Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
sungguh.. aku telah pasrah


__ADS_3

“Sungguh,, aku ingin sekali lari dari negara ini,, kemana saja tidak masalah,, ntah mengapa rasanya aku sangat membenci negara tempat lahir ku ini,, aku merasa tidak ada satupun orang menyukaiku,,


Semua orang kini menganggapku wanita murahan yang bisa dipakai oleh banyak laki laki.. bahkan kata murahan sudah tidak asing lagi bagiku,, tiga hari telah berlalu semenjak pengumuman presiden sekolah yang mengejutkan seisi sekolah bahkan sampai keuniversitas.. untung saja hal tersebut tidak sampai masuk kedalam berita umum.


Tapi tetap saja berita itu menyebar dari mulut kemulut.. bahkan setelah putra mahkota menyatakan dengan mulutnya sendiri bahwa bayi yang sebenarnya tidak ada didalam perutku ini,, mereka masih menganggapku wanita kupu kupu malam yang mengkhianati suaminya..


Semua orang yang menyukai putra mahkota saat ini pasti sangat membenciki,, ditambah lagi ada beberapa pelayan dari keluarga Xu yang bahkan sampai dipecat oleh mertuaku karena mengobrol jelek tentangku.


Ntah apa yang ada dipikiran presiden sekolah.. mungkinkah benar dia mencintaiku? ... tidak.. tidak mungkin... aku yakin dengan sangat ..dari pandangan matanya saja jelas bahwa dia sangat mencintai putri istana..tapi kenapa dia malah mengatakan kami salin mencintai.. aku bahkan tidak memiliki perasaan sedikitpun kepadanya..


Terakhir dia berkata,, aku harus diam saja dengan apapun keputusannya,, tapi tidak menyangka ternyata sungguh,, keputusannya itu sangatlah gila.. kalau tahu begini akhirnya.. lebih baik tidak usah bergabung keserikat sekolah..


Sudah lepas dari kandang serigala nya Shin’A malah sekarang berada dalam keadaan yang semakin berbahaya didalam kandang harimaunya putra mahkota.


Dan lagi saat ini,,tampaknya kaki ku tidak akan kembali normal lagi,, rematikku sudah Memasuki stadium akhir.. jantung ku bahkan sudah tidak berfungsi dengan baik lagi.. tapi kenapa sampai sekarang aku belum mati juga..


Kalau mati,, beban hidupku juga akan berkurang.. ayah ,, mungkin bahagia bersama teman temannya di istana..


Aku mohon.. akhiri lah hidup ini,, bahkan air mata ku ini sudah terkuras habis tidak tersisa ,, “ Zili berdiri dibelakang Xu’i menundukan kepalanya,, saat itu dia sedang menahan kaki nya untuk tetap berdiri,, Hari itu,, Xu’i secara langsung memerintahkan Supir nya untuk membawa Zili pergi bersama dengannya kesekolah.. dan bahkan setelah turun dari mobil,, Xu’i dengan sengaja menarik tangan gadis itu untuk masuk kegedung SMA bersama dengannya..


Tapi sebelum masuk kedalam gerbang,, langkah kaki mereka berdua terhalang oleh Natsu yang sudah berdiri menunggu kedatangan Zili.. bahkan Shin ji dan Shin jo tidak bisa menghalangi Natsu untuk menghentikan langkah kaki Xu’i begitu juga dengan Sandi yang hanya bisa memandang mereka bertiga dari jauh.. karena kakaknya ,,ann sora melarang keras dia untuk membantu Xu’i berhadapan dengan natsu.


“Zili dan aku adalah murid kelas 10 sedangkan kau murid kelas 11.. jadi biarkan aku yang membawanya ke kelas” pinta natsu setelah berlatih keras dengan raja bayangan beberapa hari untuk bisa berani bertatapan dengan tatapan menusuk Xu’i secara langsung.


“Hm” senyum kecut Xu’i memandang Natsu,, tanpa peduli ia terus berjalan.. tapi langkahnya terhenti saat Yuanna tiba tiba datang menepuk bahu xu’i.


‘” lepaskan Zili” Ucap yuanna dari belakang sembari mencoba melepaskan tangan Zili dari Xu’i.. tapi Xu’i terlebih dahulu menarik Zili menjauh dari yuanna.


“Dia sedang hamil anakku,, aku tidak bisa membiarkannya pergi dengan seseorang yang tidak kukenal” ucap nay setelah memandang kearah yuanna.. tatapan mereka saat itu saling beradu.. tampaknya yuanna sangat marah setelah mengetahui kebenaran yang meyakinkannya bahwa Zili tidak hamil.


“Xu’i,, kau tidak perlu berpura pura lagi” ucap yuanna tidak senang dengan kebohongan yang masih dilontarkan oleh Xu’i.. suasana memcekam saat itu bahkan murid murid yang ingin masuk kegerbang sekolah kembali masuk kedalam mobilnya untuk tidak hadir disekolah hari itu..


Apa lagi ketika mereka melihat Shin ji dan Shin jo berdiri didepan gerbang sekolah yang telah bersiap siaga menjaga agar penyebar berita tidak mengetahui percakapan mereka saat itu.


“hm,, maaf saja.. aku tidak ingin menceraikannya bagaimana pun usaha kalian” Senyum kecut Xu’i membalas tatapan yuanna yang merasa sangat geram dengan tingkah Xu’i hari itu.


“Zili,, kemari” panggil yuanna kepada zili yang berkali kali tertegun karena merasa sangat takut.. Dia bahkan tidak memiliki tenaga untuk melepaskan tangannya dari genggaman ketat Xu’i yang mengisyaratkan kepadanya agar tidak pergi mendekati yuanna..


“Hm.. bibi..menyerahlah.. sampai matipun .. dia tidak akan pernah berani menentangku” ucap Xu’i meremehkan yuanna,, dia mengetahui dengan pasti bahwa zili sangat takut untuk menentangnya


“Zili” teriak yuanna membuat gadis itu terperanjat seketika.. tapi dia saat itu dia benar benar tidak punya keberanian untuk melawan xu’i..

__ADS_1


“Zili,, kemarilah” ajak natsu lembut .. tapi zili sayang kaki gadis itu bahkan tidak sanggup lagi melangkah.


“Ayo pergi” Xu’i berjalan menarik tangan Zili yang sangat terpaksa diikutinya menuju gerbang meninggalkan Natsu dan yuanna yang sangat kesal karena tidak bisa mengambil Zili dari tangan Xu’i..


Mereka berdua memandang punggung Xu’i yang telah berjalan masuk kegerbang diikuti Shin ji,, shin jo,, sandi dan Zili disebelahnya..


Xu’i dengan geramnya memukul meja kayu didepannya hingga rusak ketika mendengar panggilan ayahnya untuk bergegas segera pergi menuju desa Ou sesuai dengan kewajiban yang harus dilakukannya setiap bulan,,


Dia telah mengajukan keberatan karena jadwal waktunya tidak sesuai dengan hari yang telah ditentukan.. tapi dia tidak bisa menolak begitu saja karena ketua klan Ou secara langsung memintanya untuk segera mengunjungi desa Ou8 yang saat itu memiliki beberapa masalah yang harus diselesaikan oleh keluarga kerajaan.


Dia mengambil earphone dilaci mejanya lalu berjalan keluar Dari ruang pribadi sekolah meninggalkan Zili yang sedang mengerjakan tugas yang diberikan guru kelasnya atas perintah Xu’i .


“shin ji,, Antar dia kembali dengan selamat” perintah Xu’i sebelum melewati pintu ruangannya..


“Baiklah” jawab shin ji yang saat itu sedang membaca buku duduk bersandar dilemari diatas lantai.


Beberapa menit kemudian setelah menyelesaikan Tugas pelajaran kelas hari itu,, Zili meminta izin ke Shin ji pergi keruang guru untuk mengumpulkan Tugasnya.. yang langsung disetujui oleh laki laki remaja itu..


Zili yang telah keluar dari kelasnya,, kemudian dikejutkan dengan kehadiran Co Lien ,, bendahara sekolah yang datang menghampirinya dengan buru buru.


“Zili,, natsu memanggil mu diatap sekolah,, !” Kabarkannya kepada zili yang mengetahui bahwa Natsu pasti akan memanggilnya setelah Xu’i meninggalkan sekolah..


Zili berdiri dihadapan seorang wanita yang berasal dari klan Shen diatap gedung sekolah.. saat itu dia tidak menyangka bendahara yang dianggapnya baik ternyata malah mengkhiantinya..


“Kau mau kemana natsu” teriak suara wanita dari dalam gedung terdengar oleh Zili saat itu..


“Lepas yu’a.. apa yang ingin kau lakukan kepada Zili” bentak natsu yang telah membuka pintu menuju atap gedung.. saat itu dia terkejut melihat Zili yang sudah berada dipinggir lantai atap,, wajah gadis itu sangat menyedihkan mengingat Shi wa memaksanya berjalan hingga sampai kepinggir atap karena ingin menggunting pakaian Zili..


“Shi wa,, brengsek” bentak Natsu lalu melepaskan tangan Yu’a yang terkejut dengan pemandangan didepan matanya.. ia tidak menyangka bahwa Shi wa yang telah ia perintahkan untuk mengusir Zili dari sekolah bertindak nekat memaksa gadis itu untuk bunuh diri..


“Hahahahahaha... kenapa!.. biar saja dia mati,, dengan begitu,, posisi putri mahkota kembali kosong” tawanya dengan bangga memandang kearah natsu dan Zili yang masih berdiri terpaku saat Shi wa telah mendekat ketubuh Zili..


“Apa yang kau lakukan?” teriak yu’a menghentikan tangan Shi wa mendorong Zili jatuh


“Sudah waktunya ya” gumam zili dalam hati mengingat dia akan mati saat itu.


“Kenapa,, ! Bukannya kau mau menyingkirkan wanita ini” jawab shi wa kepada yu’a yang merasa bersalah tidak menyadari bahwa Shi wa akan bertindak senekat itu ,, natsu bahkan tidak berani melangkahkan kaki maju karena merasa takut jika ia salah langkah Shi wa akan langsung mendorong Zili.. dia yang mengetahui dari lien bahwa bendaharanya dengan terpaksa menuruti perintah Shi wa karena tidak ingin dikeluarkan dari sekolah langsung melaporkan kejadiannya kepada natsu yang saat itu sedang berjalan menuju kantor guru..


“Shi wa ,, kau ingin jadi kriminal ya,, “ bentak Natsu tidak menyangka shi wa akan melakukan pembunuhan kepada Zili.


“Kenapa tidak,, semua orang dari berbagai klan juga menginginkan dia mati,, mereka pasti akan memberikan penghargaan kepadaku karena berhasil membunuhnya”jelas Shi wa dengan senangnya m,, dengan sigap dia lalu mendorong Zili yang jatub kebawah.

__ADS_1


“Aaaahh.. akhirnya.. setelah sekian lama..” gumam Zili sembari menutup matanya yang telah berada diudara saat itu..


“Ziliiiiiii” teriak natsu bergegas lari mencoba meraih zili yang saat itu sangat jaub darinya..


Xu’i yang telah berada didalam mobil meninggalkan sekolah tiba tibe memerintahkan supirnya untuk berhenti dan keluar dari mobil.. ia lalu mengambil alih mobil tersebut yang ia sendiri bahkan memiliki Sim..


Dengan bergegas dia memutar arah setelah mendengar percakapan Zili dengan laki laki dari earphone yang ia kenakan.. Xu’i yanh selalu mengawasi Zili dari jarak jauh telah mengetahui bahwa istrinya itu berada dalam bahaya..


“Benar benar harus aku lakukan” gumamnya dalam hati sembari menekan gas Mobil untuk melaju lebih cepat saat itu.


“Kau baik baik saja” tanya Xu’i kepada Zili yang saat itu telah berada di atas kedua tangannya..


“Kenapa tidak sakit,, apa aku sudah mati” gumam zili dalam hati lalu perlahan lahan membuka mata.. dia sangat terkejut melihat dirinya saat itu digendong depan oleh Xu’i


“Tampaknya kau baik baik saja” ucap Xu’i lagi karena tidak mendengar jawaban dari zili yang saat itu berpura pura memejamkan matanha kembali karena tidak ingin memandang mata Xu’i.. laki laki remaja itu lalu membawa Zili kedalam mobilnya untuk membawanya langsung menuju istana.


Dengan perasaan sangat marah,, Yu’a mendatangi Shi wa yang saat itu tercengang mengingat putra mahkota sanggup untuk menangkap Tubuh zili yang telah terjatuh dari lantai Empat.. terlebih lagi dia tidak percaya bahwa Putra mahkota yang saangat diharapkan oleh klannya untuk berpihak kepada mereka secara langsung melindungi Anggota yang hanya berasal dari klan Zin yang tidak sebanding dengan klan shen menurutnya..


“Paaak” tangan Yu’a mendarat dipipi Shi wa membuat gadis itu sadar dari lamunannya seketika..” karena kaj,, Xu’i semakin tertarik untuk melindunginya” maki yu’a kemudian setelah melihat Xu’i menggendong Zili pergi menuju mobilnya..


“Hm.. Kau dan dia sama saja “ ucap natsu sangat marah dengan Sikap Yu’a saat itu .. ia lalu mengambil earphone yang ada dikantung celana dan meletakannya di telinga. “Ayah kau dengar,, “ tanya kepada orang yang telah berada didalam telpon sejak kejadian tersebut berlangsung membuat yu’a dan shi wa ketakutan seketika..


“Beruntung Xu’i datang tepat waktu” ucap Shin didalam ponsel kepada natto yang saat itu meletakan ponselnya diatas meja agar semua orang bisa mengetahui siapa dibalik pembulian Zili selama ini..


“Natsu.. aku mohon... aku mohon jangan beri...”


“Jangan beritahu aku!” suara yang tidak asing lagi terdengar dari dalam ponsel ketika natsu mengambil ponsel dan mengeraskan suaranya.


“Ayah..” ucap yu’a tidak percaya karena semua tindakannya telah ketahuan oleh seluruh anggota keluarga..


“Aku menunggumu pulang yu’A” ucap shin lalu mematikan panggilannha merasa kecewa dengan putrinya.


“Maaf lian” ucap yuanna yang saat itu juga berada diruangan shin mendengarkan Percakapan mereka kepada Lian yanh tersenyum kecewa,, dia bahkan tidak menyangka bahwa kedua anak temannya tersebutlah yang menyebabkan hidup anaknya menderita selama ini.


“Terima kasih telah berusaha melindungi anakku” ucap lian menenangkan pasangan suami istri yang saat itu sedang merasa bersalah kepadanya sembari menghempaskan tubuh disofa.. “ sudahlah.. segala sesuatunya kini telah berakhir.. hanya tinggal melindungi zili dari para orang orang serakah saja kini” lanjutnya lagi yang dipahami oleh semua orang yang berada diruangan tersebut..


“sangat sulit sekali membuat Xu’i menceraikan Zili” ucap natto sembari mengambil nafas.


“Tidak perlu ,,aku sendiri yang akan melindunginya” suara Xu’i tiba tiba mengejutkan Semua orang yang berada didalam ruangan tersebut,, mereka tidak menyangka Xu’i akan sampai di ruangan raja secepat itu,, mereka yang saat itu melihat tubuh zili menggigil menyadari bahwa Xu’i telah mengendarai mobil super laju.


“Ah.. iya.. saya akan peringatkan kepadanya” Idris menggelengkan kepala tidak menyangka bahwa ia akan menerima panggilan Kepala polisi Lintas secara langsung karena ulah dari putranya.

__ADS_1


__ADS_2