
“Mungkinkah wajah awet mudamu itu juga kau dapatkan dengan mengkonsumsi darah manusia seperti Vampire dalam cerita?” Lagi, Putra Mahkota memandang hina, balasan pandangan hina juga dia terima dari laki-laki tua yang kini tampak duduk sama halnya dengan Putra Mahkota, hanya saja ia terlihat menggenggam lutut yang di lipat dengan kedua telapak tangan.
“Hahaha, Tidak,” dia tertawa hingga kepalanya terangkat naik, lalu setelahnya memandang wajah Putra Mahkota kembali. ”Aku memang tidak mengkonsumsi darah tapi aku menyenangi melihatnya menyembur keluar dari tubuh manusia, haha haha hahaha”
“Hahahaha.” Balas tawa Putra Mahkota, laki-laki itu tampak bersemangat namun hatinya merasa Jijik melihat wajah laki-laki tua di dalam layar. “Jangan bilang selama hidupmu kau merasa bahagia.”
“Tentu saja.” Jawab cepat laki-laki tua itu, bersamaan dengan tubuh Putra Mahkota yang telah menegak dan tangan yang kembali jatuh ke atas gagang kursi serta kaki yang di buka lebar. “ Semakin aku mencari tahu, semakin aku yakin bahwa dunia ini hanyalah sebuah game biasa.” Lanjut laki-laki tua begitu kegirangan menyatakan pendapatnya.
“Hmm.”Putra Mahkota tersenyum senang, sepertinya percakapan kali itu mulai menarik perhatiannya. “Game?”
“Game dunia,” Laki-laki tua mulai serius berbicara, ia bahkan mulai duduk sama halnya dengan Putra Mahkota. “Penderitaan dan kemiskinan adalah rintangannya, sedangkan kebencian, iri, dendam dan keserakahan adalah awal mulanya.” Lanjut laki-laki tua mulai berspekulasi. “Beruntungnya aku adalah orang cerdas yang mampu dengan mudah menyelesaikan game ini, Hanya saja semakin aku menyelesaikan game dunia, hidupku semakin membosankan dan aku menginginkan untuk berada pada tingkat puncak kepuasan tertinggi.”
“Hm, Maksudmu Manusia dituntut untuk menjadi kaya lalu setelah kaya mereka ingin terkenal lalu setelah terkenal mereka ingin menguasai dunia, Begitukah?” Tebak Putra Mahkota menduga-duga.
“Benar Profesor, Inilah game hahaha maka dari itu aku tidak ingin mati sampai aku bisa menguasai seluruh manusia di dunia ini. Aku tidak ingin mati karena mati akan mengakhiri game ini lalu setelahnya aku akan kembali ke tempat asal kita yang sesungguhnya.”
“Tempat asal sesungguhnya?”
“Kalau tidak ada tempat asal sesungguhnya, untuk apa diciptakan yang namanya kematian.”
“Lalu?” Tanya Putra Mahkota kembali, Sangat ingin mendengar ucapan atas kegilaan laki-laki tua di hadapannya.
__ADS_1
“Pada kenyataannya setelah aku berhasil mendapatkan kekayaan dan membalas dendam, aku menginginkan menjadi orang terkenal, setelah terkenal, aku ingin lebih terkenal dari orang-orang yang terkenal lalu kekekekeehhh..”Dia terkekeh seperti orang gila, sangat mengerikan melihat wajah seringainya di depan mata. “Aku ingin menguasai mereka, aku ingin mereka tunduk di hadapanku, awalnya aku tidak menginginkannya tetapi setelah aku merasakan nikmatnya kekayaan, hatiku merasa hampa lalu mulai bergerak menginginkan ketenaran, setelahnya setelahnya kekekekeehh...” Dia terkekeh lagi, hingga membuat Putra Mahkota merasa gerah dengan wajahnya tersebut. “Aku hanyalah orang bodoh yang tergila-gila pada game dunia, padahal aku menyadari kesalahanku, tapi aku berpikir akan berubah nantinya, lalu berbuat jahat kembali lalu akan berubah nantinya kekekehh kekekehhhh, tapi semakin lama, hatiku semakin menikmati rasanya hidup menjadi orang jahat, menikmati rasanya melihat penderitaan manusia kekekehhh kekekehhh, entah mengapa kekkekehhh sekarang aku sangat ingin menjadi orang susah yang dipenuhi masalah, agar aku bisa kembali memainkan game dunia dengan kecerdasanku yang luar biasa dan menyelesaikan penderitaan demi penderitaan, kelaparan demi kelaparan, kesulitan demi kesulitan lalu ledakan kebahagiaan itu muncul kembali setelah aku menyelesaikan game itu dan berhasil menjadi orang kaya.”
“Lalu setelahnya kau ingin menjadi terkenal, lalu lebih terkenal maka dari itu sekarang kau memulai game barumu dari bawah untuk menjadi Penguasa dunia, haha hahahahaha begitukah?, hahahahhahaa” Tawa Putra Mahkota benar-benar menggelega.” Itu artinya orang yang paling cerdas di dunia ini adalah orang yang tidak mudah jatuh ke dalam perangkap dunia, Bukan?”
“Tidak,” Laki-laki tua mulai berhenti tertawa. “ Tidak akan ada manusia yang mampu bertahan di dunia tanpa bermain game ini.”
“Tentu saja ada.” Jawab cepat Putra Mahkota sembari tersenyum senang memandang seringai wajah laki-laki tua di dalam layar. “Mereka adalah manusia yang mampu mengendalikan hatinya karena Ini.” Menunjuk ke arah dadanya sendiri. “Game dunia yang sesungguhnya, hahahaa” Dia mulai tertawa kembali namun jawabannya mampu mengejutkan laki-laki tua tersebut. “ Tapi aku adalah orang bodoh yang tidak pernah berhasil melawan keinginan hatiku sendiri karena memang dia diciptakan untuk di lawan, dia adalah Monster sesungguhnya maka dari itu, Bawa dia untukku!” Perintah Putra Mahkota tegas mengejutkan laki-laki tua tersebut.
“Maksudmu?” Tanya laki-laki tua memandang tajam ke arah Putra Mahkota dengan keterkejutan yang terlihat dari dahinya yang mengkerut.
“Bukankah aku sudah membahasnya?, Bahwa laki-laki tua yang tampan bisa membuat gadis berusia 10 tahun jatuh cinta kepadanya. Yoo Yuan, Bawa gadis spesial dari yang spesial untuk laki-laki tua yang pernah mati diusia 80 tahun ini!” Perintah Putra Mahkota mengajukan kesepakatan.
“Hahaha kau menginginkannya?”
“kekekekeh, hanya itu sajakah bayarannya?” Laki-laki tua sepertinya sangat bersemangat melakukan negosiasi.
“Tentu saja itu adalah bayaran awal atas penelitian yang akan kita lakukan, Dan aku akan menundanya sampai kau berhasil mendapatkan gadis spesial itu untukku?” Lanjut Putra Mahkota mulai berjalan pergi meninggalkan ruangan kosong yang hanya terdapat kursi dan robot yang telah mematikan layar miliknya.
*******
Langkahnya tertatih,
__ADS_1
Ia berjalan perlahan-lahan keluar kamar menuju ke arah ruang tamu.
Sementara di dalam ruang tamu, Seseorang sedari tadi terlihat berdiri mondar-mandir penuh dengan kekhawatiran setelah mendengar kabar bahwa pimpinannya sedang jatuh sakit.
“Zili.”
“ Sa’i” Gadis tersenyum lembut mendapati Dewa Kemenangan datang menghampirinya. “ Maaf, hari ini aku cuti tiba-tiba.”
“Akulah yang harusnya minta maaf karena tidak bisa melindungimu dengan baik.” Balas cepat Dewa Kemenangan yang kini telah berdiri di hadapan Zili. Gadis itu terlihat menyandarkan punggung di dinding ruangan tamu tersebut setelah masuk ke dalamnya.
“Akulah yang tidak bisa menjaga diri jadi jangan merasa bersalah begitu,” Tersenyum sembari menarik nafas sejenak. “ Aku tahu kau sangat sibuk bahkan Pekerjaanmu lebih banyak dibandingkan dengan pekerjaanku.”
“Benar, “ Laki-laki itu memijat dahinya merasakan pusing yang luar biasa. “ Apalagi sekarang Remote Control Pengendali Bom Bawah Tanah telah menghilang, “
“Apa?”Tanya Zili terkejut hingga rasa sakitnya tak lagi mampu terasa akibat debaran jantung ketakutan.
“Benar-benar menghilang Zili hingga pengendali kerajaan cemas jika para ketua Klan tahu, mereka akan melakukan kudeta.” Jelas laki-laki tersebut semakin menambah debaran jantung gadis itu hingga tangannya mulai menggigil. “ Maka dari itu, Raja Bayangan memanggil dan memintamu segera memberikan susunan rencana penyerangan kapal induk tapi Zili,..” Menundukan kepala sejenak lalu memberanikan diri untuk mengutarakan pendapat. “Menyerahlah, lihatlah keadaanmu sekarang, kau tidak akan mungkin mampu mendapatkan Putra Mahkota kembali, jadi menyerahlah dan biarkan dia mati.”
Paaaakkkk...
Gadis itu sangat marah, ia bahkan dengan berani memukul wajah Dewa Kemenangan. “Pergilah!” Usir Zili penuh emosi lalu berbalik arah, berjalan menuju kamarnya kembali.
__ADS_1
“Kenapa kau tidak juga menyerah?” Teriak Dewa Kemenangan menggema. “ Sadarlah Zili, sadarlah, seorang Xu Xu’i tidak akan pernah mungkin mencintaimu?” Tambahnya lagi mengejutkan Zili yang telah berulang kali mendengarkan kalimat tersebut, tapi tidak menyangka bahwa kalimat tersebut akan terucap dari mulut pelindungnya selama ini.