TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 101


__ADS_3

\=\=\= Happy Reading \=\=\=


Acara tunangan Tia berjalan lancar,walau pun sebenarnya mama Nayla sangat ingin agar Nayla yang duluan menikah namun apa daya ternyata jodohnya Tia yang duluan sampai.


Mama Nayla sadar semuanya memang lebih dewasa Tia dibanding sang kaka, baik tingkah laku begitupun pemikiran


Nayla memang lebih manja dibanding adiknya apalagi setelah Nayla dapat melihat hal-hal yang tak kasat mata terkadang tingkahnya seperti anak kecil,manja mungkin karena itulah Allah memberinya jodoh belakangan belum lagi terkadang ia nakal.


Pernah suatu hari Nayla diantar dengan mobil patroli polisi karena ia ditinggalkan oleh teman-temannya disuatu tempat yang tak dilalui kendaraan umum dan kebetulan ada sebuah mobil patroli yang lewat,Nayla menghentikannya dan meminta tolong pada pak polisi untuk diantarkan pulang.


Tetangga Nayla yang melihat Nayla pulang diantar mobil patroli langsung saja bergosip yang tidak-tidak.


Belum lagi saat pulang kekampung sang papa di medan.


Berangkat mereka memang sama-sama karena ada keperluan yang masih harus diurus sang mama dan papa Nay, terpaksa Nayla harus pulang sendirian naik pesawat.


Nayla yang naik travel sendirian dari kampung papanya menuju Bandara Minang Kabau padang nampak bingung hingga pada akhirnya ia bertanya bagai caranya cek in dan sebagainya sampai pada akhirnya ada seorang pria yang satu travel dengan Nayla kebetulan mereka satu pesawat akhirnya membantu Nayla.


Walaupun mereka berbeda tempat duduk pria itu tetap menunggu Nayla begitu pesawat tiba dibandara Sukarno Hatta.

__ADS_1


Ia menunggu di tangga pesawat dan menuntun Nayla menuju tempat pemberhentain bus.


Begitu bus yang menuju kota Nayla tiba pria itu memberikan sesuatu ditangan Nayla dan berkata "maaf ya saya gak bisa nganterin samapai rumah kamu,jangan lupa hubungin saya kalau sudah samapai rumah" Nayla hanya mengangguk dan tersenyum


"Terima kasih ya a,ini gak usah"ucap Nayla sambil mengembalikan pemberian pria itu namun pria itu memaksa akhirnya Nayla pun menerima pemberian pria itu.


Dan ketika Nayla sudah duduk manis didalam bus Damri yang akan membawanya menuju kota "B" sang pria memberi isyarat dengan jari kanan ditelinga dan jari kelingking didepan mulutnya Nayla pun mengangguk dan tersenyum sambil berucap "terima kasih"walaupun tak bisa didengar oleh pria itu.


Mama Nayla tersadar dari lamunannya tentang Nayla ia jadi ingat akan kata-kata a'Iwan bahwa Nayla mempunyai kelebihan dan andai Nayla mau dan serius ia akan dapat mengobati orang lain namun sepertinya Nayla tidak kuat.


"Nay...nanti kalau Tia sudah tidak disini kamu jangan ngontrak lagi ya,nanti mama kesepian"pinta mama saat mereka sedang asik duduk diruang keluarga.


"nanti kalau Nay tinggal dirumah mama bakal teriak-teriak melulu lagi"ucap Nayla bercanda


Nayla hanya cemberut dan menimpuk Tia dengan bantal kursi.


Mama tersenyum bahagia,entahlah sudah lama mereka tidak bercengkrama seperti ini.


"kak kok gak mau sih nikah sama kak Randy kan dia ganteng orang batak lagi jadi papa pasti seneng ada keturunan" tiba-tiba Tia nyeletuk

__ADS_1


"Betul tuh Nay,jadi nanti kamu ingat pulang ke medan"timpal papa


"Nay belum mau nikah Pah"


"oh...iya kak Nay kan kalo makan masih disuapin ama mama ya,nanti kalau nikah trus punya anak gimana tuh"lanjut Tia menggoda Nayla


Mama hanya tersenyum,Nayla cemberut dan meminta pertolongan pada Mamanya "mah...Tia tuh"adu nya sambil bergelayut ditangan mama


"wee gadu tuh, minta tolong sama mamanya,ma bayi gedenya tuh ngerengek" Tia terus menggoda Nayla


Nayla menutup kedua telinganya dengan bantal sofa.


Papa hanya menggelengkan kepala melihat putri sulungnya.


Haii para reader sebelumnya author mohon maaf karena baru bisa up.


Dibab kali ini gak ada hantunya ya..pasti bosen dong hantu terusss.


Jangan lupa beri author dukungan dengan cara like,rate dan komennya author tunggu

__ADS_1


Salam Manies


Amellajj/author


__ADS_2