Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
Bukti perselingkuhan


__ADS_3

Hembusan angin menerbangkan Bunga-bunga kapas dipadang Luas nan jauh dipandang mata.


Berhamburan mengenai dan melewati Siapapun yang berada ditempat tersebut.


Matahari yang bersinar Terang tertutupi Gumpalan awan tebal diatas langit sana.


Langitpun Terlihat begitu indah Karena warna birunya pancaran air Laut.


Lembut dan manisnya senyuman yang menghiasi pipi, sungguh, teramat menggetarkan hati.


Detak jantung yang tadinya tenang, saat itu mulai memompa kencang, berdegup tak karuan.


AH,


Tangisannya tak lagi mampu dihentikan,


Sungguh benar Sungguh,


Ketika melihat Putra mahkota didepan Mata, hatinya seakan-akan berbicara untuk meluapkan seluruh isi didalamnya.


Mengapa hal itu bisa terjadi,..?


Entahlah,


Mungkin saja karena perasaan Cinta yang begitu kuat, bisa jadi karena perasaan rindu yang menggebu-gebu.


Mulai melangkah mendekati Zili.


Gadis itu mundur kebelakang mengejutkan putra mahkota.


Hiks hikss hiksss..


Perasaan bersalah menyelimuti sepenuh hatinya.


Tidak ingin didekati,


Karena merasa tidak pantas untuk didekati.


Benar,


Gadis itu merasa sangat Hina,


Merasa dirinya sendiri adalah wanita murahan yang tak lagi pantas untuk mendapatkan sentuhan kasih sayang.


Merasa bahwa dirinya bukanlah orang yang Baik dan juga orang yang setia pada seorang Pria saja.

__ADS_1


Senyuman lembut hilang berganti pahit “ kenapa kau mundur...?” tanya putra mahkota mulai membuka suara.


“Shisou, maafkan aku..” Seperti Tersengat Aliran listrik, rasanya sungguh mengejutkan bagi putra mahkota mendengar Ucapan gadis dihadapannya “Aku tidak bisa bersamamu lagi” benar saja, perasaan kecewa mulai masuk menusuk kedalam hati laki-laki itu,


Marah,


Sangat Marah karena ucapan Zili begitu menyayat hatinya. “jadi kau lebih menyenangi aku Menjadi putra mahkota seperti yang lainnya,...?.” tebak putra mahkota menekan amarah, sungguh, dia memang paling bisa mengendalikan emosinya jika berhadapan dengan wanita miliknya. “tidak perlu Putra mahkota..” mulai mengungkapkan apapun itu yang bisa membuat wanita miliknya ikut bersama dengannya “aku bisa menjadi apapun yang kau mau..” lanjut laki-laki tersebut begitu berusaha menyakinkan “Dokter, Tuan Ternak, Programmer, Teknisi, statistik, Tuan Tanah, Seniman, Koki, pengusaha, apapun itu akan kukerjakan asalkan bukan Bagian dari pejabat Militer.” Tambahnya lagi begitu berharap Zili akan menerimanya yang bukan lagi seorang Putra mahkota ataupun Calon Raja negara NC.


Menghentikan tangisan karena kebingungan, tidak memahami ucapan putra mahkota “Shisou dengarkan aku...” menghapus air mata memandang putra mahkota begitu merasa nyeri “aku sudah berani berselingkuh dibelakangmu, ..” ungkap gadis itu mengakui kesalahannya “aku tidak mengerti maksudmu tetapi sungguh shisou..” mulai meneteskan air matanya lagi “Aku tidak Pantas untukmu lagi.”


“Hmm”.. jawab putra mahkota mulai memahami situasi, tersenyum geli namun tipis dan mulai mengantungi celana “Shi An..” Panggilnya kepada bawahan yang selalu setia kepadanya.


“Ya yang Mulia..” seorang laki-laki dengan wajah yang sangat dikenal Zili bergabung pada mereka ditempat tersebut, Datang dari atas Udara dengan texchi Burung Falcon milik putra mahkota.


Ah,


Keluh laki-laki itu mulai sakit kepala.


Bagaimana tidak..?


Dia bahkan tidak berbuat apapun tetapi harus merasa tersiksa karena perilaku putra mahkota.


“Kau berselingkuh dengannya..?” tanya putra mahkota kepada laki-laki yang selalu memakai headset karena Harus mengawasi junjungannya.


Laki-laki tersebut memang diberikan Hak Istimewa untuk mengetahui keberadaan Putra mahkota dan mendengar setiap percakapan junjungannya melalui GPS yang selalu dibawa dan dikenakan oleh junjungannya tersebut.


“Tidak yang mulia.”


Jawaban berbeda dilontarkan secara bersamaan.


Membelalak mata memandang kesal karena laki-laki yang berjongkok tunduk dihadapan putra mahkota, tidak mau mengakui kesalahan “shisou percayalah padaku, aku ini telah mengkhianatimu” ucap Zili berusaha meyakinkan.


“Yang mulia percayalah padaku, aku tidak pernah melakukan apapun kepada putri mahkota” Ucap pengawal rahasia putra mahkota merasa Kacau harus berpura-pura menjadi Putra mahkota yang sedang menyamar.


“Tapi kita pernah berciuman..” ingatkan Zili kepada pengawal putra mahkota.


“Aku tidak ingat pernah melakukannya pada anda yang mulia” jawab laki-laki tersebut membuat Zili semakin kesal karena dia masih tidak ingin mengakui kesalahannya.


Melangkah kaki geram, “Hoiiii” panggil Zili mendekati laki-laki itu, lalu menarik kemeja belakangnya membuat putra mahkota hampir saja tertawa “kau tidak ingat pernah tidur bersamaku ya...” bentak Zili ketika melihat wajah pengawal Rahasia putra mahkota yang telah berdiri.


“Tidak ingat, mungkin aku lupa ingatan.” Jawab cepat pengawal rahasia putra mahkota yang kini telah berjongkok kembali.


“Bagaimana dengan janjimu yang akan membawaku pergi...?” Ingatkan Zili lagi.


“Aku tidak pernah berjanji seperti itu yang Mulia” jawab cepat laki-laki tersebut.

__ADS_1


Mulai memandang putra mahkota “Shisou percayalah padaku..” pinta Zili.


“Yang mulia, percayalah padaku..” pinta pengawal rahasia putra mahkota.


“Tapi kau bilang kau mencintaiku..” bentak Zili penuh emosi.


“Mana berani aku mencintaimu, Astaga yang Mulia” sungguh, perasaan laki-laki itu mulai panik karena tidak mengetahui apaapun yang terjadi tentang putra mahkota beberapa minggu yang lalu.


Emosi Zili mulai membara “mengakulah laki-laki brengsek..” pinta gadis itu sembari membungkuk, memukul punggung laki-laki yang berjongkok tunduk dihadapan putra mahkota.


“Shi an, kau mencintainya..?” tanya putra mahkota berpura-pura.


“Tidak yang mulia “ jawab Cepat pengawal pribadinya.


“Tapi aku mencintaimu..” ungkap Zili mengejutkan pengawal pribadi putra mahkota yang langsung menunduk berganti arah, menghadap kearah Zili.


“Tolong tarik kembali rasa cinta anda, yang mulia..” pinta laki-laki itu membuat Hati Zili sangat kecewa.


“Kenapa kau begitu tega kepadaku..?” tanya Zili merasa sakit hati.


“Itu karena aku masih ingin hidup yang Mulia” jawab laki-laki yang menunduk dihadapan Zili.


“lalu bagaimana dengan perasaanku ini..?” tanya Zili mulai berjongkok memandang wajah laki-laki yang ada dihadapannya.


“Mana ku tahu, “ jawab laki-laki itu cepat bersamaan dengan putra mahkota yang telah menarik tangan Zili untuk berdiri kembali. “Sungguh, yang mulia, biarkan aku hidup” pinta laki-laki itu ketika putra mahkota telah memandang lekat wajah Asli waanita miliknya.


Tersenyum senang karena akhirnya topeng Zili terbuka “kau punya bukti perselingkuhanmu..?” tanya putra mahkota kepada Zili yang menundukan kepala.


“Dia adalah buktinya..” jawab zili merasa kecewa karena barang buktinya sendiri tidak ingin mengakui kesalahan.


“Benarkah..?” tanya putra mahkota berharap Zili memandang matanya.


Benar saja,


Cara laki-laki itu memang paling ampuh membuat Zili mengangkat kepala “hmm” mengangguk kepala memandang Mata putra mahkota yang berada dekat dengan matanya “percayalah padaku Shisou, aku telah berselingkuh dengannya dibelakangmu.”


“Baiklah aku akan membunuh kalian berdu....


“Aahh tidak yang mulia, sungguh tidak pernah sedikitpun aku melakukan perbuatan Tidak senonoh kepada putri mahkota “ Sela pengawal Rahasia putra mahkota yang mengetahui dengan pasti sifat laki-laki dihadapannya.


“Dia tidak pernah melakukannya,” tersenyum nakal memandang Zili yang terlihat begitu Sedih “kenapa kau malah menuduhnya berselingkuh denganmu.. ?”tanya putra mahkota mengejutkan hati zili “mungkinkah kau tidak mencintaiku lagi..?” lanjut laki-laki itu bertanya.


“Mana mungkin”jawab zili cepat “aku sangat mencintaimu Shisou...emmm..” dihadapan pengawal Rahasianya yang menunduk, putra mahkota mulai meraih bibir wanita miliknya,


Singkat,

__ADS_1


Lalu melepaskannya,


Perilaku putra mahkota sontak membuat Zili menggigil malu dan menundukan kepala “Kalau tidak ada bukti selingkuh, maka aku percaya bahwaa kau tidak pernah menyelingkuhiku Zili” Jelas putra mahkota membuat Zili pasrah karena tidak mengetahui cara untuk meyakinkan laki-laki tersebut “Selamat ulang tahun..”ucap putra mahkota mengejutkan Zili lalu, mengangkat wajah gadis itu dan mengulang kembali Ciuman bibir manis mereka.


__ADS_2