TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 111


__ADS_3

\=\=\= Happy Reading \=\=\=


Acara resepsi pernikahan Tia berjalan dengan lancar dan para tamu undanganpun sudah banyak berdatangan.


Nayla sengaja menghindar jika ada kerabat dari keluarga papanya,ia enggan jika harus ditanya ini dan itu.


Namun saat ia ingin menghindar dari Randy dengan bersembunyi dirumah Susi pria itu lebih dulu melihat dan menghampirinya.


"Haii...loe beda banget Nay pake kebaya"Sapa Randy


"beda kenapa?aneh ya"tanya Nayla mulai tak percaya diri apa lagi dengan pakaian yang ia pakai sekarang serba ngepres dibadannya.


Randy tersenyum melihat Nayla yang mulai merasa risih


"gak aneh tapi cantik Nay tapi sayang.."Nayla mengerutkan keningnya


"Sayang kenapa?"tanya Nayla


"Sayang dada kamu kecil,coba gedean dikit pasti seksi"ujar Randy yang langsung mendapat pukulan dibahunya


"ya ampun Nay loe tuh cewe udah feminin gini tapi kok tenaga kulinya jangan dikeluarin dong sakit tau"ucap Randy sambil mengelus bahunya yang tadi dipukul Nayla


"lagian ngapain sih kamu ngeliatin sampe detail banget"jawab nayla ketus sambil menutupi dadanya yang kecil dengan tangan.


Randy tertawa melihat kelakuan Nayla,sementar itu dari jauh Dewa melihat Nayla sedang asik ngobrol dengan pria yang tidak ia kenal sedikit kesal.


Entahlah apa karena ia masih menyimpan rasa pada Nayla ia sedikit kesal.


Dengan wajah cemberut Nayla meninggalkan Randy yang memanggilnya.


Seolah tuli Nayla terus berjalan meninggalkan Randy dan menghampiri Dewa sambil memberikan cendol yang tadi sempat ia ambil.


"kenapa tuh muka?"


"gak kenapa-napa,cuma kesel aja ama tuh cowo"gerutu Nayla


"cowo mana?"tanya Dewa pura-pura

__ADS_1


"Itu..."tunjuk Nayla kearah Randy yang sedang duduk sambil menikmati siomay,Randy yang kebetulan melihat Nayla menunjuk kearahnya langsung melambaikan tangannya


"ihhh...PD banget sih tuh orang"Nayla menyeruput es cendolnya


Dewa tertawa pelan mendengar dumelan Nayla


"jangan gitu tar suka baru kapok loh"


"ihhh gak dehhh"jawab Nayla cepat


Randy yang melihat Nayla begitu dekat dengan Dewa sedikit penasaran siapa sebenarnya pria yang bersama dengan gadis yang akan dijodohkan dengannya.


Karena penasaran ia pun menghampiri Nayla dan duduk pas disamping gadis itu.


"haii...ini siapa Nay?"tanya Randy tiba-tiba


"oh...iya kenalin ini Dewa teman gw" ucap Nayla dengan malas.


"oh...hai..gw Randy calonnya Nay"ucap Randy dengan PDnya sambil mengulurkan tangannya kearah Dewa.


"oh..kok kamu gak cerita sih Nay kalo udah mau duluin aku" tanya Dewa bercanda


"gak apa-apa Nay,aku senang malah kalo kamu udah bisa nemuin yang pas"lanjut Dewa


Entah kenapa Nayla merasa kesal dengan ucapan kedua pria dihadapanya ia pun meninggalkan Dewa dan Randy yang tidak sadar jika Nayla sudah masuk kedalam.


Lagu demi lagu terus mengalun dari biduan yang disewa oleh Mamanya.


Nayla naik kepanggung dan ikut bernyanyi bersama dengan sang biduan bahkan ia berjoget dengan lincahnya.


Dewa yang melihat Nayla berjoget merasa aneh soalnya ia tak pernah sekalipun melihat Nayla naik kepanggung.


Haris dan A'Iwan yang kebetulan keluar dari rumah Mama Neneng langsung menggelengkan kepala melihat kearah panggung.


"Suruh turun Ris trus bawa kedalem"perintah a'Iwan


Harispun menuruti apa yang dikatakan oleh a'Iwan.

__ADS_1


Ia memaksa Nayla untuk turun dari panggung,dengan susah payah akhirnya Haris berhasil memanggul Nayla dipundaknya seperti memanggul karung beras dan membawanya masuk kedalam rumah Nayla dimana a'Iwan susah menunggu.


"berani-beraninya ya gangguin acara disini"ucap a'Iwan kearah Nayla


"orang saya cuma numpang joget doang masa gak boleh sih kasep"ucap Nayla dengan nada genit


"gak usah ganjen"celetuk Haris kesal menatap sosok yang masuk ditubuh Nayla


"saya gak mau keluar disini enak"


"kamu mau keluar baik-baik apa mau saya paksa"ancam si aa


Karena tak mau keluar juga akhirnya a'Iwan mengeluarkan sosok yang ada ditubuh Nayla dengan paksa.


Nayla dirajang dengan 4 orang pria Dewa dan Randy memegang kaki Nayla sedangkan Papa Nayla dan Haris memegang tangan Nayla yang terus meronta ingin dilepaskan.


Hampir satu jam lamanya akhirnya sosok yang mendiami tubuh Naylapun keluar.


Haris yang mendapat luka cakaran di dadanya meringis menahan perih saat saat Mama Nayla mengobati lukanya dengan betadin.


Sedangkan Dewa masih merasa mual akibat tendangan dari Nayla yang mengenai perutnya.


Setelah hampir setengah jam Nayla terlelap karena cape akhirnya ia membuka matanya dan melihat begitu banyak orang yang berada dikamarnya.


"kok pada disini sih,pada ngapain"tanya Nayla tanpa rasa bersalah.


"gak pada ngapa-ngapain cuma liatin tuan putri tidur aja"gurau Haris sambil tersenyum lebar


Nayla pun duduk diatas tempat tidurnya dan melihat kearah a'Iwan dan kini ia mengerti kenapa mereka berkumpul dikamarnya sudah pasti ada kejadian berkaitan dengan hantu lagi.


Nayla pun menarik nafas dalam dan menghembuskannya lalu ia melihat satu-persatu orang yang ada dikamarnya dan tak lama kemudian ia tersenyum,ia bahagia ternyata masih banyak orang yang sayang dan perduli pada dirinya.


Haiii para reader sebelumnya author mohon maaf karena baru bisa up sekarang.


Terima kasih buat kalian yang sudah mampir dan memberikan dukungan buat author


Salam Manis

__ADS_1


Amellajj/Author


__ADS_2