TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 70


__ADS_3

Hai para reader pecinta kisah berbau mistis terima kasih sudah mampir dikaryaku.


Happy Reading


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Setelah beberapa hari sejak bertemu dengan Doni entah kenapa Nayla selalu ingin bertemu dengan pria itu.


"Ahhhhhhh....ada apa denganku?kenapa aku selalu ingat dengan wajahnya ya,pengeeennn banget denger suaranya" ucap Nayla sendiri sambil mencoret-coret kerta yang ada didepannya


"kalau aku minta no telpnya sama Dian bisa abis aku diejeknya" Nayla nampak serba salah


"jangan galau Nay,kamu tuh kena pelet" tiba-tiba hantu Hendra sudah duduk dengan santainya diatas meja disamping Nayla


"ihhh kamu tuh bisa gak kalo mau nongol bilang permisi dulu,mentang-mentang hantu maen dateng terus ngilang seenaknya aja" gerutu Nayla


"heiii non kamunya aja yang ngelamun jadi gak sadar kalo ada aku"


"ehh Dra,kalo emang gw dipelet gimana cara ngobatinnya?" tanya Nayla


"tergantung sih Nay kalo di ke dukun sih tar juga ilang sendiri tapi lama,kalo dia bisa sendiri itu yang susah Nay"jelasnya nampak Nayla tidak begitu faham dengan apa yang diucapkan oleh hantu cogan yang selalu mengikutinya


"maksudnya gimana?" tanya Nayla

__ADS_1


"begini Nay...kalo dia nyuruh orang pasti bakal mudar sendiri pengaruhnya apa lagi saat dia gak dateng lagi ke dukunnya" untuk sesaat Hendra terdiam dan setelah itu ia melanjutkan


"kalo dia bisa sendiri dia bisa kapan aja Nay melet kamu,bisa sampe gila malah" ucapnya


"masa bisa sampe gila sih"tanyaku tak percaya


"ya bisalah Nay,kan tuh cewe suka banget ama si cowo sampe siang malem kepikiran terus karena gak ketemu ama tuh cowo si cewenya frustasi dan jadi deh stress" jelas Hendra segamlang mungkin dengan harapan Nayla mengerti.


"tau ah gw pusing Dra"akhirnya Naylapun meninggalkan meja kerjanya bersama Dian di office dalam keadaan berantakan dengan kertas yang berserakan dan penuh corat coret.


Begitu sampai di line Nayla kembali melamun dia bersandar di depan mesin di pos satu entah pikirannya sekarang berada dimana,ia pun seakan lupa dengan Adit yang kebetulan beberapa hari ini juga tak pernah menghubunginya.


Nayla menatap Ita ia pun kembali ingat kata-kata Doni kalau itu bukan anaknya.


"Ta,..seandainya ya si Doni minta ketemuan sama loe,loe mau gak?" tanya Nayla ragu-ragu


Ita langsung menatap Nayla memastikan ia tidak salah dengar


"emang dia mau ketemu aku mbak?"tanyanya seakan tak percaya


"katanya sih gitu"jawab Nayla ambigu


Ita langsung tersenyum senang sambil mengelus perutnya yanf belum buncit

__ADS_1


"tapi dia tetep gak ngaku Ta kalau itu anak dia"ucap Nayla pelan agar tak ada yang mendengar ucapannya.


"kok gitu mbak?"tanya Ita bingung


"makanya dia mau ketemu sama kamu Ta biar jelas"


akhirnya Ita pun setuju untuk ketemuan dengan Doni.


Entah kenapa hati Nayla begitu senang mendengarnya itu artinya ia akan bertemu dengan pria yang sangat ia rinduka beberapa hari ini.


Dengan riang Nayla mencari Dian untuk memberitahu kalau Ita bersedia ketemuan dengan Doni.


Sementara itu hantu Hendra menatap kasian pada gadis yang beberapa minggu ini ia ikuti,ingin rasanya membantu menyadarkan Nayla namun apa boleh buat ia tak dapat berbuat apa-apa.


Begitu melihat Dian yang selesai meeting Nayla langsung menghampirinya sambil tersenyum lebar


"kenapa loe" tanya Dian aneh melihat Nayla yang sepertinya bahagia


"itu bu gw cuma mau ngasih tau aja kalo si Ita mau ketemuan sama Doni,soal waktunya terserah dia ikut aja"


"oh...gitu,ya udah tar gw coba telp Doninya dulu mastiin dia bisanya kapan"jawab Dian sambil melengos pergi


"aihhh senangnya akhirnya gw bisa ketemu lagi ama Doni" celoteh Nayla sambil berjalan kembali menuju line nya.

__ADS_1


__ADS_2