Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita

Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita
Episode 255


__ADS_3

Anna dan Athar melanjutkan petualangan mereka dalam berbelanja dan Athar jika ingin membeli sesuatu pasti memberitahu Anna apa namanya.


Selain mahir dalam memasak Athar juga mahir dalam berbelanja. Selain itu selama di pasar dia juga melindungi Anna. Bahkan tidak ingin Anna terkena genangan air yang mengotori kaki Anna. Athar memang laki-laki yang begitu sempurna. Sudahlah tampan, Kaya pintar memasak lagi dan ternyata orangnya juga tidak terlalu mewah dan bahkan semakin lama terliahat begitu sederhana.


Setalah selesai berbelanja Anna dan Athar kembali ke mobil dan dengan kantung plastik yang di pegang Athar. Athar memasukkan belanjaan mereka kedalam bagasi mobil.


" Baik sudah selesai. Sekarang kita pulang!" ucap Athar.


" Hmmmm, tunggu dulu!" ucap Anna tiba-tiba.


" Ada apa lagi?" tanya Athar.


" Mau beli itu!" tunjuk Anna pada jajanan pasar yang mencuri perhatiannya.


" Baiklah! ayo kita beli!" ajak Athar. Anna mengangguk-anggukkan kepalanya dan mereka berdua langsung membelinya.


" Kamu mau yang mana?" tanya Athar.


Anna pun langsung menunjuk-nunjuk mana yang ingin di belinya. Athar hanya menuruti apa saja mau Anna. Ternyata Anna kalau sudah pacaran dengan Athar manjanya keluar dan banyak maunya.


" Sudah cukup?" tanya Athar. Anna menganggukkan kepalanya. Athar mengangguk dan langsung membayar jajanan pasar itu dan mereka kembali ke mobil.


Saat di dalam perjalanan Athar yang menyetir santai sementara Anna mulutnya tidak berhenti makan yang ada-ada saja yang di makannya.


" Ak," Anna pun menyuapi Athar dan Athar dengan senang hati membuka mulutnya.


" Aku pikir kamu melupakanku, karena sudah asyik makan," ucap Athar dengan sindiran.


" Ya nggak lah, mana mungkin aku melupakanmu," sahut Anna.


" Aku tau itu. Kalau begitu makanlah terus," ucap Athar.


" Tidak usah di suruh aku memang akan melakukannya. Bagiamana enak apa tidak?" tanya Anna.


" Hmmm, enak," jawab Athar.


" Iya memang enak. Makanya aku membelinya," jawab Anna. Athar hanya mengangguk-angguk dengan tersenyum dan kembali memakan apa yang di makannya. Padahal dia dan Athar akan memasak. Tetapi perutnya sudah kenyang terlebih dahulu. Ya begitulah Anna memang ada-ada saja yang di lakukannya.


**********


Setelah sampai kembali ke rumah Anna. Athar dan Anna sekarang menyibukkan diri di dapur. Karena lagi ber-2 an yang mana Athar menggunakan kesempatan untuk mengajari Anna memasak yang sesuai dengan kemauan Anna.


Tadi malam Athar memang mengatakan hal itu kepada Anna dan Anna begitu semangatnya yang berjanji akan bangun lebih pagi dan memang benar, Anna subuh-subuh, membangunkan Athar, berbelanja kepasar. Dalam hal yang singkat mereka melakukan kebersamaan yang pasti akan jarang di lakukan mereka.

__ADS_1


Dan setelah melalui proses yang menyenangkan bagi Anna. Athar dan Anna memulai memasak dan tidak tau sudah berapa lama mereka berada di perdapuran itu.


" Apa yang pertama yang harus aku lakukan?" tanya Anna.


" Kamu potong sayuran ini," ucap Athar menunjukkan sayuran kentang dan wartel pada Anna.


" Kamu tau kan ini apa namanya?" tanya Athar menguji pengetahuan kekasihnya itu.


" Ini kentang, ini wartel," jawab Anna.


" Benar sekali," jawab Athar tersenyum, " ya sudah kamu potong seperti ini. Aku akan mencuci dagingnya dulu," ucap Athar.


" Baik chef," sahut Anna dengan memberikan hormat.


Melihat Anna seperti itu hanya membuat Athar tersenyum lebar dengan kelakukan Anna yang menggemaskan. Mereka pun melakukan pekerjaan mereka masing-masing.


" Seperti ini potongannya?" tanya Anna memperlihatkan kentang yang di potongnya. Athar menghampirinya dan melihat dulu hasil pekerjaan kekasihnya itu.


" Benar sekali. Kenapa kamu semakin lama. Semakin pintar!" puji Athar sembari mengacak-acak rambut Anna.


" Namanya pacarnya pintar. Jadi harus seimbang dengan pacarnya yang pintar dan juga tampan ini," sahut Anna dengan senyum merekah. Membuat Athar juga tidak henti-hentinya tersenyum.


" Iya," sahut Athar tersenyum dan Athar kembali melanjutkan pekerjaannya membiarkan Anna juga melakukan pekerjaannya.


" Kemarilah!" panggil Athar yang sedang membakar daging dan Anna langsung menghampiri Athar.


" Apa yang harus aku lakukan?" tanya Anna.


Athar memberikan pencapit kepada Anna. " kamu bolak balik saja perlahan-lahan! aku akan membuat saosnya sebentar!" perintah Athar.


" Baiklah!" jawab Anna yang langsung melakukan apa yang di perintahkan Athar kepadanya.


Athar tersenyum melihat semangatnya Anna yang begitu berusaha untuk memasak dan bahkan apa yang di perintahkan Athar di lakukan dengan benar.


Tidak lama akhirnya mereka selesai memasak yang mana Athar ternyata membuat masakan steak.


" Wauuu, pasti nikmat sekali!" ucap Anna yang saat masakan itu di hidangkan Athar di depannya.


" Ini masakan kita ber-2," ucap Athar.


" Benarkan kita ber-2 yang memasaknya?" tanya Anna.


" Benar kita yang memasaknya dan ini hasilnya," jawab Athar.

__ADS_1


" Aku akan mencobanya," ucap Anna yang sudah tidak sabaran mencobanya dengan memotong stek itu dengan pisau yang di siapkan Athar dan Anna juga mencocolkannya dengan saus.


" Coba yang pertama!" ucap Anna meyuapkan pada Athar.


" Kamu yang pertama," sahut Athar membelokkan suapan itu yang malah memberikan pada Anna dan Anna mengangguk yang langsung memakannya.


" Bagaimana apa enak?" tanya Athar.


" Hmmm, sangat enak," sahut Anna dengan wajahnya yang begitu ceria dan kembali memotongkan steak itu untuk di makan Athar.


" Hmmmm, benar-benar begitu lezat dan sangat nikmat. Jadi cobalah," ucap Anna yang langsung menyuapkan Athar dan dengan senang hati Athar menerima suapan dari Anna.


" Enak!" ucap Athar.


" Kamu yang masak. Jadi jelas sangat enak," sahut Anna.


" Kita ber-2 yang masak," sahut Athar.


" Iya masakan kita berdua yang begitu nikmat dan sangat enak," sahut Anna. Athar menganggukkan kepalanya dengan tersenyum lebar.


" Ya sudah mari kita makan lagi. Setelah ini akan siap-siap untuk pergi kekantor," ucap Anna.


" Hmmm, baiklah kalau begitu," sahut Anna mengangguk.


Akhirnya mereka sarapan pagi dengan romantis, memakan apa yang mereka masak dengan lahap.


***********


Mobil Athar berhenti di depan Perusahaan yang mana mereka ber-2 pergi bersama-sama kekantor.


" Baiklah aku masuk terlebih dahulu dulu," ucap Anna yang pasti tidak mau ketahuan yang lain.


" Ya sudah masuklah. Aku juga sedang menunggu Jennie," jawab Athar.


" Hmmmm, baiklah kalau begitu," sahut Anna yang membuka sabuk pengamannya dan sebelum membuka pintu mobil Anna melihat ke arah Athar.


Cup.


Anna langsung mencium pipi Athar, " makasih untuk pagi ini. Kau sangat bahagia," ucap Anna yang langsung cepat-cepat keluar dari mobil.


Athar hanya tersenyum saja dengan Anna kalau melakukan sesuatu pasti langsung lari karena takut malu dan bahkan takut Athar membalasnya. Nyali Anna memang hanya setipis itu.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2