukisan sekarang menjadi begitu romantis.


"Anna lihat itu!" tunjuk Aurelia membuat Anna melihat. Apa lagi jika bukan layar yang begitu besar yang menampilkan VT Anna dengan foto-foto Anna dan beberapa kejadian-kejadian yang di alaminya bersama Athar yang membuat Anna melotot dengan mulutnya yang menganga yang benar-benar terkejut dengan Supraise yang pasti untuk dirinya.


Aurelia dan Derry saling melihat dengan tersenyum. Sama dengan yang lainnya yang juga sepertinya sangat terkejut dengan pertunjukan itu.


Mata Anna berkaca-kaca dengan menutup mulutnya, saat Vt itu menunjukkan kebersamaannya dengan Athar yang terekam begitu indah dan penuh kebahagiaan dengan kebersamaan itu.


Sampai dalam hitungan detik VT itu selesai dan muncul wajah Athar yang sepertinya ingin mengeluarkan kata-kata.


"Anna Fariza Citra Chandra Maya, aku bukan laki-laki sempurna yang tepat untukmu. Tapi aku akan berusaha untuk menjadi sempurna untukmu. Anna aku mencintaimu dari dulu dan sampai detik ini. Mungkin ini terkesan sangat berlebihan atau sedikit Alaya dengan aku mengatakan kata-kata ini. Ya kamu tau sendiri aku tidak bisa seromantis dalam bertindak dan hanya ini yang bisa aku lakukan,"


"Yang paling ingin aku katakan pada kamu adalah. Terima kasih sudah menerima ku selama ini. Terima kasih sudah mencintaiku dan aku benar-benar minta maaf sudah membuat kamu menunggu dengan semua keterbatasanku. Namun di detik ini aku mengatakan sekelasnya kepada kamu jika aku Athar sangat mencintai kamu," ucap Athar dalam Vt nya yang menyatakan perasaannya kepada Anna kembali mampu membuat air mata Anna keluar.


Orang-orang yang ada di sana pasti sangat tidak menyangka dengan Athar yang melamar Anna. Padahal sebelumnya memang Athar sudah melamar Anna dan siapa sangka Athar ingin membuat hal yang berbeda lagi dan melamar Anna kembali di depan seluruh keluarganya dan keluarga Anna.


Aurelia di samping Anna memegang bahu Anna dan menunjukkan kesuatu arah membuat Anna melihat arah tersebut di mana Athar berjalan dengan membawa bunga. Dengan langkah Athar yang begitu cool menghampiri Anna.


Tidak di depan Anna Athar langsung berlutut dan dengan memberikan bunga itu pada Anna.


"Bersedia kah kamu jadi istriku," ucap Athar yang melamar Anna untuk yang keberapa kalinya.


"Ayo terima! terima!" teriak Olive dengan hebohnya yang pasti menjadi orang yang paling bahagia.


"Terima, terima, terima," Sana dan Lisa tidak ketinggalan untuk bersorak membuat yang dengan heboh.

__ADS_1


Terlihat Anna yang cemberut karena terharu dan langsung mengangguk dengan mengambil bunga itu. Athar tersenyum dan langsung berdiri dengan memeluk Anna dengan erat yang mendapatkan tepuk tangan dari saksi-saksi lamaran itu.


"Aku tidak memberikan mu cincin. Karena kita sudah sepakat untuk mencari cincin bersama-sama," ucap Athar di dalam pelukannya.


"Iya aku tau itu, kenapa menyiapkan semua ini. Aku jadi terharu," ucap Anna yang memang begitu terharu.


"Aku hanya ingin mewujudkan impian mu," jawab Athar yang membuat Anna semakin memeluknya dengan erat.


"Aku mencintaimu," ucap Athar.


"Aku juga mencintaimu," sahut Anna yang langsung menjawab ucapan cinta itu. Anna begitu bahagia dengan apa yang di berikan Athar kepadanya yang tidak pernah di duga-duganya.


"Tidak di sangka ya kak Athar akhirnya melamar Anna juga," ucap Olive yang ikut terharu.


"Aku sudah menebak. Jika Anna dan Athar itu pasti akan bersama lagi. Karena mereka 2 orang yang tidak akan pernah terpisahkan," ucap Sana.


"Dan mungkin selama ini mereka break hanya untuk memahami satu sama lain saja dan saling memberi waktu," sahut Lisa.


"Kita doakan saja yang terbaik untuk ke-2nya, semoga Anna dan Athar bahagia kedepannya," ucap Sana dengan doanya.


"Amin," sahut Lisa dan Olive serentak yang amin paling kencang.


Sama dengan Chandra yang juga sangat bahagia melihat putrinya yang bahagia di tangan pria yang tepat.


"Papa percaya Anna, Athar akan memberi kamu kebahagian. Papa sangat yakin dia satu-satunya laki-laki yang tau cara membahagiakan kamu," batin Chandra yang tersenyum melihat putrinya itu.


"Pak Chandra. Apa kita akan membicarakan pernikahan setelah ini?" tanya Ari Purnama dengan candaan.


"Kalau begitu kita akan membuatkan pesta untuk mereka berdua," sahut Maharani.


"Kalau masalah pesta dan tema ini itu saya serahkan saja kepada kalian. Saya yang sakit-sakitan seperti ini sudah tidak bisa ikut-ikutan dengan tema-tema pesta. Yang penting pernikahan sah dan anak-anak bahagia," ucap Chandra.


"Ya kita pasti akan mempersiapkan yang terbaik untuk Anna dan Athar. Tetapi tetap akan meminta rekomendasi dari pak Chandra," ucap Ari Purnama.


"Iya-iya, itu aman," sahut Chandra mengangguk-angguk tersenyum yang kembali melihat Anna masih berpelukan dengan Athar.


"Papa sangat bahagia melihat kamu bahagia Anna," batin Chandra.


Sama dengan Anjani, Maya saling melihat dengan tangan mereka yang sama-sama bergandengan.


"Mereka telah kembali," ucap Anjani.


"Aku tidak percaya. Jika Athar masih menempati janjinya untuk memberikan Anna kebahagiaan," ucap Maya.


"Iya kamu benar Maya dan sekarang lihat mereka berdua sangat bahagia yang akhirnya bersatu dalam hubungan cinta. Karena memang dari dulu mereka 2 orang yang saling mencintai," ucap Anjani.


"Semoga mereka berdua bisa hidup bahagia sampai selamanya," ucap Maya dengan penuh harapannya.


"Amin," sahut Anjani dengan tangannya yang menggenggam erat tangan sahabatnya itu.

__ADS_1


"Aku tau Tante Maya sangat kecewa denganku dan mama juga begitu kecewa dengan keputusanku. Aku bukannya tidak mau berusaha untuk memperjuangkan Anna kembali. Tetapi aku hanya ingin memberi Anna waktu," ucap Athar yang berbicara kepada Maya dan Anjani yang berdiri di depannya.


"Tante Maya, percayalah aku pasti membahagiakan Anna. Namun aku minta sedikit waktu dan ini bukan untukku tetapi untuk Anna," ucap Athar dengan suara memohonnya.


"Tapi apa kamu yakin Anna tidak akan berpaling. Karena keputusan kalian untuk bersahabat dan Anna juga memilih tidak ingin kembali. Itu artinya dia berusaha untuk mencari pengganti kamu," sahut Maya yang memperingatkan Athar terlebih dahulu.


"Jika hal itu terjadi. Maka aku akan kembali merebut hatinya. Jika Tante mengatakan kebahagiaan Anna adalah aku yang artinya dengan siapapun Anna dia tidak akan bahagia dan aku akan merebut hatinya," ucap Athar dengan yakin.


"Baiklah Athar saya akan memberikan kamu kesempatan dan berjanjilah untuk membahagiakan Anna dan saya tidak akan ikut campur bagaimana nanti hubungan kalian yang kamu bilang ini hanya terpisah sementara. Saya berharap kamu menepati janji kamu," ucap Maya yang memberikan Athar kepercayaan.


"Iya Tante, pasti Terima kasih untuk semuanya," ucap Athar dengan tersenyum.


"Mama serahkan semua kepada kamu Athar," ucap Anjani.


"Iya mah," sahut Athar dengan mengangguk tersenyum.


Ternyata beberapa bulan yang lalu di mana Anna dan Athar memilih untuk bersahabat. Athar menemui Maya dan Anjani. Dia tau Maya sangat marah dan tidak suka dengan keputusan itu. Saat itu bukannya Athar menyerah. Namun Athar memberikan Anna waktu sampai kapan Anna inginkan.


Dan finis Athar menepatinya janjinya pada Maya yang akan membahagiakan Anna dan tidak sulit karena kebetulan Anna juga jomblo. Pantesan waktu Mike mencoba mendekati Anna. Athar rada-rada kesal. Ternyata Anna masih menjadi incarannya.


"Sudah-sudah pelukannya!" tegur Derry yang sejak tadi di dekat Anna dan Athar bersama Aurelia yang melihat ke-2 orang itu masih berpelukan dengan Anna.


Gara-gara mendapat teguran Anna dan Athar jadi melepas pelukan. Dan Aurelia mengulurkan ke-2 tangannya untuk menyambut pelukan dari adiknya yang pasti sangat bahagia.


"Selamat ya," ucap Aurelia.


"Makasih kak. terima kasih untuk semuanya," ucap Anna dengan terharu.


"Kak Athar selamat untuk kalian berdua," ucap Derry.


"Sama-sama Derry," sahut Athar. Jennie dan Mahendra juga menghampiri Anna.


"Anna maaf ya kalau temanya agak berantakan sedikit," ucap Jennie yang membuat Anna heran.


"Apa maksudnya. Apa jangan-jangan, ini kamu yang menyiapkan," tebak Anna.


"Ya istriku harus di repotkan Athar. Padahal istriku bukanlah lagi orang yang bekerja dengan Athar. Tetapi Athar merepotkan nya," seloroh Mahendra.


"Hanya sedikit saja," sahut Athar.


"Jadi kamu melibatkan Jennie?" tanya Anna. Athar mengangguk.


"Kamu ini bikin orang repot aja," sahut Anna.


"Tidak apa-apa Anna, ini tidak terlalu merepotkan yang penting berhasil," sahut Jennie.


"Maaf Jennie," ucap Anna merasa tidak enak.


"Santai aja," sahut Jennie yang tidak masalah. Yang penting bisa puas membantu sahabatnya memberikan supraise pada Anna.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2