
Sistem keamanan mulai ditingkatkan.
Anjuran tidak keluar rumah telah diberitakan.
Pengumuman gawat darurat tidaak lagi diabaikan.
Tidak ada lagi terlihat kendaraan dan masyarakat biasa dijalanan.
Angin berhembus kencang diantara gedung-gedung pusat kota, angin tersebut menggerakkan rambut raja bayangan yang telah berdiri memandang ibunya.
Matanya berkaca-kaca, penuh dengan air mata, tidak lama setelah ia mengunjungi indonesia dan tidak menemukan kedua orang tuanya. Raja bayangan kini harus menerima dengan terpaksa bahwa kedua orang tuanya tersebut telah berpihak pada musuh negaranya.
“Raja yang bodoh adalah raja yang melepaskan kekuasaannya.” Suara ayah raja bayangan mulai menggema ditelinga hingga membuat muak raja bayangan itu sendiri.
Segerombolan orang-orang berjubah merah mulai mendekati mereka.
Bukan Robot,
Mereka adalah manusia yang ditugaskan untuk menangkap raja bayangan.
“Kau pikir bisa membawaku pergi?”
“Tentu saja” jawab remeh ayahnya yang kini telah dihampiri ibu raja bayangan. “mereka semua..
Dengan segera segerombolan orang berjubah merah membuka topi yang menutupi kepalanya “Penduduk asli desa Shen 1” jelas ayah raja bayangan memperparah rasa benci didalam hati laki-laki tersebut.
“Dia putramu, sami?”
Tanya laki-laki berwajah sangar yang telah memeluk bahu ayah raja bayangan.
“tepat sekali, Shi Zin...
“Shi zin...
Raja bayangan Membelalak mata mendengar nama yang baru saja disebutkan ayahnya “kau, shen shi Zin”
Laki-laki yang disebut Shen Shi Zin tersenyum nakal memandaang raja bayangan “benar sekali, aku adalah Shen Shi Zin, putra dari mantan presiden negara NC, tuan raja bayangan yang terhormat” jawabnya penuh dengan kepuasan memandang raja bayangan yang masih tidak percaya bahwa laki-laki tersebut masih hidup.
**********
Suara ledakan terdengar ricuh, suara tembakan berkali-kali berbunyi.
Dibawah panggung yang dipenuhi dengan keonaran. Raja negara tersenyum kecut memandang laki-laki yang telah membuka topi penutup kepala yang menyatu dengan jubah hitam yang ia kenakan.
“Sien...
“Siapa lagi kalau bukan aku..
“Aaaaakkkhhhhh,,, aku tidak mau mati...
Raja negara tersentak mendengar teriakan Istrinya “yuanna” ucapnya penuh kekhawatiran, lalu bergegas lari menaiki panggung kembali, menghampiri istrinya yang memang hanya bisa ditenangkan oleh laki-laki tersebut sejak dari dulu.
Baaaaakkkk...
“Kau kira bisa pergi dari ku...
Co Sien mulai menyerang.
Baaaaaammmmm..
“Menyingkirlah Sien”
Baaaakkk...
Raja negara membalas serangannya, bersamaan dengan menendang robot manusia yang datang mendekatinya, segera ia bergegas berlari mendekati panggung tempat istrinya berada setelah musuh terpental menjauh.
Baaakkkk...
“Kubilang kau tidak akan pernah bisa pergi dariku...
Baaaaaaammm...
“Kau,..
Raja negara mulai berputar dan menendang kepala,
__ADS_1
Meskipun berhasil ditepis tetapi tetap saja Co sien terhempas beberapa langkah mundur kebelakang. “berhentilah memisahkan kami lagi” teriak raja negara berlari kencang menyerang laki-laki dihadapannya. “Selama enam belas tahun aku berlatih keras demi melindungi istriku, kau kira aku akan membiarkan dia dicuri begitu saja” lanjutnya lagi sembari terus memukul, menendang dan melompat, menyerang musuh sekaligus saudaranya sendiri.
Baaaaakkkk...
Baaammmmm
“Sial..
Co sien terhempas hampir saja menabrak meja makanan.
“Ayah,...
Teriak putri istana yang telah berhasil menendang co sien “pergilah sekarang” lanjutnya lagi lalu berlari menyerang sien dengan cepat.
Melihat kedatangan putrinya, dengan segera raja negara berlari menaiki panggung..
Baaaaakkk..
Sebuah tendangan kaki, lagi lagi menghentikan langkah larinya, seorang laki-laki tua mengenakan jubah merah telah membuka topi miliknya.
Sungguh, getaran hati tak tertahankan mulai menyiksa.
Raja negara berdiri beruraikan air mata,
“Kakek..
Ucapnya penuh kerinduan kepada laki-laki yang dia kira telah mati selama ini, siapa lagi kalau bukan Sun Shin Ga, Mantan penguasa mutlak yang mengendalikan presiden boneka Negara NC dimasa lalu.
*******
Penasihat raja mulai keluar dari tempat persembunyiannya, diikuti oleh pelindung raja karena tidak lagi mendengar suara tembakan senjata.
Gudaang tua terlihat sangat sepi, seorang remaja laki-laki dan seorang remaja wanita telah memasuki gudang.
Membabat habis musuh secara berlebihan.
Puluhan orang tampak bergeletakan jatuh tak sadarkan diri.
“Ayah..
Begitu manja nya dia,
Ya memang seperti itulah biasanya perilaku Pelindung putra mahkota ketika bertemu ayahnya.
Bahkan diusianya yang telah memasuki angka 16 tahun pun tetap saja ia masih bisa bermanja-manja dipelukan ayahnya.
“Kau baik-baik saja?”
Tanya pelindung raja merasa lega karena putranya tidak terlihat sedikitpun terluka.
“Tentu sa....
Pakpakpakpak..
Suara tepukkan tangan terdengar menggema didalam gudang,
Seorang laki-laki tua bertubuh tinggi melebihi tinggi orang-orang disekitarnya muncul tiba-tiba.
Kedatangannya diikuti oleh puluhan orang-orang berjubah merah.
Membelalakan mata siapapun yang memandangnya karena mengira orang tersebut telah lama mati.
“Kakek Alfa...
Sontak penasihat raja menyebut namanya, karena jelas ia mengetahui bahwa Go Alfa adalah senior serta instrukturnya ketika ia berada dikelompok elite pada masa lalu.
“Serang...
Perintah laki-laki tersebut kepada bawahan yang datang bersamanya.
Memukul, menendang,.
Pelindung putra mahkota dibantu dengan putri keagungan mulai bergerak menyerang.
Doooorrrrr...
__ADS_1
Peluru bahkan tidak mampu menembus tubuh mereka dikarenakan kecepatan pergerakan mereka tidak diragukan lagi.
Berkali-kali jam tangan Yang mereka kenakan menghalangi peluru mendekati mereka.
Jam tangan super anti peluru dan kemampuan menghitung mampu membuat mereka dengan cepat mendekati musuh.
GO Alfa, Ayah dari ibu tiri raja negara mulai berlari mendekati Pelindung dan penasihat raja yang sedaang bersiap-siap menerima serangannya.
Mereka jelas mengetahui,
Laki-laki didepannya merupakan Guru putra mahkota yang tidak diragukan lagi keahlian pertarungannya.
Meskipun berasal dari Klan Campuran, Go Alfa yang merupakan kepercayaan Xu yuan dimasa lalu mampu menguasai enam keahlian Klan negara NC, maka dari itu, semua orang terlihat sangat khawatir karena mungkin tidak akan sanggup mengalahkannya.
“Ada donat...
“Haaa....
Penasihat raja mulai tertegun ketika Alfa telah duduk disamping mentri keuangan, Zin zilian.
Tampaknya dia sedang bersembunyi dari para bawahannya karena tidak ingin bermusuhan dengan pihak kerajaan dibelakang tumpukan barang-barang rongsokan yang telah rusak.
Melihatnya duduk, Pelindung dan penasihat raja juga mengikutinya, membiarkan putra dan tunangan putranya menghajar musuh berdua saja.
“Kukira kau telah mati?”
Pelindung raja mulai duduk melipat kedua kaki didepan alfa.
“Aku kira juga aku telah mati, brengsek yuan..
“Maksudmu?” tanya penasihat raja yang juga telah duduk disamping pelindung raja, menghadap kearah go Alfa dan mentri keuangan negara.
“Obat gila itu,..
Dia mulai berhenti berbicara “beri aku donat dulu”
PAaakkkk
“Tidak mungkin kami membawa donat” ucap kesal Mentri keuangan sembari memukul kepala belakang Go alfa pelan.
“Bagaimana dengan lolipop?” pelindung raja mengeluarkan lolipop dari kantung celananya.
“Haaaa...
Laki-laki tua itu mulai mendesah, “kebiasaan permen kalian dari dulu tidak pernah berubah” ucapnya lemas karena tidak mendapatkan makanan sesuai seleranya.
“Ya sudah kalau....
“Berikan saja cepat” ucap laki-laki tua tersebut sembari menerima lemparan permen lolipop dari tangan pelindung raja.
*********
Zili berlari sekuat tenaga,
Menyelamatkan ratu negara yang hampir saja ditarik paksa mengikuti laki-laki tua didepannya.
“Minggir...
Teriak Zili mulai mengangkat kaki, menendang mengenai punggung laki-laki tua yang tadinya berjongkok akan meraih lengan ratu negara yang masih menangis ketakutan.
“Kau...
Laki-laki tua menoleh marah, wajah sangarnya begitu menggetarkan hati Zili yang masih sekuat tenaga mengulang kembali tendangannya yang tidak seberapa kuat “matilah...
Baaaaaakkkk....
Tubuh Zili terhempas untuk kedua kalinya, menabrak dinding panggung hingga muntah darah.
Dia masih berusaha berdiri menghindar ketika laki-laki tua dihadapannya mulai melempar pisau lalu bergerak cepat mendekati Zili yang telah berhasil menghindari benda lemparannya.
Tidak punya lagi banyak tenaga, laki-laki tua telah cepat berada didepan mata Zili hingga membuat gadis itu bergetar ketakutan karena mengira akan mati.
“K-texchi...
Cuucucpcucpcucucp....
__ADS_1
Puluhan pisau mendarat dilantai Panggung, hampir saja mengenai tubuh laki-laki tua yang kini telah bergerak mundur kebelakang. “Berani sekali kau menyentuhnya......