Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
Ingin hidup normal


__ADS_3

BERITA SELANJUTNYA.


DIKABARKAN PERGI KE SELANDIA BARU, MENENANGKAN DIRI ATAS KEMATIAN PUTRI MAHKOTA, PERTEMUAN PENTING ANTAR PEJABAT TINGGI NEGARA KALI INI TIDAK DIHADIRI OLEH PUTRA MAHKOTA.


PUTRA MAHKOTA SENDIRI DIBEBASKAN TUGAS UNTUK BEBERAPA MINGGU LAMANYA LALU AKAN KEMBALI SETELAH MASA KETENANGAN ......


Tersenyum getir mendengar Berita Didalam layar televisi, putra mahkota mulai melangkahkan kaki menjauhi tiang tinggi yang terpasangkan sebuah Televisi lebar diatasnya.


“Benar-benar menolak xu’i untuk mengundurkan diri dari jabatannya..” diatas trotoar Jalanan kota malam itu, terlihat enam orang sedang berjalan bersama.


Menghentikan langkah kaki ketika melihat raja bayangan dan Putra mahkota sedang berjalan memasuki Bandara dengan diikuti beberapa pengawal dan pejabat negara serta banyaknya wartawan yang mencoba mengambil gambarnya, membuat hati Zili begitu perih karena merindukan laki-laki yang saat itu berada didalam layar televisi.


“Video Xu’i pergi kekanada diputar kembali..” tersenyum kecut “ Paman idris memang sungguh keterlaluan..” lanjut ucap pelindung putra mahkota shin ji.


“Kau bilang apa barusan..?” tampaknya putri kelincahan tidak terima dengan ucapan laki-laki tersebut hingga menggenggam kerah kemejanya marah.


Menghentikan kaki melihat keributan, putra mahkota berbalik dan memandang dua orang Bawahannya yang sedang menyamar tersebut bertengkar dipinggir jalan.


Menghempaskan tangan Putri kelincahan “memang keterlaluan bukan..?” tegas pelindung putra mahkota Shin ji “bahkan video yang sudah lama mampu diputar kembali hanya untuk membuktikan bahwa Xu’i tidak melepaskan jabatannya..” Lanjut laki-laki itu kesal “jelas-jelas Xu’i ada dinegara ini tetapi malah diberitakan pergi ke selandia baru.”


Menggertakan gigi geram “ya...” menatap lekat pelindung putra mahkota dengan menengadah kepala “pasti Yang mulia raja bayangan memiliki alasan tersendiri melakukannya” saling memandang penuh kekesalan “dan aku percaya padanya.”


“Percaya apanya..” tersenyum kecut membalas tatapan putri kelincahan “jelas-jelas dia memaksa Xu’i untuk mengemban beban beratnya kembali hingga sedikitpun tidak memiliki waktu hanya untuk sekedar menenangkan diri..”


“Buktinya Xu’i juga tidak muncul dirapat penting negara bukan...?” menjawab dengan penuh tekanan “itu artinya yang mulia raja bayangan memberikan waktu untuknya beristirahat dan akan membawanya kembali nanti setelah ia menenangkan diri” lanjut gadis itu terlihat tidak ingin mengalah.


Tersenyum kecut “kalian benar-benar membuatku kesal..” ucap putra mahkota berbalik, tidak ingin memandang dua orang yang saling beradu mulut dihadapannya tadi.


“Berhentilah bertengkar..” bentak penasihat putra mahkota yang terlihat memahami situasi buruk didalam hati Temannya saat itu.


“anna...” panggil Zili mulai mendekati gadis itu ketika melihatnya masih juga tidak ingin mengalah memandang tajam pelindung putra mahkota Shin ji “kita harus segera mencari hotel.” Lanjut gadis itu mencoba meleraikan pertengkaran.


“Anna, kau bilang tidak ingin merepotkan tanpa nama sebelumnya,bukan..?.” putri keagungan mulai membuka suara . “sepertinya kau harus dikembalikan kerumah dan membiarkan aku bersama Tanpa nama berdua saja mencari Xu’i..” lanjut gadis tersebut menyindir.


Ucapan putri keagungan menambah kekesalan didalam hati putri kelincahan, dia melepaskan pandangan marah dari pelindung putra mahkota lalu memeluk tangan Zili, dan mulai melangkah kaki.


Ahh,


Benar saja.


Putra mahkota sudah menduga.


Teman-temannnya memang telah berhasil menghancurkan rencananya, meskipun saat ini mereka sedang menyamar menggunakan topi dan kacamata, lalu mengepang rambut menjadi dua, dan memakai pakaian Orang-orang biasa yang menurutnya tidak nyaman dipandang mata,

__ADS_1


Tetapi tetap saja, berita tentang Pejabat tinggi yang menaiki kereta api Umum mengundang perhatian Keluarga kerajaan dan mengikuti mereka.


Ramai,


Bukan hanya satu, dua dan tiga.


Tampaknya puluhan mobil Negara dikerahkan malam itu untuk menahan putra mahkota dan membawanya kembali keistana.


Hiruk pikuk keramaian mulai terjadi, mobil-mobil berplatkan warna merah mulai berhenti memenuhi jalanan kota dan menyebabkan kemacetan yang luar biasa.


Puluhan polisi militer telah keluar dari dalamnya.


Beberapa dari mereka mulai mengatasi suasana kekacauan dan keramaian para warga dan kebanyakan dari mereka mulai datang menghampiri serta mengelilingi keenam oraang yang tampak bersiaga.


Benar saja.


Putra mahkota sendiri sebenarnya belum kembali kekediaman Xu.


Dia yang dijemput paksa saat itu, berhasil melarikan diri lalu pergi menuju rumah sakit Terbesar dinegaranya, setelah itu, kembali lagi keapartemen miliknya.


Tidak ingin pulang, dia ingin sekali bebas tetapi sayang, Sebagai satu-satunya calon raja negara NC, keinginannya tersebut hanyalah sebuah mimpi yang sangat sulit untuk diwujudkan.


Memberi hormat,


Tidak seorangpun dari polisi militer berpangkat Tinggi disana menurunkan tangan mereka.


Mengejutkannya,


Pikirnya, kenapa hal tersebut bisa terjadi..?


Mulai mengalihkan pandangan,


Benar saja, Raja Bayangan Xu idris beserta dua temannya telah datang dan melompati pagar pengaman jalan,


Menghampiri putra mahkota yang terlihat berdiri marah karena langkahnya terhalangi . “bawa mereka pergi..” perintah putra mahkota kepada penasihat dan pelindungnya.


Mereka melaksanakannya, “ehhh mau kemana..?” tanya putri kelincahan ketika penasihat putra mahkota menarik tangannya dan tangan Zili pergi menjauh dari tempat tersebut dan langsung menuju Hotel yang tak jauh dari tempat mereka berada.


Memandang sejenak kepunggung putra mahkota lalu melihat pelindung raja, Sun shin Joila disana.


Tersenyum getir.


Dia mulai salah menyangka memahami maksud perkataan putra mahkota didalam bus yang menyatakan bahwa dia adalah anak spesial yang tak diakui.

__ADS_1


Pikirnya, mungkinkah keahlian Laki-laki tersebut begitu spesial hingga bisa menjadi pengawal rahasia putra mahkota, atau mungkinkah pemimpin negara menemui tuannya karena Tuan pemilik apartemen yang ia tinggali tersebut memiliki rahasia tentang keberadaan putra mahkota.


Begitulah yang ada dibenak gadis itu, lalu mengalihkan pandangan, meninggalkan laki-laki tersebut begitu saja.


********


Santai begitu santai.


Meraih tas ransel lalu membuka resletingnya seperempat jalan,


Mengenakan kembali lalu memandang Sinis kearah ayahnya.


Memang terlihat sekali kebencian didalam bola mata putra mahkota, jelas sekali bahkan sampai membuat raja bayangan sedikit sedih.


“Bisakah kau membiarkan aku hidup normal..?” pinta putra mahkota tersenyum pahit “ kau tahu...” masih memandang lekat mata ayahnya “karena selalu hidup sendirian dan berusaha sendirian, aku bahkan tidak tahu caranya menaiki kereta api..” ungkapnya terang-terangan mengingat Kejadian siang tadi saat masih berada didesak Xu 1.


“Kembalilah..” pinta raja bayangan.


“Kalau aku tidak mau...” tolak putra mahkota tegas.


“Ibumu merindukanmu..” getir, ucapan raja bayangan mampu menyentakan hati putra mahkota.


“Aku akan kembali nanti setelah menyelamatkan paman Lian..” ungkapan putra mahkota mengejutkan Raja bayangan begitupula dengan Pelindung raja sun joila. Dan disebelahnya..


“Apa maksudmu..?” tanya raja bayangan sangat penasaran “maksudmu, aku tidak bisa mengobati temanku sendiri begitu..?” lanjutnya lagi bertanya, karena yang ia tahu, mentri keuangan saat ini tengah menjalani proses pengobatan dan masih terbaring didalam tidur panjangnya.


“Hm..” tersenyum Remeh. “K-texchi..” membelalak mata,


Semua orang tampak bersiaga ketika puluhan pisau mulai bermunculan dari tas ransel yang dikenakan putra mahkota.


Terbang melayang dibelakang laki – laki tersebut “aku bilang aku akan kembali nanti,..” tegas putra mahkota lagi menggetarkan hati semua orang yang ada disana “ayah..” panggilnya “kau paham tidak..?” lanjut laki-laki tersebut lagi.


“Xu’i..” panggilan raja bayangan diabaikan.


Putra mahkota mulai berbalik arah dengan pisau-pisau yang berjaga dibelakangnya. “Xu’i..” panggil raja bayangan lagi tetapi putra mahkota tetap berjalan dengan santai. “Xu’i...” bentaknya..


CUcucuppp....


Sebuah pisau melesat cepat melewati raja bayangan dan mengenai teman laki-laki dewasa tersebut tipis kewajahnya hingga menggoreskan luka dan berdarah.


“Natto, kau baik-baik saja...?” tanya pelindung raja khawatir.


“Benar-benar mengejutkan..” ucap seseoraang yang saat itu sedang menyamar menjadi penasihat raja, Ou natto.

__ADS_1


Menghentikan kaki namun tidak berbalik “Ayah..” panggil putra mahkota “hati-hati dengan musuh disekitarmu” peringatkannya lalu mulai melangkah kembali meninggalkan pemimpin negara.


__ADS_2