Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
mengenali


__ADS_3

Uhukk... uuuhhuukkkk...


Tak terdengar suara apapun kecuali hanya suara pertengkaran didepan banyaknya mata penduduk negara NC.


“Kau benar-benar melakukannya anna...?” Bentak Putri latih tiada tanding memandang Putri Teknologi yang jatuh terpental keudara hingga jatuh berguling, mengerang kesakitan karena menerima tendangan berputar putri kelincahan ketika ia akan menyerang zili yang berada dibelakangnya.


Tersenyum nakal sembari mengembangkan Payung miliknya, gadis yang mengenakan seragam sekolah high raise tersebut tampak begitu puas karena telah menjatuhkan putri teknologi, Co hai win “sudah kukatakan, mereka lah yang salah..” ucap gadis itu “kenapa kalian malah membela pihak yang salah hanya karena mereka berasal dari keluarga kerajaan..?” tanya gadis itu begitu kesal mengingat perbedaan Kasta diantara mereka.


Mulai bergerak, semua para putri Klan ann menyerang putri kelincahan, hanya putri keagungan saja lah yang terlihat diam, kebingungan memikirkan cara agar perkelahian mereka segera berhenti.


Baaaakkk...


Putri Kekayaan, Ann Su’A, mulai menendang punggung Putri kelincahan ketika Putri Kekuatan menyerang Gadis itu dari depan.


“Kalian memang benar-benar berlaku curang.” Ucap Zili mulai membalas tendangan kaki putri Kekayaan, menghentikannya menyeraang punggung putri kelincahan dari Bawah.


Berdiri dibelakang putri kelincahan yang telah berhasil memukul mundur putri kekuatan “eehh kenapa kau malah membantu..?” ucap putri kelincahan menyadari kedatangan Zili.


“Bagaimana mungkin aku membiarkan temanku berjuang sendirian..?” jawab Zili membuat malu putri kelincahan hingga ia harus menyembunyikan senyuman senangnya.


Mulai bergerak lagi, Kini giliran putri kecantikan dan putri kekuatan yang menyerang dengan bantuan putri ketelitian sebagai informan dibelakang mereka.


Baaaakkk..


Buuukkk...


Baaaaaakkkk...


Uhuk uhukkkk....


“Ayyaa....” teriak putri istana marah melihat darah keluar dari mulut putri kecantikan setelah menerima pukulan payung dari putri kelincahan.


“Berani sekali kalian berdua...” maki putri istana dengan bola mata berapi-api.


Meraih pistol dari pengawalnya..


Doooooooor...


Suara tembakan menambah ketegangan.


Tampak beberapa mobil polisi berdatangan menuju kelokasi pertengkaran, suara sirene mobil mereka terdengar hingga mengejutkan telinga.


Puluhan polisi terlihat Membubarkan para penduduk yang berada disana, belasan lainnya bersiaga menjaga keamanan.


Putaran gagang payung terlihat dibola mata, berhasil meraih Payung putri kelincahan dan menepis peluru agar tidak mengenai mereka menggunakan keahlian klan Zin miliknya.


Taaanngggg..


Peluru terpental mengenai besi pembatas jalan, lalu jatuh.

__ADS_1


“Kau....”


Terkejut karena tembakannya berhasil ditepis Zili,


Semua mata mulai kagum kearah gadis yang berdiri didepan putri Istana,


Masih menggenggam pistol ditangan.


Baaaakkk.


Pistol terlepas ketika sebuah tangan memukul tangan putri istana.


Paaakkk...


Sebuah tamparan mengenai gadis itu.


Menitihkan air mata..”paman...” Panggil Putri istana sembari menahan rasa sakit tamparan tangan pangeran Xu yang telah datang ke Lokasi pertengkaran.


Marah, Baru kali itu, putri istana melihat wajah marah pangeran Xu yuhan, hingga berani memukul wajahnya.


Paaaaakkk...


Suara tamparan juga terdengar dari jauh.


Seorang laki-laki telah memukul pipi Putri kelincahan, “sa’i..” ucap putri kelincahan ketika melihat Dewa kemenangan didepan matanya.


“Bertengkar dipinggir jalan, kalian tidak malu ya...” bentak Penasihat putra mahkota yang terlihat berada ditengah-tengah perkelahian yang telah berhenti, berdiri bersama dengan pelindung putra mahkota shin ji mengenakan seragam kerja mereka.


“Tidak boleh...” teriak Putri kelincahan melentangkan tangan didepan Zili, “dia tidak bersalah..” lanjutnya lagi sembari menitihkan air mata, mengalir deras menghalangi beberapa polisi mendekati Zili.


Perilaku gadis itu membuat Zili mengangkat kepala, menahan tangisan sekuat tenaga.


“Kau berani menentangku..” bentak dewa kemenangan, memegang bahu kanan gadis itu lalu menyingkirkannya dari jalan.


Meraih tangan Zili.”dia tidak bersalah..” ucap putri keagungan memeluk tubuh gadis itu “aku saksinya...” lanjutnya lagi tidak ingin dewa kemenangan menangkap Zili, dan membawanya kepengadilan.


“Aura...” ucap putri kelincahan yang terlihat telah menyerah tetapi mulai bersemangat lagi untuk membela Zili.


Menahan untuk tetap tidak menangis, baru kali itu Zili merasa memiliki pembela teman wanita.


“Jangan menghalangi...” larang pelindung putra mahkota Shin ji, berjalan menuju putri keagungan.


“Tidak mau...”putri keagungan tampak tidak ingin melepaskan Zili dari pelukannya ketika pelindung putra mahkota Shin ji berusaha memisahkan mereka berdua.


Masih menahan rasa sakit didalam hati, “lepaskan aku..” ucap Zili tersenyum lembut membuat putri keagungan sontak menangis.


Masih memeluk Zili “tidak mau...” jawab gadis itu semakin memperparah rasa sakit didalam hati Zili yang sedang menahan tangisannya.


Dengan cepat, pelindung putra mahkota Shin ji menarik siku tangan tunangannya, melepaskan nya dari Zili.

__ADS_1


Bergerak cepat menghampiri Zili, Langkah putri kelincahan terhenti ketika tangan penasihat putra mahkota menariknya hingga jatuh kepelukan laki-laki tersebut “minggir...” teriak putri kelincahan, berusaha melepaskan diri dari pelukan penasihat putra mahkota, Ann sandi ketika melihat Dewa kemenangan mulai meletakan Borgol di kedua pergelangan tangan Zili setelah meraih payung milik putri kelincahan dan membuangnya.


“kenapa kau lama sekali...?” suara seseorang sontak mengejutkan semua orang yang berada disana.


Mata Penasihat dan pelindung putra mahkota sontak membelalak ketika melihat putra mahkota berjalan menghampiri Zili.


“Kau...?” tanya dewa kemenangan yang tidak mengenali Putra mahkota, menghentikan tangan untuk memasukan borgol yang ia pegang kepergelangan tangan Zili.


“Aahhh...” pangeran Xu tersenyum kecut lalu menarik tangan putri istana untuk segera pergi ketika melihat keponakan yang dicari-cari saudaranya berada didepan mata.


“Paman..” meninggalkan tempat, menuju Mobil , putri istana hanya diam mengikuti langkah pangeran Xu.


Melirik tajam kearah Dewa kemenangan yang sontak tertegun ketika Putra mahkota telah berada disamping Zili.. “aku suaminya..” ucap putra mahkota lalu meraih punggung Zili, dan membawa gadis itu kedalam kepelukannya. “katakan alasanmu menangkap istriku. . .?” perintah putra mahkota mengejutkan semua orang.


“Ini hanya borgol mainan..” ucap pelindung putra mahkota Shin ji, dengan cepat ia meraih borgol dari tangan dewa kemenangan, dan memberikannya kembali kepada polisi disamping laki-laki tersebut.


Memberanikan diri berbicara “istrimu telah melukai putri kerajaan NC..”


“Putri istana dulu yang menyerangnya..” teriak putri kelincahan bersamaan dengan kedatangan pangeran istana ketempat tersebut.


Tampaknya, mendengar pertengkaran yang terjadi karenanya, laki-laki tersebut secara langsung mendatangi lokasi.


“Aku yang salah..” ucap pengeran istana mulai menghampiri dewa kemenangan serta putra mahkota yang masih memeluk Zili, dan memendamkan wajah gadis itu didadanya, laki-laki itu tampak masih mengenakan kacamata bening.


“bukan Shin’A...” teriak putri kecantikan dari jauh, memegangi perut merasa sakit “dia telah memukulku hingga berdarah..hiks hiks...”tangisan putri kecantikan sontak mengejutkan Pangeran istana.


Menoleh kearahnya, betapa terkejutnya pangeran istana melihat wajah terluka bibinya “ayya...” bergerak menghampiri putri kecantikan. “kenapa bisa separah ini...?” bentak pangeran istana mulai marah.


“Aku hiks.. hiks..” mulai mengeluarkan suara “hiks.. hiks..” entah mengapa gadis itu merasa dada laki-laki dihadapannya seperti dada laki-laki yang dia cinta hingga ia melepaskan semua rasa sakit yang ia tahan sejak dari tadi “aku tidak ingin dipukul jika aku tidak salah..hiks..” ucapan Zili sontak mengejutkan pangeran istana.


Mengingatkan laki-laki itu pada gadis yang Berada didepan pintu kepala sekolah Peternakan sebulan yang lalu ketika ia membantunya menahan pukulan ketua Klan Ann kepada gadis itu.


ZILI


Gumam pangeran istana dalam hati memandang Zili yang sedang menangis terisak-isak dipelukan putra mahkota.


“Kalau dia bilang tidak bersalah, itu artinya dia tidak bersalah..” ucap putra mahkota mengangkat tubuh Zili dengan mudahnya, mengejutkan Zili yang langsung berhenti menangis ketika wajahnya mulai berada disamping kepala putra mahkota.


Memeluk leher putra mahkota karena takut jatuh ketika menyadari bahwa laki-laki tersebut hanya menahan kedua paha kaki dan menggendongnya layaknya seorang bayi, degup jantung gadis itu mulai Terdengar tak karuan.


“Tapi...


“Ah iya iya.. istrimu tidak bersalah..”ucap penasihat putra mahkota menghalangi Dewa kemenangan menahan kepergian putra mahkota yang mulai melangkah kaki.


“Tunggu...” panggil pangeran istana, menghentikan langkah kaki putra mahkota. “Benarkah dia istrimu...?”tanyanya meminta keyakinan karena merasa bahwa ia mengenal gadis itu.


“Perlukah ku tunjukan Surat pernikahan kami...?” Ucap putra mahkota begitu tegasnya, hingga membuat pangeran istana menghilangkan perkiraannya yang menganggap wanita dipelukan putra mahkota merupakan putri mahkota negara NC.


Langkah kaki putra mahkota mulai bergerak kembali,

__ADS_1


Meninggalkan kerumunan dan keramaian orang-orang disana sembari membawa Zili begitu mudah didepannya.


Putri kelincahan jatuh terduduk “syukurlah syukurlah...” ucapnya memandang Zili yang juga memandangnya dengan senyuman lembut dari jauh.


__ADS_2