TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 96


__ADS_3

\=\=\=\= Happy Reading All \=\=\=\=


Hari semakin malam akhirnya mau tak mau Dewa harus merelakan Nayla pulang.


Dewa menunggu sampai angkot yang Nayla naiki berangkat,barulah ia melangkahkan kakinya menuju bus yang sedang ngetem sebelum masuk tol.


Begitu tiba dirumah Nayla jam sudah menujukan pukul 10 malam.


"yang abis jalan ama mantan sampe lupa pulang" ejek Tia sang adik yang ternyata sedang duduk manis sambil menonton televisi.


Nayla tak menjawab,ia hanya tersenyum menanggapi ucapan sang adik.


"Tumben amat ngumpul,biasanya jam segini udah pada dikamar" Nayla ikut duduk diantara mama dan papanya.


"kebetulan kamu udah pulang Nay,ada yang ingin papa omongin sama kamu" kini wajah papa Nayla nampak serius.


"ada apa sih pah,serius amat" ucap Nayla masih dengan berpura-pura tidak tahu kalau saat ini pacar sang adik sedang memaksa Tia untuk segera menikah.


"emmm gini Nay..."papa nampak ragu untuk meneruskan ucapannya


"ngomong aja pah,Nay gak apa-apa kok" Nayla menatap satu per satu keluarganya.


Terdengar papa menarik nafas dalam sampai pada akhirnya papa bicara juga


"begini Nay,...Andi pacar Tia memaksa terus agar bisa segera menikahi Tia,tapi papa mau nya kamu dulu baru Tia,tapi gimana ya papa lihat sampai sekarang kamu belum ada yang diseriusin sedangkan keluarga Andi ingin agar anaknya segera menikah" ucap papa menjelaskan


"ngapain bingung sih pah,ya udah kawinin aja duluan Nay iklas kok"jawab Nayla gamlang


Mama nampak mengerutkan keningnya" Nay mama tuh maunya kamu duluan baru Tia"sentak mama mungkin karena kesal mendengar ucapanku tadi.


"ya ampun mah ngapain sih nungguin Nay,kalo jodohnya Tia udah sampe duluan ya udah Nay gak apa-apa,orang tar juga kalo mau mati kan mesti nunggu Nay mati duluan juga" jawab Nayla yang langsung mendapat pelototan dari sang mama.


"maaf" ucap Nay yang sedikit menyesali ucapannya barusan.


" Ya sudah kalau begitu keputusan Nay,papa setuju Tia nikah duluan" ucap Papa sambil mengusap wajahnya


"udah gak ada yang mau dirundingin lagi kan?Nay kekamar dulu ya cape"tanpa menunggu jawaban dari mama dan papanya Nayla langsung pergi menuju kamarnya.


Setelah membersihkan diri Nayla pun merebahkan tubuhnya diatas kasur ingatannya kembali pada kejadian hari ini "masa ia hari ini ia ketemu ama tante kunti dua kali sih" batin Nayla


Dan pria tadi yang dijumpai di Mall kenapa wajahnya mirip sekali dengan Adit.

__ADS_1


Nayla pun menutup wajahnya dengan kedua tangannya saat ingat ia salah orang dan untung saja pacarnya pria itu tidak marah.


pletak...


Tiba-tiba terdengar suara kaca jendela Nayla ditimpuk.


"isss dasar hantu iseng"gerutu Nayla dalam hati


pletaak


suara timpukan batu yang mengenai kaca jendela Nayla kembali terdengar


Nayla yang tadinya acuh dan sok berani akhirnya penasaran juga walaupun sebenarnya ia takut.


Perlahan Nayla berjalan mendekati jendela kamarnya saat ia akan meyibak hordeng


pleetakkk


kembali kaca kamarnya ditimpuk batu dan kali ini Nayla terkejut hingga ia hampir saja jatuh karena kaget.


"Dasar hantu sialan gak ada ahlak"gerutu Nayla


Karena penasaran ia pun meyibak hordeng jendelanya dan tak ada apa-apa.


Tiba-tiba Nayla mendengar suara orang tertawa,ia pun mencoba mempertajam pendengarannya.


"kayanya gw tau ni suara siapa"gumam Nayla ia pun sedikit mengeluarkan badannya dan meyibak daun pohon mangga mencoba melihat kearah depan rumahnya.


Dan benar saja dugaanya ternyata Susi yang tadi menjahilinya


"Sial gw udah takut gak tau nya si Susi"gerutu Nayla


Susi yang sedang tertawa terbahak-bahak akhirnya menghentikan tawanya


"ehhh kemana aja loe baru pulang"teriaknya dari seberang rumah Nayla


"pacaran lah"jawab Nayla sedikit ketus


"woiii pacaran melulu kawin buruan keburu dilangkahin si Tia loh"teriaknya lagi kini disertai dengan tertawa


"ehhh udah malem dikira dihutan apa"teriak mama Neneng yang entah sejak kapan sudah berada dibelakang Susi

__ADS_1


Akupun akhirnya menutup kembali jendela kamarku dan kembali kekasurku.


Belum lama aku merebahkan diri dikasur aku kembali mendengar suara kaca seperti sedang di garuk-garuk


"Susi iseng banget sih loe" teriakku dari atas tempat tidurku


kruukk


kruuukkk


suara garukan dikaca kembali terdengar,namun kali ini Nayla berpikir mana mungkin Susi kan rumahnya didepan masa iya Susi mau manjat pohon mangga cuma untuk menjahili dirinya.


Akhirnya Naylapun penasaran ia pun kembali melangkah ke arah jendela dan meyibak kembali hordengnya


"aaaaaaaaaa"teriak Nayla sekencang mungkin bagai mana ia tidak teriak begitu hordeng jendela kamarnya dibuka Nampak wajah seorang wanita dengan wajah pucat dan mata yang hampir keluar sedang berdiri menatapnya sambil memasang senyum manakutkan


"Nay...Nayla ada apa"terdengar suara mama yang mengetuk pintu


"mama ada hantu"teriak Nayla lagi karena hantu itu masih berdiri didepannya


Seketika itu juga tubuh Nayla langsung lemas dan ia pun terjatuh sambil bersandar didinding


Bertepatan dengan pintu yang terbuka sosok itupun menghilang.


Dengan wajah panik mama menghampiri Nayla dan memeluknya


Mama yang memang sudah hafal dengan kondisi Nayla saat ini memapah Nayla menuju tempat tidurnya.


Setelah Nayla agak tenang mama pun kembali mengajaknya untuk tidur dikamar bersama mamanya sedangkan papa Nayla yang akan tidur dikamar Nayla


**Haii para reader terima kasih sudah mampir dikaryaku.


Author juga mohon dukungannya dengan cara


- like


- vote


- rate


- Vaf dan juga kritsarnya author tunggu

__ADS_1


salam manies


Amell ajj/author**


__ADS_2