Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
ujian semester tiba


__ADS_3

Dua hari telah dijalani,


Mengenal nama-nama ilmiah jenis-jenis hewan pembawa virus dan bakteri telah dilakukan.


Sesekali Zili melakukan penelitian, mengambil satu demi satu jenis hewan pembawa virus dan bakteri lalu mengolahnya.


Beberapa jam sekali Dokter hewan datang mengunjungi ruang tempatnya berada, mengajarkan dan memeriksa hasil dari penelitian yang dilakukan Zili.


dimalam hari ia tidur dengan gulungan tikar dan suara desisan ular, disiang hari dia makan dengan mualan perut menahan rasa Ngeri terbayangkan setiap lendiran-lendiran yang ia lihat dan hewan-hewan berlendir lainnya meskipun makanan dihadapannya terlihat mewah.


Dua hari dia menjalani hidup dengan kesengsaraannya, menggigil ketika meraih jenis-jenis hewan yang belum pernah ia lihat sebelumnya, memegang hingga wajahnya pucat meskipun dengan menggunakan sarung tangan.


Terlebih lagi ketika ia ditugaskan untuk membunuh hewan tersebut lalu mencincang tubuhnya demi mencari keberadaan virus dan bakteri didalamnya.


Rasa mual dan pusing kian menyelimuti, gadis itu kini telah keluar dari ruangan tersebut untuk beberapa jam saja lamanya.


Itu karena ujian Semester sekolah high raise telah dilaksanakan, sebagai seorang murid disebuah sekolah yang mengedepankan ilmu Praktek dibandingkan ilmu teori, Zili yang merupakan Putri mahkota negara NC, saat itu akan mengerjakan ujian online diruangan berbeda.


Dia menolak keras untuk mengerjakan Soal diruangan tempat ia tinggal saat itu, bagaimana tidak, dia menyadari bahwa dirinya tidak akan mampu untuk memfokuskan diri ditengah-tengah kengerian tempat yang bahkan membuatnya tidak mampu nyenyak mengistirahatkan diri.


Bermodalkan laptop dipelukannya, Zili mulai melangkah kaki memasuki ruang Pribadi milik putra mahkota atas izin laki-laki tersebut ketika menghubungi Dokter hewan melalui panggilan jarak jauh.


Mulai melangkah didepan pintu, itu pertama kalinya ia memasuki ruang pribadi putra mahkota tanpa ada seseorang yang membawanya.


Dia menghela nafas berat, lalu mulai membuka pintu yang tampak tak lagi dikunci. Pikirnya, mungkin dokter hewan telah membukakan pintu tersebut sebelumnya.


Pintu terbuka,


Zili berdiri gugup dan menggigil.


Dia mulai berbalik,


Lalu menarik nafas keras dan mulai melangkah menjauh saking malunya ia.


Haa...


“Apa yang kau lakukan?”


Zili mendongkankan wajah, menoleh kesampingnya.


Ia melihat wajah putra mahkota tetapi tidak berani memandang matanya “kenapa kau pergi?” Tanya putra mahkota lagi, kali ini melepaskan genggaman tangan yang tadinya berhasil meraih lengan atas Zili dan menahan kepergiannya.

__ADS_1


Masih teringat jelas Ciuman pipi yang dilakukan putra mahkota didalam pikiran gadis itu, hal itu membuatnya sangat malu, hingga ia ingin sekali berlari pergi.


Meskipun demikian, keinginan untuk bertemu putra mahkota mengubah ulang pikirannya untuk berlalu pergi.


Zili mulai menghadapkan diri menyamping, kearah putra mahkota saat itu berdiri.


“aku...


Ragu-ragu dia berkata “ingin mengambil air minum” ucapnya berbohong demi menyembunyikan kegugupan serta detak jantungnya yang mulai bermasalah.


Putra mahkota tersenyum lucu, “Diruanganku juga ada air minum” ucapnya melihat wajah gugup serta tubuh gemetaran Istri dihadapannya.


Zili mulai menoleh kepala menghadap keruangan pribadi putra mahkota.


Syukurlah.


Begitulah ucapan dalam hatinya ketika melihat teman-teman putra mahkota berada diruangan yang sama.


Jika hanya berdua saja dengan laki-laki dihadapannya, tentu saja ia tidak akan mampu mengerjakan soal-soal ujian sekolah.


“Shisou...


Zili memberanikan diri bertanya “apa yang kau lakukan disini?”


“hmmm..


Ucap Zili menggelengkan kepala “ kau tidak harus meminta maaf” jawab gadis itu masih dengan kegugupan yang melanda hati.


Putra mahkota memandang istrinya lekat, mungkin dia mengira bahwa Zili sangat tegang ketika dekat dengannya.“kenapa kau lama sekali, bukankah waktu ujian tinggal emmm..


Putra mahkota mulai melihat jam tangannya “58 menit lagi?”


Zili tersenyum Getir, ia menghela nafas berat karena waktu tersebut biasanya hanya diberikan untuk murid-murid kelas Khusus seperti putra mahkota dan untuknya yang hanyalah murid kelas biasa, waktu ujian yang diberikan masih sangat lama. “shisou, aku bukan murid kelas khusus, jadi tidak perlu khawatir masalah waktu....


“Mana mungkin...


“Haaa...


Zili sontak menengadah, mendongakan wajah menatap mata putra mahkota keheranan “mana mungkin, kau ini kan putri mahkota” ucap putra mahkota tersenyum lembut.


“Memang kenapa jika aku ....

__ADS_1


“Sebagai pejabat tinggi negara, sudah pasti saat ini kau berada dikelas khusus” putra mahkota tersenyum geli melihat wajah pucat Zili bertambah.


“be..Benarkah?” tanya Zili sangat terkejut, hingga detak jantungnya berdegup kencang karena perasaan khawatir.


“Tentu saja..


Jawab putra mahkota tersenyum lucu “waktu tersisa saat ini hanya tinggal 56 menit lag...


Belum selesai putra mahkota memberi informasi, Zili telah lari masuk kedalam ruangannya, duduk dikursi putra mahkota yang tidak ia ketahui sebelumnya saking khawatirnya gadis itu memikirkan waktu tersisa.


Zili meletakan laptopnya setelah menggeser laptop tertutup milik putra mahkota. Dia mulai membuka laptop, menyalakannya lalu menghubungkan jaringan Yang ada disana kemudian membuka Sebuah link, dan mulai memasukan nomor identitas murid serta kata sandi miliknya dan membuka Beranda sekolah high raise dilayar laptopnya.


“Ini...


Benar saja, untuk pertama kali dalam hidupnya ia menemukan Soal aneh yang bahkan sangat membingungkan Gadis itu.


CHOOSE 2 MINIMUM OPTION OF YOUR EXAMINTION.


Terdapat 7 pilihan ujian diberanda tersebut.


Hal itu semakin membingungkan zili ditengah-tengah singkatnya waktu yang tersisa.


“Kenapa kau masih belum memilih?” Tanya putra mahkota yang sudah berdiri disamping Zili dan memandang layar laptop gadis itu.


Zili menoleh kepala kearah putra mahkota disampingnya “shisou...


Ucapnya dengan mata penuh kekhawatiran “aku masih belum memahami ujian kelas khusus karena sebelumnya tidak pernah sekalipun berada disana”


“Benarkah?”


“Hmm..


Angguk Gadis itu cepat.


“Aaaahhh mengkhawatirkan” ucap penasihat putra mahkota yang telah menyelesaikan ujiannya menambah kekhawatir dalam hati Zili.


Lagi, putra mahkota dibuat tersenyum geli melihat wajah penuh kekhawatir Istrinya “pilih minimal 2 jenis keahlian Klan yang kau kuasai “ jelas putra mahkota, “tentu saja, jika kau memilih keahlian klanmu sendiri diantara kedua pilihan tersebut, nilai mu akan jauh lebih buruk dan juga jika kau mampu mengerjakan semua keahlian Klan, nilaimu akan semakin tinggi” jelas putra mahkota mulai menggeser layar laptop Zili yang memang bisa disentuh tangan, memilihkan 2 keahlian Klan untuk istrinya yang bergambar pedang serta pistol yang bersilang dan gambar hewan dimenu pilihan.


“Shisou..


“Bukankah kau sudah menguasai dua keahlian klan ini?” putra mahkota menarik Kursi disampingnya lalu duduk tepat disebelah Zili “kerjakanlah,..

__ADS_1


Lanjut perintahnya “aku ingin melihat hasil dari usahamu” tambah laki-laki tersebut memberikan semangat kepada zili yang mulai tersenyum sembari meletakan jari-jari tangannya keatas keyboard laptop dan mulai mengerjakan Soal ditengah-tengah waktu singkatnya.


__ADS_2