Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita

Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita
Bab 287 Insiden.


__ADS_3

Anna terus saja melihat Maya yang mana dia begitu bahagia. Karena kehadiran sang mama. Maya dan Anjani tersenyum dan memberikan 2 jempol pada Anna untuk memberinya semangat.


Aurelia heran melihat siapa yang di sapa Anna dan langsung melihat arah Anna melihat. Betapa terkejutnya Aurelia saat melihat Maya yang berdiri di sana.


" Mama!" lirih Aurelia yang benar-benar tidak percaya setelah bertahun-tahun akhirnya dia nyata bertemu dengan ibu kandungnya.


Sebelumnya dia hanya melihat postingan Anna yang bersama ibunya dan hal itu bahkan membuat nya merasakan sakit. Karena merasa tidak di anggap. Karena selama ini Anna bertemu dengan mamanya. Tetapi mamanya tidak mengabari dirinya sama sekali.


Mata Aurelia berkaca-kaca dan terus melihat sang mama yang mana Maya masih melihat Anna dengan senyum lebar yang Aurelia merasa jika mamanya juga marah kepadanya. Karena dia dan Anna sama-sama ada di atas panggung. Namun sang mama tidak melihatnya sama sekali dan hanya melihat Anna yang memberikan semangat untuk Anna.


Sama dengan Chandra sampai keringat dingin yang masih tidak percaya jika Maya ada di sekitarnya. Penampilannya Maya yang di penuhi barang-barang mewah membuat Chandra bertanya-tanya.


" Apa sungguh itu Maya. Tetapi bagaimana mungkin itu Maya. Bagaimana dia bisa ada di sini dan benar selama ini kata Anna jika dia memang sudah bertemu Maya dan Maya begitu begitu berubah sekarang," batin Chandra yang masih tidak percaya. Jika Maya nyata di depan matanya.


Sementara di atas panggung. Fokusnya Aurelia terahlikan dengan terus melihat sang mama yang tak kunjung melihatnya. Kakinya menjadi lemas dan sampai tangannya menyenggol benda di sampingnya yang berkaitan dengan lampu hias yang tepat di atas kepalanya yang di pastikan akan terjatuh. tepat pada kepalanya.


Anna yang melihat hal itu langsung terkejut dengan lampu yang hendak jatuh pada kakaknya. Anna yang shock dengan matanya yang melotot dan mulutnya yang menganga langsung berlari menarik tangan Aurelia menghindari insiden kecelakaan tersebut.


Pranggg terjadi insiden besar di atas panggung dengan jatuhnya lampu hias yang membuat semua orang kaget dan langsung berdiri dengan penuh kepanikan.


Dan untung tidak mengenai Aurelia maupun Anna. Karena Anna berhasil menarik tangan Aurelia yang membuat mereka ber-2 jatuh bersamaan tergeletak di lantai yang berhadapan dengan tangan Anna masih memegang ke-2 bahu sang kakak.


Sementara orang-orang mulai heboh dengan insiden tersebut. Bertanya-tanya dan panik yang ingin tau apa yang terjadi selanjutnya. Para petugas langsung naik dengan buru-buru untuk mengecek apa yang terjadi dan apakah ada korban.


Athar yang panik juga langsung menaiki panik. Yang apa lagi jika bukan mengkhawatirkan Anna. Karena tadi Athar melihat Anna yang berlari.


" Kakak tidak apa-apa?" tanya Anna yang sudah duduk bersamaan dengan Aurelia. Dia memegang Aurelia. Dan bertanya dengan wajahnya yang penuh kepanikan. Aurelia hanya diam yang memang terlihat begitu schok. Namun terlihat ada luka di pergelangan tangan Aurelia.

__ADS_1


" Kak!" lirih Anna yang benar-benar takut terjadi sesuatu pada Aurelia dan Aurelia masih diam saja dengan dia yang masih schok.


" Anna!" Athar langsung menghampiri Anna dan melihat keadaan Anna, " kamu tidak apa-apa?" tanya Athar memeluk Anna yang takut Anna kenapa-kenapa. Athar melepas pelukan tersebut dan mengamati tubuh Anna dengan cemas. Apakah Anna ada yang luka atau tidak.


" Aku tidak apa-apa Athar," jawab Anna yang merasa menang dirinya tidak apa-apa dan tidak perlu di khawatirkan.


" Aurelia!" Derry juga naik ke atas panggung yang begitu khawatir yang melihat Aurelia pucat, " kamu tidak apa-apa?" tanya Derry yang melihat keadaan Aurelia. Di mana Aurelia begitu pucat.


Aurelia hanya menggelengkan kepalanya. Dia seperti orang linglung yang penuh kebingungan. Karena bagaimana tidak linglung. Ibunya yang tiba-tiba muncul dan dia hampir celaka. Adik yang di bencinya dan selalu di jahatinya malah menolongnya dan sekarang begitu khawatir padanya. Dia tidak percaya jika Anna bisa seperti itu. Makanya Aurelia terus saja melihat Anna dengan matanya yang berkaca-kaca.


" Untuk semuanya harap tenang. Kita break sebentar untuk kebaikan 2 peserta. Jadi biarkan kami merapikan tempat ini sementara dan memberikan ketengan untuk yang lainnya. Jadi semuanya harap benar-benar tenang," sahut Jennie yang mengambil tindakan untuk bicara agar para penonton tidak ricuh dan bisa tenang.


Karena melihat panggung yang tidak memungkinkan dan belum lagi kondisi Anna dan Aurelia yang tidak baik-baik saja. Jadi memang ada sebaiknya untuk break dulu sebentar.


Maya dan Anjani yang juga masih berada di lokasi terlihat begitu panik dan langsung menghampiri panik. Sama dengan yang lainnya teman-teman Anna yang juga ingin melihat kondisi Anna.


Sehingga membuat Aurelia tertutupi dan sudah tidak bisa melihat Anna lagi. Orang-orang menutupi Anna begitu khawatir pada Anna.Sementara Aurelia hanya Derry yang mengkhawatirkannya.


" Anna bagaimana keadaan kamu. Apa ada yang luka?" tanya Olive.


" Di mana yang sakit Anna?" Lisa juga ikut panik dan dan memeriksa tubuh Anna apakah ada yang terluka atau tidak.


" Kamu memang benar-benar tidak apa Anna?" sana bertanya juga pada Anna dengan penuh kepanikan. Anna sejak tadi menggeleng saja.


" Sayang kamu tidak apa-apa kan?" tanya Maya lagi.


" Anna tidak apa-apa mah. Tetapi kak Aurelia!" tunjuk Anna yang pada Aurelia.

__ADS_1


Anna tidak dapat melihat Aurelia karena dirinya sedang di kerumuni dan akhirnya ada yang membuka cela. Namun tidak ada Aurelia atau Derry pun di sana yang sebelumnya duduk tidak berjauhan dengannya.


" Di mana kak Aurelia?" tanya Anna panik yang mencoba melihat di sekitarnya dan Anna tidak melihatnya. Anna pun mencoba untuk berdiri.


" Anna pelan-pelan ucap Athar yang begitu paniknya dan langsung membantu Anna untuk berdiri.


" Anna kamu mau kemana sayang. Kamu jangan kemana-mana dulu," ucap Maya panik.


" Benar Anna, kamu tenangkan diri kamu dulu," sahut Anjani menambahi.


" Mah, kak Aurelia," ucap Anna yang merasa panik dengan keadaan Aurelia. Sementara yang lain panik dengan kondisinya. Namun Anna panik dengan kakaknya.


" Aku tidak apa-apa. Tetapi kak Aurelia yang kenapa-kenapa dan sekarang di tidak ada di sini," ucap Anna begitu takutnya terjadi sesuatu pada Anna. Maya juga melihat di sekitarnya. Aurelia sudah menghilang.


Anna langsung turun dari panggung.


" Anna kamu mau kemana?" tanya Athar.


" Mencari kakak," ucap Anna yang pergi begitu saja. Dia memang tidak apa-apa sama sekali.


" Anna!" panggil Athar yang mengejar Anna.


" Syukurlah jika Anna tidak apa-apa," batin Maya yang merasa lega.


" Tetapi Aurelia kemana. Kenapa dia pergi begitu saja?" tanya Anjani.


" Aku juga tidak tau. Kita susul Anna saja," sahut Maya. Anjani mengangguk dan menyusul Anna yang mencari keberadaan kakaknya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2