Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
kemarahan putra mahkota


__ADS_3

Tersenyum pahit namun tipis,


Menguatkan hati, Mulai melangkah kaki.


Keluar dari Balik pohon lalu menghentikan langkah putra mahkota.


Sore itu, sebelum malam Pelepasan kembang api diatas langit, pelindung putra mahkota Shin ji menemui putra mahkota yang sedang melangkah menuju pintu masuk sebuah pabrik pembuatan kembang api di Kota A, desa Sun 1.


Saling memandang, Laki-laki itu mulai tersenyum Senang, namun memaksakannya “kau sudah menentukan hadiah yang cocok untuk wanitamu...?” Tanya pelindung putra mahkota Shin ji.


Miris,


Dalam hatinya mengatakan, selama hidup yang dilalui bersama putra mahkota, sedikitpun ia tidak pernah berniat untuk mengkhianati temannya tersebut, tetap, mengingat bahwa Negara Yang ia tinggali sangat membutuhkan laki-laki tersebut, dengan terpaksa, ia mematuhi perintah salah seorang pemimpin negaranya untuk menahan putra mahkota kembali dengan cepat ke Apartemennya.


Hal itu bertujuan agar penasihat putra mahkota membawa Zili pergi keistana.


“Bukankah kembang api adalah hadiah yang paling romantis..?”tanya balik putra mahkota bersamaan dengan pelindungnya yang datang mendekati.


Mengeluarkan majalah dari balik seragam kerja yang ia kenakan, seragam berwarna hitam dengan dua bintang dibahunya “ kau ini pelit sekali..” sindir laki-laki tersebut “bukankah setelah kembang api menghilang, dia tidak lagi mendapatkan apapun dari hadiahmu..?” laki-laki tersebut berusaha meyakinkan “dia juga tidak bisa menyimpan hadiahmu sebagai kenang-kenangan untuknya nanti..” lanjutnya lagi berusaha keras agar putra mahkota menerima sarannya.


“Benarkah..?” mengernyitkan dahi, tanda ia mulai berpikir.


“Tentu saja Xu’i..” jawab cepat pelindungnya “aku sudah memilihkan beberapa hadiah yang cocok untuk wanitamu, “ mulai membuka majalah lalu memperlihatkan Gambar di lembaran kertas “ini semua adalah produk-produk Edisi terbatas yang hanya dimiliki beberapa wanita dibelahan dunia dan juga menjadi produk- produk rebutan.”


“Terlalu lama, saat ini...


“Hanya sebentar saja..” Sela pelindungnya cepat “aku dengar, beberapa produk-produk ini sedang dilelangkan digedung Serbia sore ini..” lanjutnya lagi kali ini sembari membuka lembaran-lembaran lainnya “aku yakin pasti wanitamu sangat bahagia memiliki produk edisi terbatas, ditambah lagi..” mengeraskan hati, bahkan didalam dirinya terdapat begitu penyesalan “aku dengar, dia belum pernah sekalipun memiliki benda seperti ini”


“Benarkah..?”


“Hmm” angguk pelindungnya cepat “percayalah padaku.” Jawab pelindungnya meyakinkan.


*********


“Sore itu, aku mempercayaimu..” pandangan Marah, mata putra mahkota berapi-api ketika melihat pelindungnya berdiri didepan pintu menghalangi Langkah kaki laki-laki tersebut untuk pergi “ternyata, bagaimanapun baiknya manusia dan bagaimanapun lamanya berteman tetap saja sewaktu-waktu mereka akan berkhianat” sindir putra mahkota masih begitu marah.


“Ditakdirkan menjadi raja,” mulai membuka suara, “akan pergi kemanapun tetap menjadi raja, karena memang takdir yang menentukannya.”


“Kau pasti tahu aku tidak ingin menjadi raja..” balas putra mahkota cepat, sementara dibelakangnya raja bayangan mulai mengambil Borgol untuk menahan putranya dari tangan salah seorang pengawal laki-laki dewasa tersebut.


“Terimalah takdirmu Xu’i..” balas pelindungnya lagi “meskipun kau tidak menyukainya...” memandang sedih kearah temannya “pasti...” menghela nafas sejenak “suatu hari nanti akan ada hal yang baik menghampirimu..” tambahnya lagi bersamaan dengan kedatangan raja bayangan mendekatinya.


“Hah..” tersenyum lebar “hhahahahahaha” tawa putra mahkota lepas bersamaan dengan rasa kecewa yang teramat dalam terhadap teman didepan mata “aku akan mengubah takdirku.” Jawab putra mahkota menegaskan “K-texchi..”


“K-texchi...?” mengernyitkan dahi kebingungan.


Praaaaannkkkkkk...


Praaaannnkkkkk...


“Kau membawa texchi kewilayah ini tanpa izin...?” teriak raja bayangan marah ketika melihat kaca-kaca jendela ruangan pecah, membangunkan penasihat putra mahkota dari tidur nyenyak diatas kasur.


“Xu’i...” pelindungnya mulai bergerak menyerang.

__ADS_1


“Maju atau mati...?”


Tersenyum senang,


“Xu’i..” panggil penasihat putra mahkota yang tidak menyangka bahwa temannya akan mengerahkan belasan pisau kearahnya.


Mengambil pisau yang mengudara diatas tubuh adiknya.


Akkkkhhhhh....


“Mati ...” tersenyum remeh ketika Pisau menusuk lengan Pelindungnya “saja kalian pengkhianat..”


Geram, raja bayangan tidak lagi mampu bergerak menyerang Putranya.


AKkkhhhh...


“Awas....”


Puluhan peluru mulai menyerang para bawahan raja bayangan hingga beberapa dari mereka jatuh terkapar lemas karena peluru masuk kedalam betis melukai kaki mereka.


Sebuah pisau Mulai menusuk Hingga mengeluarkan darah diperut penasihatnya “ belum berakhir Raja bayangan..”


Baaaakkk..


menarik seragam pelindungnya lalu menghempaskan tubuh laki-laki tersebut kearah raja bayangan yang tadinya akan menyerang putra mahkota kembali.


Putra mahkota mulai Berjalan santai mendekati Texchi burung falcon yang tiba-tiba masuk kedalam ruangan “Xu’i..” bentak raja bayangan marah ketika laki-laki tersebut mulai mengudara.


“Kubilang kembalikan atau Grim reaper akan menghancurkan negaramu ini..” ucap putra mahkota memberikan penawaran, lalu terbang menuju sebuah Texchi Bersayap besar yang memegang sebuah tongkat dan berjubah hitam memiliki topi yang menutupi kepala Texchi tersebut.


**********


Hah..


Hah..


Hembusan nafas berkali-kali terdengar berbunyi,


Rasa sakit diperut perlahan-lahan mulai membaik.


Berdiri dibawah teriknya cahaya matahari, menutup kepala dengan topi jaket hoodie di trotoar jalanan kota dengan keramaian orang yang berdiri memandang keatas langit.


“Malaikat maut..”


Malaikat maut.


Gumam Zili dalam hati, ikut memandang kelangit, kesebuah texchi yang dinamakan sebagai malaikat maut tersebut oleh masyarakat NC yang berkerumunan disana.


TEeeeettt. Teeeeeeeetttt .... teeeeeeettt...


Alarm tanda bahaya telah dibunyikan.


Segera berlari,

__ADS_1


Semua orang berbondong-bondong masuk kedalam gedung manapun disana.


Berdesak-desakan.


“Cepat masuk, cepat masuk..”


Ratusan Polisi Lalu lintas mulai dikerahkan.


Seseorang menarik tangan Zili membawa gadis itu pergi dari tempat awal posisinya berada.


“ I am The death machine, code name Grim reaper 00A, all your Commands are absolutely Obeyed, My Lord, my owner.”


Suara yang menggetarkan Hati, menakuti Jiwa karena begitu keras terdengar ketelinga.


Tertegun, memandang Benda besar yang melayang diudara melalui kaca jendela bangunan yang saat itu ia tempati.


“Shisou..”


Gumam gadis itu dalam hati, baru pertama kalinya ia melihat sebuah texchi berbentuk manusia terbang diudara.


Tidak lama, Texchi-texchi milik putra mahkota mulai berdatangan mendekati texchi robot manusia paling besar dinegara NC yang pernah tercipta.


“i Am the burner machine, code name Hell drider 11ZL, Get ready to be commanded, my lord..”


Membelalak mata kembali, sebuah texchi yang tak kalah besarnya mulai datang, berhadapan dengan texchi manusia milik putra mahkota.


Texchi tersebut terlihat berwarna merah, berkaki empat dengan sebuah tongkat ditangannya.


“Itu pasti Ou bagus..”


Seru seorang dari belakang Zili yang juga melihat kearah langit disana.


Sementara orang-orang didalam ruangan terlihat saling berdesak-desakan ingin sekali memandang langit, namun Jendela yang kecil tidak memungkinkan mereka untuk melakukannya.


“jauhi jendela..” Teriak seorang polisi memberi perintah bersamaan dengan peluru-peluru yang mulai berdatangan cepat menyerang gedung-gedung disana.


Praaaaankkk..


Akkkhhhh...


Semua orang mulai menundukan kepala.


Terlihat jelas Hujan peluru saat itu melanda Perkotaan Didesa Xu1.


Kemarahan putra mahkota tidak lagi dapat dihentikan, laki-laki tersebut memang berniat sekali menghancurkan istana kerajaan NC hingga ledakan ditaman istana pun terjadi akibat serangan granat dari texchi naga hitam miliknya.


Duuuuaaaammmm


Duuuummmm


“Sudah kubilang padamu untuk tidak jatuh cinta,..” tersenyum kecut memandang putra mahkota yang berada diatas texchi Grim reaper miliknya “ kenapa kau begitu bodoh mengabaikan perkataanku begitu saja...?” tambahnya berteriak terlihat sangat geram melihat tingkah laki-laki dihadapannya.


“Ha.. ha..” terkekeh sejenak “hahahahahahahahah” tawa putra mahkota lepas, memandang Pengusaha berbakat negara sembari mengantungi kedua tangan “aku tidak sebodoh kau yang mencintai wanita dengan Cuma-Cuma..” jawab putra mahkota setelah menyelesaikan tawanya. “bagus,..” panggil laki-laki tersebut “kau mau melawanku hingga kau merasakan sakitnya kematian untuk kedua kali.. .” sindirnya membuat geram laki-laki dihadapannya “lalu menangis berteriak memohon agar tidak bertemu denganku lagi.” Lanjutnya menyindir senang “hahahahhaha” tawa putra mahkota lagi.

__ADS_1


“Aku membahas tentang Cinta bukan masa lalu”


“Lalu aku ingin mencintai memangnya aku salah..” jawab cepat putra mahkota bersamaan dengan kedatangan banyaknya Pejabat militer terbang mengelilinginya.


__ADS_2