TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 110


__ADS_3

\=\=\= Happy Reading \=\=\=


Malam itu Nayla tidak dapat tidur dengan lelap selain bising dengan suara lagu-lagu yang ia tak mengerti karena dalam bahasa Batak,kadang Sunda kadang juga lagu-lagu Jawa.


Selain itu ia juga diganggu dengan beberapa mahluk astral yang entah dari mana datangnya.


Beruntung malam itu Haris menemani Nayla dan kedua adik kembarnya jadi saat Nayla ketakutan Haris dapat menolongnya sebelum ia kembali kerasukan.


Selepas subuh rumah kediaman Nayla sudah ramai dengan berbagai aktivitas.


Tia sedang dirias dikamarnya yang sekaligus menjadi kamar pengantin.


Sementara itu di kamar Nayla saat semua orang sedang sibuk merias diri ia masih asik bergemul dengan selimutnya.


"Nay ..ayo dong bangun semua udah pada mandi dan siap-siap buat dirias" dengan susah payah Mama membangunkan Nayla namun anak itu hanya membuka matanya sebentar lalu kembali terpejam.


"Nay...ayo dong,jangan kaya gini "pinta Mama


"iya mah,kan kamar mandinya masih ngantri,Nay belakangan aja"


Dengan wajah sedikit kesal Mama keluar dari kamar Nayla.


Tak lama setelah Mama keluar Nayla pun bangun dan duduk diatas kasurnya.


"Teh..sok atuh ibak tuh tos lowong gera kamar mandina"ucap Shita sambil nengeringkan rambutnya dengan handuk kecil.


"iya..."jawab Nayla malas namun ia segera berjalan menuju kamar mandi.


Hanya 15 menit Nayla mandi,ia segera memakai bajunya lalu turun mencari Mamanya.


"Mah...Nay laper nih"ucap Nayla saat melihat Mamanya yang sedang dirias.


Jam 9 pas rombongan mempelai pria tiba dikediaman Nayla.Setelah acara penyambutan dan diikuti dengan berbagai acara lainnya akhirnya semua berjalan dengan lancar.


Semua yang hadir memberi ucapan selamat pada Tia dan Andi

__ADS_1


Ada juga yang merasa iba melihat Nayla yang dilangkahi oleh sang adik.


Nayla memperhatikan satu per satu tamu yang datang.


Dengan wajah kecewa ia duduk disebuah bangku kosong yang berada tak jauh dari tempatnya berdiri.


"mana Dewa katanya mau dateng pagi" monolog Nayla pelan


Nayla duduk sendirian,entahlah ia merasa kesepian padahal saat ini sedang ada pesta yang sudah pasti suasana realnya meriah.


"hallo nungguin siapa"sapa seorang cowo


"gak nunggu siapa-siapa"jawab Nayla tanpa menoleh kearah asal suara


"oh...kirain nungguin orang"


"ihh sok akrab bangat sih"ujar Nayla ketus


"heiii...kalo diajak ngomong ama orang liat wajah orangnya dong"ucap sang pria sambil mencubit pipi Nayla gemas.


"so...."


"kenapa tuh muka?udah dandan cantik kok cemberut kaya dompet tanggung bulan"ucap Dewa menggoda Nayla


Karena kesal dengan Dewa Naylapun memukuli Dewa meluapkan emosinya.


Sementara itu dari kejauhan Haris nampak menperhatikan Nayla dan Dewa.


"Uwa itu pacarnya teh Nay ya?"tanya Haris pada Mama Nayla yang kebetulan lewat


"oh...bukan Ris itu mantannya"jawab Mama Nayla yang akhirnya ikut duduk disebelah Haris sambil memperhatikan Nayla dan Dewa yang sedang asik bersenda gurau.


"kayanya si teteh masih suka uwa,kenapa atuh harus putus"tanya Haris penasaran


"mereka beda keyakinan Ris,coba kalo gak dari dulu udah uwa nikahin"ujar Mama Nayla dengan nada sedikit sedih

__ADS_1


Pada acara pesta itu Haris melihat ada kejanggalan ia melihat banyak mahluk tak kasat mata yang ikut menikmati pesta itu.


"ceu...kok dagingnya tinggal dikit ya"salah seorang tetangga Nayla yang kebetulan ikut memasak bertanya pada Mama Nayla.


Mama beranjak meninggalkan Haris sendirian ,Haris yang tau penyababnya hanya tersenyum,ia hanya memperhatikan Nayla ia takut akan ada mahluk yang tak kasat mata yang akan mengganggu Nayla karena ia tahu saat ini kondisi Nayla sangat lemah.


Nayla pun yang melihat ada banyak mahluk-mahluk halus yang hadir diacara itu,ia merasa takut sendiri masalahnya mereka tidak tampil cantik seperti manusia.


Mereka ada yang biasa saja,ada yang menyeramkan hingga membuat Nayla memegang tangan Dewa erat.


Dewa yang memang tahu jika Nayla bisa melihat mahluk-mahluk tak kasat mata dan hafal betul jika saat ini Nayla sedang ketakutan berusaha menenangkan Nayla.


Haris yang dari tadi hanya memantau dari jauh kini mendekati Nayla saat ia melihat Nayla yang sedikit pucat.


"Hallo saya Haris,aa siapa ya?"tanya Haris sambil mengulurkan tangannya


"Aku Dewa sahabatnya Nayla"jawab Dewa sambil membalas uluran tangan Haris.


"Teh..Nay,kenapa kok kayanya ketakutan sih"tanya Haris sambil duduk disebelah Nayla yang kebetulan kosong.


"Ris kok banyak yang...."Nayla tak melanjutkan kata-katanya ia menundukkan wajahnya ketakutan.


"Teh banyakin istigfar ya,jangan ngelamun"Haris mulai khawatir


Nayla menganggukan kepalanya."Aa nitip si teh Nay ya,saya tinggal kedalem dulu ya"ucap Haris dan langsung masuk mencari keberadaan a'Iwan.


Setelah bertemu dengan a'Iwan bertanya pada aa kenapa bisa sampe banyak mahluk astral yang hadir diacara Tia.


Setelah mendengar penjelasan a'Iwan bahwa Tia tidak jiarah ke makam leluhurnya dan tidak adanya sesajen karena perdebatan dengan keluarga papanya Nayla makanya banyak mahluk astral yang datang dan itu juga sebabnya hidangan di prasmanan cepat habis karena yang makan bukan hanya manusia


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Haiii para reader terima kasih sudah mampir dikaryaku.


Jangan lupa Like,dan kritsarnya author tunggu

__ADS_1


salam manis


Amellajj/author


__ADS_2