Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita

Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita
Bab 210 Pertunangan.


__ADS_3

Masih berada di Perusahaan yang mana ternyata persiapan untuk pertunangan Athar dan juga Aurelia tampaknya sudah siap. Karena memang malam hari sudah tiba.


Tetapi Chandara yang berdiri terlihat begitu gelisah dengan beberapa kali mengusap mulutnya dengan kasar dan wajahnya.


" Mas!" Amelia memegang pundak Chandra membuat Chandra tersentak kaget dan langsung melihat ke arah Amelia yang berdiri di belakanganya.


" Kamu mengenal wanita tadi?" tanya Amelia yang juga penasaran dengan Wanita yang mengaku ibunya Anna.


" Tidak aku tidak tau siapa dia. Aku tidak pernah menyelidiki Anna lagi. Jadi aku juga kehilangan informasi tentang dia," jawab Chandra jujur apa adanya yang memang tidak tau apa-apa mengenai wanita yang bernama Anjani itu.


" Sejak kapan Anna mengenalnya dan mereka terlihat begitu dekat. Apa dia kerabat Anna?" tanya Amelia menduga-duga.


" Aku tida tau Amelia," sahut Chandra yang menjawab begitu emosi sampai mengeluarkan sentakan.


" Kenapa jadi marah-marah kepadaku. Mas tidak melihat suara mas itu membuat orang melihat kita," ucap Amelia yang menjadi emosi. Chandra melihat di sekelilingnya dan melihat beberapa tamu melihatnya karena suara Chandra yang begitu keras.


" Makanya kamu jangan bertanya yang aku bilang tidak tau maka tidak tau, jangan tanya lagi," ucap Chandra dengan emosi.


" Tidak perlu juga membentakku, bisa bicara bagus-bagus," sahut Amelia yang terlihat kesal.


" Sudahlah, mana Anna sekarang aku akan bertanya padanya?" tanya Chandra.


" Dia sudah pergi dari tadi," ucap Amelia dengan ketus.


" Arghh!" Chandra mengacak rambutnya frustasi. Lalu berlalu dari hadapan istrinya.


" Kenapa jadi aku yang di salahkan," ucap Amelia yang ikutan kesal yang melihat di sekitarnya yang masih memperhatikannya. Tidak ingin membuat orang-orang bertanya-tanya ada apa dengannya. Amelia pun ikut meninggalkan tempat itu.


********


Sama dengan Ari Purnama yang juga terlihat gelisah. Bagaimana tidak ibu kandung dari Athar muncul tidak terduga. Kata-kata wanita itu jelas untuk tujuan yang akan memberitahu kebenaran yang apa di sembunyikan selama ini.


" Anjani kamu telah kembali. Apa selama ini kamu justru mengawasiku, mengawasi Athar. Apa kamu tau jika memang Athar adalah anakmu. Dari sorot matamu menunjukkan bahwa kamu mengetahui hal itu. Kamu mengetahui apa yang terjadi sebenarnya," batin Ari Purnama yang terlihat begitu resah.

__ADS_1


" Mas!" Maharani menegurnya membuat Ari Purnama membuang napasnya perlahan kedepan dan membalikkan tubuhnya untuk melihat istrinya itu.


" Iya!" jawab Ari Purnama.


" Apa ada sesuatu?" tanya Maharani yang mencurigai sesuatu.


" Tidak ada," jawab Ari Purnama dengan suara dinginnya.


" Ya sudah kalau tidak ada ayo kita ketempat acara. Pertunangan Athar dan Aurelia akan di laksanakan," ucap Maharani mengingatkan.


" Baiklah!" jawab Ari Purnama yang langsung pergi terlebih dahulu meninggalkan istrinya.


" Kenapa aku merasa seperti ada sesuatu yang kamu sembunyikan. Dan kenapa perasaanku berkaitan dengan wanita tadi. Aku tidak tau siapa dia. Kenapa aku merasa ada yang aneh," batin Maharani yang pikirannya tidak begitu tenang yang terlihat begitu resah.


Namun Maharani berusaha berpikir positif untuk menenangkan pikirannya. Maharani pun ikut menyusul suaminya dari pada terus memikirkan tanda tanya yang ada di kepalanya itu.


*********


Namun langkahnya langsung terhentikan dengan tarikan tangan yang membuat Athar menoleh ke belakang yang ternyata Aurelia.


" Kita akan bertunangan. Jangan mengulang kesalahan yang sama," ucap Aurelia mencegah Athar untuk pergi.


" Aku hanya mau keluar sebentar!" ucap Athar.


" Nanti saja setelah kau memasukkan cincin ke jariku. Tidak akan lama Athar hanya beberapa menit saja. Acara sudah di mulai. Jadi ayo ikut dengan ku," ucap Aurelia menegaskan.


Athar membuang napasnya perlahan ke depan yang terlihat pasrah dan Aurelia membawanya paksa pergi kembali masuk dan Athar yang terlihat pasrah dengan ajakan Aurelia.


Dia yang telah memutuskan pertunangan itu. Jadi dia harus bertanggung jawab dengan keputusannya sendiri dan tidak membuat malu keluarganya dan keluarga Aurelia untuk yang ke-2 kalinya.


*****


Athar dan Aurelia sudah berada tempat penukaran cincin mereka yang mana tamu-tamu sudah kembali berkumpul dan ingin menyaksikan pertunangan itu. Tidak dengan Olive, Sana dan Lisa yang masih tetap di sana. Wajah mereka ber-3 pasti sangat murung melihat pertunangan itu dan ingin rasanya membatalkan acara itu.

__ADS_1


" Aku tidak percaya Bos Athar akhirnya bertunangan juga," ucap Lisa dengan wajah manyunnya.


" Hahhhhh, Olive bilang kakaknya menyukai Anna. Mana buktinya malah bertunangan dengan wanita takut miskin itu," sahut Sana tidak kalah kesalnya.


" Emang benar kok, kak Athar menyukai Anna dan sebaliknya juga Anna. Apa bukti-bukti yang aku berikan belum cukup apa. Kalian sudah jelas melihatnya," sahut Olive membenarkan pada dua temannya itu.


Sebelum acara kompetisi itu di laksanakan. Olive memang menunjukkan bukti-bukti pada Lisa dan Sana. Jika ada cinta di antara Athar dan juga Anna. Olive menunjukkan foto-foto dan bukti-bukti jika memang ada kedekatan di antara keduanya.


Olive, Sana dan Lisa bahkan berencana untuk menyatukan Anna dan Athar agar tidak terlibat salah paham lagi. Bahkan sewaktu Lisa mengajak Anna kerumah sakit adalah suatu rencana.


Namun gagal dan hari ini juga mengajak Anna kesalon dan mendandani cantik juga rencana untuk menarik hati Athar. Ya mereka ternyata selama ini sudah ikut campur untuk pasangan itu.


" Ya tapi sekarang dia bertungan dan Anna saja sudah tidak ada di sini," sahut Sana yang tampak begitu kesal.


" Mungkin sudah takdir," sahut Lisa.


" Mana bisa. Takdir kak Athar itu sama Anna," sahut Olive menegaskan yang menolak takdir dengan kakaknya bersama Aurelia.


" Baiklah kita akan mulai acaranya untuk mempersingkat waktu. Untuk tuan Athar dan Aurelia sekarang silahkan untuk tukar cincin," sahut MC yang memulai acara dan mempersilahkan pelayan membawakan 2 cincin untuk Athar dan Aurelia.


Athar dan Aurelia bahkan sudah berdiri saling berhadapan yang akan bertukar cincin. Beda dengan Aurelia tersenyum begitu bahagia dan wajah itu berseri-seri sangat berbeda dengan Athar yang terlihat tidak semangat dan pasti tidak ingin melakukannya.


" Silahkan tuan!" titah pelayang menyuruh Athar mengambil cincin itu untuk langsung di pasangkan ke tangan Aurelia. Athar yang hanya mengikuti sampai mana alurnya berjalan. Dan Athar mengambil cincin itu dari dalam kotak.


" Aku tidak percaya Athar menyiapkan semuanya, bahkan cincin pertunangan kami di luar dugaan ku begitu indah yang sudah di siapkannya," batin Aurelia yang merasa bahagia. Saat cincin di pegang Athar terdapat inisial AA.


Yang pasti membuat Aurelia merasa wanita yang paling sempurna yang merasa Athar sampai mengukir inisial namanya di cincin itu, Athar Aurelia.


Tidak membuang waktu Aurelia langsung memberikan tangannya pada Athar untuk cincin itu di masukkan kejarinya dengan tangan bergetar dan tidak pasti Athar mulai memasukkan cincin itu ke jari manis Aurelia. Dalam acara itu pasti banyak ketegangan di sana.


Saking bergetarnya tangan Athar yang memang tidak ikhlas untuk memasukkan cincin tersebut sampai akhirnya membuat cincin itu jatuh tepat di kaki Aurelia. Jatuhnya cincin itu membuat orang-orang saling melihat dengan mulut berbicara bisik-bisik.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2