
\=\=\= Happ Reading \=\=\=
Nayla yang hampir tiap malam selalu saja diganggu dengan mahluk halus harusnya sudah terbiasa dengan kehadiraan mahluk astral itu namun kenyataanya tetap saja Nayla terkadang ketakutan saat harus berhadapan dengan hantu yang berwajah berantakan.
Malam ini terakhir Nayla masuk malam,seperti biasa selepas makan malam rasa kantuk mulai melanda ia pun berniat membuat kopi dan keruang teknisi untuk mencek beberapa barang yang NG(rusak).
Beruntung dispenser direst area air panasnya masih ada hingga Nayla tak perlu jauh -jauh keruang QC untuk mengambil air panas.
Setelah selesai membuat kopi Nayla duduk sejenak di sebuah bangku lalu menyeruput sedikit kopinya.
Saat itulah tiba-tiba ia memcium bau busuk hingga membuat perutnya bergejolak mual.
"ihh bau apa sih ini bikin enek aja"gerutu Nayla sambil mencari-cari sumber bau.
Dian yang melihat Nayla seperti mencari sesuatu akhirnya menghampiri Nayla yang saat itu sedang nungging mencari sesuatu dikolong bangku panjang.
"loe lagi apa Nay" kehadiran Dian yang tiba-tiba membuat Nayla terkejut dan alhasil kepalanya terbentur bangku panjang.
"awwww..."pekik Nayla sambil mengelus kepalanya yang tadi terbentur
"loe mah ngagetin aja sih bu"
"loe lagi ngapain sih "tanya Dian penasaran
"loe nyium bau bangke gak?"tanya Nayla
Dian pun menggelengkan kepalanya.
"gw nyium bau kopi" ucap Dian lalu mengambil gelas kopi yang Nayla letakkan tak jauh dari tempatnya.
"ihhh sekarang udah gak bau,tapi seriuss loh Dian tadi itu bau banget" ucap Nayla
__ADS_1
"iya gw udah tau gak usah loe jelasin lagi"Dian pun meninggalkan Nayla yang masih duduk di rest area.
Setelah puas menikmati kopinya Nayla pun ke office lalu meletakan kopi yang dibuatnya diatas meja kerjanya,setelah itu ia keruang teknisi untuk melihat beberapa barang yang rusak dan sedang diperbaiki.
"mikum, mas NG an aku udah ok semua belum"tanya Nayla pada mas Fahmi yang sedang memegang solder
"Liat aja di box ada gak punya line loe Nay"jawab mas Fahmi masih fokus dengan kerjaannya.
Naylapun melihat kedalam box dan melihat satu per satu namun yang ia cari belum dikerjakan.
"ihhh mas kok punya line aku belum ada yang ok sih"protes Nayla
"sabar dong Neng kan dua orang gak masuk"jawab mas Fahmi memberi alasan
"ok deh aku sabar menanti kalau begitu"jawab Nayla sedikit bercanda mas Fahmi tersenyum
Saat Nayla hendak keluar ruangan ia melihat ada gelas yang mirip dengan miliknya tapi seingat Nayla ia tadi menaruh gelas kopinya di dimeja office,kerena penasaran ia pun menghampiri kembali meja mas Fahmi dan mengambil gelas yang mirip dengan miliknya lalu melihatnya dengan teliti.
Nayla yakin kalau yang sedang ia pegang adalah gelasnya tapi yang membuatnya bingung kenapa ada dimeja mas Fahmi.
mas Fahmi mengerutkan keningnya heran "kan itu gelas loe Nay,pake nanya"
"iya sih gelas gw,tapi siapa yang bawa kesini mas,soalnya tadi ini aku taruh di office"jelas Nayla bingung
Mas Fahmi semakin mengerutkan alisnya,ia pun meletakkan soldernya dan bersandar pada bangku menatap Nayla
"eh Nay...itu gelas kan elo yang bawa tadi"celetuk mas Fahmi yang semakin membuat Nayla bingung
"gak mas tadi itu nih gelas Nay taro dimeja di office"sangkal Nayla
"ihh gimana sih loe Nay,tadi itu loe yang bawa,gw liat kok"protes mas Fahmi tak mau kalah
__ADS_1
Nayla semakin bingung,ia pun membuka tutup gelasnya dan ternyata memang benar gelas itu miliknya karena isinya kopi yang ia buat tadi masih ada.
"ahh bodo ah mas emang akunya kali yang lupa"akhirnya Naylapun keluar dari ruang teknisi dan kembali ke office lalu meletakkan gelas itu kembali diatas mejanya.
"Nay..loe disini,anak line loe tadi nanyain ada yang mau minta gantiin mau ketoilet" ucap mbak Ayu yang kebetulan sedang ke office tanpa menunggu lagi Nayla langsung ke linenya
"siapa yang mau keroilet?"tanya Nayla pada anak-anak linenya
"aku mbak,mau ganti pembalut" ucap Iis,aku pun langsung berdiri disampingnya dan menggantikan pekerjaanya.
Tak lama kemudian Iis pun kembali.Saat aku akan kembali ke office Iis memanggilku
"mbak gelasnya ketinggalan"ujarnya,aku pun bingung soalnya aku keline tidak membawa gelas minumku,aku pun menoleh dan melihat gelasku ada diatas meja tempat Iis.
Aku pun tambah bingung ini kedua kalinya gelas itu berpindah tempat.
"apa aku yang lupa yah"batinku mencoba mengingat-ingat namun tetap saja yang aku ingat kalau gelas itu aku simpan diatas meja ku di office.
"ihhhh" gerutuku kesal sendiri akhirnya akupun tak mau ambil pusing
Haii para reader author mahon maaf jika masih banyak typo.
Terima kasih buat yang sudah mampir ke karya author ini dan Author mohon dukungannya dengan cara
-Like
-Rate
-Dan juga kritsarnya
Sebagai dukungan buat Author.
__ADS_1
Terima Kasih
Amell ajj/Author