Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
beratnya perasaan Iri


__ADS_3

Dokter hewan berjalan dari ruangannya diikuti Zili.


Memakai jubah putih yang sama, mereka berdua tampak seperti seorang dokter dan assistennya.


Zili tampak sedang memegang satu buku catatan kecil yang terbuka dengan pena ditangan lainnya, dia mulai mencatat setiap perkataan penting yang dilontarkan dokter hewan saat itu.


Perban dikepalanya sudah terbuka, bekas luka Zili juga tak lagi terlihat padahal waktu baru berlalu 2 hari sejak kejadian menimpanya. sungguh, Salep buatan Perusahaan XU memang sangat efektif dalam menyembuhkan luka, pantas saja penduduk Negara NC dipenuhi dengan orang-orang berbakat yang terus bekerja tanpa takut terluka.


Langkah kaki mereka berdua terhenti tepat dipintu masuk keruangan Tamu yang menghubungkan ruangan pribadi dokter hewan dengan laboratorium milik Zili.


Tampak pangeran istana berdiri menghalangi langkah kedua orang tersebut “aku ingin bicara padanya” ucap pangeran istana kepada dokter hewan yang langsung mengerti maksud kedatangannya.


Dokter hewan menoleh kepala kearah Zili “aku akan menunggumu diruangan” Ucapnya kepada gadis yang terlihat sangat sedih karena harus ditinggalkan bersama pangeran istana. “tenang saja, aku tidak akan mengiramu sebagai wanita penggoda lagi” jawab laki-laki tersebut mengelus kepala Zili yang sontak mengejutkan pangeran istana dengan perilakunya


“Kau..


“Aaahhh...


Dokter hewan mulai melangkah “lelahnya lelahnya” keluhnya tidak ingin mendengarkan perkataan Pangeran istana.


Menutup buku catatan miliknya yang telah diselipkan pena disana, memasukan kedua benda tersebut dikantung jubah putihnya, Zili, kini telah memandang pangeran istana lekat.


Sesekali helaian rambutnya yang diikat satu ikatan kebelakang bergerak terkena angin AC yang dekat dengan posisi gadis itu berdiri “kenapa?”


Zili mulai membuka suara.


“Ikutlah denganku”


Ajak Pangeran istana mulai mendekati Zili.


“Maaf...


Tolak Zili Cepat “Aku sedang sibuk” tambahnya lagi mulai melangkah kaki tetapi pergelangan tangannya diraih pangeran istana lalu ditarik untuk mengikuti laki-laki tersebut.


“Shin’A...


Zili mencoba melepaskan tetapi ia tidak kuasa saking kuatnya genggaman tangan pangeran istana.


“Kalau kau terus menolak, aku akan menggendongmu” ancam pangeran istana yang langsung membuat Zili tak lagi mencoba melepaskan diri.


Terus berjalan menuruni tangga menuju koridor lainnya, langkah mereka terhenti ketika melihat tiga orang wanita dan seorang laki-laki jatuh terduduk dengan borgol yang mengunci tangan mereka.

__ADS_1


Beberapa pengawal pangeran istana tampak berdiri menjaga mereka dari belakang.


“katakan...


Perintah pangeran istana begitu marahnya, hal itu terlihat dari kepalanya yang mulai naik saking emosinya ia kepada kedua wanita yang telah menfitnah Zili dimasa lalu dan bahkan berusaha untuk membunuhnya.


“Ma.. maa.. maafkan aku..


Ucap mereka bersamaan. “tolong Zili, maafkan aku” pinta Putri ketelitian begitu memelasnya.


Seorang gadis lain tampak enggan meminta maaf, dia adalah mantan kekasih pangeran istana “kau tidak ingin meminta maaf?” ucap pangeran istana memberi tekanan kepada Co seyin yang langsung gemetaran.


“Maafkan aku” ucapnya begitu terpaksa.


“Maafkan aku, sungguh maaf...


Buuukkkk...


Pangeran istana menendang tubuh mantan pelindungnya yang kini telah melepaskan jabatannya dengan terpaksa.


Berada didalam penjara membuat mereka menyerah dan meminta pangeran istana untuk membawa mereka bertemu dengan Zili.


Pinta Zili meraih tubuh pangeraan istana untuk menghentikan kekesalannya.


“Mereka semua memang pantas menerima hukuman” ucap pangeran istana masih merasa sangat kesal.


“Biarkan aku bicara kepada mereka” pinta Zili lagi melepaskan tangannya dari tubuh pangeran istana.


“Maaf....


Ucap Zili mencengangkan semua orang yang berada disana “pasti sangat sakit rasanya, bukan?” lanjuut gadis itu membuat pangeran istana membalikan tubuh kearahnya.


“Kau...


“Aku tahu rasanya sakit karena iri itu seperti apa?” lanjut gadis itu meneteskan air mata lalu menghapusnya “sangat sakit sampai aku sendiri bahkan ingin menyakiti orang yang membuat iri hatiku ini” tambah gadis itu “kalau saja aku bisa meminta ratu yuanna untuk tidak perhatian kepadaku lagi, pasti akan kulakukan agar kalian tidak lagi iri padaku” kali itu ia membiarkan air matanya mengalir deras “terima kasih” ucapan gadis itu semakin menambah keterkejutan didalam hati semua orang disana “kalau bukan karena gangguan kalian semua, mungkin saat ini aku sudah menikah dengan Shin’A yang sangat membenciku” ia mulai menghapus air matanya “kalau bukan karena kalian, Tuhan tidak akan menghadiahkan putra mahkota hiks..


Matanya memerah berkaca-kaca “untukku, terima kasih karena kalian, saat ini aku sangat bahagia bersama putra mahkota meskipun belum mendapatkan Cintanya” lanjut gadis itu lagi, kali ini menguatkan diri tersenyum memandang mereka “dan tentu saja sudah lama aku memaafkan kesalahan kali...


Haaaa..


“Shin’A...

__ADS_1


Pangeran istana menarik tangan Zili tampak begitu kesalnya mendengarkan jawaban gadis tersebut yang telah membuat hatinya tidak terima begitu saja.


“Shin’A...


Teriak Zili lagi mencoba melepaskan diri dari genggaman tangan laki-laki yang telah membawanya masuk kedalam ruangan pribadi pangeran istana.


Mengunci pintu tersebut lalu menghempaskan tubuj Zili disudut ruangan “apa kau bodoh?” teriak laki-laki tersebut begitu marahnya.


“Aku..


“Karena mereka hubungan pertunangan kita hancur dan kau masih bilang maaf dan terima kasih” teriaknya tampak tidak terima.


“Mau bagaimana lagi memang aku bodoh” balas teriak Zili begitu kesalnya hingga ia meneteskan air mata “memang kau pernah tahu rasanya jadi aku?” Tambah gadis itu lagi menghapus air mata “ketika semua orang memiliki teman, bermain bersama-sama, tertawa begitu bahagia, aku hanya bisa duduk sendirian memandangi mereka...


Zili mulai menutup mata dengan salah satu lengan tangannya “ketika mereka berlarian mendekati orang tua mereka yang datang menjemput sepulang sekolah, aku hanya bisa berjalan dengan penuh luka merasakan apa itu yang namanya iri, ...


Gadis itu terus menangis “kau tidak akan pernah tahu rasanya iri itu seperti apa karena kau memiliki segalanya”lanjut gadis itu lagi melepaskan tangan dari matanya lalu mulai melangkah kaki.


“Haaaa.....


Pangeran istana berhasil meraih tangan Zili lalu memeluk tubuhnya “maafkan aku” ucapnya mengeratkan pelukan. “sungguh aku benar-benar minta maaf kepadamu” lanjut laki-laki itu tampak merasa bersalah.


“Tentu saja hiks..” ucap zili menangis dipelukan pangeran istana “tentu saja Shin’A, jadi jangan merasa bersalah lagi hiks.. “lanjut gadis itu masih menangis.


“Aku akan mengambil kembali apa yang harusnya menjadi milikku” ucap pangeran istana mengejutkan Zili setelah ia melepaskan pelukannya lalu mulai melangkah pergi.


“Shin’A...


Panggil Zili memandang punggung laki-laki yang masih tetap berjalan “Berhentilah Shin’A, ..


Teriak nya keras “aku hanya mencintai guruku,..


Lanjutnya lagi “aku mohon jangan lakukan itu, aku mohon...


Pangeran istana menghentikan laangkah kakinya “tentu saja aku akan mengambilmu secara adil jadi jangan khawatir”


“Aku hanya mencintai Xu’i”


Ucap zili untuk kedua kalinya.


“Aku akan membuat hatimu berbalik kearahku” balas ucap pangeran istana mulai melangkah kaki membuka pintu lalu hilang dari pandangan Zili yang masih merasa terkejut dengan ucapan laki-laki tersebut.

__ADS_1


__ADS_2