
\=\=\= Happy Reading \=\=\=
Hari berganti hari tak terasa pernikahan Tia hanya tinggal menunggu hari saja.
Beberapa kerabat dari mama Nayla sudah berdatangan begitupun dari keluarga papa Nayla.
"Nay..loe jadi cuti nya berapa hari?"tanya Dian saat mengecek line Nayla
" Dua hari boleh gak?" tanya Nayla sambil mengedipkan matanya
"boleh,kan cuti loe masih banyak"
"asikk makasih mami safitri yang caem"Nayla pun bersorak senang hingga dia lupa kalau saat ini dia masuk pagi dan kebetulan diujung line sana ada Mr.Lim salah seorang Manager yang berkewarganegaraan Singapur
Nayla langsung menutup mulutnya,dan langsung membungkukan badannya memberi hormat saat Mr.Lim menghampirinya.
"ada apa?"tanya Mr.Lim yang memang bisa bahasa Indonesia
"maaf,tidak ada apa-apa Mister"jawab Dian dan Nayla berbarengan
"Tak boleh berisik ya"lanjutnya dengan logat asingnya.
"iya.."jawab Dian dan Nayla bersamaan dan memasang senyum terpaksa
Setelah Mr.Lim pergi Nayla kembali menjalankan tugasnya begitu pun Dian.
Akhirnya hari jum'at pun tiba Nayla merapihkan barang-barang yang akan dibawanya selama berada dirumahnya.
ting
suara notifikasi ponsel Nayla berbunyi,ia pun segera mengambil ponselnya dan melihat wa dari Dewa
👨 "haii.."
👨 "aku dengar hari minggu ini Tia mau
nikah ya"
👩 "iya"
👨 "kok aku gak diundang"
👩 "maaf aku lupa Wa,kamu dateng ya,kalo
bisa dari pagi temenin aku"
👨 "kan ada cowo kamu Nay"
👩 "aku gak ngundang dia"
__ADS_1
👨 "kenapa?"
👩 " malesss"
👨 "Loh kok gitu Nay?"
👩 "jangan bahas soal dia sih Wa"
👨 " iya maaf"
👩 "ya udah jangan lupa ya besok"
👨 "ok...,udah dulu ya bye.."
Nayla tersenyum senang.Seperti biasa setelah turun dari jemputannya Nayla langsung menuju tempat angkot yang ia naiki mangkal namun sebelum itu ia membeli siomay dan bakpao isi ayam.
Seperti biasa memang arah rumah Nayla selalu macet dan beruntungnya tadi dia sudah membeli siomay dan bakpau untuk mengganjal perutnya yang mulai terasa perih.
Begitu tiba dirumahnya suasana rumah Nayla sudah ramai dengan sanak saudara Nayla dari keluarga Sundanya sedangkan keluarga Bataknya ditampung sementara dirumah adik papanya.
"Assalammualaikum"Nayla memberi salam saat sudah tiba didepan pagar rumahnya.
"waalaikum salam,baru pulang neng"sapa Mamang juju (adik laki-laki) mamanya Nayla
"iya mang tadi macet"jawab Nayla lalu mencium tangan mamangnya dan masuk kedalam lalu mencium tangan semua saudaranya yang ada disana.
"yeaaa si manja udah dateng,mayan ada maenan"teriak Haris kegirangan saat melihat Nayla.
Haris memang terbilang sangat dekat dengan Nayla,ia mempunyai kebiasaan berteman dengan mahluk astral sama dengan Adit.
Haris tersenyum "Nay..kata uwa kamu sekarang suka kesurupan ya"
"yeee gak lah itu mah karena akunya aja lagi lemah"protes Nayla
Haris tersenyum dan tak lama kemudian
"aaaaaaaa Haris itu suruh pergi"
Nayla pun menjerit histeris sambil menunjuk kearah Haris dan menutup matanya dengan tangan
"naon Nay,da disini mah gak ada apa-apa"tutur Haris
"itu....itu samping loe ada ..."Nayla tak berani melanjutkan kata-katanya karena ia langsung lemas dan terjatuh beruntung salah seorang Mamangnya berada tak jauh darinya dan langsung menangkap tubuh Nayla yang lemas.
"Hariss...jangan begitu sama Nay,dia mah penakut"sentak mama Nayla pada keponakannya
"maaf uwa,ini mah bukan temen Haris tadi dia ngikutin pas ditengah jalan" ucap Haris menjelaskan
"sama aja kan bisa kamu usir biar gak ikut kesini" Tia ikut menimpali
__ADS_1
"iya...iya ni Haris udah usir tapi dianya gak mau soalnya disini rame"
"maksudnya gimana Ris,disini kan emang rame kan besok mau ada acara"timpal mama Nay
"ih uwa maksud Haris bukan orang tapi yang gak keliatan"
"Ris jangan yang aneh-aneh deh kalo ngomong"Tia nampak khawatir,ia takut jika acaranya nanti akan ada masalah.
"ehh Ris suruh pergi tuh yang disamping loe,gw takut"rengek Nayla sambil mnyembunyikan wajahnya didalam dekapan mamangnya.
"dia gak akan macem-macem Nay,gak usah takut"Haris berkata dengan begitu santuynya
"loe bisa bilang gitu,gw mah tetep takut biar loe bilang dia gak jahat"celetuk Nayla
Haris tertawa mendengar ucapan Nayla "Dari dulu kamu mah emang penakut Nay"
"udah tau gw penakut loe malah bawa beginian"Nayla cemberut sambil berusaha menahan rasa takut melihat sosok tanpa kaki yang ada disamping Haris
"Sok atuh Nay dilawan rasa takutnya,kalo mau tar Haris panggilin yang lebih serem mau gak" goda Haris yang langsung mendapat pelototan dari Nayla.
"Mah..Nay laper"rengek Nayla pada mamanya
"haduhhh kalo ini mah masih lama kayanya buat nikah,coba itu mau makan aja ngerengek kaya anak kecil minta jajan"Haris makin menjadi-jadi menggoda Nayla
Karena kesal di ganggu terus oleh Haris akhirnya Nayla mengurung diri didalam kamarnya sambil ditemani oleh si kembar Shita dan Shanti.
"Ari teteh emang beneran bisa liat hantu"tanya Shita dengan logat sundanya
"iya,tapi kadang-kadang aja Tha"jawab Nayla
"berarti teteh bisa liat temen-temen ghose nya si aa Haris dong"timpal Santi
Nayla hanya menganggukan kepalanya
"aya nu ganteng gak"tanya Santi lagi namun kali ini Nayla mengerutkan keningnya mendengarkan pertanyaan Santi
"ihh percuma atuh ganteng kalo hantu mah Santi"jawab Nayla dengan nada sedikit kencang
"ada enaknya juga atuh teh,kalo ulangan ada yang ngasih tau gak perlu nyontek"celetuknya lagi
Nayla benar-benar dibuat pusing dengan pertanyaan si kembar yang sedikit aneh sama seperti Abangnya,kira-kira begitulah yang ada dalam pikiran Nayla.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
**Haii para reader terima kasih sudah mampir dikaryaku dan mohon maaf jika masih banyak typo.
jangan lupa tab 👍 dan juga kritsarnya author tunggu
salam maniss
__ADS_1
Amellajj/author**