TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 105


__ADS_3

\=\=\= Happy Reading \=\=\=


Keesokan harinya saat Nayla terbangun ia merasakan seluruh badannya ngilu dan pegal.


"Mahh...kok badan Nay pada sakit ya"gerutu Nayla pada mamanya yang masih tertidur disampingnya


"emmmm.." mama Nayla tak menjawab ia hanya menggeram saja.


"Mah...udah subuh,ayo bangun"Nayla mengguncang-guncang tubuh mamanya yang sedikit besar.


"apa sih Nay,mama masih ngantuk tau"jawab Mama tanpa membuka matanya


"ih...mama mah gitu,ya udah Nay mau bangun duluan aja"


Naylapun beranjak dari kasurnya dan langsung menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan gosok gigi lalu berwudhu.


Ia sedikit meringis saat kulitnya bersentuhan dengan air.


Selesai melaksanakan sholat Subuh Nayla kembali membangunkan Mamanya.


"iya...Nay ni Mama bangun,sakedap atuh (sebentar dulu)"jawab Mama dengan logat sundanya yang kental


"ihh Mama gak pake sakedap-sakedapan deh,hayu bangun trus Nay mau sarapan lonsay(lontong sayur) Mama Ririn" Ucap Nayla sambil menarik sekuat tenaga Mamanya yang masih memejamkan matanya


"ishhh ni anak ya kalo sehat meni pi ka sebelen(nyebelin banget)"gerutu Mama lalu berusaha duduk tetapi masih dengan mata yang terpejam.


"ihh Mama tuh mata dibuka kenapa, ayoo cepet sholat subuh dulu"Nayla menarik paksa tangan Mamanya menuju kamar mandi.


Tak lama kemudian Mama keluar dari kamar mandi dengan wajah yang lebih segar.


Saat melihat Nayla sedang asik memainkan ponselnya dengan jahilnya Mama Nayla menciprati Nayla dengan Air yang masih tersisa ditangannya


"ihhh mama sih jail banget sih"gerutu Nayla lalu mengusap wajahnya yang sedikit basah akibat cipratan air.


Jam 9 pagi Nayla sudah rapi,sesuai perintah Ibu Suri yang tak bisa dibantah mau tak mau Nayla harus mengantarkan beberapa undangan dengan tujuan yang tak searah,ada yang diPejompongan,Ciputat,Tebet dan Cibubur dan Cimanggis.


Memang hanya 5 undangan yang diantar tapi semuanya jauh.


Tak lama kemudian Randy pun tiba,setelah istirahat sejenak merekapun berangkat.


Randy sudah duduk manis diatas jok motor sportnya,setelah menunggu hampir 5 menit namun Nayla tak kunjung juga naik di jok belakang.


"ayo naik,nunggu apa lagi sih"tanya Randy sambil menatap Nayla.


"gak naik mobil aja Ran"jawab Nayla ragu

__ADS_1


"gak ah macet Nay,tar gak bisa nyelip-nyelip"


"tapi kan kalo naik motor ini aku harus nungging Ran,bisa bungkuk aku pas turun nanti"jawab Nayla memberi alasan


Randy hanya tersenyum melihat Nayla "justru romantis Nay,kan kamu duduknya nungging tuh,mau gak mau kan kamu pasti meluk pinggang aku"


Dengan gerakan reflek Nayla memukul bahu Randy sedikit keras hingga Randy meringis


Setelah berdebat lumayan lama hingga Mama Nayla akhirnya keluar dan memerintahkan Nayla untuk naik kemotor Randy dengan terpaksa Nayla duduk dibelakang Randy namun ia tak mau memeluk pinggang Randy tapi malah berpegangan pada jaket Randy.


"udah jalan"perintah Nayla ketus


"pegangannya yang bener dong Nay,tar jatoh gimana"


"gak mau"jawab Nayla cepat sambil memalingkan wajahnya


Randy tertawa melihat Nayla ia pun segera menyalakan mesin motornya dan tak lama kemudian motor Randy pun melaju menjauh dari rumah Nayla.


Sesuai perkiraan Randy jalanan macet parah beruntungnya ia naik motor hingga bisa selip kiri selip kanan.


Akhirnya merekapun sampai ditujuan pertama yaitu Rumah Opung Darius di Gudang peluru,sengaja tak mau berlama-lama akhirnya Nayla pamit dan akhirnya merekapun sampai ditujuan kedua yaitu rumah Opung Aris.


Setelah memencet bel beberapa kali barulah seorang pelayan keluar dan membukakan pintu lalu menyuruh Nayla masuk.


Saat sedang menunggu diruang tamu Kak Lian melintas didepan Nayla dan tersenyum manis,Nayla pun membalas senyuman Kak Lian


"Kak Lian,anaknya Opung"jawab Nayla santai


Randy hanya melonggo mencoba mencerna perkataan Nayla.


Seingatnya dari tadi tak ada orang yang lewat "jangan-jangan yang Nayla lihat...." Randy tak berani melanjutkan pemikirannya


Tak lama kemudian Opung Aris pun keluar dari kamarnya,ia tersenyum begitu melihat Nayla dan Randy


"ini Siapa Nay"tanya Opung Aris kearah Randy


"ini Randy Opung,temen Nay"jawab Nayla dan Randy pun langsung mencium tangan Opung Aris.


"ohh..jadi ini Pariban Mu Nay,tak apalah ayahmu sudah banyak cerita sama Opung katanya kau tak mau yah disuruh Nikah"ucap Opung Aris dengan logat Bataknya


"belum mau Opung"jawab Nayla sambil cengengesan


"kau sudah besar,tunggu apa lagi,nah adik mu lah yang duluan nikah sekarang"


Nayla menggaruk kepalanya mendengarkan ucapan Opung Aris,ingin rasanya ia buru-buru pamit namun Opung Aris kini sedang berbincang-bincang dengan Randy,mereka nampak akrab.

__ADS_1


Nayla mencubit tangan Randy memberi kode,namun Randy pura-pura tak mengerti.


"Opung Kak Lian mana,Nay kangen pengen liat"tanya Nayla basa-basi


"oh..Kak Lian Mu sedang di Australi sudah ada 4 bulan dia disana"ucap Opung Aris


Nayla langsung tersendak kaget karena tadi ia melihat Kak Lian melintas didepannya


"pantes aja Randy gak liat"desis Nayla pelan


Akhirnya Naylapun pamit dan mereka melanjutkan perjalanan ketiga tempat lagi.


Jam 9 malam Nayla baru tiba dirumahnya.


Setelah mematikan mesin motornya Randy istirahat sejenak sambil ngobrol dengan keluarga Nayla.


Nayla meringis saat merasakan pinggangnya sakit ia pun sedikit meregangkan sendi-sendinya yang terasa kaku.


"kamu kenapa Nay"tanya mama yang melihat Nayla cemberut sejak tiba dirumah tadi.


"Badan Nay kaya mau rontok mah ngilu seharian naik motor nungging"keluh Nayla


Randy tersenyum mendengar ucapan Nayla


"mau aku pijitin,sini"Randy menggoda Nayla yang langsung mendapat hadiah sebuah bantal sofa yang melayang dan tepat mendarat diwajah Randy


"Nay...gak sopan tau"tegur mama


"lagian dianya sih,udah pulang gih sana udah malem"usir Nayla


"Naylaa...."tegur mama lagi


Nayla hanya cemberut karena mamanya malah membela Randy.


Tak lama kemudian Rand pun pamit pulang dan Nayla dapat bernafas lega,ia pun segera lari menaiki tangga nenuju kamarnya untuk segera membersihkan diri lalu istirahat.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


**Hai para reader sebelumnya Author mohon maaf karena beberapa hari belakangan ini jarang up karena kesehatan author sedikit terganggu.


Terima kasih buat yang masih setia mampir dikarya author semoga kalian selalu sehat dan jangan lupa selalu minum vitamin dan jaga kesehatan jangan kaya author☺☺☺


Jangan lupa dukung terus author dengan cara Like,rate dan juga kritsarnya author tunggu.


Salam Manies

__ADS_1


Amellajj/Author**


__ADS_2