Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
ATB, My Majesty 27


__ADS_3

Koridor sekolah militer klan shen diisi penuh dengan siswa siswi yang berjalan hilir mudik masuk keluar bangunan sekolah.


Sekolah yang hanya dibangun Untuk Siswa siswi lulusan tingkat SMP telah menjadi salah satu Sekolah dengan sebutan sekolah Terbaik kedua di negara NC yang bahkan lumayan terkenal Di dunia.


Berbagai kalangan Masyarakat elite dari Klan Manapun sering sekali menjadikan sekolah militer shen 2 sebagai sekolah incaran kedua untuk putra putri mereka jika tidak mampu lulus ujian masuk Sekolah High raise di bagian Barat daya Kota A.


Hanya saja, sekolah militer Klan shen tidak dapat dimasuki oleh putra putri Yang berasal dari luar negeri, bahkan klan campuran pun tidak diizinkan untuk bersekolah didalamnya.


Pagi menjelang siang, waktu istirahat pertama telah dimulai. Sekolah yang mengedepankan latihan fisik ini akan ditutup di sore hari. Dengan tiga kali jadwal istirahat yang diberikan selama lebih kurang 20 menit.


Latihan praktik menjadi salah satu latihan yang paling dominan dibandingkan Teori. Namun tetap saja orang orang dengan otak cerdik yang berasal dari klan Ou dan klan sun biasanya diberikan tempat khusus untuk dilatih sebagai penasihat militer.


Tidak banyak dari Klan Lain masuk kedalam Sekolah militer dikarenakan masing masing dari mereka juga memiliki keahlian khusus tersendiri. Mereka yang biasanya masuk ke sekolah militer adalah Remaja remaja yang telah mampu menguasai Keahlian mereka dengan sempurna.


Meskipun demikian, rata rata dari mereka yang memiliki keahlian khusus akan cenderung lebih memilih untuk memasuki sekolah high raise. Sekolah tempat para bangsawan berkumpul yang juga banyak diisi oleh remaja remaja yang berasal dari luar negeri.


Perbandingan antara murid kelas biasa disekolah high raise dengan murid kelas khusus di sekolah militer klan shen adalah Sama.


Bahkan jika murid yang telah gagal dalam ujian kenaikan kelas dari sekolah high raise biasanya akan segera langsung diundang masuk kesekolah milter klan shen atau juga sekolah Koki terkenal didesa SUN 15. Sekolah ketiga yang banyak diminati Masyarakat negara.


Hanya Sekolah Xu dengan Ilmu obat obatan lah yang tidak ada. Jika beberapa orang ingin belajar keahlian khusus dari klan Xu biasanya mereka akan meminta izin terlebih dahulu dari pihak keluarga kerajaan dan pihak keluarga kerajaan akan merekomendasikan mereka untuk masuk dan belajar di Universitas High raise jurusan ilmu kedokteran dengan mata kuliah Obat obatan Xu.


Jika beruntung mereka akan belajar ilmu tersebut, namun tidak banyak dari mereka yang lolos hingga babak kualifikasi ketika melakukan tes akhir demi memperoleh mata kuliah Yang sangat mereka inginkan itu.


Bahkan sangat jarang orang orang yang berasal dari luar negeri berhasil lolos babak kualifikasi menimbang sangat susahnya mempelajari bahasa Khusus milik Klan Xu yang sangat susah dimengerti karena kebanyakan darinya selalu menggunakan kalimat khiasan dan pengandai andaian.


Sampai saat ini, hanya Putra mahkota lah yang diketahui satu satunya orang yang telah mampu menguasai keempat obat obatan ajaib milik klan xu diusia yang sangat muda. Putra mahkota yang dididik keras menjadi pengganti raja sangat terkenal dengan panggilan multitalenta.


Putra mahkota duduk diatas sebuah kursi berkaki empat dengan alas kursi lembut terbuat dari kapans yang dapat dengan muda berpindah tempat karena adanya roda dibawa kaki kursi tersebut.


Sesekali ia tersenyum kecut karena sudah hampir 4 jam tidak mendengar sedikitpun suara dari muridnya yang selalu ia awasi melalui alat pendengar jarak jauh yang sengaja ia pasang untuk mengetahui keadaan murid yang ia janjikan untuk melindunginya.


Ruangan pribadi milik putra mahkota sengaja dibangun khusus dengan amat besar dan mewah. Lemari diruangan tersebut bahkan dipenuhi oleh banyaknya buku tersusun rapi yang hampir selesai dibaca habis oleh remaja laki laki berdagu runcing tersebut.


Didepan putra mahkota, sebuah meja dipenuhi dengan berbagai jenis barang barang penting miliknya. Laptop canggih, tablet, ponsel, buku , alat alat tulis, lambang cap putra mahkota, dan lainnya telah memenuhi rapi diatas sebuah taplak meja berbordir gambar pedang.


Di ujung Dinding, terdapat sofa empat sofa panjang dengan sebuah meja Antik yang mewah terbuat dari Sejenis Tanah liat yang tidak perlu lagi dihiasi dengan taplak meja menimbang begitu menawannya bagian atas meja. Keahlian tangan dari klan Lu memang dianggap tiada duanya bahkan sangat terkenal diseluruh dunia pada masa itu.


Putra mahkota mulai tersenyum tipis ketika tiba tiba ia mendengar suara muridnya terbuka yang mungkin saat itu sedang dalam bahaya.


“ Manusia yang tidak memiliki rasa malu bahkan dibiar kan menginjak kaki dilantai sekolah Militer, untuk apa? Ingin mencari muka dihadapan para petinggi kerajaan?”


suara seorang laki laki menghentikan langkah kaki gadis malang yang berjalan masuk keruang kelasnya setelah kembali dari kamar mandi.


Gadis malang telah diterima belajar disekolah militer klan shen 2 atas rekomendasi dari putra mahkota, ia bahkan telah ditempatkan dikelas Khusus 10 yang secara langsung akan mempercepat pelatihannya dalam menguasai keahlian fisik dari klan shen.


Namun sangat disayangkan, meskipun masuk kelas khusus, tidak ada satu murid pun yang menyambut kedatangan gadis malang, bahkan ada diantara mereka berbisik bisik karena merasa kedatangan gadis malang kesekolah mereka sangatlah tidak adil.


Menimbang ia tidak datang melalui ujian sekolah yang dilakukan seperti semua murid murid untuk masuk dan belajar disekolah tersebut.


“Shi lan”


Gadis malang membalikan tubuh dikerumunan banyak murid yang mengenakan seragam sekolah berhijau lumut, kadang ada yang bertopi dan kadang juga melepas topi berjalan berlalu lalang dikoridor sekolah.


“Kau ingat aku?”


Gadis malang tersenyum , ia mulai bergumam didalam hati “mana mungkin aku melupakanmu, hari itu bahkan aku sudah menganggapmu sebagai teman”


Shi lan mayor jendral berbintang dua yang saat itu tengah ditugaskan untuk mengajar salah satu kelas dengan seragam pengajar berwarna putih dan celana formal hitam mulai melangkah mendekati gadis malang yang telah berhenti tepat didepan sebuah kelas yang bukan miliknya.


“bekas tunangan yang dibuang oleh pangeran istana, dan anak dari seorang wanita murahan penyuka laki laki tua bangka, menyingkirlah dari sekolah. Kau tahu tidak, dengan kedatangan mu kemari, kau sudah menghancurkan nama baik sekolah. kau itu sungguh wanita murahan tidak tahu malu” Hina nya menyakitkan hati.


“Eeeeeh,, benarkah yang kudengar barusan?” suara wanita menambah kekhawatiran dalam Hati gadis malang.


Wanita remaja yang sangat menginginkan posisi putri mahkota dari Gadis malang hilang untuk berganti dengannya.


Shi lan menoleh kepala sedikit ke belakang, ia melihat dewi perang berada diujung anak tangga sedang berjalan menuju kearahnya “Shi na, untuk apa kau kemari?, sekolahmu bukan disini”


“Tetap saja aku sangat penasaran, alasan pengunduran diri Mayor jendral yang berpura pura menyamar menjadi salah satu Siswa sekolah Co yang bahkan mengaku ngaku dari desa shen 2 untuk melindungi putri mahkota adalah hanya karena putri mahkota itu WA NI TA MU RA HAN” hina Dewi perang menambah luka.


Gadis malang tidak tahan, ia yang baru pertama kali masuk sekolah militer tidak ingin mencari masalah yang ia sendiri bahkan sebenarnya tidak berani melawan.


Ia juga datang membawa nama baik putra mahkota dan tidak ingin mempermalukan gurunya dengan hinaan yang ia terima didepan banyak siswa siswi yang saat itu tengah menyaksikan kedatangan dewi perang kesekolah mereka.


Dewi perang sangat terkenal disekolah militer bahkan menjadi salah satu pujaan kebanyak murid laki laki disana.

__ADS_1


Tidak hanya cantik, keahlian anggar wanita remaja itu sudah sangat terkenal diseluruh dunia pada masa itu.


Gadis malang mulai membalikan tubuh, untuk segera bergegas pergi meninggalkan kedua orang yang menyakiti hatinya.


Dia tidak ingin berlama lama ditempat tersebut, yang akan semakin melemahkan keadaan jiwa yang telah lama lemah karena masa lalunya yang ditekan rendah serendah rendahnya oleh pangeran istana.


Lagi, dan lagi, dalam hidupnya tidak pernah lepas dari bayangan pangeran istana yang selalu menghantui jiwa dan perasaan batin gadis malang tersebut.


“Mau kemana?” tanya shi na.


“Tentu saja mencari putra mahkota, dia kan suka mengadu”


“Wah wah. Hanya karena dibela sedikit oleh putra mahkota, kau sudah besar kepala tidak mau menghormati mayor jendral pelindung istana ini”


“Iya, tidak adil sekali orang tidak sopan seperti dia bisa langsung masuk sekolah militer tanpa di tes lebih dulu” seru salah seorang murid perempuan merasa sangat iri dengan Gadis malang.


“Iya, aku juga merasa begitu, sangat tidak adil hanya karena dia dekat dengan putra mahkota” tambah yang lain.


Gadis malang yang baru ingin melangkahkan kaki hanya diam terpaku membisu. Ingin sekali rasa nya ia marah.


Suara mic tiba tiba terdengar keras, semua orang bersiap siap mendengar pengumuman.


“Kubilang padamu, selama aku hidup, jangan pernah takut dengan apapun dan siapapun” suara dari dalam mic membangunkan gadis malang Dari kesedihan yang ia rasakan.


“itu suara putra mahkota”


“Ia, suara putra mahkota”


“Apa maksud dari perkataannya ya?”


Semua orang bertanya tanya kepada teman mereka masing masing, mereka berusaha mencerna maksud dari ucapan putra mahkota yang tidak pernah sama sekali memberikan pengumuman sebelumnya.


Gadis malang tersadar, karena hanya dialah satu satu nya orang disana yang memahami maksud dari perkataan putra mahkota , guru yang sangat ia teladani.


Dia tersenyum senang memperoleh dukungan. Dengan tegas ia membalikan tubuhnya, menghadap kembali kearah shi lan dan dewi perang.


“Bodoh sekali kalian ini, Dari mana datangnya asal kata wanita murahan” dia mulai membuka suara ingin menumpahkan seluruh isi hatinya. “Hanya karena Putri istana mengatakan aku tunangan Pangeran jadi Kau harus percaya begitu saja, “


Shi lan membelalakan mata begitu juga semua orang yang berada disana. Mereka sontak terkejut mendengar gadis malang membuka suara.


“Waaah... mestinya julukan mayor jendral panglima perang tidak layak untuk kau dapatkan. Orang tinggi mana yang mempercayai ucapan orang lain tanpa bukti meskipun dia berasal dari keluarga kerajaan” tambahnya lagi.


“Iya,” jawabnya tersenyum kecut “ hei kau, yang hanyalah Mayor jendral, berani sekali kau menghina aku yang adalah putri mahkota bahkan keluarga kerajaan pun mengakuiku.”


Ucapan Gadis malang menggetarkan hati semua orang yang ada disana. Mereka sontak sadar bahwa ada sebuah jabatan tinggi yang dimiliki oleh wanita remaja dihadapan mereka.


Jabatan yang tidak boleh diremehkan dengan begitu mudah menimbang putra mahkotalah yang secara langsung memilih wanita remaja tersebut untuk menjadi pendampingnya.


“Mana buktinya aku pernah bertunangan dengan pangeran istana?” tanya nya keras “apa kau pernah lihat aku dan dia saling bertukar cincin?” tambahnya lagi “ lalu apa kau pernah mendengar pengumuman bahwa kami bertunangan dimedia sosial?” gadis malang semakin memberi tekanan “lalu yang terakhir, apakah kau pernah dengar ataupun melihat berita aku tertangkap basah ataupun ketahuan tidur bersama dengan pangeran istana sehingga kau memberi cap seorang putri mahkota ini sebagai Wanita murahan.. oh.. tidak perlu Tidur bersama, berita kecil saja. Apa kau pernah lihat aku berjalan bersama dengan pangeran istana?” tanya nya dengan nada keras mengejutkan seisi koridor sekolah militer saat itu.


Shi lan menelan ludah tidak percaya. Karena tidak satupun pertanyaan dari gadis malang yang bisa ia jawab.


Semua mata memandang kearah Shi lan berharap ia memberikan bukti bahwa perkataan nya benar menimbang tidak satu pun dari mereka yang menyukai gadis malang.


Shi na tersenyum kecut tidak menyangka remaja wanita yang terakhir kali ditemuinya masih memiliki sifat penakut saat itu telah berubah menjadi sedikit lebih berani.


“Belum pernah, iyakan?”


suara seseorang sontak mengejutkan seisi koridor. Mereka secara spontan langsung menjatuhkan tubuh berjongkok menunduk menghadap kearah orang yang memiliki suara tersebut. Kecuali gadis malang yang telah terbiasa dengan gurunya.


“Yang mulia, kenapa anda bisa berada disini?” Tanya Shi lan tidak percaya setelah beberapa tahun lamanya remaja laki laki tersebut tidak pernah lagi menginjakkan kaki dilantai sekolah karena telah menguasai secara penuh keahlian klan shen yang bahkan belum mampu ia kuasai.


Putra mahkota yang telah muncul dari bawah tangga terus berjalan menghampiri muridnya diikuti oleh beberapa orang dibelakangnya. Ia sedikit merasa senang karena muridnya telah telah berani melawan perkataan musuhnya untuk yang pertama kalinya.


Semua orang menggeser posisi masih dengan tunduk menghadap putra mahkota. Dari bawah, semua orang yang berada ditempat latihan mereka masing masing seketika berhenti melakukan kegiatan, mereka menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri bahwa putra mahkota tengah membela murid baru dari hadapan salah satu petinggi kerajaan yang bahkan telah memiliki lambang bintang.


“pertanyaanku saja belum kau jawab, sekarang kau malah balik bertanya?”


Putra mahkota kini telah berada disebelah gadis malang.


“Pertanyaan?”


“Aku tanya kepadamu, belum pernahkan kau lihat pasanganku ini jalan bersama dengan pangeran istana?”


“Belum pernah yang mulia”

__ADS_1


“Jadi, kenapa kau bilang dia wanita murahan?”


“Ampuni aku yang mulia, aku mengakui kesalahan ku”


“ckckc, kalau orang berpangkat tinggi seperti mayor jendral bisa dengan mudah berbuat salah, bagaimana dengan rakyat biasa?. Mereka pasti bisa dengan sesuka hati menghina putri mahkota karena mayor jendral sendiri orang yang seharusnya dekat dengan dia untuk melindungi keluarga kerajaan malah sesuka hati menghina”


“Ampuni aku yang mulia putri mahkota, maafkan lah kesalahanku”


“Shisou”


Gadis malang mulai merasa kasihan tapi sayang sepertinya putra mahkota tidak ingin berbelas kasih hari itu.


“Maaf saja, baik putra mahkota ataupun putri mahkota tidak senang memaafkan orang yang telah mengina Keluarga kerajaan, terlebih lagi orang sepertimu,. Aku sangat mengingat, terakhir kali kau juga pernah menghina Putri mahkota di koridor sekolah high raise”


Perkataan putra mahkota sontak mengejutkan shi lan dan Gadis malang. Mereka tidak menyangka kejadian beberapa bulan yang lalu terdengar hingga sampai ketelinga Putra mahkota.


“mungkin itu berasal dari mulut Yu’A, jadi hari itu aku tidak menyalahkan mu karena belum tahu masalah yang sebenarnya. Tapi penghinaan kali ini, kau kira seorang putra mahkota dengan kedudukan tinggi akan terima begitu saja pasangan mereka dihina”


Suara keras menggetarkan hati serta pandangan tajam menusuk diberikan putra mahkota kepada Shi lan yang sudah merasa sangat ketakutan.


“Yang mulia, aku mohon aku mohon ,,maafkan aku”


Putra mahkota tidak berbelas kasih, kedatangannya barusan bahkan telah membawa beberapa pejabat militer tinggi untuk menyeret shi lan dan membawanya menghadap kepada raja bayangan Xu idris yang juga telah mendengar ucapan laki laki tersebut melalui panggilan yang sengaja dilakukan oleh Putra mahkota.


SHi Lan telah dibawa pergi untuk menerima hukuman dari raja bayangan Xu idris yang mungkin ia akan berakhir dengan pencopotan jabatan dan pemenjaraan di penjara bawah tanah klan shen.


Dia juga mungkin tidak lagi diizinkan masuk kedalam anggota militer menimbang ucapan penghinaannya yang tiada bukti telah mempermalukan nama baik kemiliteran negara.


“Kalian bilang pasanganku ini masuk dengan mudah tanpa diuji terlebih dahulu, iya kan?”


“Maafkan kami yang mulia”


“Tidak perlu sungkan, katakan saja keluh kesah kalian”


“Maafkan kami yang mulia, kami tidak akan melakukannya lagi”


suara gemetaran murid murid dikoridor Sekolah serentak menahan rasa takut yang tiada kira.


“Kalian mau ku hukum ya, katakan lagi apa yang kalian bilang tadi?” bentak Putra mahkota sudah tidak dapat menahan diri.


“Yang mulia, maafkan kami. Kami hanya merasa perlakuan anda terhadap yang mulia putri mahkota sangat istimewah. Walau bagaimanapun, masuk kesekolah militer tanpa adanya tes serta uji kelayakan sangat mempengaruhi keadaan murid murid sekolah yang menganggapnya sangatlah tidak adil”


Jelas Shi na membuka suara demi menyelamatkan popularitasnya di hadapan murid murid yang berada disana. Dia merasa, jika dia hanya diam maka semua orang akan menganggap remeh tentangnya.


“Baiklah, aku akan tunjukan kepada kalian, bahwa dia, putri mahkota sangat layak bahkan lebih dari layak dibandingkan kalian untuk masuk sekolah biasa yang tidak berguna seperti ini”


Gadis malang sontak terkejut menghadap Putra mahkota, saat itu dia merasa perkataan putra mahkota sungguh sangat memberatkan hatinya terlebih lagi dia tidak memiliki keahlian Fisik khusus dari klan shen.


Hatinya mulai takut bahkan kakinya gemetaran, gadis malang mulai tidak percaya diri kembali. Ia khawatir akan mempermalukan nama baik Gurunya.


“Kau, jadilah Lawannya Dalam uji tes kelayakan”


putra mahkota menunjuk kearah Shi na yang sontak mengejutkan seisi ruangan menimbang shi na yang terkenal dengan sebutan dewi perang hampir sanggup menguasai keahlian klan shen.


Shi na tersenyum senang, tidak menyangka bahwa dia sangatlah diremehkan oleh putra mahkota. Dengan terpilihnya dia menjadi lawan orang yang dianggapnya lemah akan membuatnya semakin membuktikan bahwa seharusnya dialah yang layak untuk menjadi pendamping putra mahkota.


“Baiklah yang mulia, saya terima”


“Kau yakin? Bagaimana jika kau kalah?”


SHi na tersenyum masih dipandang remeh oleh putra mahkota.


“Saya akan melepaskan julukan dewi perang dan memberikannya kepada yang mulia putri mahkota jika ia berhasil mengalahkan saya”


Tawaran dewi perang mengejutkan seluruh seisi koridor sekolah.


Berita tentang pertarungan dewi perang dengan wanita dambaan putra mahkota telah menyebar hingga sampai kepenjuru wilayah. Mulai dari desa, kota hingga sampai ke istana kerajaan.


“Pegang ucapanmu”


“Saya berjanji akan memegang nya yang mulia, tapi bagaimana jika aku yang menang?”


“Tentu saja putri mahkota tidak diizinkan untuk menginjakan kaki disekolah militer ini lagi bahkan diseluruh penjuru wilayah barat laut”


Shi na tersenyum senang dengan tawaran yang dilontarkan putra mahkota “baiklah yang mulia, tapi pertandingan apa yang akan kami pertaruhkan?”

__ADS_1


Gadis malang dengan detak jantung tidak karuan yang berkali kali tertegun mengingat ia tidak memiliki keahlian sama sekali.


“Berenang”


__ADS_2