Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
berusaha keras


__ADS_3

Pintu tertutup..


Menyisahkan perasaan menyakitkan karena melihat pangeran istana berjuang begitu keras menghalangi guru putra mahkota mengejarnya.


Terus menguatkan diri, berbalik dan berlari menuju tangga naik pintu keluar, melewati belasan orang yang tampak sedang bersembunyi menutup ruangan pribadi saking takutnya mereka dengan keadaan yang mengerikan.


Menekan tombol merah pembuka pintu yang hanya ada didalam ruangan saja, lalu menaiki anak tangga secepat mungkin.


“S-Texchif” panggil zili, dengan cepat texchi tongkat datang menghampirinya, ia meraih benda tersebut lalu memutar dan melemparnya sekuat tenaga kepunggung seorang laki-laki tua yang sedang bergerak cepat menuju Pelindung putra mahkota shin ji yang tampak terbaring lemah tidak lagi berdaya.


Tongkat berhasil ditendang, hingga terhempas jauh tetapi datang kembali menghampiri Zili deengan cepat.


Segera berdiri menahan rasa sakit diperut, pelindung putra mahkota shin ji bergerak menjauh.


Baaaaaakkk..


“anna....”


Putri kelincahan terpental jauh,


Penasihat putra mahkota bergerak cepat menangkap gadis itu setelah menyingkir beberapa Bawahan musuh yang menghambat langkahnya memasuki Ruang bawah tanah.


“Shin ji...” teriak pelindung putra mahkota shin jo ketika melihat saudaranya terpental lagi setelah menerima tendangan berputar mengudara oleh laki-laki tua yang kini telah berdiri dihadapan Zili.


Menghela nafas berat, melindung Pelindung putra mahkota Shin ji yang lagi-lagi terbaring lemah diatas tanah, Zili mulai memutar tongkatnya.


Melempar.


Baaaaaakkk.


Tongkat Berhasil ditendang menjauh,


Bergerak cepat memukul wajah namun berhasil Ditepis.


Menendang bawah, tapi laki-laki tua berhasil melompat keatas.


Mengangkat kaki keatas, mencoba menendang perut laki-laki tua tersebut,


Hal tersebut sontak Membuat laki-laki tua melompat berputar kebelakang tetapi punggungnya berhasil ditendang penasihat putra mahkota setelah ia berdiri, hingga membuatnya maju beberapa langkah.


Bergerak cepat Menuju Penasihat putra mahkota, tapi tongkat Zili telah datang menghampirinya menghalangi pandangan mata laki-laki tua tersebut karena putaran tongkat tersebut didepan mata.


Buuuuukkkk...


Putri kelincahan mulai menyerang kepala, laki-laki tua tersebut menunduk, Zili meraih tongkatnya yang berputar lalu melempar kearah laki-laki tua itu lagi, kemudian bergerak cepat menyerang dari Depan, membantu putri kelincahan yang menyerang dari belakang.


Buuukkkk uhuk uhukk...


Putri kelincahan tertendang keudara, kaki laki-laki tua mulai menghampiri Zili tetapi punggung laki-laki tua tersebut berhasil ditendang Penasihat putra mahkota kembali dari udara.


Baaakkkk... membuatnya membungkuk maju kedepan.


Zili mulai Memukul dengan tongkat, laki-laki tua tersebut berhasil menahannya dengan kedua silangan tangan hingga mundur kebelakang.


“Kauuuuuu...” makinya penuh amarah ketika Dirasa tangannya mulai gatal karena tongkat Zili yang berbakteri.


Dengan geram ia bergerak cepat, sangat cepat hingga tidak disadari Zili kedatangannya.


Buuuuuuukk..


Akkkkkhhhh....


Lagi-lagi gadis itu menyemburkan darah ketika terpental diudara, mulai mendarat tetapi kaki tak lagi kuat menahan tubuh karena terasa gemetaran hingga tubuhnya juga ikut merasakannya.


Sebuah tangan berhasil meraih punggungnya.


“Kau baik-baik saja...?” tanya putri kelincahan yang telah berhasil membantu Zili mendarat dan berdiri.


“Hmm” angguk Zili melihat kegadis yang sedikit lebih tinggi dari nya.

__ADS_1


“Sandi....”


Teriak Pelindung putra mahkota Shin jo yang telah berhasil memukul beberapa musuh jatuh lalu bergerak kearah laki-laki tua yang mencoba menendang Penasihat putra mahkota ketika tubuh laki-laki tersebut terbaring lemah dan tidak mampu berdiri kembali, sama halnya dengan pelindung putra mahkota Shin ji yang saat itu tampak sangat kesusahan berdiri.


Maju.


“Hoooi....” teriak putri kelincahan tidak percaya ketika melihat Zili yang telah gemetaran tetap melangkah maju membantu penasihat putra mahkota.


Diantara rimbunnya pepohonan dan semak belukar yang telah berserakan diatas tanah terinjak kaki, diantara kerumunan musuh-musuh Negara serta salah seorang pemimpin musuh yang sangat kuat dan diantara kerinduannya yang mendalam terhadap putra mahkota, sekuat tenaga zili yang telah melepaskan Sepatu Hak milik pekerja ketika menyamar, memukulkan tongkatnya kepunggung laki-laki tua yang tampak akan menusuk penasihat putra mahkota menggunakan Pisau ditangannya.


Trrriinngggg pisau terlepas dari tangan laki-laki tua itu dengan pukulan tongkat Zili.


Baaaaaakkkk...


Uhuk.. uhukkk...


Tapi Pelindung putra mahkota Shin jo terpental jauh karena menerima tendangan darinya, menyisakan Zili yang telah kehilangan Tongkat karena benda tersebut berhasil digenggam laki-laki tua tersebut, lalu ditarik paksa hingga terlepas dari tangan Zili dan digunakan untuk membalas pukulan gadis itu.


Akhhhh...


Mengerang kesakitan “s-texchis..” teriak Zili,


Setelah terpental jauh beberapa meter daan masih berdiri, sebuah texchi tongkat milik Zili yang lain datang meluncur menghampiri gadis itu.


Cuuuup cuuuup...


Tak.. takk.. takk..


Jarum-jarum yang telah dilemparkan Putri kelincahan berhasil ditepis.


sementara kedua pelindung dan penasihat putra mahkota menghentikan bawahan musuh yang mulai bangkit menyerang kembali setelah tadinya berhasil dilumpuhkan, Zili dan putri kelincahan terus menerus berusaha keras menyerang laki-laki tua dihadapan mereka.


Taaaakkkk...


Tuuukkkkk...


Baaaakkkk...


Uhuk uhukk..


Masih bisa berdiri, Putri kelincahan bergerak lagi tanpa mempedulikan tubuhnya yang menggigil karena nyilu rasa sakit yang terus menerus ia terima.


Mulai meraih texchi payungnya, menyerang dari belakang setelah laki-laki tua berhasil memukul Zili mundur sangat jauh menabrak salah satu pohon besar hingga membuat gadis itu terduduk lemah memengang perutnya yang sangat sakit.


Baaaaakkkk....


Putri kelincahan menggigit bibir keras hingga berdarah karena berusaha sekuat tenaga memukul punggung laki-laki tua hingga laki-laki tersebut berbalik menatap putri kelincahan marah sembari melempar tongkat yang menyebabkan Tangannya gatal kearah gadis itu, lalu melompat dan menendang dengan keras.


Baaaaaaakk..


Aaaaakhhhhhh....


Semburan darah keluar dari mulut putri kelincahan hingga membuatnya terhempas lemah keudara dan jatuh berguling ketanah melepaskan payung dari tangannya.


“Brengseeeeekkk...” geram, penasihat putra mahkota melemparkan pistol miliknya yang tidak lagi terisi peluru karena telah habis dikeluarkan sejak pertarungan awal.


“Sanndiii....”


Buuukkkk...


Baaakkkk...


Tenaga mereka memang berbanding sangat jauh,. Bahkan ketika berhasil memukulpun, penasihat putra mahkota terpental kembali setelah perutnya ditendang keatas udara dengan lutut, lalu ditendang berputar lagi dengan pergelangan kaki.


Uhukkk uhukkk ..


Sama halnya dengan putri kelincahan, laki-laki itu kini telah jatuh berguling mendarat dengan lemah dan tak berdaya.


“Mantan presiden Negara NC, bukan....?”

__ADS_1


Berdiri terengah-engah, pangeran istana tersenyum kecut membuang darah dimulutnya.


Setelah lari Dari kejaran Guru putra mahkota, ketika keluar dari ruangan bawah tanah, ia pun harus berhadapan dengan saalah satu orang terkuat dinegara NC.


“Kau....?”


Membalas tatapan pangeran istana.


“Tentu saja putra dari raja negara Ini” bergerak cepat.


Baakkkk..


bUukkkk...


Benar aaja, hanya pangeran istana dan dewa kemenanganlah yang mungkin mampu menyaingi kekuatan laki-laki tersebut.


Buuuuukkk...


Uhuk uhukk...


“Berani sekali kau melukai wanitaku” berputar diudara, pangeran istana berhasil menendang punggung laki-laki tua tersebut hingga terpental membungkuk beberapa meter jauhnya.


Dia berbalik “Pangeran Sun Shin’A, bukan...?” mulai tersenyum senang memandang Lawan yang di anggapnya sebanding.


Baaaaakkkk...


Pelindung putra mahkota Shin ji bergerak cepat menyerang, tidak menyia-nyiakan kesempatan ketika Celah laki-laki tersebut terbuka karena memandang pangeran istana.


“ Hmmm...”


Laki-laki tua menoleh tajam karena kepala belakangnya yang berhasil ditendang, mata nya mulai berapi-api marah merasakan sakit.


Meraih kaki pelindung putra mahkota, menjatuhkannya kebawah...


Akkkhhhh.. darah pelindung putra mahkota shin ji menyembur keatas,


Baaaaakkk... tubuh nya melayang diudara tertendang laki-laki tua tersebut.


“Shin ji bodohh....” maki pangeran istana bergerak cepat meraih tubuh pelindung putra mahkota shin ji.


“Berani sekali kau menyakiti Tunanganku” teriak Putri keagungan melemparkan Cangkang-cangkang beracun dari atas udara kearah laki-laki tua tersebut setelah turun dari texchi kupu-kupu miliknya, namun berhasil dihindari laki-laki tua tersebut.


Baaaakkk... bukkkk... putri keagungan mundur kebelakang karena gagal melancarkan serangan.


“I am a destroyer, Code name Black Dragon 00A, your Commands are absolutely obeyed, my lord”


Duuuuuuaaaammmm...


dUuuuaaamammmmm


Duaaaaaammmm...


Ledakan demi ledakan terjadi akibat begitu banyaknya Granat yang mendarat diatas tanah, menggemparkan suasana ditempat tersebut hingga membuat burung-burung berterbangan menjauh serta hewan-hewan yang ada didalamnya berlarian pergi.


Granat tersebut terus bermunculan dari mulut besar Sebuah texchi Naga berwarna Hitam yang terbang diatas udara.


“Lemah....”


Ucap putra mahkota yang sedang berdiri diatas kepala texchi Raja Ular kobra miliknya, dua buah texchi besar milik laki-laki tersebut kini tampak jelas dipandangan mata.


“Annnaaaaa....”


“Anna..”


“Annna....”


Teriak semua orang membangunkan Putri kelincahan dari kesakitannya.


“U-texchiiiesssss” teriak Putri kelincahan memanggil seluruh texchi payung miliknya.

__ADS_1


__ADS_2