Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
pemilik 8 keahlian Klan


__ADS_3

Jam tangan yang tadinya bergambar Naga hitam, kini kembali lagi menjadi raja ular kobra.


Masih terus bergerak cepat saling menyerang, tak satupun dari serangan kedua laki-laki tingkat atas dari seni bela diri Shen tersebut berhasil mengenai sasaran. Padahal putra mahkota sendiri telah mengeluarkan seluruh tenaganya.


Sama-sama kuat,


Tapi tentu saja putra mahkota yang tidak ingin lagi membuang-buang waktu mulai mengeluarkan semua keahliannya.


“Wrapped Around..” perintah putra mahkota. dengan gerakan Cepat texchi raja ular kobranya menuruni udara.


Hal itu sontak membuat Hacker kecil kebanggaan negara melompat dari atas punggung benda besar dan panjang tersebut sembari menutup Laptop, lalu setelah mendarat dengan sempurna, ia membuka laptopnya kembali dan mulai memainkan lagi jari-jari tangannya dengan Lincah, duduk bersila diatas tanah serta meletakan Laptop super cerdas yang terdapat banyak aplikasi-aplikasi penting diatas lipatan kaki nya yang bersila.


Ular mulai melingkar.


Semua orang mulai menjauhi tubuh ular agar tidak masuk kedalam lingkarannya, tetapi tidak dengan pangeran istana yang masih menyeraang musuh secara membabi buta.


Begitu pula dengan putra mahkota yang tampak sangat Puas melihat wajah pucat laki-laki tua dihadapannya, wajah pucat karena baru mengetahui bahwa laki-laki muda dihadapannya bukanlah orang yang mudah dilumpuhkan terlebih lagi ditangkap.


“imprison..” ucap laki-laki tersebut, kemudian gambar dilayar Jam tangannya tiba – tiba berganti menjadi Gambar kuda Bersayap “P-texchi” panggil nya setelah berhasil menghalangi laki-laki tua keluar dari lingkaran tubuh ular miliknya.


Tak bisa begitu saja lari dari putra mahkota, hati master bela diri shen mulai bergetar ketika melihat besi-Besi pendek keluar dari punggung texchi raja kobra hingga memenuhi seluruh tubuhnya.


Setiap kali besi keluar, dari dalam seluruh besi pendek yang memenuhi punggung ular, keluar lagi besi lainnya, lalu dari dalam besi yang tadinya keluar, keluar lagi besi yang lainnya, begitupula selanjutnya hingga besi tersebut memanjang keatas dan besi mulai mengecil dibagian Ujungnya, mengunci Mereka yang berada didalam seperti sebuah penjara, menutup jalur keluar bahkan tendangan keras sekalipun tidak akan berhasil menghancurkan besi-besi yang telah melingkari mereka.


“Yuan..” panggil laki-laki tua yang terus bergerak melawan Kecepatan Menyerang putra mahkota “kau benar-benar sudah gila...?” maki laki-laki tersebut berhasil menghindari tendangan putra mahkota “bagaimana mungkin aku bisa menang melawan 8 keahlian Klan sempurna..?” makinya kesal masih sanggup menandingi kecepatan Putra mahkota dan menghindari setiap pergerakan lincah laki-laki dihadapannya.


“Lacak..” Perintah putra mahkota kepada hacker kebanggaannya dari balik headset ketika mengetahui laki-laki tua dihadapannya sedang melakukan panggilan.

__ADS_1


Sontak laki-laki tua dihadapannya terkejut karena panggilan terputus begitu saja, mungkin penerima panggilan sempat mendengar ucapan putra mahkota.


Geram, karena merasa ditinggalkan begitu saja oleh pemimpinnya,


Master Seni bela diri shen mencoba lari dengan Meengulurkan tangan, mengeluarkan Tali keatas besi yang memagarinya, tapi sayang, ujung tali jam tangannya tak mampu merekat dibagian besi karena adanya minyak Oli yang menyelimuti seluruh besi-besi berpagar tersebut.


“Hmm..” putra mahkota tersenyum Nakal, ia mulai menutup ujung besi-besi yang memperlihatkan langit dengan texchi Naga hitam miliknya setelah Texchi kuda bersayap masuk kedalam Penjara berpagar besi ditempatnya berada. “Come out” ucap laki-laki muda tersebut ketika gambar dilayar jam tangannya telah berubah menjadi naga hitam.


Beberapa saat kemudian, sebuah ular piton besar peliharaan putra mahkota mulai terbang menurun memasuki penjara.


Mengejutkan siapapun yang ada didalamnya termasuk pangeran istana yang baru saja berhasil menendang mengenai punggung musuh.


“Spray out...” ucap putra mahkota setelah berdiri mengantungi kedua tangan ketika Layar Dijam tangannya berubah menjadi Kuda terbang.


Kuda terbang yang telah mendarat disamping laki-laki tersebut tiba-tiba menyemburkan Ratusan biji-biji tanaman keseluruh tempat yang terpenjara tersebut kecuali tempat dimana putra mahkota berdiri saat itu. Beberapa saat kemudian, benda tersebut menyemburkan Sebuah cairan berwarna kuning lainnya.


Dengan cepat pangeran istana melompat berputar mundur tepat membelakangi punggung putra mahkota.


master seni bela diri shen semakin dibuat terkejut ketika ular piton peliharaan putra mahkota mulai mendekatinya serta melilitkan tubuhnya keseluruh tubuh Laki-laki tersebut dan hanya menyisahkan wajah saja.


Sesekali ular berdesis disamping kepala laki-laki tersebut, menjulurkan lidah berkali-kali hingga membuat merinding siapa saja yang melihatnya.


“Putra mahkota.. “ Mantan ketua klan Shen yang terjebak di lebatnya tanaman yang tumbuh dengan cepat karena tersiram pupuk ajaib penumbuh cepat buatan Klan Sun, terlihat telah menyerah melawan kedua petinggi negara tersebut. “luar biasa..” pujinya berusaha bergerak tetapi Duri-duri yang ada dibatang tanaman tersebut terus melukai Kulit kakinya. “Pantas saja yuan sangat menginginkanmu” lanjutnya lagi setelah putra mahkota terbang mendekati laki-laki tersebut menggunakan texchi Kuda miliknya.


“Hmm..” putra mahkota tersenyum remeh sembari membuka laci kecil dijam tangannya lalu mengeluarkan obat Gila yang belum diketahui cara membuat penyembuhannya.


“Tie up” perintahnya,

__ADS_1


beberapa saat kemudian, bagian bawah leher texchi kudanya terbuka, mengeluarkan Tali tambang lalu mengikat tubuh laki-laki tua yang mulai tampak gemetaran.


Putra mahkota meraih kedua ujung tali lalu mengikat kencang tubuh laki-laki tua tersebut hingga membuatnya tertegun,


Dengan senyuman kepuasan yang luar biasa sampai membuat merinding siapapun yang melihatnya, laki-laki muda calon Raja negara NC meraih kedua pipi laki-laki tua didepannya, menengadahkan, memaksa membuka mulut, lalu memasukan obat gila dari tangannya kedalam mulut laki-laki tua tersebut, setelah memastikan obat berhasil tertelan dan memasuki usus perut, putra mahkota meraih pistol emas dari pinggang dibalik kemeja nya lalu tertawa geli penuh kesenangan.


“.. mati Lah..” ucapnya begitu mengerikan setelah mengacungkan pistol dikepala laki-laki tua dihadapannya.


Doooooorrrrrr....


Seketika tubuh laki-laki tua tergeletak berlumuran darah diatas Tumbuhan merambat yang mulai melukai kulit-kulitnya yang terbuka.


Mulai menoleh kebelakang, melihat pangeran istana sedang terbaring melentang dengan santai diatas tanah yang tak bertanaman sembari meletakan kedua tangan dibelakang kepala dan meletakan satu kaki diatas salah satu lutut yang dilipat.


Texchi kuda yang tadinya mendarat diatas rerumputan berduri mulai naik keudara, benda bertubuh besi tersebut segera terbang menghampiri Master seni bela diri Shen yang tampak menahan nafas karena lilitan Ular piton diseluruh tubuhnya.


Keringat bercucuran membasahi tubuh, laki-laki tua tersebut bahkan tak mampu berbicara lagi.


Melakukan hal yang sama dengan yang dia perbuat terhadap Mantan ketua Klan Shen.


Dooooorrr...


Putra mahkota telah melumpuhkan Dua musuh kuat negara.


“Pull out” ucapnya ketika gambar dilayar jam tangannya berubah menjadi raja ular kobra.


Setelah memerintah ular piton peliharaannya melepaskan tubuh master seni bela diri Shen yang tampak lemah jatuh diatas tanah dan berlumuran darah, besi-besi yang memenjarakan mereka kembali masuk kedalam tubuh texchi raja ular kobra.

__ADS_1


Memperlihatkan pemandangan mengerikan didepan mata Zili yang langsung tertegun hingga tubuhnya menggigil, memandang dua orang yang jatuh diatas tanaman dipenuhi deengan darah yang membasahi pakaian mereka serta Ular piton yang tampak berdiri patuh dibelakang putra mahkota.


“Dia...” Ucap putri kelincahan yang berdiri disamping Zili setelah melihat putra mahkota membersihkan darah diwajah dengan ibu jari yang tadinya terkena sedikit Cipratan darah dari tembakan kepala Kedua musuhnya sedang memasukan ibu jarinya tersebut dipinggir mulutnya dengan senyuman kepuasan yang belum pernah terlihat oleh mata sebelumnya “sangat mengerikan” lanjut gadis itu ketakutan, semakin merasakan kencangnya gigilan tubuh.


__ADS_2