Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
mengambil alih


__ADS_3

“Je demande your pardon” ( saya berharap anda memaafkan saya) putra mahkota mulai mengalihkan pandangannya kearah perdana mentri Kanada yang tadinya sedang berbicara kepada raja bayangan tentang perkembangan kesehatan para pasien Bloody-V.


Langit yang gelap dipertengahan pusat kota negara kanada, Ottawa mulai terang ketika awan gelap yang tadinya menutupi langit kini telah menghilang berganti dengan taburan ribuan bintang menyinari malam.


Secangkir kopi diatas meja didalam ruangan utama Istana perdana mentri masih terisi penuh karena tak tersentuh sedikitpun oleh putra mahkota


Bendera Kebanggaan Negara kanada terlihat berada diatas meja yang saat itu tak terpakai disisi belakang ruangan.


Duduk diSofa ruangan mendengar permintaan maaf putra mahkota karena tidak dapat memenuhi permintaan untuk menetap selama sebulan penuh diKanada, membuat perdana mentri yang saat itu memimpin negara menghela nafas berat.


“Que pouvons-nous faire d'autre, if it’s an obligatory, pas de problème pour nous “ ( mau bagaimana lagi, jika itu adalah sebuah kewajiban, tidak masalah bagi kami tidak ada lagi kau disini). Jawab perdana mentri kanada tampak sangat berat melepaskan kepergian putra mahkota,


bagaimana tidak!.


Sangat jarang bagi presiden negara atau bahkan ratu Britania pada masa itu untuk melihat Orang terbaik dari negara NC seperti putra mahkota, tentu saja, mereka sangat ingin selalu dekat dengan laki-laki tersebut jika memiliki kesempatan bertemu.


“Thank you for the whole of my life, tu es la meilleure personne” ( sepenuhnya, saya sangat berterima kasih kepada anda, anda benar-benar pemimpin terbaik) lanjut putra mahkota lalu berdiri diikuti perdana mentri kanada sembari saling berjabat tangan.


Masih belum melepaskan tangan putra mahkota “let my daughter takes you out” (Biarkan putri saya mengantarmu kembali) pinta perdana mentri kanada masih menahan kepergian laki-laki dihadapannya.


Putra mahkota melepaskan tangan laki-laki yang sudah mulai tua tersebut dengan tangannya yang lain “no need, i am a husband, J'ai peur de décevoir ta fille because, for the whole of my heart only my wife” ( tidak perlu, saya adalah seorang suami, saya takut putri anda kecewa karena didalam hati saya hanya ada istri saya) ucap putra mahkota tegas lalu mulai melangkah keluar pintu.


“what’s the problem..?” ( ada apa dengannya..?”)


“He loves his wife deeply, personne ne peut le changer” ( dia sangat mencintai istrinya, tidak akan ada yang mampu merubah nya ) jawab cepat raja bayangan sembari menyeruput kopi ditangannya.


Tampak mengabaikan perkataan raja bayangan Xu idris, putri perdana mentri kanada yang memang telah jatuh cinta kepada Putra mahkota pada pandangan pertama mulai bergerak cepat mengikuti langkah laki-laki tersebut.


“Pardon “ (permisi) panggilnya ketika berhasil keluar menghentikan langkah putra mahkota yang baru saja melepaskan Jubah putih panjang miliknya, memperlihatkan kemeja extra Limited edition berwarna putih lalu memberikan jubah tersebut kepada Sekretarisnya, putri keaguangan yang sedari tadi menunggu dia dibalik pintu.


“ Urus dia “ perintah putra mahkota tampak sangat tidak menyukai mendapatkan gangguan.


“Hmm” angguk putri keagungan cepat lalu bergegas menghampiri putri perdana mentri kanada.

__ADS_1


“ i am so sorry, I am his wife..” (maaf, aku istrinya ) ucap putri keagungan dengan senyuman licik mengembang dibibirnya “it’s not good for you approaching Mine” ( tidak baik bagi anda mengganggu suami saya ) lanjut gadis itu lagi begitu puasnya memandang wajah pucat perempuan didepannya.


Dengan segera ia berbalik lalu berjalan cepat mengikuti putra mahkota yang telah memasang headset miliknya “laptop” ucapnya kepada seseorang dari balik headset. “ segera Atur ulang jadwal penerbanganku sekarang juga” lanjutnya lagi kali ini ditujukan kepada Putri keagungan yang langsung dilaksanakan gadis itu dengan mengambil ponsel miliknya dari setelan jas yang ia pakai.


*********


You got a message


Zili mulai membuka akun virtual miliknya, sebuah permintaan pertemanan tiba-tiba muncul disana.


Gadis yang telah mengirim pesan ke Sistem komunikasi milik negara tersebut dengan segera menerima permintaan tersebut ditengah-tengah kesibukannya mencuri data dan informasi juga mencari-cari petunjuk tentang keberadaan resep obat anti gila.


You got a message.


“Bisakah kau menunggu kedatanganku 10 jam dari sekarang..?” pinta pesan dari akun yang baru saja meminta pertemanan kepada Zili.


Tidak ingin terlalu mempedulikan Pesan karena memang ia harus bergerak cepat mendapat data yang dia cari “terserah kau saja” jawab gadis itu lalu mengirim pesan dan membalasnya.


You got a message.


“segera perintahkan virtualmu masuk kejaringanku” balas Zili lalu mengirim pesan kemudian menyembunyikan akun virtual miliknya.


A Virtual Asks for Entering.


“Zi-Xu, buka akses data..”perintah Zili kepada akun virtualnya.


“Yes milady” virtual milik Zili mulai menghilang dari jam tangannya kemudian memasuki jaringan komputer.


You got a massage.


“terima kasih” balas pesan akun tersebut tetapi tampaknya Zili tidak mempedulikan pesan tersebut dan mengabaikannya begitu saja.


Terus memainkan jari-jari tangannya dihiruk pikuk kesibukan setiap orang yang saat ini sedang memperbaiki sistem keamanan, Zili semakin memberanikan meretas beberapa bagian Cctv diruangan tertentu.

__ADS_1


Sesekali ia menutup aplikasi peretas miliknya ketika seseorang mulai lewat tepat dibelakangnya, lalu berpura-pura membantu memperbaiki sistem keamanan jaringan.


“ Saya datang untuk meminta data dari anda“ terkejut bahkan sampai membuatnya terperanjat dan berhenti memainkan jari-jari tangannya ketika melihat sebuah Karakter virtual yang bukan miliknya bisa muncul dijam tangan gadis itu.


Bagaimana mungkin ini bisa terjadi...?


Gumam gadis tersebut dalam hati.


You got a message.


Dengan cepat Zili membuka pesan yang lagi-lagi mengejutkan gadis itu setelah ia mengizinkan karakter virtual pengirim pesan masuk keakun milik Zili.


“Sepertinya saya sendiri yang akan mengambil data dari komputer dihadapan anda”.


Komputer milik Zili mulai bergerak dengan sendirinya. bahkan ketika gadis itu menekan beberapa tombol penting dikeyboard Komputer sekalipun, tidak membuat layar monitornya berhenti bergerak memunculkan banyak data dan aplikasi sampai membuat Zili kebingungan untuk menyembunyikannya diantara keramaian orang disana.


Geram bahkan akun virtualnya pun berhasil diambil alih oleh pengirim pesan yang baru saja berteman dengannya.


“Sial...” gumam gadis itu tampak sangat menderita karena kebodohannya menerima begitu saja virtual orang masuk kedalam akunnya.


Berpura-pura tetap memainkan jari-jari tangan diatas keyboard meskipun sia-sia agar tidak mengundang kecurigaan musuh.


Mata zili sontak terkejut hingga mengeluarkan aliran air mata ketika akun miliknya di keluarkan dan tiba-tiba berganti dengan akun virtual milik orang lain.


“Hikss...” menghapus air mata yang jatuh dengan melepaskan sejenak kacamatanya, lalu memasang kembali dan tetap berpura-pura memperbaiki sistem keamanan, gadis itu mulai tersenyum bahagia karena saat itu, untuk pertama kali baginya bisa berguna bagi seseorang yang sangat dia cinta.


Xu – Zi,


Nama akun virtual tersebut telah mengambil alih komputer musuh dihadapannya.


“Shisou...”


Ucap gadis itu begitu bahagianya karena baru saja terhubung dengan laki-laki yang dia cinta. “Aku sungguh sangat merindukanmu”

__ADS_1


__ADS_2