Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
rasa takut setengah mati


__ADS_3

“Karena berita kehamilan yang sebenarnya hanyalah bohongan,, akhir akhir ini aku sering melakukan wawancara dengan putra mahkota.. karenanya orang orang disekolah bahkan sering membicarakan hal jelek tentangku,,


Sebenarnya Aku merasa sangat bersalah kepada ratu dan mertuaku,, walaupun aku sudah menjelaskan bahwa aku tidak hamil,, mereka tetap saja tidak mempercayaiku,,


Entah apa yang terjadi,, ketika aku sedaang berharap sekali memiliki teman tiba tiba presiden natsu dan sekretaris sekolah datang menemuiku, mereka mengajak aku bergabung keserikat sekolah yang selama ini sangat aku inginkan.. dan akhirnya setelah seminggu bergabung...


lagi dan lagi,, keanehan selalu terjadi sejak aku masuk kekeluargaan kerajaan,, presiden natsu yang adalah salah satu anggota kerajaan karena bibi nya ,, Ou nana adalah ratu bayangan yang menikah dengan raja bayangan Xu idris yang adalah kakak kandung ratu negara yuanna,, menjadikan paman Ou Natto,, ayah presiden Ou natsu juga termasuk sebagai anggota kerajaan di negara NC ini.


Laki laki yang saat ini berada didepanku,, dengan sengaja mengumumkan sesuatu di ruang pengumum sekolah yang membuat Semua orang di sekolah dari penjuru Sd,,SmP sampai SMa.. tidak percaya dan sangat kecewa besar kepadanya” Zili berdiri dibelakang natsu yang sedang menggunakan pengeras suara diruang pengumuman.. dia memandang natsu merasa sangat tidak percaya dengan kebohongan yang dilontarkannya.. disebelah natsu Mozi sedang duduk mengaktifkan tombol pengumuman.


“........ setelah mendengarkan penjelasan dari saya,, saya berharap beberapa pihak yang keberatan dengan Zili yang secara khusus saya undang untuk menjadi Sekertaris pribadi saya dapat memaklumi keadaan saya yang sangat merasa khawatir ini,,. SAYA OU NATSU,, PRESIDEN SEKOLAH..mengakui bahwa Zin zili’A dari kelas 10A, adalah kekasih saya,, yang sudah sebulan ini menjalin hubungan tanpa sepengetahuan dari berbagai pihak.. meskipun dia bukan berasal dari kelas spesial,, tapi saya sungguh sangat mencintainya dan berharap dapat melindunginya karena kehamilannya yang harus saya pertanggung jawabkan.. saya akan segera mengundurkan diri dari kursi kepresidenan sekolah jika semua pihak merasa keberatan dengan keputusan saya.. Terima kasih”


“Buuuukk”suara pintu terjatuh rusak tertendang kaki sseseorang.. melihat seseorang yang berada didepan pintu ,, Mozi dengan segera bergegas mematikan tombol pengumuman sekolah lalu bersembunyi dibawah meja..


Zili yang terpaku membisu seperti orang bodoh yang sedari tadi diam dan tidak percaya dengan apa yang diungkap natsu ,, saat itu mulai membelalakan mata memandang seorang remaja laki laki tinggi dengan rambut coklat bermata tajam menendang pintu ruang pengumuman hingga terlepas dari engselnya.. berdiri memandang natsu dengan tatapan kemarahan yang belum pernah dilihat Zili sebelumnya..


Kaki wanita itu tidak berhenti hentinya menggigil ,, bahkan perut nya sampai terasa mual saking takutnya melihat remaja tersebut,,


“Tenang,, ayah bilang hanya tatap saja.. Dia tidak akan mungkin melukaiku” gumam natsu dalam hati membalas tatapan Xu’i dengan kakinya yang gemetaran..dengan sekuat tenaga Natsu menghampiri Zili yang berada dibelakang untuk melindungi gadis itu dari Xu’i..


Natsu menggenggam tangan basah Zili yang gemetaran dengan situasi panas didalam ruangan tersebut.. Kepala gadis itu tertunduk tidak ingin melihat Xu’i untuk menghindari rasa takut yang tidak bisa dikendalikannya lagi..


“Kau bilang apa barusan?” Xu’i mulai membuka suara menatap tajam menusuk paru paru kepada natsu yang bahkan hampir susah bernafas memandangnya..


“Xu’i,, bercerailah dengan Zili,,, aku akan bertanggung jawab atas bayinya,, karena aku dan dia saat ini saling mencintai” Natsu memberanikan diri untuk membalas ucapan Xu’i sekuat tenaganya..


2 hari yang lalu..


Natsu berjalan memasuki istana menerima panggilan langsung dari raja Negara yang tiba tiba meminta tolong kepada natsu untuk pertama kali dalam hidupnya..


Dia yang lima hari ditugaskan ayahnya untuk menjaga Zili ternyata tidak begitu mampu menimbang banyak orang yang berusaha mencelakakan Zili tanpa sepengetahuan wanita itu.. bahkan ia berkali kali menemukan Murid murid wanita mencoba untuk memanggil Zili keatap gedung untuk membuli gadis itu,,..untung saja ,, Natsu yang mengawasi zili telah membuang surat palsu yang ditulis atas namanya untuk memanggil gadis itu keatap gedung..


Belum lagi,,Loker yang penuh dengan sampah,, bahkan Mozi sampai kelelahan membersihkan Loker milik Zili yang setiap beberapa jam penuh kembali,, tidak juga sampai disana.. Natsu juga sempat menangkap basah murid yang mencoba menjatuhkan Pot bunga lagi ketika Zili berjalan menuju ruang serikat sekolah.. dan Mozi yang menemukan Zili hampir terkunci lagi ditoilet sekolah...


Meski telah memberikan hukuman kebeberapa murid yang tertangkap basah tapi tetap saja,, masih banyak murid lain yang tanpa sepengatahuan natsu mencoba mencelakakan Zili secara sembunyi sembunyi.


Bahkan beberapa dari anggota serikat sekolah keberatan karena Zili mendapatkan perlakuan spesial dari natsu,, mereka mengumpulkan murid murid bukan dari kalangan serikat sekolah untuk membuat petisi bahwa zili harus mundur dari jabatan sekertaris pribadinya.. Natsu yang tidak dapat bertahan lagi melindungi Zili yang bahkan Tidak bisa dilindungi oleh guru guru sekolah akhirnya melaporkan semua hal tersebut kepada ayahnya..


lalu beberapa jam kemudian ,, ia bahkan tidak percaya,, bahwa raja negara ikut campur langsung dalam urusan Murid sekolah yang bahkan bukan berasal dari klan atau anggota keluarganya..


“Hormat saya,, yang mulia raja negara” natsu tunduk patuh kepada shin yang saat itu sedang duduk ditakhta kerjaan dengan memangku istrinya yang sedang tidur lelap dipelukannya..

__ADS_1


“bangun.. “ Shin memukul Pipi yuanna yang masih dengan lelap nya tertidur siang dipangkuan suaminya “ natsu sudah datang” ucapnya lagi berusaha membangunkan istri yang sangat ia cintai tersebut..


“Natsu,,” yuanna mulai membuka matanya,, ia yang telah lama menunggu natsu datang jauh jauh dari kota F menuju wilayah barat Istana selama 4 jam tanpa sadar telah tertidur dipangkuan suaminya..


“Kau sudah datang” suara laki laki yang sangat familiar bagi natsu masuk kedalam ruangan raja sembari membawa beberapa dokumen ditangannya.. dia berjalan diikuti oleh Orang yang dikenal natsu namun sangat jarang berjumpa dengannha secara langsung.. bahkan natsu masih bisa menghitung berapa kali pertemuannya dengan laki laki dewasa tersebut..


“Cuci wajahmu sana” suara laki laki dewasa lagi lagi mengejutkan natsu.. ia teringat suara yang telah mengunjungi sekolahnya beberapa hari yang lalu.. dia adalah raja bayangan Xu idris..idris baru saja masuk kedalam ruangan Shin,, ia yang melihat yuanna bangun dari tidurnya,, memerintahkan adiknya tersebut untuk mencuci wajah..


“Shin,, aku tidak ingin mencuci wajahh” ucap yuanna memelas kepada suaminya..


“Kau mau pergi sendiri atau aku yang mencucikannya untukmu” Shin dengan terpaksa memberikan pilihan kepada istrinya mengingat keberadaan natsu yang belum terlalu mengenal kebiasaan buruk wanita tersebut..


“Baiklah” ucap yuanna menyerah lalu turun dari pangkuan Shin menuju kekamar mandi yang berada didalam kamar mereka diruangan tersebut.


“Duduklah natsu” suara laki laki yang jarang ditemui Natsu itu adalah ayah Zili.. sepupu dari ibunya.


“Baiklah paman” natsu yang tadinya sedang memberi hormat kepada Shin saat itu mulai bergabung menghampiri ayahnya dan teman temannya.. dia tidak menyangka saat itu bisa duduk bergabung dengan para petinggi negara dikerajaan tersebut..


“Kami sudah mendengar ceritamu dari natto,, kami berharap kau mau membantu kami menyelesaikan masalah ini,, “ Shin turum dari takhtanya bergabung dengan teman temannya yang lain duduk disofa.. “bahkan aku raja negara pun harus turun tangan langsung dengan Masalah yang dibuat oleh anakmu” sindirnya kepada idris yang merasa sangat bersalah saat itu.


“Dengan natsu,,, mau kah kau menikahi Zili ? Maaf,, tapi hanya dengan cara ini lah zili bisa selamat dari Bahaya yang saat ini sedang mengintainya” pinta Lian kepada Natsu yang merasa pasrah karena tidak dapat bersanding bersama Yu’a, orang yang selama ini ia suka.


“Natsu,, bisakah aku berharap bantuanmu atas kesalahan besar yang dilakukan anakku?” pinta idris dengan sangat membuat natsu tidak bisa menolaknya lagi


“Baiklah paman,, aku akan membantu kalian” jawab natsu yang merasa sedikit senang karena saat itu ia sangat dibutuhkan oleh para petinggi kerajaan.


Kembali kemasa sekarang..


Xu’i tersenyum kecut mendengar perkataan Natsu tentang hubungannya dengan Istrinya yang belum pernah ia ketahui selama ini,, Dia tampak tidak senang jika harus bercerai dengan satu satunya orang yang bisa membuatnya dengan Ratu..


“aku lah ayah dari bayi dalam kandungannya” Ucap Xu’i bohong agar Natsu tidak mengambil wanita miliknya tersebut,,


“Bayi apanya.. jelas jelas aku masih perawan” gumam Zili dalam hati tidak mampu memberanikan diri untuk mengungkap fakta sebenarnya..


“Tidak.. aku lah ayahnya... ini” Natsu mengambil Lipatan kertas didalam kantung celananya, ia lalu melepaskan tangan Zili dan membuka lembaran kertas yang menyatakan bahwa ia adalah ayah dari Bayi yang bahkan tidak ada sama sekali didalam rahim zili..


“Astaga,,.. kenapa bisa jadi sangat rumit seperti ini masalah yang terjadi” gumam Zili lagi dalam hati sembari mengenggam erat lengan tangannya sendiri..


“apa yang kau rencanakan?” Xu’i berjalan menghampiri natsu dan zili,, lalu menarik tangan zili mendekat kearahnya tapi natsu dengan sigapnya mengambil tangan Zili yang lainnya..


“Kau telah membuat kebohongan besar Xu’i.. kau sudah membuatnya dalam bahaya dan kau sendiri bahkan tidak ingin melindunginya” ucap natsu sembari menarik tangan zili agar tidak mendekat kepada Xu’i..

__ADS_1


“Kau berani melawanku?” tantang Xu’i dengan geramnya.. natsu yang telah diberitahukan ayahnya bahwa hal tersebut akan terjadi,,, telah membuatkan persiapan untuk menghadapi Kengerian dalam menghadapi Xu’i.


“Astaga. .. tangan ku bahkan ditarik kesana kemari.. aku yang bahkan tidak tahu apa apa,, kenapa semakin hari semakin bernasib menyedihkan” gumam Zili lagi dalam hati masih dengan perasaan takut bercampur aduk sembari menatap kearah tubuh natsu dan Xu’i secara bergantian.


“Kenapa aku harus takut kepadamu?” jawab natsu dengan tegasnya masih dengan kaki gemetaran yang ia tahan..


“Hmm” senyum kecut Xu’i sembari menarik kuat Zili yang tidak bisa lagi ditahan oleh natsu karena tenaga nya yang tidak sembanding.. ia bahkan hampir terjatuh jika tidak melepaskan tangannha dari tangan Zili yang saat itu sudah berada dipelukan Xu’i. “kau juga bahkan membuat kebohongan mengaku ngaku ayah dari bayinya,, “ Ucap Xu’i sembari membalikan tubuh dengan menarik Zili ikut bersamanya,,” aku akan melepaskanmu kali ini,, katakan pada ayahmu,, dia tidak akan bisa melawan keinginanku” lanjutnya lagi lalu berjalan membawa Zili dengan perasaan takut setengah mati kedalam ruang pribadinya..


“Ayah.. maaf,, sepertinya aku gagal menyelamatkan gadis itu” gumam natsu dalam hati merasa sangat bersalah..


“Dia sudah pergi?” Tanya mozi yang sedari tadi bersembunyi dibawah meja karena takut berhadapan dengan Xu’i..


“Hm” angguk natsu tanpa semangat..


“Putra mahkota memperebutkan wanita...putra mahkota memperebutkan wanita.. putra mahkota memperebutkan wanita” berita tentang putra mahkota yang memperebutkan wanita dengan presiden sekolah pun mulai tersebar kepenjuru sekolah mulai dari SD,,SMP,,SMA hingga sampai ke universitas negara karena kepala sekolah yang tidak menyangka dan tidak percaya bahwa presiden sekolah akan mempermalukan dirinya sendiri untuk melindungi wanita yang dicinta.


Ditempat lain,, seorang murid laki laki yang telah mendengar kabar tersebut lalu menghubungi tuannya lagi.


“Yang mulia,, tampaknya putra mahkota sangat mencintai wanita tersebut,, ia bahkan menerima bahwa wanita itu telah mengandung bayi yang bukan anaknya” kabarkannya dengan tuannya didalam ponsel tersebut.


“Menarik sekali,, tidak menyangka Xu’i bisa berpindah hati secepat itu,, aku jadi sangat penasaran bagaimana rupa wanita dambaan hatinya tersebut” ucap tuannya terlihat sangat senang.. “aku jadi ingin cepat cepat pulang” lanjutnya lagi sembari mematikan panggilan telponnya..


Natsu berjalan pasrah diiringi dengan Mozi yang terlihat lelah karena telah menerima banyak pertanyaan dari banyak anggota serikat tentang kebenaran apa yang telah dinyatakan natsu beberapa jam yang lalu..


Kaki mereka terhenti seketika karena terhalang oleh dua orang wanita yang tampak dari wajahnya sangat marah.


“Kau mau memutuskan pertunangan kita hanya untuk wanita sampah” bentak yu’a ,, wanita yang telah menghalangi jalan natsu tersebut.. dengan masih merasa bersalah karena gagal melindungi zili dari tangan Xu’i,, natsu tersenyum kecut memandang wanita yang ia suka berada dihadapannya..


“Memang kenapa,, kau bahkan tidak berniat menikah bukan,, “ jawab natsu merasa lelah menunggu lama Yu’a yang selalu menolak menikah dengannya “ minggirlah.. mulai sekarang,, aku tidak ingin berhubungan denganmu lagi” lanjutnya lagi sembari bergegas berjalan melewatk yu’a.


“Natsu” teriak Yu’a sembari membalikan tubuh memanggil natsu yang telah berjalan melewatinya.. laki laki remaja itu tampak sangat malas menghadapi Yu’a saat itu. Dia terus berjalan tanpa menghiraukan panggilan dari orang yang dia suka..


“Kau yakin natsu” tanya Mozi tidak menyangka sahabatnya akan bersikap seperti itu kepada wanita yang sudah sangat lama ia sukai.


“Hm,, mau bagaimana lagi,,, aku sudah menyerah” jawab natsu menyedihkan..


“Ini tidak bisa dibiarkan” gumam Yu’a dalam hati sembari mengepalkan kedua tangannya memandang punggung natsu yang telah pergi menjauh..


“Apa lagi yang ingin kau rencanakan?” tanya Shi wa ketika melihat kebencian yang terlihat dimata Yu’a saat itu.


“Ntahlah.. sekarang aku hanya ingin dia enyah dari sekolah ini” jawab Yu’a masih dengan tatapan kebencian memandang kearah depan.

__ADS_1


__ADS_2