Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
pengadilan


__ADS_3

Sidang kedua dilaksanakan setelah tiga hari yang lalu hukuman Penahanan zili dijalankan.


Banyaknya wartawan yang datang demi mendapatkan berita tentang Hukuman yang pantas diberikan Untuk putri mahkota bahkan sampai dipilah-pilah oleh kepolisian negara yang menjaga.


Raja negara duduk diatas Kursi pengadilan. Dia mengajukan diri untuk mendengarkan pembelaan.


Hakim telah ditentukan, Sederatan para ketua Klan negara duduk dikursi dengan santai.


OU natto dan pelindung raja ditugaskan menjadi hakim bagi kesalahan Zili hari itu.


Raja Bayangan duduk dikursi pembela serta beberapa pejabat tinggi yang membawa barang bukti.


Pengacara telah ditentukan, dia adalah putra mahkota.


Semua orang masih tidak percaya melihat putra mahkota yang begitu keras membela istrinya padahal telah mendapati perselingkuhan dibelakangnya.


Hal tersebut semakin membuat mereka merasa Jijik dan benci terhadap Zili. Dalam pandangan mereka, Zili adalah Ular berbisa yang tiada henti-hentinya mempermalukan Nama baik negara.


“Silahkan memberikan bukti pembelaan”


Putra mahkota menoleh kearah Zili yang duduk dipertengahan. Disaksikan sekerumuanan orang disekelilingnya dan dihadapkan raja negara, hakim dan para ketua klan.


“Bukankah ini yang namanya pencemaran nama baik?” putra mahkota mulai membuka suara.


“Apa maksud putra mahkota! Bukankah sangat jelas didalam foto bahwa putri mahkota berhubungan dengan laki-laki lain?”

__ADS_1


Natto mulai membuka permasalahan. Dia yang memang mengetahui kejadian sebenarnya berpura-pura untuk mengikuti alur. Tidak ingin kehilangan kepercayaan dari seluruh rakyat negara yang akan membuat jabatan hakim berpindah alih ketangan musuh kerajaan yang sedang bersembunyi dibalik para ketua klan.


Dilihat dari manapun, sebenarnya hampir semua ketua klan negara sangat ingin menjatuhkan Pihak keluarga kerajaan dan memulai ulang peperangan.


“Bukti cctv dihancurkan, seolah-olah Putri mahkota bersalah, padahal saat itu dia sedang dijebak” salah satu tentara kepercayaan klan xu memberikan bukti Cctv yang telah hancur. Putra mahkota lalu memberikan isyarat kepada Shin ji yang saat itu akan menjadi saksi nyata untuk Zili.


Natto dan joila memandang kedatangan Shin ji dihadapan mereka “hakim yang bijaksana, saat itu saya juga berada disana dan menyaksikan secara langsung kejadian tersebut atas perintah putra mahkota”


“Apa maksudmu?”joila mulai membuka suara.


“Saya berada ditempat kejadian tetapi mengapa mereka tidak memasukan saya didalam foto dan juga...


Semua orang didalam ruangan sontak dikejutkan dengan kedatangan Pangeran Xu yuhan yang telah membawa topeng lentur buatan tangan Putra mahkota hasil dari percampuran keahlian antara klan co dan klan lu.


Zili bahkan tidak menyangka, tebakannya selama ini ia rasa benar bahwa Tuan Sa’i yang ia kira berasal dari keluarga kerajaan.


Pangeran istana yang duduk menyaksikan pembelaan tampak memandang tajam marah. Tidak menyangka bahwa Selama ini pamannyalah yang telah merusak rencana laki-laki tersebut.


“Kau..


“Aku tidak menciumnya” Pangeran Xu membela, ia juga berbohong demi memenuhi perintah saudara kandungnya.


“Tidak menciumnya?” Natto kembali membuka suara.


“Benar, saat itu saya berada disana, saya juga melihat yang mulia pengeran Xu hanya melihat dahi putri mahkota yang dia kira nyamuk sedang mengigitnya didalam remang-remang malam”

__ADS_1


Shin ji mengikuti rencana yang telah diatur sedemikian baiknya oleh raja bayangan Xu idris.


“Yang benar saja, sudah jelas didalam foto pangeran Xu mencium putri mahkota.” Ketua klan Ann tidak terima dengan pembelaan konyol yang mereka ucapkan.


“Benar, jelas sekali bahwa digambar tersebut bukan hanya sekedar melihat” tambah ketua klan Shen.


Seseorang pembela lain memasuki tempat pembelaan “hanya sebuah foto, itu sangat mudah untuk dimanipulasi” ucapnya mengejutkan semua orang.


Bagaimana mungkin Pejabat tinggi klan Co ikut serta bersaksi membantu Putri mahkota. Terlebih lagi dia adalah orang yang paling ahli dibidang teknologi melebihi putra mahkota.


“Yang benar saja, mengapa kau disini Rein?” ketua klan Co menggebrak meja marah melihat Co rein ikut campur urusan Keluarga kerajaan.


Rein tidak menjawab pertanyaan ketua klannya, ia mulai menghidupkan laptop menyambungkan kabel adaptor kedalamnya.


Layar monitor telah dinyalakan, semua orang menyaksikan Keahlian Penemu dari klan co begitu mudah memisahkan dan menyatukan gambar.


“Bukankah sangat jelas bahwa putri mahkota sedang mendapati jebakan” jelas Rein meyakinkan semua orang yang berada disana.


“Tepat sekali,” putra mahkota memberikan jawaban .


“Mengapa putri mahkota bisa bersama dengan pangeran Xu ditambak lautan jika mereka tidak memiliki hubungan khusus?” sontak semua orang terkejut bahkan Zili sendiri tidak menyangka.


Bukannya membela, kakeknya sendiri malah memberikan pertanyaan yang semakin menyudutkan dia. Begitu juga semua orang yang berada disana. Bahkan kebanyakan dari mereka malah menyukai sikap ketua klan Zin yang mereka anggap tidak berat sebelah hanya karena Zili adalah cucunya.


“Itu karena putri mahkota takut setengah mati kepada pangeran istana bahkan Jiwanya sampai terganggu” suara pelindung putri mahkota, Sun shin Sa’i terdengar dikursi pemantau. Dia berdiri memberikan kesaksian,lalu melangkah kaki menuju ke tempat pembelaan.

__ADS_1


__ADS_2