Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita

Ceo Tampan Di Antara 2 Wanita
Bab 208 Pengumuman acara


__ADS_3

Sana, Olive dan Lisa langsung menyambutnya dengan penuh kebahagian bahkan memeluk Anna dan melompat-lompat bersama Anna dengan mereka ber-3 yang mengelilingi Anna.


" Anna kamu keren sekali," puji Sana sampai mengajak Anna melompat-lompat.


" Aku yakin kamu pasti menang," sahut Olive.


" Iya dong, lihatlah juri-juri sampai terpukau melihat ilustrasi Anna, ilustrasi itu seolah nyata," sahut Lisa.


" Itu memang nyata. Aku menyadari hal yang terkesan biasa itu mampu membuatku bergetar. Terima kasih Athar sudah menjadi inspirasi ku. Terima kasih untuk semuanya," batin Anna yang melihat kearah tempat Athar.


Namun sudah tidak menemukan Athar di sana. Padahal tidak ada orang-orang yang pergi sama sekali. Tetapi Athar tidak ada di sana yang mungkin pergi untuk menenangkan dirinya.


*********


Athar memang sedang menetralkan dirinya yang berada di atap gedung yang langsung melihat langit yang masih terang.


" Argggghhh!" Athar berteriak dengan suaranya menggelegar sampai bersujud dengan kepalanya yang menadah ke atas yang semakin berteriak keras untuk meluapkan apa yang di rasakannya.


Rahang kokoh yang mengeras terlihat menunjukkan emosi Athar sampai urat-urat leher Athar terlihat mengeras saat dia kembali berteriak. Athar meluapkan segalanya dan tertunduk dengan memukul-mukul dadanya.


Athar semakin sulit dalam posisinya. Karena membiarkan semuanya begitu saja terjadi. Athar akan kehilangan semua kesempatannya. Malam ini pertungannya dan wanita yang di cintainya bagaimana nasibnya. Semua terjadi karena ke egoisannya yang tidak memberikan Anna kesempatan.


**********


Penampilan 5 peserta yang memukau pun sudah terlaksanakan dengan lancar pagi sudah berubah menjadi siang. Juri-juri di beri waktu untuk menentukan siapa yang layak masuk top 2. Mereka memang akan menilai dengan bijak karena akan berkaitan dengan nama perusahan mereka.


Sampai akhirnya tiba yang mana waktu sudah menunjukkan pukul 2 siang yang acara di tunggu-tunggu akan di mulai yang mana akan mengumumkan 2 pemenangnya.


Anna dan teman-temannya juga tadi sudah makan siang bersama. Dan merska kembali ketempat di mana pengumam akan di perdengarkan di telinga semua orang.


Setelah semuanya berkumpul Jennie pun kembali menaiki panggung dan naik ke podium untuk mengumumkan pemenangnya. Namun tidak ada Athar di sana entalah apakah Athar masih di atas sana untuk meluapkan emosinya, membenahi perasaannya. Atau apa yang akan di lakukannya. Tidak ada yang tau sama sekali.

__ADS_1


" Terima kasih untuk semuanya yang masih setia untuk mengikuti acara ini dan ini adalah yang di tunggu-tunggu dan untuk pengumuman pemenang hari ini akan di bacakan tuan Ari Purnama selalu pemilik perusahaan Glossi," sahut Jennie memberi sapaaan dan mempersilahkan Ari Purnama untuk menaiki panggung.


Sambutan tepuk tangan yang meriah saat Pria berwibawa dan bijaksana itu menaiki panggung dengan memegang amplop yang pasti adalah nama pemenang yang beruntung.


Ari Purnama berdiri di atas podium di depan Mike dengan menarik napas panjang dan membuangnya perlahan kedepan.


" Selamat siang semuanya!" sapa Ari Purnama.


" Selamat siang," sahut semuanya dengan serentak.


" Baiklah untuk mempersingkat waktu saya akan langsung membuka amplop untuk membacakan 2 nama yang sangat hebat," ucap Ari Purnama yang langsung membuka amplop.


Suasana semakin tegang dengan jantung yang dek-dekan, bergetar hebat. Termasuk Anna yang tangannya di pegang teman-temannya. Tetapi bukan tangannya yang dingin tetapi malah tangan teman-temannya yang begitu dingin. Teman-temannya jauh lebih dek-dekan di bandingkan Anna.


" Baiklah untuk yang beruntung di siang hari ini adalah........" Ari Purnama memberi jeda untuk membacakan pemenangnya dan melihat kesekitarnya melihat wajah-wajah yang tegang itu.


" 2 nama itu adalah, Aurelia Bathari Chandra Maya dan Anna Fariza Citra Maya," ucap Ari Purnama dengan suara menggelegar.


Sambutan tepuk tangan yang meriah di hadiahkan untuk adik kakak yang akan bersaing itu. Maharani ikut bahagia dengan kemenangan Anna dan Chandra sendiri dari wajahnya bisa di lihat bangga dengan anak yang di katanya keras kepala selama ini yang hanya bisa melawan bisa menampilkan yang terbaik dan bahkan 2 putrinya bersaing kembali.


" Untuk ke-2 wanita hebat tersebut, silahkan naik keatas panggung bersama pendamping mereka yang akan mendapatkan reward," ucap Jennie melanjutkan arahan yang di berikannya.


Aurelia mendapat ucapan selamat dari papanya dan Aurelia juga naik ke atas panggung bersama pendamping yaitu orang tuanya.


Namun Anna tidak ada yang mendampinginya. Namun tidak apa baginya. Karena dia memang tidak memliki siapa-siapa. Teman-temannya mendorongnya pelan untuk menaiki panggung bergabung dengan Aurelia yang berdiri di tengah Chandra dan Amelia di kiri dan di Kananya layaknya keluarga yang bahagia keluarga Cemara yang mencintai putrinya.


Anna menjaga jarak dari orang-orang itu. Karena memang itu bukan keluarganya.


Aurelia dan Anna pun di berikan reward boucket dan juga uang tunai. Tidak ada Athar di sana yang seharusnya memang Athar memberikannya. Jadi di wakilkan Maharani yang pasti selesai memberi ucapan selamat untuk Anna. Maharani juga memeluk Anna.


Terlihat bahagia di wajah Anna, Aurelia juga senag bisa lanjut lagi. Di atas panggung mereka juga di foto-foto wartawan dengan sinar kamerea yang kelap-kelip. Tidak ada yang tau jika yang ada di atas panggung itu adalah 1 keluarga.

__ADS_1


Athar yang tidak ada di sana ternyata berdiri di atas yang melihat kebawah melihat kemenangan Anna. Dia melihat wanita yang berusaha tersenyum itu menyimpan kesedihan yang di tutupinya dengan sandiwara Anna yang pintar pura-pura bahagia.


Sesi wawancara pada media tampaknya di mulai.


" Tuan Chandra bagaiaman perasaan Anda ketika putri Anna bisa berlanjut?" tanya salah satu wartawan.


" Pasti sebagai orang tua saya dan istri saya sangat bahagia," jawab Chandra.


" Nona Aurelia apakah orang tua anda selalu mendukung anda dan memberikan anda masukan?" tanya salah satu wartawan.


" Iya," jawab Aurelia datar.


" Apakah nyonya Amelia selalu memberi dukungan besar untuk putri anda?" tanya wartawan.


" Saya selalu memberi dukungan kepadanya," sahut Amelie.


" Nona Aurelia apakah anda sangat bahagia dengan suport dari ke-2 orang tua anda?" tanya wartawan.


Aurelia diam sejenak, " iya," jawab Aurelia datar.


" Nona Anna, bagaimana kemengan anda untuk siapa di persembahkan kemenangan ini?" wartawan beralih bertanya pada Anna.


" Untuk orang-orang yang aku cintai," jawab Anna simple.


Membuat senyum teman-temannya yang mendengarkan jawaban Anna


" Lalu di mana orang tua anda apa mereka tidak datang?" tanya salah satu wartawan mebuat Anna diam.


Chandra, Amelia melihat ke arah Anna, dan Anna tampaknya bingung harus menjawab apa. Terlihat begitu tegang di tempat itu.


Bahkan Sana, Lisa dan Olive saling melihat yang khawatir pada teman mereka yang akan di pojikkan dengan pertanyaan wartawan yang terkadang tidak berbobot.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2