Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
bagian 2


__ADS_3

Kreeteeekkk... Kreeetekkk Doooomm dooommm


Treng treneng ...te Re Reng ... treneng te re Reng..treneng treneng


Suara kembang api diiringi musik tradisional klan Lu memeriahkan suasana pernikahan malam itu.. Semua masyarakat yang tinggal di Wilayah barat Desa Xu1 sampai Desa Xu50 berdatangan ikut memeriahkan hari besar pernikahan Putra mahkota kerajaan Monarki Modern dinegara NC..


Tidak hanya masyarakat wilayah barat saja.. Wilayah Timur yang jauh diufuk sebrang pun berbondong bondong berdatangan Untuk melihat Anggota Klan mereka yang saat Itu akan resmi Menjadi Putri Mahkota Kerajaan..


"Waaaaaah .. tidak menyangka ,, Cucuku Yang pendiam itu bisa menikah dengan putra mahkota yang luar biasa cerdasnya.. bukan hanya cerdas.. dia juga sangat tampan seperti ayahnya.. " Zidan memandang cucunya,, Zin Zili'A  duduk diatas Mobil kesenian Kuno dari klan Lu bersanding dengan putra mahkota Xu Xu'i.. rasa haru mengisi ruang hatinya hingga dia mengeluarkan air mata tidak percaya..


"Paman.. mungkin ini yang namanya takdir" tebak Dahlia yang saat itu duduk disebelah pamannya menyaksikan kemeriahan pesta pernikahan malam itu di Kursi Tamu spesial Klan Zin..


"Hiks... Hiks.. iya ..mungkin saja.. aku kira beberapa hari yang lalu klan Zin gagal menjadi anggota keluarga kerajaan karena pangeran Shin'A yang tiba tiba sakit dan harus dirawat kejerman... Tidak disangka.. Putra Mahkota Xu'i malah menggantikannya untuk menikahi Zili'A... zili'A kau benar benar beruntung" Zidan tidak henti hentinya menghapus air mata kebahagian yang keluar dari matanya..


"Apanya yang beruntung.....!" Teriak Zili dalam hati saat kemeriahan pesta telah selesai dilaksanakan... Dia duduk diatas kasur kerajaan membuka perhiasaan berat yang ia telah pakai selama pesta pernikahan dilangsungkan.. "aku lelah sekali...benar benar hari yang menakutkan dalam hidupku.. sudah memakai perhiasan berat seharian... Harus tunduk lagi tidak bisa melihat suasana.. Disandingkan dengan harimau seharian bagaimana mungkin aku bisa tenang... "Zili menghempas kan tubuhnya diatas kasur.. dia tahu..pernikahannya saat itu hanyalah pernikahan formal.. sampai usia 18 tahun,, mereka tidak diperbolehkan melakukan kontak badan layaknya suami istri ..


"Zili" suara wanita mengejutkan Zili seketika..dia yang tadinya sedang terbaring terpaksa harus duduk sopan kembali..


"Yang mulia ratu" Zili melihat yuanna masuk kedalam Kamarnya.. dia merasa sedikit takut saat itu.. Zili tidak terlalu dekat dengan yuanna sebelumnya,, walaupun Dahlia kadang membawa yuanna ke rumahnya.. Zili tidak terlalu berani untuk sekedar bergabung .. dia sering masuk kedalam kamarnya untuk belajar bisnis keuangan yang selalu diperintahkan oleh ayahnya..


"Aish.. jangan panggil aku ratu.. " yuanna mendekati Zili "bibi.. panggil aku sama dengan yang biasa Xu'i panggil, mulai sekarang aku adalah Bibimu,, aku pelindungmu,, tenang saja.. selama ada aku disisimu..tidak ada yang berani mencelakakanmu" yuanna tersenyum kepada Zili lalu memeluknya.. Yuanna,, dia merasa bersalah setelah mengetahui perbuatan keji anaknya yang selama ini menyiksa Zili,, dia bahkan sengaja meminta Xu'i untuk menikahi Zili karena Xu'i adalah orang yang tidak memiliki penggemar disekolah..


"Kau datang" suara yang sangat familiar terdengar ditelinga Zili..  dengan segera ia menundukkan Kepalanya untuk tidak memandang orang yang saat itu berjalan menghampiri mereka..


"Astaga.. kenapa laki laki ini datang,,, habislah,, sudah lelah ditambah takut lagi...tolong pergilah" gumam Zili merasa takut dengan Xu'i yang saat itu sudah mendekatinya..


'"kenapa kau disini,, pergilah.. Zili sangat lelah" usir yuanna tidak ingin diganggu oleh kedatangan Xu'i..


"Tidak... Aku tidak sedang mencari Wanita itu.. aku datang untuk melihat mu."  Xu'i duduk disebelah yuanna yang saat itu juga berada ditengah tengah Zili dan Xu'i.. dengan sigapnya yuanna langsung pindah di sisi Zili yang lain.. membuat Zili langsung berada disisi Xu'i untuk kedua kalinya.


"Wanita itu wanita itu... Memang aku tidak punya nama ya.. dan lagi ratu yuanna kenapa juga harus pindah... " Gumam Zili dalam hati lagi merasa kesal waktu istirahatnya terganggu..


"Kau tidak ingin dekat denganku" suara Xu'i menakuti Zili..


"A... Aku mohon yang mulia,, jangan jauhi putra mahkota Xu'i" suara Zili bergetar takut dengan Xu'i yang ada disebelahnya.. yuanna terkejut mendengar Zili ketakutan ..


"Separah inikah traumanya.. bicara denganku juga ia takut.. Shin'A anak itu benar benar tidak bisa dimaafkan.." gumam Yuanna dalam hati.. ia lalu pindah posisi semula mengejutkan Xu'i seketika.. "Xu'i.. mulai sekarang aku perintahkan kau untuk menjaga Zili untukku" Perintah Yuanna sembari mengacak acak rambut Xu'i.. tiba tiba seorang laki laki dewasa muncul didepan pintu mengejutkan yuanna..pandangan tajam menusuk kearah wanita dewasa itu,, yuanna seketika berdiri tegang.. dia seperti melihat singa yang bersiap siap menerkamnya.


"S...Shin" ucapnya mengejutkan Zili yang tadinya tertunduk lalu memandang kedepan..ia melihat Raja negara sedang berdiri menatap tajam kearah Yuanna..

__ADS_1


"Kau berani berselingkuh dengan laki laki lain di belakangku!' " suara Shin membuat Zili dan Yuanna tertegun seketika..tubuh mereka berdua seketika gemetaran.. yuanna dengan bergegas berjalan menghampiri Shin tapi tangannya ditarik oleh Xu'i..


"Astaga.. tolong..jangan bertengkar dikamarku" gumam Zili dalam hati dengan rasa takut setengah mati melihat harimau dan Singa saling bertatapan memperebutkan mangsa mereka.. yuanna memandang Zili untuk meminta pertolongan.. tapi Zili tidak memahami makna yang diisyaratkan yuanna saat itu.."Kenapa ratu yuanna malah melirik ke arahku.. apa yang harus aku lakukan.. " Zili kebingungan setengah mati... Dia tidak tahu harus berbuat apa untuk menolong yuanna..


"Lepaskan'"perintah Shin dari depan pintu.. Xu'i tersenyum kecut mendengar perintah Shin..


"Tidak mau" jawab Xu'i tegas membuat kesabaran Shin habis.. Shin lalu mendekati mereka..


"Yang mulia... Aku mohon jangan pukul putra mahkota.. dia hanya ingin menghabiskan waktu bersama aku dan ratu yuanna" Zili turun dari kasurnya dan tunduk kepada Shin yang saat itu sedang berjalan menghampiri mereka.. perilaku Zili tersebut mengejutkan semua orang yang ada didalam ruangan tersebut,, Shin menghentikan langkah kakinya dihadapan Zili yang masih tertunduk.. dia mencoba menyentuh bahu Zili untuk membuatnya berdiri tapi tiba tiba...


"Eh..." Semua orang semakin dibuat terkejut malam itu .


"Pingsan" ucap Shin yang melihat Zili tiba tiba tergeletak jatuh dilantai.


"Kau apakan dia Shin" bentak yuanna sembari memukul punggung Shin yang saat itu masih tertunduk..


"Tidak ada... Aku hanya ingin membantunya berdiri.. sungguh.. aku tidak berniat menakutinya" ucap Shin yang telah menegakkan tubuh..


"Ceck ceck ceck.. paman.. kau benar benar menakuti istriku" ucapan Xu'i semakin membuat Shin merasa bersalah.. Shin yang tidak mau mengakuI kesalahannya terpaksa pergi meninggalkan yuanna dan Xu'i ..


"Hey Shin tanggung jawab" teriak yuanna tidak terima dengan sikap Shin yang seenaknya pergi begitu saja..


Xu'i yang melihat istri barunya tergeletak dilantai dengan terpaksa mengangkat tubuhnya keatas kasur.. dia mengembangkan sedikit senyumnya ketika mengingat apa yang dilakukan Zili beberapa menit yang lalu..


Seminggu kemudian..


Zili berdiri sejenak dipintu gerbang sekolah,, hari itu adalah hari pertamanya memasuki gedung SMA high raise..  dengan segenap hati dan memberanikan diri ,, ia melangkah masuk kedalam...


"Haaa... Zili ya.. wanita tidak tahu malu..tidak hanya menggoda pangeran.. setelah ditinggalkan malah menggoda putra mahkota " suara seorang murid perempuan yang sangat familiar ditelinga Zili mengejutkannya.. wanita itu adalah Zin Zi ya.. Zi ya adalah sepupu Zili,, putri kesayangan dari kakak Lian,, Zin Zilan.. dari SD zi ya selalu menganggu Zili,, dia cemburu serta iri kepadanya yang bisa bertunangan dengan pangeran kerajaan sejak kecil.. Zi ya merasa Zili tidak pantas menerima hak istimewa seperti itu.. apalagi ayahnya yang hanya seorang Mentri Keuangan.. ayah Ziya bahkan lebih kaya dibandingkan ayah Zili..


"Yooooshaaaa.... " Seorang wanita dewasa mengenakan pakaian olahraga tiba tiba muncul memeluk bahu Zili.. Zili terkejut melihat wanita yang merasa ia tak kenali itu.. "kau siapa," lirik yuanna tajam menakuti Zi ya "jangan ganggu temanku" ancam Yuanna yang saat itu telah berhasil menyamar dengan bantuan Arra...


"Teman...!.. " Ziya merasa aneh dengan kedatangan yuanna tiba tiba.. selama ini dia berpikir bahwa Zili tidak memiliki teman sama sekali.. apalagi temannya kali ini adalah wanita dewasa.


"Iya.. teman.. aku adalah guru olahraga mu mulai dari sekarang.. aku peringatkan kepadamu..  jangan ganggu temanku.. awas saja kalau kau berani macam macam denganku.. nilai olahragamu... Sudah pasti akan kubuat jatuh " ancam yuanna sembari memainkan mata kearah Zili yang masih tercengang dengan kedatangannya.. semua orang memandang Zili saat itu.. Zili merasa sangat khawatir karena tidak biasa dipandangi orang.. yuanna membawa Zili berjalan menuju bangunan Sekolah meninggalkan Zi ya yang masih merasa aneh... dia dengan senangnya tetap memeluk bahu Zili..


Semua pandangan seketika itu menghilang.. orang orang disekitar mulai bergegas pergi meninggalkan zili dan yuanna.. mereka takut sedikit saja salah akan berakibat fatal untuk diri mereka sendiri..


"Kau datang,, " suara laki laki yang mulai familiar ditelinga Zili mengejutkannya.. Zili tanpa sengaja menatap Xu'i serta dua saudara kembar Jo dan Ji menghampiri mereka..

__ADS_1


"Hmm.. aku katakan kepadamu.. aku datang kesini bukan untuk melihat mu.. Aku... " Yuanna mendekat kan wajahnya kewajah Xu'i, ia mulai berbisik pelan  "Xu yuanna,, mulai hari ini adalah guru olahragamu... Dan juga ..." Dia menarik tubuhnya menjauhi Xu'i "pelindung Zili" teriaknya lagi " siapa yang berani menganggu... " Yuanna menarik tubuh Zili mendekat ketubuhnya yang lebih tinggi dari zili. "ZILI... Bersiap siaplah berperang melawan ku.. Guru olahraga baru di SMa High raise " teriaknya keras membuat kepala sekolah yang memandangnya dari jauh menggelengkan kepala dan memukul dahinya seketika.


"Itu benar benar ratu yuanna!" Ucap wakil kepala sekolah kepada kepala sekolah yang saat itu merasa khawatir dengan tingkah ratu negara..


"Siapa lagi.. jaga rahasia ini baik baik" jawabnya kemudian masuk kedalam kantor kepala sekolah...


"Astaga.. ini benar benar ratu yuanna.. kenapa dia mau susah  menjadi guru olahraga seperti ini" gumam Zili dalam hati yang saat itu merasa sangat khawatir dengan keadaannya sendiri..


Beberapa jam kemudian..


"Satu set lagi" yuanna berdiri dilapangan bola voli.. saat itu dia sedang berlatih dengan Kumpulan murid yang terbiasa dengan permainan tersebut.. Zili tercengang memandang ratunya yang saat itu sedang mengajar pelajaran olahraga.. dia tidak menyangka ada sisi aneh tersimpan didalam sifat ratu yang ia kagumi  itu..


"Bu guru... Kalau ibu bermain bola voli.. siapa yang akan mengajarkan kepada kami pelajaran olahraga.. " keluh seorang murid yang memberanikan diri berbicara kepada Yuanna.. yuanna yang sedang asyik bermain merasa kesal dengan gangguan yang dia dapatkan.. dia melirik tajam kearah murid perempuan itu membuatnya takut seketika..


"Mana ku tahu.. tanyakan saja kepada kepala sekolah " jawabnya kemudian sembari mengambil bola voli yang tergeletak diatas tanah..


"Astaga.. dia ini guru atau murid sih" gumam zili dalam hati mendengar ucapan yuanna..


"Itu mobil yang mulia raja.. " teriak seorang murid bergegas lari menuju mobil yang terparkir didepan sekolah seenaknya pagi itu..


"Shin.. " gumam Yuanna dalam hati kemudian bergegas lari untuk menghindari Shin..


"Buuuukkk" yuanna terjatuh menabrak seorang laki laki dewasa,, dia menelan ludah merasa takut dengan pandangan yang ada dihadapannya.. Zili yang melihat keadaan itu mulai khawatir seketika.. dia tidak menyangka Rajanya akan turun langsung kelapangan untuk mencari istrinya..


"Ma...Maafkan aku Shinn... ..' " ucap yuanna dengan rasa takutnya.. dengan sigap Shin lalu mengangkat tubuh yuanna diatas bahunya.."lepaskan aku Shin.....kau tidak malu ya" teriak yuanna sembari memukul punggung Shin.


"Siapa wanita tua itu.. beruntung sekali dia bisa diangkat oleh yang mulia raja" ucap seorang murid yang menyaksikan pemandangan aneh tersebut.


"Aku.. aku pelayan raja... " Teriak yuanna yang saat itu telah berada diatas bahu Shin . "Heii... Aku belum tua.. jaga ucapan kalian..." Tambahnya lagi tidak terima dengan perkataan murid muridnya...semua orang memandang kepergian raja yang telah masuk kedalam mobil.. tiba tiba pandangan mereka beralih seketika.. mereka melihat sosok yang menakutkan berjalan menghampiri Zili yang masih tercengang menatap kepergian Shin dan yuanna..


"Hei" suara laki laki itu mengejutkan Zili,, Zili dengan ragu ragu menolehkan wajahnya kearah sumber suara.. dia tanpa sengaja memandang Mata Xu'i yang menakutkan...


"Eh... " Zili tergeletak jatuh diatas lapangan bola voli .. dia tidak dapat menahan rasa takutnya lagi saat itu..


"Pingsan lagi" ucap Xu'i .. dia merasa aneh kepada istrinya sendiri yang selau takut berhadapan dengannya..


"Biar aku saja yang membawanya'" Jo menawarkan diri menggendong zili.. Xu'i tidak menyukai tindakan Jo dia lalu melirik kearah Jo yang membuatnya takut seketika.. Xu'i dengan sigapnya mengangkat tubuh Zili untuk dibawa nya keklinik sekolah...


"... Putra mahkota menggendong wanita.. putra mahkota menggendong wanita..putra mahkota memiliki wanita  " berita besar tentang putra mahkota yang telah memilliki dambaan hati mulai tersebar luas di pelosok Sekolah mulai dari SD,SMP SMA bahkan hingga sampai ke universitas hari itu.

__ADS_1


__ADS_2