
Berjalan dibawah panasnya terik matahari,
Menggenggam buku Tagihan hutang sembari tersenyum tipis karena hatinya memang sedang senang,
Mulai berbalik memperbaiki raut wajah dan menghentikan langkah “sudah kubilang, jangan ikuti aku..” Bentak Zili memandang putra mahkota yang sedari tadi mengikuti langkahnya.
Tersenyum nakal, melepaskan Kedua tangan yang tadinya berada dibelakang kepala, sembari memainkan Permen lolipop dimulut “kau ini pelit sekali..” ucap putra mahkota turut menghentikan langkah.
Menghela nafas berat karena berusaha keras menyembunyikan senyuman senaangnya “kenapa kau selalu mengikutiku..?” tanya Zili mulai berbalik melanjutkan langkah sembari tersenyum menundukan kepala.
“Tentu saja karena aku sedang mengejar cintanya putri mahkota.” Ucapan putra mahkota menyentakan hati Zili, membuat perasaan bersalah gadis itu muncul kembali, menghentikan langkah lagi lalu berbalik.
“hoooii..” panggil gadis itu menghentikan langkah kaki putra mahkota dan memandang gadis itu penuh dengan senyuman nakal “sadarlah aku sudah punya suami..” ucap Zili keras sembari meraih kerah kemeja putra mahkota “sadarlah sadarlah sadarlah..”
**********
Menghela nafas berat memandang tubuh belakang wanita yang dia cintai “hooi..” panggil putra mahkota kepada Zili yang sedang terbaring telungkup diatas Sofa.
“Tuan..” sontak gadis itu bangkit dari baringannya “haaa..” ucapnya sedikit kesal memandang putra mahkota yang telah menyamar. “kenapa kau ada disini..?” tanya gadis itu keheranan “dimana guruku..?”
“Mana kutahu..?” jawab santai putra mahkota sembari duduk disamping Zili yang telah memperbaiki posisinya “kenapa kau menyembunyikan Dirimu..?”tanya putra mahkota sedikit sedih.
“Menyembunyikan diri..?” mengenyitkah dahi kebingungan “maksudmu menyembunyikan wajah..?” tanya balik gadis itu.
“Hmm” angguk putra mahkota menoleh kepala kearah Zili sedikit tertekan.
“Rasanya DUUUUUAAAAAMMM ...” ucapan gadis itu sontak mengejutkan putra mahkota karena kebingungan.
“Duuuuaaammm..?” tanya putra mahkota penasaran.
“Aahhh..” malu-malu menyembunyikan wajah dengan menundukan kepala “ketika mata Guruku memandang mataku..” ucap gadis itu mulai menjelaskan “rasanya jantungku ini ingin meledak duaaaammm..” lanjut jelas gadis itu membuat kesedihan putra mahkota menghilang berganti dengan rasa Lucu yang tidak ada henti-hentinya.
“Benarkah..?”
“Tentu saja karena aku sangat mencintai Guruku.” Jawab cepat Zili “dan kau tidak boleh cemburu.”
“Ahh bagaimana ini..” putra mahkota mulai berpura-pura “rasanya sakit sekali hatiku karena menahan cemburu..”
“Sudah kubilang tidak boleh cemburu” jawab gadis itu cepat lalu berdiri mencari keberadaan putra mahkota.
Haaaa...
Meraih tangan gadis itu.
“Tuan...”
Memeluk wanita miliknya. “Jangan begini, bagaimana kalau guruku mengetahui perbuatanmu” Gadis itu mulai melepaskan diri dari dekapan putra mahkota.
“Biarkan saja..” jawab cepat putra mahkota “biarkan saja yang penting aku bahagia.”
**********
Seorang memandang Sinis, seorang lagi membalas dengan senyuman lembut.
Berdiri dikoridor sekolah dengan diSaksikan Ratusan murid-murid sekolah high raise,
Putri kelincahan mulai menyodorkan Payungnya kearah Zili “kubilang padamu, kau tidak akan pernah bisa mengalahkanku.” Ucap gadis itu begitu sombongnya.
“tidak perlu mengalahkanmu, aku hanya perlu mengalah padamu..” jawab Zili begitu lembutnya.
__ADS_1
“Kau ini benar-benar..”
“Benar-benar menyukaimu” Sela Zili membuat Malu putri kelincahan.
“Ahh sudahlah..” jawab Gadis itu mulai membalikan tubuh “kubilang padamu,..” membelakangi Zili “aku tidak menyukaimu, tidak akan pernah menyukaimu ..” Teriaknya memperjelas “selama hidupku..” mulai sedih mengingat masa lalu “aku hanya mengakui satu teman saja..” lanjut gadis itu lagi mulai melangkah kaki “Aku hanya akan berteman dengan TANPA NAMA” tambahnya lagi “jadi jangan berani-beraninya kau menyukaiku.” Larang gadis itu sembari tetap berjalan merindukan penyamaran zili dimasa lalu.
**********
Klan Xu.
Xu Xu'i - putra mahkota.
Xu yuanna - ratu negara
Xu idris - raja bayangan
Xu Yuhan - pangeran Xu.
Xu Yuan – musuh negara
KLan Zin.
Zin zilia - putri mahkota/pemeran utama.
Zin Zilian - mentri keuangan.
Zin Zidan - ketua klan Zin.
Zin Ziruan - penasihat pengeran istana.
Zin ziya - putri ketelitian
Zin Zihen – Polisi inteligen.
Klan sun.
sun shin'A - pangeran istana.
Sun shin ya - raja negara.
Sun Li yu'a - putri istana.
Sun Shin ji - pelindung putra mahkota.
Sun shin jo - pelindung putra mahkota.
Sun shin joila - pelindung raja negara.
Sun Shin Sa'i - pelindung putri mahkota.
Sun shin Sura - pelindung pangeran istana.
Sun lianna - putri kelincahan.
Sun liyunna - putri kecepatan.
Klan Ou.
Ou nana - ratu bayangan.
__ADS_1
Ou natto - penasihat raja
Ou natsu - presiden sekolah.
Ou aura - putri keagungan.
Ou bagus - pengusaha terbaik negara
Ou Nura - mantan putri keagungan.
Klan Ann.
Ann sandi - penasihat putra mahkota.
Ann So'A - dokter hewan kebanggaan negara.
Ann Su'A - putri klan ann.
Ann mozi - sekretaris serikat sekolah.
Ann soni - lord breeder
Klan shen.
Shen Shi Yun -
Shen shira - putri latih tiada tanding.
Shen shina - dewi perang.
Shen shi An – pengawal rahasia putra mahkota.
Klan Co.
Co sien ya - mantan tunangan ratu negara.
CO rein - ilmuwan kebanggan negara.
CO hai win - putri klan Co.
CO seyin - kekasih pangeran istana.
Co Shu ein – ketua klan Co.
Co suho ein – presiden Sekolah teknologi.
Co tien – mantan ketua Klan Co.
Klan Lu.
Lu arra - stylist dan designer pribadi kerajaan
Lu ayya - putri kecantikan.
Lu rehan - atlet kebanggaan negara.
Klan campuran.
Go Alfa – guru putra mahkota.
__ADS_1