
“Aku akan menyertainya”
ucapan putra mahkota sontak membuat Zili menolehkan kepala menghadap kearah laki-laki yang telah berada disamping “Kalian sekalipun, tidak akan bisa memisahkan aku dengan Putri mahkota” lanjutnya kemudian.
lagi-lagi ucapan putra mahkota membuat semua orang tidak henti-hentinya terkejut. Sampai para wartawan Tidak lagi menyadari rekaman yang sedang mereka ambil. Bahkan mereka juga pun melupakan untuk mengambil foto laki-laki tersebut.
“Tidak bisa, anda tidak boleh melakukannya yang mulia” putri klan ann mulai ketakutan. Bahkan saking takutnya kehilangan putra mahkota, ia sampai berani menyentuh lengan tangannya yang langsung dihempaskan remaja laki-laki tersebut. Hingga ia jatuh diatas lantai.
Tidak terima Cucunya diperlakukan kasar, ketua klan ann mulai berdiri menghampiri namun dihadang oleh dua pelindung putra mahkota.
“apakah Kau yakin dengan keputusanmu, Putra mahkota?. Kau bahkan belum pernah terserang Virus Bloody-V selama hidupmu.”
“kenapa tidak?, aku adalah suaminya. Aku akan bersamanya sampai masalah ini selesai.”
Zili tertegun, ia sendiri bahkan tidak terima dengan keputusan Putra mahkota.
__ADS_1
“Tidak yang mulia, biarkan saya sendiri saja yang melakukannya” Tolak Zili “saya merasa sangat terbebani, saya mohon yang mulia, saya mohon dengan sangat, tolaklah permintaan putra mahkota”
“Kenapa menolak? Dia berhak memutuskan apapun yang dia mau," ucap raja negara, "keputusan telah diBuat. Hakim segera akhiri sidang hari ini”lanjut perintahnya lalu berdiri. Dia mulai melangkahkan kaki yang langsung diikuti oleh para ketua Klan negara menuju pintu keluar ruang pengadilan.
“Shi....
“Kau tidak percaya padaku?”
“Bukan beg....
“Kalau kau percaya, maka kita harus segera menyiapkan peralatan untuk pergi” Putra mahkota meraih tangan zili,membawa gadis tersebut pergi.
Raja bayangan yang masih duduk dikursinya sampai harus menggaruk kepala, melihat reaksi remaja dizamannya sekarang. Dia seolah-olah sedang melihat Shin dan sien dimasa lalu, memperebutkan Yuanna.
Tidak ingin ikut campur urusan putranya. Dia melangkah kaki diikuti pengawal negara serta natto, joila dan Lian yang juga beranggapan hal yang sama dengan Raja bayangan.
__ADS_1
“Apakah kau gila akan ikut bersama dengannya?”
“Minggir” putra mahkota mengabaikan pertanyaan Pangeran istana, tampaknya dia sangat tidak peduli.
“Xu’i” bentak pangeran istana tidak terima dengan keputusan Putra mahkota “kenapa kau tidak pernah sedikitpun memikirkan perasaan Ayya ataupun Yu’A?”
“Minggir kubilang” mata putra mahkota terlihat tajam menusuk saking kesalnya mendengar ocehan pangeran istana.
Belum lagi selesai menghalangi Ketua Klan Ann mendekati putra mahkota, kini Shin ji terpaksa harus berhadapan dengan Pangeran istana.
“Biarkan aku menolong cucuku” pinta ketua klan ann ketika melihat cucunya masih menangis menutup wajah karena merasa malu diperlakukan kasar.
SHin jo menghela nafas, ia terpaksa melepaskan tangannya dari tubuh ketua klan ann, lalu melihat shin ji telah berhadapan dengan pangeran istana. Menghalangi remaja laki-laki tersebut yang sedang berusaha menghentikan langkah kaki putra mahkota dengan istrinya.
Pelindung Zili tertekan, ia merasa lagi-lagi tidak bisa diandalkan. Dalam hatinya ingin sekali menyertai Zili tetapi pikirannya kalut dalam ketakutan.
__ADS_1
Walaubagaimanapun, daerah terisolasi bukan tempat yang bisa dikunjungi. Apalagi dia belum pernah terserang virus bloody-V yang semakin membuat rasa takut dalam jiwanya muncul.
Pandangannya pasrah. Nafasnya bahkan sangat berat. Dia merasa , putra mahkota memiliki segalanya. Bahkan keberanian diantara ketakutan pun dia kuasai. Dalam hatinya berkata: mana mungkin ia mampu mengalahkan orang sehebat putra mahkota. Bukan hanya kecerdasannya. Kemampuan laki-laki tersebut dalam menyembunyikan emosinya bahkan tidak bisa dibandingkan dengan orang-orang yang pernah ia temui sebelumnya.