
“Hentikan Xu’i” pintu ditendang dengan penuh kekuatan oleh yuanna yang sedari tadi menguping pembicaraan mereka.
Yuanna dan nana berhamburan masuk kedalam kamar, dengan langkah cepat mereka menghampiri Zili, menarik tubuhnya menjauhi putra mahkota.
Haaaaah
Raja negara dan raja bayangan merasa lelah menghentikan tindakan Istri mereka yang sedari tadi mencoba memasuki ruangan kamar kembali.
Istri Mereka berdua tampaknya tidak ingin Zili kembali tersakiti.
“Kalian belum 18 tahun, hentikan tindakan bodoh kalian”
Bentak nana, lalu membawa Zili keluar dari kamar meninggalkan putra mahkota yang merasa kebingungan.
“Paman, bukankah katamu hal tersebut tidak masalah?”
“Benar,” jawab Shin dengan santainya.
“Tenang Xu’i, Zili baru saja sembuh, maka dari itu, ibu dan bibimu masih ingin mengobrol dengannya” Jelas idris kepada putranya yang merasa Aneh dengan jawaban kedua laki-laki dewasa dihadapannya.
Bahkan Lian tidak mampu berucap sepatah katapun melihat tingkah konyol kedua temannya yang sanggup membodohi putra mahkota. Namun dia merasa Lega, setidaknya, saat ini, masih ada orang yang bisa mengobati luka dihati putrinya.
******
Putra mahkota memegang dahinya, Baru pertama kali baginya merasakan sakit kepala luar biasa karena tidak mampu berkonsentrasi.
Berkali kali, lembaran kertas ia bantingkan keatas meja, membingungkan Shin Ji dan Shin jo yang berada tidak jauh dari sana.
“Apakah dia sudah minum obat?”
“Apa maksudmu Xu’i?”
SHin ji meletakan bukunya, gusar melihat keadaan putra mahkota, begitu pula Shin jo yang telah menghentikan permainan game dalam ponselnya.
__ADS_1
“Bukan, maksudku ...”
“Wanita itu?”
“Ahh iya,”
“Bukankah 5 menit yang lalu kau sudah melihatnya didalam kamar, dan dia tertidur”
“Kenapa aku bisa melupakannya, “
Putra mahkota kembali membaca dokumen ditangan. Namun hatinya kembali gelisah.
“Mungkinkah dia tidur sebelum minum obat?”
Shin ji yang tadinya melanjutkan barisan bacaannya serta shin jo yang telah memainkan kembali permainan diponselnya merasa terganggu dengan sikap putra mahkota yang sedari tadi tidak bisa menenangkan diri.
“Kau mau pergi melihatnya?”
“Hm, benar, aku harus memastikan dengan mataku sendiri jika dia telah meminum obat”
“Tidak perlu ikut, aku hanya ingin memastikan saja”
Putra mahkota bangkit lalu bergerak menuju pintu keluar ruangan dirumah neneknya, desa Ann 1.
Karena keadaan Zili yang sudah membaik, Dia masih diizinkan untuk tetap tinggal didesa Ann, tetapi sebagai gantinya, semua pekerjaan Putra mahkota dibawa kedesa Ann, karena putra mahkota sendiri yang berkeinginan untuk menjaga Zili sampai ia pulih kembali seperti biasanya.
Putra mahkota terus bergerak cepat menuju kamar Zili yang telah dijaga dua orang pelayan wanita atas perintanya.
Kedua pelayan menyingkir, membiarkan putra mahkota membuka pintu, memasuki kamar.
“Shisou”
Putra mahkota tersenyum lega, Zili telah bangun dari mimpinya.
__ADS_1
“Kau sudah bangun?”
“Hm,”angguk Zili lalu bangkit menghampiri putra mahkota.
Shisou
Sebut Zili dalam hati ketika putra mahkota lagi-lagi memeluknya.
“Bukankah ini biasa?”
“Hm, ini biasa, suami istri memang biasa saling berpelukan ketika bertemu”
“Itu artinya paman shin benar”
“Hm, walaubagaimanapun dia jauh lebih berpengalaman dibandingkan kita”
“Apa kau sudah minum obat?”
“Shisou, apa aku perlu meminumnya”
“Apa kau melanggar perintahku?”
“Baiklah shisou, aku akan meminumnya”
Zili mencoba melepaskan pelukannya, namun putra mahkota tampaknya tidak ingin melepaskannya.
“Shi...
“Tunggu, biarkan seperti ini dulu, sebentar saja” perkataan putra mahkota semakin membuat jantung Zili tidak karuan. Pikirannya Kalut dalam kenyataan pahit, hal ini seperti putra mahkota memberikan kesempatan yang tidak akan mungkin mampu ia raih.
Karena dia mengetahui dengan pasti bukan dia wanita yang dicintai oleh laki-laki yang dicintainya, dia juga tidak akan mampu menyaingi ratu yuanna dalam mengambil hati putra mahkota.
“Yang mulia, saya datang mengunjungi anda”
__ADS_1
Suara pelindung putri mahkota telah terdengar dari balik pintu. Sepertinya, sekarang zili telah mendapatkan izin perlindungan dari Ketua Klan Desa Ann.