
Hembusan nafas teratur menatap jauh keluar jendela kaca mobil. Didalam bola mata, tambak-tambak ikan di pinggiran laut mengisinya. Sepanjang jalan, tersuguhi pemandangan menenangkan untuknya.
Bukit-bukit yang tinggi kadang terisi kandang-kandang ternak, dibawah bukit kadang terisi kolam-kolam ikan air tawar. Mobil yang ia naiki terus berjalan, bukit berganti lautan. Di lautan terdapat tambak ikan. Lautan berganti rumah, didepan rumah tumbuh berbagai pohon buah-buahan.
Terus berganti dari bukit, lautan dan rumah-rumah warga desa klan Ann hingga mobil yang dikendarai pelindung putri mahkota memasuki sebuah Gerbang desa.
Berbelok kekanan, menuju sebuah rumah Besar tak bertingkat.
Memandang kiri dan kanan, tampaknya tidak satupun dari penduduk desa yang menyambut kedatangannya.
Mobil telah berhenti. Takkk...
Pelindung putri mahkota terkejut. Seseoraang telah melempar mobil.
“Hoiii, jangan nakal, anak kurang ajar” teriak salah seorang penduduk desa.
“Hahahahahaha.. biarkan saja. Mereka juga bukan putra mahkota ataupun pangeran istana. Untuk apa datang kedesa!, suruh saja mereka pergi” saut salah seorang anak-anak yang sudah berlalu pergi.
Zili menghela nafas berat, ia mulai merasa ketakutan.
Tetapi lagi,
Dia teringat janjinya kepada laki-laki yang ia cintai, jika terus menerus lemah. Pasti, dia tidak sedikitpun memiliki kesempatan untuk membuka hati putra mahkota.
Zili tersenyum, ia membuka pintu mobil keluar.
Taaaakkkk..
Haaaa
Detak jantung mulai kencang, Pelindungnya telah menarik tangan Zili,menutup pintu mobil yang baru saja Zili buka, dan menyandarkannya dikap mobil setelah Gadis tersebut keluar menapakan kaki ditanah.
Dihadapannya, pelindung putri mahkota sedang melindungi Tuannya dari serangan tomat yang sengaja dilempar untuk kedatangan gadis tersebut.
Pelindung putri mahkota menyandarkan dua telapak tangannya dikap mobil tempat gadis itu bersandar, menatapnya yang berada dipertengahan tangannya dengan senyuman.
Wajahnya sangat tampan, lagi, klan Sun memang terkenal dengan penghasil orang-orang tampan dan cantik dinegara mereka. Tidak heran, banyak orang dari luar negeri ingin sekali menikahi wanita ataupun pria dari kalangan klan sun.
Tetapi kebanyakan dari mereka menolak, rata-rata penduduk klan sun lebih menyenangi untuk menikah dengan Sesama klan mereka sendiri ataupun orang yang lebih berbakat dinegara mereka.
__ADS_1
ZIli mendongak kan wajah, menatap wajah Pelindungnya yang tidak terlalu jauh darinya. Gadis tersebut kebingungan, memilih antara melepaskan diri dari pagar tangan Pelindungnya atau terkena lemparan tomat anak-anak nakal desa Ann 13 yang mereka kunjungi saat ini.
“Tunggu sebentar yang mulia” tampaknya pelindung putri mahkota telah berhasil membaca pikiran tuannya. Masih dengan senyuman lembut. Wajahnya yang putih sangat berbeda dengan kebanyakan kulit penduduk klan sun yang mungkin rata-rata nenek moyang mereka berasal dari asia timur.
Sementara nenek moyang pelindung putri mahkota yang tinggi tersebut, mungkin berasal dari bagian barat benua asia.
Hidung yang mancung dan rambutnya yang sedikit ikal terkena cahaya matahari dipagi menjelang siang hari, membuat ketampanannya semakin mempesona mata.
Takkkkk..
Satu lemparan berhasil mengenai punggung pelindung putri mahkota. Zili yang merasa sangat kesal, mulai memasang wajah marah.
Melihat perubahan wajah Zili, pelindungnya tersenyum senang. Ia meraih leher bagian belakang wanita yang jauh lebih pendek darinya bahkan tingginya hanya setara dengan dada laki-laki tersebut. Setelah itu, memutar tubuh dan membawa wanita tersebut masuk kedalam pelukan satu tangannya.
Sontak Zili terkejut menatap dada Bidang dan kekar laki-laki tersebut. Ingin dia melepaskan diri tetapi sebuah teriakan mengejutkan nya.
“Dewa kemenangan datang, dewa kemenangan mengunjungi desa....
Sontak semua orang yang mendengar gelar pelindung putri mahkota disebutkan , berbondong-bondong menghampiri laki-laki yang sangat terkenal dinegara NC.
Salah satu prajurit berpangkat tinggi kebanggaan negara tersebut memang sangat jarang masuk kedalam televisi. Meskipun demikian, namanya sering disebutkan, dan foto-fotonya sering dipanjang menjadi cover majalah ternama.
Walaubagaimanapun, putri klan ann merupakan putri dari orang terkaya nomor dua dinegara NC setelah Raja bayangan, Xu idris.
Sekumpulan warga desa mulai menghampirinya, ada beberapa dari gadis-gadis desa yang bahkan diam-diam mengambil fotonya.
Belum mau melepaskan Zili dikeramaian, membuat Zili sontak mengebuk-gebuk pelan punggung pelindungnya, memberikan isyarat bahwa ia harus segera melepaskan Zili dari pelukannya.
Bukan melepaskan, laki-laki tersebut malah semakin memperketat pelukannya.
“selamat datang dewa kemenangan yang terhor....
Belum sempat pemimpin desa melanjutkan sambutannya, Pelindung Putri mahkota telah menodongkan pistol kecil berwarna silver dihadapan laki-laki tersebut “dimana mereka?” Tanyanya mengejutkan semua orang dan juga Zili yang masih berada dipelukannya.
Zili memang tidak mengetahui bahwa saat itu pelindungnya tengah mengarahkan pistol kependuduk desa ann 13. Tetapi ia merasa, sesuatu menegangkan pasti sedang terjadi.
Pemimpin desa melangkah maju ditengah-tengah kekhawatiran warganya “tuan, siapakah mereka yang anda maksudkan?”
“Anak-anak yang berani melempar tomat kearah Putri mahkota, dimana mereka?” tanyanya menakuti anak-anak desa ann yang telah melempar tomat kemobil Yang membawa zili.
__ADS_1
“Mama papa,, tolong aaahhhhh hikk haaaaa...
Tangisan beberapa anak mulai terdengar. Mereka tampak sangat ketakutan mendengar ucapan pelindung putri mahkota.
“Maaf tuan Sun, anak-an......
“Baiklah, aku anggap ini semua kau yang merencanakannya” pelindung putri mahkota menatap tajam menggetarkan hati pemimpin desa “pasti kau yang menyuruh mereka melempari putri mahkota dengan tomat” pelindung putri mahkota mulai menarik pelatuk pistol yang ia genggam.
“Tenang lah tuan, maafkan kesalahan kami yang tidak becus dalam mendidik anak-anak kam...
“Maaf,” pelindung putra mahkota geram, “kalian kira maaf saja cukup untuk membersihkan kekacauan yang telah dilakukan anak-anak kalian”
“Yang mulia, ...
“Yang mulia, putri mahkota negara kami,...
“Yang mulia, mohon maafkan lah kesalahan kami...
“Maaf saja” pelindung putri mahkota menyela “tindakan tidak sopan kalian dalam menyambut Putri mahkota yang bahkan datang untuk membantu, membuat muak pelindungnya ini.” Masih dengan memeluk Zili yang mencoba melepaskan diri darinya, pelindungnya tampak sangat geram ingin menghukum keras perilaku mereka agar tidak terulang kembali dikemudian hari.
DOoooor.
“Maafkan kami yang mulia,” semua warga serentak jatuh tunduk saat Pelindung putri mahkota melukai Lengan tangan Pemimpin Desa.
Tetesan darah meggetarkan hati mereka, bisa saja, bukan hanya pemimpin desa yang akan terkena hukuman atas tindakan yang dilakukan anak-anak penduduk desa, tetapi mereka yang tak bersalah juga mungkin terkena imbasnya.
“Maafkan kami yang mulia..
“Hentikan Sa’i, lepaskan aku dulu” ucap Zili perlahan, ia bahkan sampai mengelus punggung pelindungnya yang mungkin masih terbakar emosi. “Aku mohon sa’i” lanjutnya lagi “tolonglah” tambahnya lagi.
“Zili...
“Hmmm”
Pelindung putri mahkota menghela nafas “kau baik-baik saja?”
“Tentu saja, semua itu karena kau berada disisiku, jadi aku mohon Sa’i, berhentilah menakuti mereka” ucapan gadis itu meredakan emosi yang membara. Bahkan sampai membuat pelindungnya tersenyum bahagia. Ia mempererat pelukannya sebelum melepaskan Zili.
ZIli bahkan sampai mengernyitkan kepala mendengar detak jantung laki-laki tersebut.
__ADS_1