TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 272


__ADS_3

Selamat Membaca


Sebenarnya Adit sedikit berat meninggalkan Nayla yang entah kenapa sedikit berbeda sejak pagi tadi.


Sepanjang perjalanan Adit memikirkan Nayla.


Sementara itu dirumah Nayla sedikit uring-uringan semua yang ia lakukan serba salah, perasaannya tak enak, ia merasa berat melepas kepergian Adit.


Sesuai janji Aa pun datang kerumah Nayla.


"Assalam mualaikum" terdengar suara Aa memberi salam.


Empok pun langsung berlari kedepan membukakan pintu pagar untuk Aa.


"Nay nya ada Pok?" tanya Aa sambil berjalan masuk kedalam rumah.


"Ada Aa, tapi saya gak berani ganggu soalnya pas Adit berangkat dia dikamar gak mau keluar" ucap Empok


Aa yang mengerti akhirnya meminta ijin pada Mpok untuk menghampiri Nayla di kamarnya.


Dengan ditemani Empok A'Iwanpun mengetuk pintu kamar Nay yang tertutup rapat.


"Kamu jahat Dit, katanya gak akan kerja jauh-jauh lagi" samar-samar terdengar suara Nayla yang seperti sedang marah-marah.


Tok...tok


"Nay...Assalam mualaikum" ucap Aa dari balik pintu


"Nay...ini Aa, boleh masuk gak" lanjut Aa masih dari balik pintu


Sesaat terdengar sepi hanya sayup-sayup terdengar suara Nayla yang sedang menangis.


"Nay....Aa boleh masuk gak" ulang Aa untuk kesekian kalinya.


"Masuk aja Aa, tapi Nay belom mandi" sahut Nayla dari dalam kamar.


Tanpa menunggu lama Aa pun membuka pintu nampaklah kamar Nayla yang berantakan seperti habis ada gempa.


"Ishh ini kenapa boneka pada tidur dibawah Nay, gak kasihan tar pada masuk angin si mickey" ucap Aa bercanda sambil mengambil boneka Mickey Nayla yang berbentuk guling.


Nayla tak menjawab, ia hanya menatap Aa seperti orang yang ketakutan.


"Ehh kamu kenapa Nay, jangan kaya gitu liatin Aanya" ucap Aa masih dengan nada bergurau.


"Jangan deket-deket" jawab Nayla sambil menarik selimutnya seperti ketakutan.


"Ihh kenapa Nay, ini Aa" ucap Aa masih dengan melangkah semakin dekat kearah Nayla.


Aa yang mamang tahu jika ada sesuatu yang mengganggu Nayla pun meminta pada Empok untuk mengambil segelas air putih.


Tanpa banyak bertanya lagi Empok pun membawakan apa yang Aa minta.


Aa pun langsung membacakan sesuatu dan menaruh sedikit air ditelapak tangannya dan langsung mengusapkan diwajah Nayla.


Nayla pun meronta tak mau saat Aa hendak membasuh wajahnya dengan air.


"Pergi kamu, aku gak ganggu kamu" usir sosok yang menempel pada Nayla pada Aa.


"Kamu gak ganggu saya tapi kamu ganggu Adik saya" ucap Aa sambil tanggannya bergerak seperti sedang mengusir sesuatu.


Empok yang tak mengerti apa-apa hanya menatap bingung.

__ADS_1


Hampir satu jam lamanya Aa melawan mahluk yang mengikuti Nayla hingga akhirnya mahluk itu pun pergi dan meminta tolong pada Aa untuk menyempurnakan jasadnya yang kini berada di dasar danau.


Aa pun menyanggupi menolong sosok itu.


Nayla yang memang kondisinya kurang Fit akhirnya kembali terlelap setelah meminum air putih yang Aa berikan.


Karena merasa khawatir Aa pun ikut istirahat diruang tamu.


Jam 1 siang Nayla pun terbangun ia merasakan semua badannya sakit dan lemas seakan tak mempunyai tenaga.


"Pokk...."


"Empok....." panggil Nayla dengan suara sedikit kencang.


Empok yang sedang di dapur membuat kopi langsung menghampiri Nayla di kamarnya.


"Ada apa Nay.." tanya Empok saat masuk kedalam kamar Nayla.


"Badan Nay sakit semua pok" Keluh Nay pada Empok yang sudah dianggap seperti kakanya sendiri.


"Sini Mpok pijitin ya"


"Gak usah Pok, bikinin es susu aja" tolak Nayla


Tanpa banyak berbicara Empok pun langsung membuatkan apa yang Nayla pinta.


Aa Yang melihat Empok turun dari kamar Nayla langsung bertanya.


Mendengar Nayla sudah bangun Aa pun langsung mengahampirinya dikamar.


"Udah bangun adik Aa yang cantik" sapa Aa saat masuk kedalam kamar Nayla.


"Ehh ada Aa, kapan datengnya Aa?" tanya Nayla yang memang tak ingat jika Aa sudah berada dirumahnya sejak pagi tadi.


"Aa badan Nay kok pada sakit semua sih" adu Nayla pada Aa


"Lah kamu abis ngapain bisa pada sakit" jawab Aa balik bertanya


"Gak tau Aa" jawab Nayla bingung


"Sok atuh makan dulu biar ada tenaga, makan yang banyak biar badan gak kurus gini Nay" ucap Aa sambil mengakat tangan Nayla yang memang kecil.


"Jangan ngeledek Aa, Nay tau badan Aa tuh tegap kaya pohon palem" sahut Nayla sekenanya.


" Kenapa jadi kaya pohon palem Nay?" tanya Aa bingung


"Coba liat aja Aa, badan Aa tuh kakinya kecil, badannya gede lebar lagi, kepalanya kecil " jawab Nayla yang langsung tertawa geli.


"Astagfirullah Nay jelek amat badan Aa kalo kaya gitu sih" Aa pun ikut tertawa membayangkan bentuk badannya.


Empok pun datang membawa yang diminta Nayla segelas es susu coklat kesukaan Nayla.


Tanpa menunggu lama segelas es susu itu pun sudah tandas.


"Ini aus apa doyan Nay" ucap Aa menggoda Nayla.


"Aus Aa, dah ah Nay mau mandi dulu ya, Aa jangan pulang ya temenin Nay" pinta Nayla sambil berusaha berdiri dan berjalan menuju kamar mandi.


Aa yang di minta menunggu akhirnya menunggu Nayla sambil makan siang diruang makan.


Setelah mandi Nayla nampak sedikit lebih segar, ia pun menghampiri Aa di meja makan.

__ADS_1


"Makan Nay biar kuat punya tenaga" ucap Empok


"Aku mau gado-gado pok"


"Ya udah tar ya empok beli dulu" ucap Empok yang langsung pergi membeli gado-gado.


Setelah makan Aa mengajak Nayla pergi ke danau untuk segera menyelesaikan urusannya.


Nayla sedikit bingung saat Aa Mengajaknya kedanau yang ia datangi bersama Adit.


"Mau ngapain disini Aa?" tanya Nayla sambil duduk di bangku yang ada disana.


"Mau berdua'an sama adik Aa yang ketempelan mulu" Aa langsung duduk di samping Nayla namum matanya tertuju pada satu titik.


Saat Nayla sadar Aa melihat kearah wanita yang waktu itu ia lihat.


"Aa liat apa sih, kok kaya gitu amat liatnya" tanya Nayla penasaran.


"Kamu gak liat sesuatu gitu Nay disana" Aa malah balik bertanya.


"Liat ..."


"Ada apa ..." Aa langsung memutar duduknya jadi menghadap Nayla


"Liat ada pohon kembang tuh Aa sama rumput, emmm sama tukang sosis bakar disana" jawab Nayla sambil menunjuk arah tukang jajanan kesukaannya.


"Bukan itu maksud Aa Nay yang lain gitu" Aa pun mulai gemas denga Nayla yang malah menjawab tak sesuai dengan yang ingin Aa dengar.


Tak lama setelah mereka duduk di bangku tepi danau beberapa orang datang menghampiri.


"Mereka siapa Aa?" tanya Nayla


"Mereka temen Aa tenang aja" jawab Aa sambil tersenyum.


Mereka pun nampak berbicara serius sementara Nayla tak tahu apa yang sedang mereka bicarakan.


Saat Nayla mengedarkan pandangannya ia kembali melihat sosok wanita itu lagi namun kini ia berdiri di bawah pohon sambil melihat kearah Nayla.


"Aa..."


"Ishhh Aa, itu cewe yang waktu itu mau terjun" dengan spontan Nayla menarik tangan Aa dan Aa pun segera melihat kearah yang Nayla maksud.


"Santai aja Nay...kan ada Aa" Aa berusaha menenangkan Nayla yang sedikit ketakutan.


"Tapi Aa...." belum sempat Nayla melanjutkan kata-katanya dua orang yang tadi berbicara dengan Aa langsung menuju tempat di mana sosok wanita itu berdiri.


Nayla sedikit bingung melihat kedua orang itu memakai peralatan menyelam lengkap.


"Mau ngapain mereka Aa?" akhirnya pertanyaan itu pun terlontar juga dari mulut Nayla.


"Liat aja Nay "Jawab Aa singkat


Akhirnya Naylapun duduk manis dibangku sambil melihat kearah kedua orang itu menyeburkan diri sementara beberapa orang lagi nampak memasang tali agar tak ada yang mendekat.


Hallo semua aku up lagi ni


Maaf ya kalo banyak typo


Terima Kasih buat yang sudah setia nunggu kehadiran Adit dan Nayla.


Salam Maniss

__ADS_1


Amell ajj/Authorr


__ADS_2