
Aku, Zin Zili A.
Ayahku adalah seorang pengendali kerajaan yang tersembunyi dan juga seorang Menteri Keuangan.
Ibuku bukanlah seorang artis lagi, dan dia sekarang tinggal bersama nenekku.
Aku,
Zin Zili A.
Sekarang usiaku adalah 16 Tahun, dan aku bukanlah lagi tunangan dari Pangeran Istana, Putra dari Raja Negaraku. Meskipun demikian, Ratu Negara yang gagal menjadi ibu mertuaku ternyata tetap menyayangiku.
Aku,
Zin Zili A
Adalah Puteri Mahkota negera NC dan bertugas melayani Calon Raja berikutnya di masa depan.
Calon Raja itu adalah Suamiku, Putra Mahkota Xu Xu’i, dia adalah orang yang lembut bagiku dan aku sangat mencintainya.
**********
Zili berdiri di pinggir lapangan bola kaki bersama dengan Putri Keagungan.
Mereka berdua melihat pertandingan bola kaki yang sedang berlangsung antar para pejabat tinggi yang bersekolah.
“Padahal besok kita akan bertugas, tetapi mereka malah bermain bola.” Keluh Putri Kelincahan yang tiba-tiba datang mendekati kedua gadis tersebut.
“Berisik,” seru kesal Putri Keagungan, begitu kesal dan sangat tidak menyukai kedatangan gadis itu.
__ADS_1
“Aku tidak sedang berbicara dengan wanita yang tidak dicintai sepertimu, benar-benar menghancurkan karirku karena membuang-buang waktu bertemu dengan wanita bodoh yang mengharapkan cinta orang lain.” Sindir Putri Kelincahan menyembunyikan keadaan tentang dirinya sendiri.
Ucapannya tersebut membuat Zili ragu-ragu tersenyum, gadis itu bahkan sempat menggaruk-garuk pipi yang tidak gatal mengingat teriakan Putri Kelincahan yang menyatakan cintanya untuk Pengusaha Kebanggaan Negara di lorong lift beberapa hari yang lalu.
“Kalau tidak ingin berbicara, maka pergilah sana!” Usir keras Putri Keagungan menarik tangan Zili dan membawa gadis itu pergi menjauh.
Namun sayang, tangan Putri Kelincahan telah meraih tangan Zili juga, “ Kau bilang akan mempertemukanku dengan Tanpa Nama, bukan?” lalu menagih janji yang pernah diucapkan oleh Zili yang sontak membuat Putri Keagungan terkejut dan tubuhnya gemetaran takut, jika temannya tersebut akan memilih Putri Kelincahan sama halnya seperti tunangannya.
“Tanpa Nama tidak ingin bertemu denganmu.” Ucap cepat Putri keaguangan, “benarkan Zili?” lanjutnya kali ini meminta Zili untuk meyakinkan.
“Bu.. bu.. bukan begitu..”
“Hm, jadi begitu ya.” Putri Kelincahan menunduk sedih, lalu melepaskan tangan Zili dan mengembangkan payungnya kemudian berlalu pergi dari sana.
“Aura..”
“Biar saja!,” begitupula dengan Putri Keagungan yang terus membawa Zili ke pinggir lapangan yang berbeda.
**********
“Hebat, kau mencetak gol.”
“Sial sial sial...” suara keluhan Atlet Kebanggaan Negara terdengar keras karena bola lawan memasuki gawangnya “Shin’A, kau bodoh sekali.”
“Bukan urusanku.” Jawab Pangeran Istana cepat, tidak mempedulikannya, laki-laki itu terlihat berdiri di depan gawang.
“Bukankah kau yang mencetak gol?” tanya Putra Mahkota tidak mengerti dengan pujian yang dilontarkan Pelindung Putra Mahkota Shin Ji, padahal laki-laki itulah yang telah mencetak gol.
Penasihat Putra Mahkota datang mendekati, “bodoh, lihat itu!” lalu memberitahukan posisi Zili berdiri kepada temannya.
__ADS_1
“Aahh benar, Aku mencetak gol.” Teriak Putra Mahkota keras, hingga terdengar ke telinga Zili yang sedang menatapnya penuh dengan kekaguman.
*********
Drrurdududududkdkdkdkk..
Kereta api bawah tanah berjalan,
Membawa beberapa pejabat tinggi yang bertugas untuk mencari keberadaan Yuan.
Ada bagitu banyak misteri di negara tersebut yang masih belum terpecahkan.
Entah itu kebahagiaan, penderitaan, kekecewaan ataupun kehancuran.
Zili duduk bersandar di bahu Putra Mahkota yang sedang memainkan jari-jari tangan di atas keyboard laptop yang terletak di atas meja di depan laki-laki tersebut. Dia tampak tertidur memejamkan mata.
Begitupula dengan Putri Keagungan dan Pelindung Putra Mahkota Shin Ji yang menjaga tunangannya yang terlihat sedang tertidur.
Mereka adalah orang-orang yang dipenuhi cinta di dalam hati.
Tidak hanya mereka, ada juga cinta Putri Kelincahan untuk Pengusaha kebanggaan Negara yang belum tercapai, dan juga Shen Shi Yun untuk Ou Nura.
Ada juga dewa Kemenangan yang selalu mencintai Zili dalam diamnya, serta berharap gadis itu akan bahagia bersama Putra Mahkota.
Dan cinta tulus Pangeran Xu Yuhan untuk Putri Istana, meskipun ia tahu, mereka tidak akan mungkin bersama.
Cinta di dalam hati pada masing-masing pejabat tinggi, mungkinkah akan menemukan titik terang setelah Yuan ditemukan?
“Shisou, Aku mencintaimu.” Gumam Zili dalam tidur lelapnya.
__ADS_1
Greatest, Chasing After You.
TAMAT.