Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5

Greatest, Chasing After You : My Husband Is Not An Ordinary Villain - Season 5
pengadilan


__ADS_3

Suasana yang tadi senyap kini telah berubah menjadi ramai. Semua pemantau yang menyaksikan jalannya sidang Hukum bagi zili saling berbisik mendengar Ucapan Pelindung gadis itu.


Sa’i menjejaki kaki di lantai granit ruang pengadilan. Memasuki daerah utama, tempat dimana Zili duduk ditengah-tengah orang-orang yang menyaksikannya.


Semua mata menatap curiga, bagaimana mungkin semua orang tampak begitu membela Zili, padahal tidak lama sa’i menjadi pelindungnya.


“Mohon izinkan saya memberikan kesaksian, hakim yang bijaksana” pinta sa’i dihadapan Natto dan joila.


Melihat sa’i berada diwilayah pembela,putra mahkota tampak tidak menyukainya. Ia berpikir bahwa Kehadiran sa’i akan mengganggu rencana mereka.


“Baiklah, kau diizinkan memberikan kesaksian” setelah joila melirik kearah raja bayangan, dengan persetujuan darinya. Ia memberikan kesempatan bagi Sa’i untuk bersaksi.


“Sebagai pelindung, yang hanya berkedudukan lebih rendah dari seorang pangeran. Saya hanya bisa menyaksikan Tuan saya dibawah pergi oleh pangeran istana dengan alasan menyembuhkan penyakit kejiwaan Putri mahkota”


“Apa maksudmu?”


Raja negara mulai membuka suara mendengar kesaksian pelindung Zili. Hal tersebut sontak membuat pangeran istana bereaksi. Tidak hanya itu, tampaknya semua orang kini telah mengetahui kebenaran berita bahwa putri mahkota memang takut kepada pangeran istana.


Kebanyakan dari mereka malah menyalahkan Zili yang tidak tahu diri karena telah memasuki keluarga kerajaan malah membebani pangeran istana untuk menyembuhkannya dari penyakit kejiwaaan.

__ADS_1


Pangeran istana berdiri “yang mulia, bukankah trauma akan lebih cepat disembuhkan jika dekat dengan sumbernya?” dia berniat menutupi kesalahannya. Melangkah kaki, terus berjalan memasuki wilayah pembela. Tidak lupa ia melirik sejenak kearah ketua Klan Sun.


Memang ketua klan sun selama ini berada dipihaknya dibandingkan putra mahkota. Karena jelas sekali, menurutnya, Pangeran istana lah yang pantas menjadi putra mahkota dibandingkan Putra mahkota saat ini.


Dia sangat menginginkan dimasa depan, klan Sun lah yang akan tetap menjadi pemimpin mutlak negara.


Pangeran Xu mulai angkat bicara “aku menemukan Putri mahkota bersama Pangeran istana ditepi Jalan, putri mahkota terlihat amat gemetaran, tentu saja aku membantunya lepas dari pangeran istana hari itu”


“Tampaknya putri mahkota memang sedang difitnah yang mulia” ketua klan Sun membuka suara. Tidak menginginkan koalisi nya mendapati masalah, ia sengaja membantu putri mahkota menyelesaikan masalah agar dapat menyelamatkan Pangeran istana.


Pangeran istana geram dalam hatinya. Ia sangat tidak menyangka rencana yang ia telah siapkan untuk memisahkan Zili dengan putra mahkota berakhir gagal karena pangeran Xu yang lagi-lagi merusak segala upayanya.


Penasihat dan pelindung raja mulai melihat kearah raja mereka, menunggu laki-laki yang tengah duduk ditakhtanya memberikan keputusan.


“Sidang suda....


“Tunggu yang mulia” suara perempuan sontak mengejutkan semua pihak diruangan tersebut.


Belum lagi raja negara membuat keputusan, seseorang telah lebih dahulu membuka pintu, memasuki ruang pengadilan.

__ADS_1


Semua mata memandang kearah Gadis cantik bergaun Putih, gaun mewah dengan warna kesukaannya karena dia berasal dari Klan Ann yang memang berlambangkan bendera warna putih didaerahnya.


Pandangan terkagum-kagum melihat kecantikan serta keanggunan Putri Klan ann terpancar. Tidak henti-hentinya kebanyakan mata melihat derap langkah kaki Putri klan Ann dari pintu hingga sampai kehadapan raja negara.


Wajahnya yang putih, mulus serta bersinar semakin bercahaya karena pantulan lampu didalam ruangan “ yang mulia, Mohon izinkan saya menyampaikan keluhan dari masyarakat klan ann”


Mendengar ucapan putri klan ann semua orang sontak semakin merasa terkejut.


Raja negara tampak menggerutu, dia terlihat sangat malas melayani masalah baru, masalah putri mahkota yang tidak ada henti-hentinya. “katakanlah” raja negara mengenggam tangannya diletakkan di sandaran kursi. Ia lalu menyandarkan salah satu pipinya diatas kepalan tangannya. Menunggu masalah segera selesai agar dapat menghubungi istrinya yang saat ini tengah liburan diluar negeri bersama Ibu dari putra mahkota.


“Semua ternak kambing yang dirawat oleh putri mahkota mengalami masalah, Seluruh Klan Ann merasa sangat dirugikan”


Mata Zili sontak memerah. Dia bahkan telah memastikan bahwa semua yang ia pelajari dari putra mahkota yang sedang menyamar telah dikerjakan dengan sungguh-sungguh.


Putri Klan ann menunduk kepala “tolong kebijaksanaan anda yang mulia raja penguasa mutlak negara, saat ini Vw-Ds sedang menyerang peternakan didesa Ann 35 sampai 41. Karena ketidakmampuan putri mahkota yang memaksa merawat ternak, menyebabkan desa ann 37 mengalami banyak kerugian”


Raja negara mulai mengangkat kepalanya dari kepalan tangan “lalu?”


“Mohon yang mulia, memberikan Perintah kepada Putri mahkota untuk mengatasi Masalah Vw-DS”

__ADS_1


__ADS_2