Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita

Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita
Bab 280 Makan siang romantis.


__ADS_3

Mobil Athar berhenti di depan sebuah Restaurant yang lumayan jauh dari Perusahaan. Ini Restaurant favorit keluarga Athar dan kali ini dia ingin mengajak kekasihnya itu makan siang di sana.


" Kita makan di sini?" tanya Anna sembari membuka saefty belt nya dan melihat ke luar melihat-lihat Restaurant mewah tersebut yang bahkan bagian depannya ada tulisan Indonesia berpaduan dengan Korea.


" Iya," jawab Athar yang sudah selesai membuka saefty beltnya, " ayo!" ajak Athar Anna menganggukkan kepalanya dan mereka bersamaan keluar dari mobil.


Tangan mereka pasti tidak lepas bergandengan ketika memasuki Restaurant tersebut.


" Ini Restaurant Korea?" tanya Anna.


" Hmmm, kamu benar," jawab Athar.


Mereka memasuki Restaurant itu dan di antarkan pelayan kemeja yang sebelumnya sudah di pesan Athar. Ketika ke-2nya sudah duduk Anna dan Athar sama-sama melihat menu makanan.


" Kamu suka tempatnya?" tanya Athar.


" Iya. Aku sudah lama tidak makan di Restaurant Korea. Aku tidak tau. Kalau kamu menyukai Restaurant seperti ini," ucap Anna sambil terus melihat menu makanan.


" Ini itu Restaurant favorit keluargaku dan pasti ini rekomendasi Olive. Sama dengan kamu. Olive itu suka dengan Korea-korea an. Pastinya keluarga sedikit keberatan dengan rekomendasi Olive. Tetapi ternyata makanan di sini enak-enak dan malah menjadi favorit kami," jelas Athar sedikit.


" Memang makanan Korea itu enak-enak dan pedas-pedas," sahut Anna yang pasti tidak ketinggalan yang menunjukkan bahwa dia juga paham banyak masalah per KPop an.


" Ya sudah sekarang kamu pesan apa?" tanya Athar.


" Aku mau ini aja," jawab Anna menunjuk makanan yang ada di menu. Athar pun langsung memesan pada pelayan beberapa menu makanan yang menggiurkan selera.


" Tempatnya juga ramai. Kayaknya aku akan sering kemari," ucap Anna.


" Kenapa?" tanya Athar.


" Kan ada kamu. Yang pasti kalau pacaran sama seorang CEO. Pasti dia akan royal pada pacarnya dan akan di ajak makan di tempat-tempat mewah," ucap Anna yang materialistis.


" Jadi kamu pacaran samaku. Karena aku kaya?" tanya Athar.

__ADS_1


" Salah satunya?" jawab Anna tersenyum lebar. Athar hanya mengendus mendengar jawaban Anna.


" Tetapi aku tidak seroyal itu pada wanita. Aku juga harus hitung-hitungan. Meski kamu pacarku. Aku tidak akan membiarkan uangku habis untuk mu," ucap Athar dengan satu alisnya terangkat.


" Issss, pelit," desis Anna, " ya, ya tapi aku tidak heran sih. Memang kau itu pelit sangat pelit," ucap Anna menegaskan.


" Jika tidak pelit aku tidak akan kaya," sahut Athar dengan santai. Anna hanya berdesis saja. Mereka terus berbicara dari nanti yang manis sampai ujung-ujungnya sama-sama kesal. Sampai akhirnya makanan mereka sudah ada di depan mereka.


" Aakkk," Anna langsung menyuapkan makanan untuk Athar menggunakan sumpit dan Athar dengan senang hati menerima suapan itu.


" Apa enak?" tanya Anna. Athar mengangguk apa adanya memang sangat enak.


" Hmmm oh iya Athar, ngomong-ngomong masalah Korea. Aku ingin ke Korea tanggal 10 nanti," ucap Anna membuat Athar melihatnya dengan serius.


" Untuk apa?" tanya Athar heran.


" Kemarin Olive memberikan ku tiket menonton konser BTS. Jadi aku dan Olive akan berangkat sama-sama untuk menontonnya," jawab Anna.


" Hanya berdua?" tanya Athar, " Olive hanya membelikan ku 1 tiket saja. Tetapi nanti aku juga mau mengajak Sana kan aku sudah punya uang. Jadi aku membelikannya tiket dan kalau Lisa aku tidak tau. Apa dia menyukai BTS," ucap Anna.


" Kemungkinan. Bukannya Olive sudah biasa ya ke Luar Negri sendirian?" tanya Anna.


" Tidak juga. Setiap dia keluar Negri pasti di temani 1 atau 2 bodyguard. Jadi tidak pernah sendiri," jawab Athar.


" Ya sudah kalau begitu kepergiannya kali ini tanpa bodyguard saja. Biar aku Sana dan Lisa jadi bodyguardnya kan lebih seru sekalian bisa jalan-jalan," ucap Anna bicara begitu semangatnya.


" Jadi intinya kalian ingin pergi ber-4?" tanya Athar. Anna mengangguk cepat.


" Aku tidak mengijinkanmu pergi," sahut Athar.


Anna terpekik kaget mendengarnya sampai matanya melotot, " kenapa. Aku juga perginya setelah Final dan bukannya juga ada reward ya untuk cuti setelah Final menang atau tidak dan aku sudah perhitungkan jadwalnya dan semuanya tepat. Lalu kenapa tidak boleh pergi kan aku juga mau reflesing?" tanya Anna dengan wajahnya yang mengkerut.


" Aku tidak yakin kepadamu. Matamu itu pasti akan mencari kesempatan untuk melihat pria-pria lain. Jadi kau tidak boleh pergi!" tegas Athar begitu posesifnya.

__ADS_1


" Ya wajar dong Athar kalau misalnya mau kesana tujuan pertama mau melihat opa-opa di sana," sahut Anna dengan santai.


" Itu dia yang aku tidak percaya padamu. Jadi kau tidak boleh pergi titik !" tegas Athar.


" Issss itu kan konser BTS. Aku tidak mau. Aku harus pergi," tegas Anna.


" Baiklah kau boleh pergi. Tapi aku harus ikut," sahut Athar. Anna langsung tertawa mendengarnya.


" Apa yang lucu kenapa tertawa?" tanya Athar heran.


" Kamu yakin mau ikut. Lupa sama kejadian di desa. Yakin mau mengurus aku, Olive, Lisa dan Sana lagi," ucap Anna mengingatkan. Athar sampai keringat dingin yang membayangkan jika kejadian itu akan terulang lagi. Pulang-pulang dari Korea dia bisa langsung di rujuk kerumah sakit jiwa.


" Ya untuk apa aku mengurus mereka. Aku hanya mengawasimu," sahut Athar.


" Ya sudah terserah kamu saja. Kita lihat aja nanti," sahut Anna begitu santainya dan Athar malah panik akan kembali menjadi ibu pengasuh nantinya di sana.


Ternyata di Restaurant yang sama Derry dan Aurelia juga sedang berada di sana. Mereka baru datang dan masih mencari-cari tempat duduk.


" Di sana saja!" tunjuk Derry. Aurelia mengangguk dan akhirnya mereka pergi ke salah satu tempat duduk. Namun bertepatan saat melewati meja Anna dan kebetulan Anna melihat Aurelia dan Aurelia juga melihatnya yang membuat langkah Aurelia berhenti.


" Kak Athar!" sapa Derry membuat Athar melihat ke sampingnya dan melihat Aurelia ada di sana. Athar melihat ke arah Anna yang mana Anna terlihat gugup saat bertemu Aurelia.


" Kalian di sini juga?" tanya Athar.


" Iya kita kebetulan mau makan siang," jawab Derry.


" Begitu rupanya," sahut Athar datar.


" Ayo Aurelia?" ajak Derry. Aurelia yang bengong mengangguk dan langsung pergi bersama Derry yang tempat duduknya kebetulan di samping Anna dan Athar.


Makan Athar dan Anna menjadi senyap dengan Anna yang sebentar-sebentar melirik Aurelia yang ternyata Aurelia juga seperti itu.


Mungkin ada kerinduan di antara adik kakak itu. Namun masih ada kegengsian yang membuat ke-2nya tetap seperti itu. Yang masih sama-sama saling menghindar.

__ADS_1


" Kamu pesan apa?" tanya Derry membuat Aurelia tersentak dan melihat Derry. Derry dan Athar terlihat mengerti dengan adik kakak yang masih diam-diamman itu.


Bersambung


__ADS_2