
" Sorry!" Lirih Athar dengan suara beratnya yang terlihat tidak tenang sampai menjatuhkan cincin itu.
" Tidak apa-apa," jawab Aurelia berjongkok dan mengambil cincin yang jatuh di kakinya itu.
Saat mengambilnya dengan melihat dekat cincin itu. Aurelia kaget saat melihat di balik ukiran inisial nama itu tersimpan 4 huruf yang berupa nama yaitu Anna yang juga ada nama Athar. Anna Athar bukan Athar Aurelia.
Betapa kagetnya Aurelia tidak percaya dengan cincin pertunangan ternyata bukan untuknya tetapi untuk Anna. Aurelia yang begitu shcok nya sampai dadanya terasa sesak. Mengangkat kepalanya melihat Athar tetap gelisah bahkan tidak mempedulikannya dirinya yang berjongkok menahan sakit di hatinya.
Aurelia menghembuskan napasnya perlahan dan langsung berdiri kembali di hadapan Aurelia.
" Ikut dengan ku sebentar!" ucap Aurelia yang menarik tangan Athar yang membuat Athar heran saat Aurelia membawanya pergi dari acara itu.
Hal itu membuat orang-orang heran dan bertanya-tanya apa yang terjadi sebenarnya, kenapa di tengah cincin yang akan di pasang malah Aurelia dan Athar pergi.
" Kemana mereka?" tanya Sana.
" Mana aku tau," sahut Lisa.
" Biarin aja, biar acaranya makin lama makin tertunda," sahut Olive yang pasti doanya tidak pernah yang baik-baik.
Aurelia membawa Athar ke dalam ruang kerja Athar yang Athar sendiri juga heran kenapa Aurelia harus membawanya pergi.
" Ada apa?" tanya Athar yang mana mereka berdua saling berhadapan.
Plakkk.
1 tamparan melayang ke pipi Athar membuat Athar kaget sampai matanya melotot dengan tindakan Aurelia yang main tangan seenaknya.
" Keterlaluan kamu!" bentak Aurelia menunjuk tepat di wajah Athar.
" Apa maksud mu?" tanya Athar dengan suara beratnya.
__ADS_1
Aurelia dengan kemarahannya melempar cincin pertunangan itu ke wajah Athar mengenai pelipis Athar dan langsung jatuh ke lantai.
" Kau memutuskan bertunangan denganku. Untuk apa Athar untuk membuat Anna marah, cemburu. Atau apa yang ingin kau lakukan sebenarnya, Untuk apa kamu melakukannya untuk menjadikanku wanita yang begitu bodoh yang harus memakai cincin yang bukan untukku. Kamu itu benar-benar brengsek Athar bisa-bisanya kamu bertunangan denganku dengan cincin yang kamu siapkan untuk Anna!" Maki Aurelia yang benar-benar meluapkan emosinya pada Athar Sementara Athar di depannya yang diam saja.
Kenyataan cincin itu memang untuk Anna. Athar tidak ada pikiran lagi harus mengganti bahkan dia lupa jika itu ada inisial nama Anna di sana.
" Jahat, jahat, kamu sungguh jahat Athar!" Aurelia memukul-mukul dada Athar dengan penuh kemarahan dan air mata, " aku mencintaimu Athar. Tapi kamu tidak pernah menghargai perasaan ku. Hubungan kita begitu dekat. Tetapi kamu memikirkan wanita yang sudah mempermainkanmu. Kamu sungguh jahat Athar. Kamu benar-benar jahat Athar!"
" Maafkan aku. Aku sudah mengatakan kepadamu aku tidak punya perasaan apa-apa kepadamu. Aku menyadari jika aku hanya mencintai Anna, aku mencintai Anna," ucap Athar dengan tenang yang mengakui rasa cintanya pada adik wanita yang perlahan berhenti memukul dada bidang Athar ketika mendengar kata cinta itu.
Aurelia mendengus kasar dengan senyum menyedihkan di keluarkannya, langkahnya mundur selangkah dari Pria itu dan melihat wajah Athar yang hanya melihat arah lain yang tidak melihat Aurelia.
" Cinta, jadi sungguh kau tetap mencintainya," ucap Aurelia yang bertanya lagi. Walau dia sudah tau jawabannya. Dadanya kembang kempis merasakan sakit yang tidak bisa di ungkapkan nya dengan kata-kata.
" Iya aku mencintainya Aurelia. Aku sudah melukainya dan justru aku yang mempermainkannya, bukan dia," ucap Athar yang saling melihat dengan Aurelia.
Plakkk.
" Persetan dengan cintamu. Dasar laki-laki tidak bisa bertanggung jawab. Kau sungguh kejam dan bahkan bukan manusia. Kau sudah mempermaikan perasaanku berkali-kali, kau bajingan!" umpat Aurelia menunjuk tepat di wajah Athar. Athar pasrah menerima makian itu.
Tidak ingin sakit hati lagi dengan banyaknya kata yang di keluarkan Athar mengenai cintanya itu pada wanita lain. Aurelia pun memilih pergi dari hadapan Athar.
Kepergian Aurelia membuat Athar membuang napas lega.
" Kau sudah tau Aurelia semuanya dan seharusnya kau tidak perlu bertanya lagi," batin Athar dengan kepalanya yang berkeliling melihat ke lantai mencari cincin yang di buang Aurelia. Athar bernapas lega menemukan cincin itu dan langsung menghampirinya.
Athar berjongkok mengambil cincin itu dengan memegang dan melihat indahnya ukiran nama yang pernah di buatnya khusus untuk Anna.
Saat ingin berdiri Athar juga melihat kalung yang yang dulu ingin di berikannya pada Anna dan Anna membawanya ke Keruangannya karena marah Athar melemparnya dan baru sekarang Athar sadar kalung itu masih ada di perusahannya.
Athar juga mengambilnya dan dan melihat dengan nanar kalung itu. Yang tidak tau apa yang di pikirkannya. Athar berdiri menuju meja kerjanya saat meletakkan 2 benda itu di atas mejanya tiba-tiba Athar melihat amplop putih yang membuat Athar heran dan langsung melihatnya dengan perasaan Athar yang was-was.
__ADS_1
Athar membuka amplop itu dengan matanya melotot yang terkejut ketika menyadari itu adalah surat pengunduran diri Anna.
" Anna!" Lirih Athar yang langsung mengambil kalung dan cincin itu. Buru-buru langsung keluar dari ruangannya.
***********
Sementara di lokasi acara orang-orang masih menunggu Aurelia dan Athar yang tidak kunjung datang membuat orang-orang bertanya-tanya apa yang terjadi. Kegelisahan bahkan terlihat pada keluarga Athar maupun Aurelia.
" Kenapa Athar dan Aurelia tidak datang juga?" tanya Maharani.
" Aku juga tidak tau apa yang mereka bicarakan," sahut Ari Purnama.
Tidak lama terlihat Athar yang buru-buru berjalan dan Jennie juga melihatnya. Athar yang berpapasan dengan Jennie langsung di stop Jennie.
" Kamu mau kemana Athar?" tanya Jennie yang melihat ke panikan di wajah Athar.
" Kamu urus semuanya aku harus pergi!" Perintah Athar yang pergi begitu saja tanpa menjelaskan pada Jennie apa yang terjadi.
Orang-orang semakin bingung dah terlebih lagi melihat Athar yang sudah pergi begitu saja yang ke-2 kalinya meninggalkan acara pertungan nya.
" Ada apa lagi ini," desis Chandra sudah lelah dengan permainan Athar yang hanya mempermalukannya berkali-kali.
Amelia juga tidak tau apa yang terjadi dan hanya penuh kebingungan dan juga melihat tamu yang mulai gelisah kembali.
Sementara Derry yang ada di sana melihat keatas dan melihat Aurelia berdiri dengan air matanya yang Derry sudah bisa menduga apa yang terjadi dan pasti pertunangan itu tidak akan terjadi lag.
" Aurelia kamu tau kamu yang akan terluka dalam hal ini. Tetapi kamu begitu nekat untuk melakukan semuanya dan lihat yang terjadi. Yang terjadi sama Aurelia hari kamu hanya semakin hancur," batin Derry yang terus melihat ke arah Aurelia.
Jujur Derry yang melihat Aurelia seperti itu membuatnya kasihan pada Aurelia. Tetapi itu juga bukan kesalahan Anna dan iya Athar dan Aurelia selama ini tidak ada hubungan apa-apa. Aurelia menganggap berlebihan dan akhirnya anggapan yang berlebihan itu menyakiti hatinya.
Sana, Lisa dan Oliva saling melihat, tatapan mereka sepertinya sudah jelas jika harapan mereka Athar pergi untuk menemui Anna. Karena bisa di pastikan acara itu memang pasti batal.
__ADS_1
Bersambung