
YOUR SISTEM’S HACKING
ERROR
ERROR
ERROR
Keringat dingin jatuh membasahi tubuh, beradu cepat memainkan jari-jari tangan bahkan sampai membuat laki-laki didepan komputer tidak mampu menyingkap keringatnya.
“Rein...”
Panggil seseorang yang baru saja memasuki sebuah ruangan gelap yang hanya diterangi lampu hias diatas meja milik ilmuwan negara. “Apa yang terjadi...?”
Tanya orang yang terlihat sangat tua renta dengan tongkat ditangan dan sebuah kacamata berantai kecil dikedua sisi benda tersebut.
“Xu’i...” masih bergelut diatas keyboard komputer, memperbaiki sistem keamanan serta pembatasan jaringan nirkabel, “seluruh sistem aplikasi dan perangkat lunak Blue sprayer berada dibawah kendalinya saat ini” tongkat terjatuh,
Laki-laki tua renta yang sedikit membungkuk tubuhnya tersebut dengan susah payah melangkah mendekati komputer didepan ilmuwan negara “mustahil, aku bahkan tidak melihat tanda-tanda dia masuk ke data base dan sistem BS sebelumnya” mengambil alih komputer tersebut lalu mulai menggerakan cepat tangannya diatas keyboard.
“Kalau bukan Xu’i, hanya Putramu, Shu ein lah yang mampu melakukan ini semua” Ilmuwan negara telah bergeser, duduk diatas kasur disebelahnya lalu membuka Laptop yang tadinya ia telah raih disamping komputer miliknya.
“Bukan Shu yang melakukannya, aku bisa menandai dari cara kerjanya menguasai sistem” jawab laki-laki tersebut mulai bergelut melawan Musuh dari jarak jauh “sudah pasti, dia adalah majesty programmer” lanjutnya lagi yang telah mengetahui dengan pasti peretas sistem teknologi salah satu kelompoknya.
********
Grudduk gruuudukk grruuuduukk..
Hiruk pikuk keramaian Ruangan kini semakin parah ketika tempat tersebut tiba-tiba begetar kencang.
Beberapa orang yang tadinya berdiri mulai berjatuhan, sebagian orang mencoba bertahan dengan bersandar disamping meja ataupun dinding.
“Apa yang terjadi...?” teriakan itu terus menerus terdengar dari beberapa mulut orang yang berbeda.
Satu persatu komputer yang menyala mulai mati seketika, bahkan ada beberapa komputer yang tak lagi bisa menyala ketika dihidupkan kembali.
Oraang-orang yang berada diruangan pribadi mulai berhamburan keluar menuju keruang utama tersebut tapi sayang, langkah mereka terhenti karena sistem pembuka pintu tidak lagi berfungsi, dan mereka terperangkap dilorong sempit disana.
Diruang utama sendiri pintu-pintu rahasia mulai terbuka, memperlihatkan lorong rahasia dan juga beberapa komputer rahasia.
Masih terus duduk menoleh kesekitaran tempat merasa bingung karena hanya komputer didepan Zili lah satu-satunya perangkat keras yang masih menyala saat itu.
Gadis itu mulai dikejutkan dengan kehadiran sepuluh Buah robot mirip dengan Nura yang tampak mengeluarkan Aliran listrik disekitaran tubuhnya.
__ADS_1
“Kau dengar...?”
Shisou...
Gumam Zili dalam hati ketika suara putra mahkota terdengar dari balik headset miliknya.
“Hancurkan Human machine dihadapanmu jika kau bisa melakukannya” perintah putra mahkota dari kejauhan.
“shis....” menggelengkan kepala mengingat bahwa dia harus menyembunyikan identitasnya agar tidak ketahuan keluarga kerajaan yang akan meenyebabkan ketua klan Co menerima hukuman berat “Yang mulia..” ucapnya mengganti panggilan.
“Yang mulia...?” tampak sedikit terkejut “memangnya kau tahu siapa aku..?” lanjut putra mahkota mulai bertanya.
“Hm..” angguk Zili “bukankah kau adalah yang mulia putra mahkota, calon Raja Negara NC yang sangat terhormat..?” Ucapnya penuh keyakinan.
“Hmmm...” suara putra mahkota terdengar curiga “kalau kau sudah tahu siapa aku, sekarang turuti semua perintahku..”ucap laki-laki tersebut tampak begitu sombongnya.
Zili tersenyum, ia mulai berdiri diantara guncangan yang saat itu sedang terjadi. “tentu saja yang mulia” bergerak cepat.
Baaaaakkkk...
Taaaaaakkkk.....
“Apa yang kau lakukan..?” teriak seseorang ketika Zili berhasil menendang satu robot dan mengempaskannya menabrak dinding hingga kepalanya patah.
“ Bukankah dia adalah robot penghubung Sinyal dan aliran Listrik...?” ucap Zili menebak “tentu saja aku sedang menghancurkannya” jawab Zili lalu melepaskan Jubah putih dan membuang kacamata miliknya.
Baaaakkk
Buuukkkk..
“ YO Xu’i..” ucap pangeran istana ketika ia mulai mengenakan Headset saat Putra mahkota menghubunginya “tidak tahu malu sekali kau menghubungiku setelah menghajar habis tubuhku hingga aku harus menerima hukuman bergabung dengan kelompok lemah mu ini” lanjut laki-laki tersebut lagi kepada putra mahkota dari jauh.
“banyak bicara..” Balas putra mahkota “ harusnya kau berterima kasih karena aku membiarkanmu bergabung dikelompokku dengan Cuma-Cuma hanya karena harus menerima hukuman dari kebodohanmu itu.” ucap putra mahkota tampak tidak ingin mengalah.
Taaaaaakkkk.
Bukkkkkk...
Zili yang mendengar percakapan mereka, karena panggilan tersebut terhubung dengan tiga Orang sekaligus, hanya bisa tertegun karena ia sendiri mengetahui dengan pasti bahwa dia lah penyebab pertengkaran Kedua remaja tertinggi dinegaranya.
“hancurkan robot didepanmu..” perintah putra mahkota dengan suara menekan.
“Kalau aku menolak..” jawab pangeran istana meremehkan.
__ADS_1
“Maka keluarlah dari kelompok eliteku” ucap putra mahkota mengancam.
“Dengan senang hati akan kulakukan jika bukan karena ayahku”
bAaaaakkkkk..
Uhuk uhukk
Pangeran istana menendang seseorang yang mencoba menghalanginya mendekati robot Didepan mata.
“Maka aku akan melaporkan mu karena melanggar perintahku” ancam putra mahkota lagi, kali ini dengan mengirim sesuatu ke jam tangan pangeran istana.
“Xu’i...” geram, pangeran istana melampiaskan kemarahannya dengan mendekati robot, menendangnya penuh emosi hingga Menabrak dinding dan hancur berantakan. “berani sekali kau.. “ bentak nya ketika melihat dirinya sendiri sedang berada dilayar Jam tangannya yang sedang memutar video.
“Tentu saja aku berani karena saat ini aku sedang melihatmu, dan tentu saja, semua yang kau lakukan akan segera masuk ke sistem komunikasi pemerintahan lalu mereka semua akan melihat cara kerja lemahmu menolak perintah secara langsung” ucapan putra mahkota sontak mengejutkan Zili yang tadinya sedang menyerang robot setelah menyingkirkan banyak pekerja yang mencoba melindungi robot tersebut.
Shisou melihat shin’a.
Itu artinya dia bisa melihatku.
Gumam Zili dalam hati menoleh sebentar ke produk teknologi yang saat itu sedang menyala.
CCTV.
Gumamnya lagi, lalu tersenyum kagum karena dari jarak jauhpun laki-laki tersebut mampu meretas sistem Keamanan musuh.
Baaaaaakkk...
Uhuhk uhukk...
Semua orang terpental jauh ketika sedang menghalangi pangeran istana mendekati robot Penghubung sinyal dan listrik.
Tiga lagi.
Gumam Zili dalam hati mulai berlari menyerang satu per satu pekerja yang menghalanginya.
walau bagaimana pun, para pekerja yang hanya mengetahui keahlian teknologi adalah orang-orang lemah yang tidak dibekali keahlian ilmu seni bela diri milik Klan Shen.
Pintu Utama terbuka.
“Ternyata kau bodoh juga” hina pangeran istana kepada Putra mahkota karena tidak berhasil tetap menutup pintu utama dan menyebabkan musuh besar muncul dihadapan mata.
“Mau bagaimana lagi, “ ucap putra mahkota dari balik headset milik pangeran istana.“ Hacker yang kulawan juga bukan hanya seorang saja” jawab putra mahkota terdengar sedikit marah.
__ADS_1
“Bukan hanya satu.” Pangeran istana mengernyitkan dahi, “maksudmu bodoh...?”, tanya pangeran istana tidak mengerti sembari tetap berdiri memandang Mantan ketua Klan Co, Co tien ya dan Guru putra mahkota, Go Alfa didepan mata.
“Bahkan si kakek tua bangka, Father of NC technology sendiri merupakan musuh negara ini” jawab putra mahkota sontak mengejutkan pangeran istana dan juga Zili yang telah berhasil menendang satu robot dan menyisahkan Dua robot lainnya.