
Hujan yang telah berhenti, memperdengarkan suara katak yang kadang mampu mendengungkan telinga.
Tetesan hujan masih terdengar, apalagi dipintu gua yang terdapat beberapa kubangan kecil ditanah.
Api unggun menerangi kegelapan gua, didinding Yang mungkin terbentuk dari tanah liat tersebut kadang terdapat bebatuan ganes disisinya, disana juga terlihat bebatuan Stalagmit yang berbentuk runcing menggelantung dilangit-langit gua.
Telah habis sudah ayam panggang didepan mata. Rasa haus mulai menyiksa, zili mulai berdiri dari duduknya, mencari air hujan yang mungkin jatuh dikubangan bersih, atau mungkin saja ada aliran air yang bisa ia gunakan untuk menghilangkan dahaga.
“Haa...
Dia mengernyitkan dahi ketika tangan laki-laki berjubah hitam menarik pergelangan tangannya “aku haus...
Ucap zili sembari melepaskan tangan laki-laki tersebut dengan tangan yang lainnya. “aku mau mencari air” lanjutnya lagi lalu mulai melangkah.
“Aku yang akan mencarikannya..
Ucap laki-laki itu mengajukan diri memberi bantuan. “duduk dan jangan pergi kemanapun” perintahnya menarik kembali tangan Zili untuk kembali keposisi semula.
“Louise...
Panggil gadis itu ketika laki-laki berjubah hitam mulai berdiri “terima kasih,” ucapnya mencengangkan, laki-laki itu mulai melemparkan senyuman lembutnya, hal tersebut semakin membuat detak jantung Zili berdegup tak beraturan.
Dalam hatinya berpikir,...
Mungkinkah dia memang telah jatuh cinta dengan laki-laki dihadapannya sehingga membuatnya tidak lagi merasakan rindu terhadap putra mahkota yang menyiksa.
“Aku saja belum membawakan air untukmu,..
Dia memandang kepala Zili yang tertunduk malu “kenapa begitu cepat kau mengucapkan kata terima kasih?” Pertanyaan laki-laki itu sontak membuat Zili yang telah duduk diposisi semulanya mendongakkan kepala, menatap penuh kelembutan sampai membuat laki-laki berjubah hitam memalingkan pandangan.
“Itu karena...
Dia diam sejenak, memandang kedepan, lalu mendongak kembali “Sampai saat ini, tidak banyak orang yang berbuat baik kepadaku, dan setiap kebaikan yang aku terima sungguh...
Dia mulai menghilangkan Senyuman lembutnya, berganti dengan senyuman bahagia “bagiku, hal itu sangatlah berharga” lanjutnya lagi membuat kegetaran tersendiri dihati laki-laki yang kini telah berbalik badan dan mulai melangkah kaki.
“Bersabarlah,..
Ucap laki-laki itu membelakangi “suatu hari nanti, kesabaranmu pasti mendatangkan ribuan orang-orang yang akan selalu berbuat baik kepadamu” lanjutnya lagi lalu melangkah pergi, meninggal Zili sendiri dengan penerimaan kata-katanya yang mampu menguatkan hati gadis itu.
*******
Didalam sebuah tenda yang luas dan disinari dengan lampu penerang berbaterai, lima orang laki-laki sedang berkumpul disatu tempat yang sama.
Seorang dari mereka sedang bermain game, dua orang lainnya membaca buku, seorang lagi sedang terbaring memandangi foto putri istana dan seorang lagi terlihat sedang memakan daging Ayam panggang begitu lahapnya.
Laki-laki berjubah hitam datang memasuki tenda, membuka topengnya dengan mengoleskan minyak Zaitun ketepian wajah. Dengan cepat topeng terbuka, memperlihatkan wajah tampan putra mahkota yang terlihat begitu pucat karena mungkin merasa lelah.
Semua orang yang tadinya sibuk dengan kegiatan mereka, mulai berhenti. Dengan cepat mereka duduk, lalu memandang mata putra mahkota yang mulai sayu karena mungkin ia sedang mengantuk.
“Air..
__ADS_1
Ucapnya yang langsung dengan segera, salah seorang dari mereka memberikan dua botol air mineral untuk putra mahkota.
Sebelum meraih botol, sesekali putra mahkota memijat dahinya. Mungkin kepalanya terasa pusing karena sudah lebih dari tiga hari belum menutup mata, mengistirahatkan diri untuk tidur mengisi energi.
“Shi yun...
Ucapnya dengan suara sedikit keras, mengejutkan Shen shi yun yang langsung meletakkan paha ayam yang tadinya ia pegang “berhentilah berlaku kasar pada istriku” pintanya sedikit memaksa.
“haaaa.....
Shen shi yun terlihat menolak “dia itu sangat merepotkan, aku juga tidak merasa berbuat kasar padanya” lanjutnya lagi sedikit kesal.
“Aku berusaha keras membuat topeng mirip dengan wajahmu agar mereka yang saat ini mengejarmu berbalik mengejarku....
Dia mulai menghela nafas sejenak “bukankah harusnya kau berterima kasih padaku?”
“Xu’i,..
Laki-laki lain mulai membuka suara, “sejak kapan kau menjadi penutut seperti ini?” dia adalah pangeran Xu, Xu yuhan yang merasa keheranan dengan perubahan sifat putra mahkota.
“Sudahlah,...
Penasihat putra mahkota mulai meraih bahu pangeran Xu “Kau diam saja” bisiknya yang semakin membuat laki-laki tersebut keheranan dengan perubahan orang-orang disekitarnya.
Shen shi yun mengambil botol air mineral, meneguk nya lalu berkata “baiklah baiklah, aku akan menjaga sikapku kepadanya nanti” ucapnya memenuhi permintaan lalu mengambil kembali paha ayam didepan mata dan melahapnya ketika putra mahkota mulai berdiri dan memakai kembali topeng setelah membersihkan minyak diwajahnya.
*********
Putra mahkota telah pergi dari tenda, membawa dua botol air mineral dan berjalan kembali menuju gua tempat Zili berada.
Berhenti sejenak setelah memasuki gua, ia memandang gadis yang sedang memandang juga kearahnya. “Kau?..” tanya gadis itu tiba-tiba.
Putra mahkota tersenyum lucu, ia mengerti maksud dari pertanyaan gadis yang sedang duduk dihadapannya “Louise”
“Syukurlah”
Ucap zili menarik nafas lega “aku kira kepribadianmu telah berubah,” lanjutnya “syukurlah, kepribadianmu masih sama” gadis itu tersenyum riang menunggu air mineral ditangan putra mahkota.
Putra mahkota memberikan satu botol kepadanya “darimana kau dapatkan botol air ini?” tanya Zili yang merasa aneh karena mendapati tutup botol mineral masih terkunci.
“Penjaga tambak...
Jawab putra mahkota “aku mendapatkannya dari penjaga tambak yang kebetulan sedang berjalan untuk berjaga-jaga” ucapnya meyakinkan.
“Mungkinkah saat ini kita dekat dengan desa?”
“Mungkin”
jawab putra mahkota, membuka tutup botol lalu meneguknya. “namamu...
Putra mahkota yang telah selesai meneguk minumannya, mulai menatap Zili yang duduk didepannya “Zili bukan?”
__ADS_1
“Hmm..
Angguk gadis itu cepat “tak banyak orang yang mengetahui namaku, ...
Dia mulai terbuka “sejujurnya, aku sangat senang jika ada orang yang memanggil namaku dibandingkan dengan menyebutku sebagai...
Dia mulai berpikir “hey baby, atau wanita murahan seperti pangeran istana biasa memanggilku, atau wanita saja, atau bahkan...
Dia menundukkan kepala sejenak “putri mahkota”
“Kenapa?..
Tanya putra mahkota cepat “bukankah gelar putri mahkota sangatlah tinggi?”
“Itu karena aku belum pantas menerima gelar yang sebenarnya membuatku terbebani..
Jawab gadis itu “hanya...
Dia mulai tersenyum getir “hanya karena putra mahkotalah makanya aku mampu menerima gelar itu bersamaku...
Jelasnya lagi “putra mahkota bukan hanya sekedar suami ataupun guruku bagiku, dia adalah sumber kekuatanku”
“Hmmm...
Putra mahkota tersenyum tipis, mungkin dia sangat senang.“hei Zili..
“Hmmm..
Gadis itu mulai menatap putra mahkota.
“Maukah kau meminjamkan kakimu untuk tidurku sebentar saja”
“Eehhh tidak mau, aku...
Dia mulai ragu-ragu “aku hanya ingin memberikan kakiku untuk laki-laki yang aku cinta”
Putra mahkota mulai mendekati dan duduk tepat disebelahnya “bukankah aku adalah laki-laki yang kau cinta?..”
“Ma.. ma.. mana mungkin, kau ini bicara apa?”
Gadis itu terlihat sangat tidak terima hingga membuangkan wajah.
“Aku mohon...
Pinta putra mahkota memelas, suaranya sampai membuat hati Zili tidak berdaya untuk menolaknya.
“ba.. ba.. baiklah..
Gadis itu mulai menyelonjorkan kakinya, menyandarkan tubuh didinding gua “aku lakukan ini karena kau telah berbaik hati memberikan aku air minum, ...
Ucapnya membuat putra mahkota sedikit bahagia “dan bukan karena aku jatuh cinta padamu, ingat itu ya?” tegasnya kemudian.
__ADS_1
“Baiklah baiklah akan ku ingat”
Ucap putra mahkota lalu berbaring diatas paha Zili, memejamkan mata dan merasakan ketenangan yang luar biasa.