TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 35


__ADS_3

Untuk kedua kalinya kami menyambut pagi di gunung gede setelah kemarin pagi kami menyambut pagi di air panas sekarang di puncak gunung gede.


menikmati pagi dikawah gede ditemani secangkir coklat panas sungguh terasa begitu damainya hidupku,untuk sejenak melupakan keinganan mamaku yang ingin segera mempunyai menantu dan sejenak lupa dengan para demit yang kemarin menggangguku sepanjang perjalanan


"Hai nay ketemu lagi kita"sapa seorang pria yang ternyata mas helmy dan mas hendra teman satu pt tempatku bekerja namun beda bagian.


aku pun memperkenalkan adit pada teman-temanku.setelah matahari sudah mulai meninggi kami pun segera berberes untuk kembali, semua sampah sudah dimasukan dikarung dan siap dibawa turun untuk di buang di pos nanti.


"Sudah siap semuanya coba cek lagi ada yang tertinggal gak"tanya adit pada teman-temannya.


setelah memastikan tak ada yang tertinggal kami pun segera berjalan untuk kembali namun kali ini melewati jalur yang berbeda.


Setibanya di surya kencana yang merupakan alun-alunnya para pendaki kami berhenti untuk istirahat sejenak.


Saat sedang asik duduk mataku melihat kearah seorang gadis yang memakai peralatan kemping lengkap.


ia hanya diam dan nampak seperti orang yang kebingungan.


"dit...adit"ucapku pelan pada adit yang sedang merebahkan diri di rumput

__ADS_1


"ada apa saaayaanggg"ucapnya menggodaku sambil tersenyum dan perlahan matanya terbuka


"ishhh kamu mah,itu dit kok cewe itu kaya ketinggalan ama temen-temennya ya" ucapku dengan sedikit malu karena mendengar kata sayang yang keluar dari mulut adit lalu menunjuk kearah wanita yang sedari tadi melihat kearahku


"mana sih yaaang disana itu kan banyak orang" tutur adit masih dengan kata-kata yang berhasil membuat wajahku merah


ketiga temannyapun hanya senyum-senyum mendengar ucapan adit yang aku rasa aneh dari pagi tadi.


"ishhh kamu kenapa sih dit kok tumben ngomongnya beda"


"itu cewe yang rambutnya dikuncir satu trus pake slayer biru dilehernya dit"lanjutku


"ehhh non kalo ngomong itu ati-ati dikit napa"kali ini mas agus yang menjawab dengan logat yang lucu


"ihh emang napa sih mas berbuat baik kan bagus mas nolongin orang"jawabku sambil sedikit cemberut


"lah kalo yang ditolong orang mah bagus nay,ini demit diajakin bareng" mendengar ucapan mas eko aku langsung membelalakan mata dan aku pun menyibak rambut yang menutupi telingaku menyakinkan pendengaran ku tidak salah


"demit mas?" tanyaku sekali lagi aku langsung melihat kearah adit dan yang lainnya mereka hanya menganggukan kepala membenarkan ucapan mas eko

__ADS_1


"ihhhh jangan pada nakutin dong"rengekku sambil menyembunyikan kepalaku didada adit.


masa bodo deh dengan apa yang ada dalam pikiran mereka yang penting sekarang aku ingin buru-buru pergi dari tempat ini.


"nay ngumpetnya didada aku aja dong"ucap mas agus meledekku sambil membusungkan dadanya yang memang lebih kekar dari dada adit.


"dit kok aku merinding ya"bisiku pada adit entah kenapa aku merasa tubuhku dingin tetapi bukan karena angin yang bertiup kencang ditambah lagi kabut yang turun selintas aku melihat lagi wajah wanita yang tadi menatapku wajahnya nampak sedih dan entah kenapa juga aku ingin ikut menangis dan tanpa terasa air mataku turun begitu saja tanpa bisa ditahan


telingaku seperti mendengar wanita itu meminta tolong ia ingin pulang


"apa dia bicara padaku ya" pikirku


"kamu kok nangis nay,kenapa?"tanya adit mulai khawatir


"aku cuma kasian dit sama dia katanya dia mau pulang,dia minta tolong tapi aku juga gak tau dit gimana cara nolonginnya" ucapku masi dengan suara terisak menahan tangis


"nay denger ya di gunung ini ada banyak roh pendaki yang gak bisa pulang soalnya belum berapa lama ada pendaki yang ilang dan kita gak bisa bantu apa-apa nay" kini gantian mas slamet yang berbicara dengan lembut sementara adit menghapus sisa air mata yang masih membasahi di pipiku.


setelah pikiranku sedikit tenang kamipun segera turun tak mau ada kejadian aneh lagi akhirnya kami pun berjalan tanpa istirahat lagi berharap segera tiba di pos cipanas untuk kemudian kembali kerumah masing-masing untuk beristirahat

__ADS_1


__ADS_2