
“ Setelah kejadian Percobaan pembunuhan yang dilakukan Shi wa kepadaku,, Shi wa akhirnya dikeluarkan dari sekolah dan dipecat sebagai pelindung putri Yu’a,, aku tidak tahu apalagi yang terjadi dengannya karena ibu mertua tidak menjelaskannya lebih lanjut kepadaku lalu Seluruh murid disekolah tiba tiba berubah total ketika melihatku bahkan ada beberapa dari mereka yang secara langsung menyapaku,,
Tidak hanya sampai disitu saja,, Putri istana yang telah memusuhiku selama ini kini tiba tiba datang kekelas untuk mencariku,, dan yang lebih membuatku terkejut,,dia secara langsung menundukkan tubuh kepadaku” Zili berdiri dari duduk nya sangat terkejut ketika melihat Yu’a masuk kekelas dan Menundukkan tubuh kehadapannya.. seluruh murid didalam kelas dan guru yang mengajar bahkan sampai tidak menyangka bahwa Putri kerajaan secara langsung melakukan hal tersebut tanpa rasa malu sedikitpun..
“Maaf,,aku benar benar merasa sangat bersalah telah melukaimu selama ini,, dan juga aku minta maaf atas nama saudara ku Shin’A yang juga pernah menyakitimu selama ini” pinta Yu’a kepada Zili yang tidak percaya bahwa dia akan menerima permintaan maaf dari Anggota keluarga kerajaan yang lain setelah sebelumnya raja dan ratu negara secara langsung meminta maaf kepadanya.
“Yang mu...”
“Yu’a.. panggil aku yu’a saja” ucap gadis itu lembut sembari menegakan tubuhnya kembali,,.” Mau kah kau menjadi temanku!” pintanya lagi yang semakin mengejutkan semua orang..
“Tidak perlu” suara yang tidak asing ditelinga semua orang terdengar tiba tiba.. Seluruh murid didalam kelas yang tadinya memandang kearah yu’a dan Zili saat itu mulai menundukan kepala karena takut memandang laki laki remaja yang saat itu telah masuk keruang kelas zili.
“Xu’i” Suara Yu’a gemetar mengingat kejadian pertemuannya dengan Xu’i beberapa hari yang lalu di istana kerajaan..
2 Hari yang lalu.
Yu’a berdiri dengan tubuh gemetar ketakutan karena Semua tindakan pembuliannya terhadap zili disekolah telah diketahui kedua orang tuanya,, Dia yang selama ini merasa sangat cemburu karena Orang yang disuka memperlakukan Zili secara khusus,, telah menyadari perbuatan buruknya yang mengakibatkan Dirinya saat itu harus menerima hukuman penjara bawah tanah klan Sun selama sebulan penuh yang mengharuskannya menahan rasa lapar yang teramat dalam..
Berkali kali ia memohon dan menangis kepada ayahnya untuk mengeluarkannya dari penjara yang hanya menyediakan satu kali makanan dalam sehari,, tapi Ayahnya mengabaikan begitu saja permohonannya.. saat itu dia tanpa sengaja teringat dengan Shin’A yang mendapatkan hukuman yang sama dengannya beberapa bulan yang lalu.. ketika Shin’A telah keluar dari Penjara,, tubuhnya berubah menjadi sangat kurus dan menyedihkan..
Dengan bantuan dari prajurit istana yang saat itu sedang menjaga penjara bawah tanah,, Yu’A berhasil meminta teman ayahnya untuk Datang mengujunginya,, dia sangat berharap orang yang adalah Ayah dari zili untuk kedua kalinya mengabulkan permintaan Yu’a.
“Kau baik baik saja?” tanya Lian ketika telah masuk menemui Yu’a didalam penjara bawah tanah,, laki laki dewasa itu tidak menyangka bahwa temannya akan menghukum putri dia sendiri dengan hukuman yang sangat berat.
“Paman.. hikss. Aku mohon,, maafkan aku,, aku mohon paman,, tolong Bantu aku keluar dari sini,, aku janji tidak akan menjahati Zili lagi” pinta yu’a dengan sangat kepada Lian yang sangat tidak tega melihat keadaan putri temannya..
“Tunggu lah ,, paman akan coba membujuk ayahmu” ucap lian menyenangkan hati Yu’a ,, meskipun hanya memiliki harapan kecil tapi yu’a tidak pasrah begitu saja menerima hukuman yanh diberikan ayahnya seperti Shin’A yang keras kepala tidak ingin meminta maaf atas kesalahannya kepada Zili dimasa lalu.
Yuanna duduk ditaman kerajaan menunggu kehadiran Lian yang telah memanggilnya beberapa menit yang lalu saat ia berada diruang kerjanya.. dia mengetahui dengan pasti alasan Lian menemuinya setelah beberapa pelayan istana pribadi mengatakan kepadaanya bahwa lian telah pergi kewilayah barat daya untuk menemui Yu’a yang dikurung dipenjara bawah tanah..
“Kukatakan kepadamu secara langsung,, aku menolak menolongnya”ucap yuanna sembari berdiri ketika Lian baru saja memijakkan kaki dirumput taman samping istana yang tidak terlalu luas..
“Huh” senyum lembut lian yang telah sadar bahwa yuanna mengetahui maksud pertemuan mereka.. dia tetap berjalan hingga sampai mendekat kepada wanita yang telah sangat lama masuk kedalam hatinya tersebut.
“Aku sudah mengatakannya dengan jelas,, sekarang tidak perlu lagi ada pembicaraan,, kalau kau tadi tidak mematikan ponsel mendadak.. aku tidak perlu repot repot datang kesini” keluh yuanna lagi lalu bergegas melangkahkan kaki pergi meninggalkan lian untuk menyelesaikan tugas negara nya lagi.
__ADS_1
“Aku mohon”
“Mohon lagi” ucap yuanna menghentikan langkah kakinya tepat disebelah Lian,, dia lalu menolehkan tubuhnya menghadap kepria itu “dulu,, kau juga memohon kepadaku untuk mengambil Zili kembali,, yang bahkan ibunya sendiiri tidak ada disamping dia,, lalu sekarang kau mau memohon lagi denganku,, Lian.. “
“Aku tahu,, “potong lian “kau memiliki Dua balita yang seumuran sama dengan anakku,, anak mana yang ingin kasih sayang ibunya dibagi dengan anak orang lain” lanjutnya lagi dengan perasaan yang teramat pedih mengingat istrinya mengabaikan anak satu satu mereka.
“Lian..”
“Yuanna,, aku tahu,, kau menganggap hidup Zili sama dengan hidupmu ketika kau masih kecil,, hanya saja anak ku masih memiliki aku disisinya,, aku juga hanya memilikinya dikehidupanku ini,, aku tidak ingin dia membagi cintanya denganmu ataupun shin,, “ lian mengambil nafas lalu menghembuskannya ,, “aku tidak ingin melihat Orang yang kusayang, mencintai shin lagi” lanjut lian dengan Sejujur hatinya,, Yuanna yang berdiri Disebelahnya sampai tidak tahu lagi harus berkata apa.
“Lian,, maaf.. aku..”
“Tidak perlu minta maaf,, aku yang mencintaimu,, tentu saja aku sudah siap menanggung perasaan cemburu,, yuanna,,” lian menghadapkan tubuhnya kearah yuanna lalu memegang bahu wanita itu “hanya dengan kau mengabulkan permintaanku yang mungkin berat ini, aku merasa sangat senang,, bahkan bahagia,, karena setidaknya kau masih menganggapku ada” lanjut laki laki itu lagi lalu mengalihkan tubuhnya kearah jalan keluar taman meninggal yuanna yang merasa piluh karena tidak tahu cara menghilangkan perasaan lian kepadanya.
SHin menatap penuh emosi melihat yuanna yang tiba tiba memintanya untuk melepaskan Yu’a,, dia bukan keberatan atas permintaan istrinya tersebut,, tapi mengingat bahwa yuanna melakukan hal tersebut karena permohonan laki laki lain lah yang membuatnya sangat marah dan cemburu..
“Kau melakukannya lagi untuk lian” bentak Shin penuh emosi.. “hentikan kebodohanmu yang akan semakin membuat dia tersiksa karena mencintaimu” tambah laki laki yang saat itu telah berdiri sembari mengepalkan kedua tangannya memandang Yuanna yang berdiri dengan tubuh gemetaran karena takut untuk menghadapi kemarahan suaminya.
“shin,, ak.. aku ibunya.. Yu’a juga berjanji ak.. akan meminta maaf atas kesalaha...”
“Keluarkan yu’a shin,,” suara laki laki terdengar ditelinga Shin tiba tiba,, dia adalah idris yang telah masuk keruangannya karena ada sedikit urusan dengan raja negara tersebut..
“Kau mau ikut campur urusan keluargaku juga idris” Shin tidak terima dengan permintaan idris yang telah membela adiknya..
“Shin,, kau masih saja pecemburu,, bahkan yuanna telah memiliki dua anak dengan mu,, bukan..tiga anak maksudku,,, kau masih takut kehilangannya lagi yang bahkan itupun tidak akan mungkin dilakukan oleh lian,,” jelas idris menggeleng kepala menghampiri adiknya yang saat itu sedang berdiri ketakutan menghadapi suami dia..
“Idris,, kau menyalahkan keputusanku,, kalau begitu gantikan posisiku,, terserah kau mau buat keputusan apa,, aku lelah jadi raja negara yang bahkan tidak bisa menghabiskan waktu bersama orang yang kucinta” keluh Shin sembari berjalan menuruni tangga meninggalkan pedang lambang seorang raja yang ia selalu bawa ketika bertugas,, shin menghampiri yuanna untuk membawa wanita itu pergi dari ruangan takhta nya berada.
“Shin..” panggil idris lembut tapi laki laki itu tidak peduli..
“Maafkan aku,, aku tidak akan mengulanginya lagi kalau tahu kau akan marah sebesar ini” Ucap yuanna menyesali permohonannya,, ia yang tetap berdiri tidak mengikuti ajakan Shin ,, sedang berpikir keras agar laki laki yang ia cintai tidak mengundurkan diri sebagai raja Negara.
“Aku juga minta maaf telah berkata kasar kepadamu” ucap shin kemudian sembari memeluk istri nya lembut.. ia tidak tahan untuk terus menerus memarahi wanita yang ia cinta apalagi saat mendengar wanita itu memelas merasa bersalah..
“Aaah.. pasangan aneh” gumam idris dalam hati lalu meninggalkan kedua pasangan yang selalu dimabuk cinta.
__ADS_1
Yu’a berjalan menelusuri koridor istana menuju keruangan ayah nya setelah ia dibebaskan dari hukumannya hari itu. Sesekali ia bertemu pelayan istana dan prajurit kerajaan yang memberi hormat kepadanya,, ada juga yang tanpa sengaja ia dengar sedang berbisik bisik bergosip tentang nya yang ia sendiri tidak berdaya untuk menghukum mereka menimbang kesalahannya baru saja di maafkan.
Langkah kaki putri istana tersebut seketika terhenti didepan pintu Ruang raja yang dijaga oleh Empat pengawal istana dengan pakaian jas hitam layaknya seorang bodyguard ketika melihat Xu’i dan shin ji datang menghampirinya dengan tatapan tajam penuh sindiran.
“memalukan sekali putri terhormat bisa melangkah masuk kedalam penjara bawah tanah,, “ sindir shin ji ketika telah berpas pasan dengan Yu’a.
“Sekali lagi menyentuh istriku,, akan kubuat kau tidak bisa keluar selamanya” tambah Xu’i lagi menggetarkan hati Yu’a.. ia tahu dengan pasti ucapan laki laki itu tidak pernah bisa remehkan begitu saja. Terlebih lagi dialah yang akan menjadi raja negara berikutnya.
Kembali kemasa sekarang.
‘” putra mahkota ‘” gumam Zili dalam hati mulai merasa takut akan kedatangannya,, meskipun Laki laki remaja itu sudah berkali kaali menyelamatkan nyawa gadis itu,, tetapi didalam hatinya tetap merasa sangat takut untuk sekedar dekat dengan putra mahkota.
“Ayo pergi” ajak Xu’i ketika telah mendekati Zili,, ia lalu menarik pergelangan tangan gadis itu karena telah mengenali zili yang selalu takut untuk berhadapan dengannya,, terlebih lagi dia tidak pernah sekalipun mendengar istrinya berbicara kepada dia.
YU’a,, didalam hatinya masih tersisa rasa cemburu tapi dia tidak memiliki niat lagi untuk melakukan kejahatan terhadap Zili yang bahkan telah disakiti oleh saudaranya juga tanpa ia pernah ketahui.
“Aku sudah mendapatkan izin dari sekolah untukmu yang tidak akan hadir kesekolah lagi selama beberapa bulan kedepan” perkataan Xu’i membuat Zili merasa sangat bingung saat itu .. tapi gadis itu tetap saja tidak berani untuk bertanya kepada suaminya,, tanpa menunggu ,, Xu’i yang telah membawa masuk Zili kedalam mobil nya lalu mulai melanjutkan perkataannya “ aku telah berjanji untuk melindungi tapi bukan berarti selamanya aku bisa melindungimu” lanjutnya saat telah duduk di kursi mobil bagian belakang,, ia saat itu memandang aneh kearah Zili yang terus saja menundukkan Kepala tanpa bertanya ,,
Xu’i yang duduk melipat tangan kedada dan kakinya dikursi mobil sekilas melirik kearah Zili,, dia sedang memikirkan cara agar gadis yang berada disebelahnya mau membuka suara kepadanya “hey.. kau dengar tidak?” tanya laki laki remaja itu terlihat kesal mengira tidak dipedulikan..
“De..de...”
“Sudahlah,, “ larangnya kesal karena lama mendengar jawaban dari gadis disebelahnya “karena kau sudah menikah denganku,, kau akan menjadi Ratu negara untuk kedepannya,, dan aku juga tidak mau menikah untuk kedua kalinya,,karena kita tidak mungkin berpisah bukan berarti aku bisa menyukaimu,, bahkan untuk selamanya tidak akan mungkin memiliki perasaan terhadapmu jadi jangan pernah berharap apapun dariku, walaupun begitu,, aku ingatkan kepadamu,, jangan pernah coba coba untuk menceraikanku atau menandatangani surat cerai lagi” jelasnya lagi sembari melirik sekilas kearah Zili yang masih tunduk memandang pahanya.
Xu’i tampak sangat kesal karena tidak menerima respon dari zili.. ia bahkan berkali kaki menghela nafas tidak percaya akan bertemu dengan orang sekikuk Zili “ karena Kau akan menjadi ratu dimasa depan,, aku yang saat ini masih bisa melindungi,, mulai sekarang akan melatihmu agar menjadi orang kuat yang tidak mudah diganggu orang lain,, “
“Melatih” gumam Zili dalam hati merasa terkejut dengan perkataan laki laki disebelahnya..
“dimasa depan,, aku akan menjadi seorang raja,, dan tidak akan punya banyak waktu lagi untuk melindungimu,, jadi mulai sekarang persiapkan dirimu selama setahun ini untuk berlatih bersamaku di Semua wilayah klan asli negara.. aku akan mengajarkan mu keahlian dari tujuh klan asli,, dan kau tidak sedikitpun diizinkan untuk menyerah” jelasnya lagi masih mencoba melirik Zili yang tidak juga merespon perkataannya... gadis itu bahkan tidak bertanya sedikitpun kepada Xu’i yang mulai kehilangan kesabaran..
Dengan geram nya,, Xu’i lalu memegang kedua bahu zili menghadapkan gadis itu dengan dirinya “ kau dengar tidak?” tanya nya saat zili telah berhadapàn dengan Xu’i.. Xu’i tersenyum kecut karena hanya melihat gadis dihadapannya menganggukan kepala tanpa membuka suara.. “Kau tidak ingin bertanya apapun ya?” tanya xu’i lagi tapi gadis itu tetap tidak membuka suara,, dia hanya tunduk sembari menggelengkan kepala.. “hei kau,, mulai sekarang panggil aku Shisou,,” perintah xu’i yang dianggukan gadis itu seketika.. “ayo panggil” perintahnya lagi agar zili membuka suara..
“Si... si...si...”
“sudahlah” Xu’i tampak sangat kesal,, ia melepaskan kedua tangannya dari Bahu Zili lalu menggeser posisi duduknya ketepi pintu mobil,, tidak lupa melipat tangannya sembari membuang wajah keluar jendela.
__ADS_1
“Bagaimana ini,, dia terlihat sangat membenciku” gumam zili dalam hati ketika telah lepas dari pandangan harimau didepannya.